cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
murtiana@idu.ac.id
Editorial Address
Universitas Pertahanan RI
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Ilmiah
Published by bajang Institute
Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan pihak yang-pihak lain. Dalam penelitian studi literatur ini penulis akan menganalisis bagaimana upaya terbaik setelah menemukan implemantasinya saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,399 Documents
PENDAMPINGAN PRODUK SUSTAINABLE FASHION DENGAN TEKNIK ECOPRINT Dewi Nurjannah; Dicky Wisnu UR; Rana Safira ID
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini untuk memahami luasnya dimensi eksplorasi ecoprint membuat banyak pegiatnya jatuh hati sekaligus tertantang. Berbagai eksperimen akan dlakukan pada kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kelurahan Gading Kasri untuk menghasilkan produk terbaik dari warna-warna alami daun dan bunga di atas media tertentu untuk bisa menghasilkan produk akhir yang bernilai ekonomis dari lembaran-lembaran dengan teknik ecoprint. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan, penerapan teknologi untuk promosi, pendampingan intensif, serta evaluasi untuk mengukur capaian. Program ini juga menekankan keberlanjutan melalui penguatan kapasitas komunitas agar kegiatan tetap berjalan meski tanpa pendamping eksternal. Kegiatan ini sebagai kelanjutan pada pengabdian Masyarakat sebelumnya tentang ecoprint dengan ecoprint yang ramah lingkungan, menggunakan teknik semprot dan pounding, Pada kegiatan Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang akan dilaksanakan merupakan program lanjutan untuk pengembangan ketrampilan ecoprint dengan teknik Steaming (kukus) dengan teknik Bundling (ikat). Prinsip yang akan diterapkan dalam kegiatan ini berdasarkan prinsip lingkungan dan ekologi yang mana berfokus pada penggunaan energi terbarukan, daur ulang dan penggunan bahan alami untuk meminimalisir aktivitas atau bahan-bahan yang merusak lingkungan. Dengan pendekatan berbasis komunitas, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif, berbiaya rendah, dan berdampak besar, sehingga dapat direplikasi di wilayah lain untuk meningkatkan ekonomi Masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEKERJA TERHADAP PERILAKU K3 PADA PEKERJA PEMANDU WISATA ATV TAHUN 2026 I Kadek Dwi Arta Saputra; Cokorde Gde Putra Pemayun; Ni Made Ayu Wulandari; Ni Putu Ardiyanti; Ni Putu Ayu Resitha Dewi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ATV (All-Terrain Vehicle) tourism activities carry a high occupational health and safety (OHS) risk that demands strict supervision for both tourists and workers. On one hand, tourists are vulnerable to losing control and sustaining injuries on extreme tracks. On the other hand, tour guides face more complex risks, including physical fatigue, chronic dust exposure, and fatal injuries when evacuating guests in difficult terrain. The impact of these risks is heavily influenced by the level of OHS knowledge and attitudes of both parties. This study aims to determine the relationship between workers' knowledge level and attitude toward the occupational health and safety behavior of ATV tour guides. Methods: This study employed an analytical cross-sectional research design. The sampling technique utilized total sampling, involving all 30 ATV tour guides as respondents. The collected data consisted of primary data, which were analyzed using univariate analysis and bivariate analysis with the Chi-square test to determine the relationships. Results: The statistical test results revealed a p-value of 0.021, indicating a significant relationship between knowledge and worker behavior. Similarly, the statistical analysis showed a significant relationship between work attitude and worker behavior, with a p-value of 0.045.
ANALISIS KOMPARATIF KINERJA KEUANGAN PT MAYORA INDAH TBK DAN PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA TBK BERDASARKAN ANALISIS RASIO KEUANGAN PERIODE 2021–2024 Arshita Lutfi Alfionita; Nabila Rahmadani; Rosalinda Rosalinda; Eko Edy Susanto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk selama periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan rasio likuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio), rasio profitabilitas (Net Profit Margin, Gross Profit Margin, Return on Assets, dan Return on Equity), serta rasio solvabilitas (Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio). Interpretasi hasil rasio mengacu pada standar penilaian kinerja keuangan menurut Kasmir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Mayora Indah Tbk memiliki kinerja keuangan yang relatif lebih baik dibandingkan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, terutama pada aspek likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal. Sementara itu, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menunjukkan perkembangan positif terutama dalam efisiensi operasional dan pertumbuhan laba.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS PADA PT BAYAN RESOURCES TBK Nabila Tsabitha Saptaningtyas; Rossa Ardanella; Eko Edy Susanto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan rasio likuiditas dan profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari laporan tahunan dan Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas mengalami peningkatan, ditandai dengan Current Ratio dari 142,0% pada tahun 2024 menjadi 266,2% pada tahun 2025 dan Quick Ratio dari 126,9% menjadi 223,3%. Sebaliknya, rasio profitabilitas mengalami penurunan, yaitu ROA dari 37,20% menjadi 23,20% dan ROE dari 64,70% menjadi 29,10%. Secara keseluruhan, PT Bayan Resources Tbk memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, namun kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba mengalami penurunan pada tahun 2025.likuiditas yang sangat baik, namun profitabilitas perusahaan mengalami penurunan sehingga perlu meningkatkan efisiensi dalam menghasilkan laba agar kinerja keuangan tetap optimal
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN MEMBELI MASKER WAJAH MENGGUNAKAN ANALISIS KONJOIN Stephani Lyana; Tumpal Janji Raja Sitinjak
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Business competition in the era of globalization is getting bigger, where companies are required to be able to meet increasingly diverse human needs. Cosmetics are a familiar thing and become one of the daily needs. Masks are one of the cosmetic categories used by men and women. The diversity of types of masks is now a consideration for consumers in choosing masks because each consumer has different preference. This study uses preference theory as the main theory. consumer preferences as a choice of likes or dislikes by someone towards the product (goods or services) consumed. Consumer preference shows consumer preferences from a variety of product choices. This study uses a conjoint analysis with the questionnaire instrument. The research data obtained from the questionnaire results of the SPSS syntax in which there is a choice card which is then reprocessed to see the value of the interests and preferences of consumers towards the selection of masks. From the results of the study, consumers prefer face masks that are imported products with the most preferred type of mask, sheet mask, have aroma and use tube or jar packaging, which in one package can be used several times. While the value of its importance is the first type of mask, the second is the origin of the product and the aroma and the last of the packaging. This sequence is the attribute seen by consumers in the selection of facial mask products. The conclusion of this study is that in the selection of face masks, consumers are more likely to see mask types with the most preferred type of mask sheet. Then look at the origin of the product, as long as the most preferred product is imported. Then the value of the next interest is the aroma from the mask where consumers prefer masks that have scents. The last is packaging where consumers prefer in the form of jar / tube where in one package can be used several times.
STRATEGI PROMOSI PT MUSICA STUDIO'S DENGAN INTERNET DALAM MEMPROMOSIKAN KARYA LAGU BARU Yulia Citra; Gita Widiasanty
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The music industry is a type of business that markets services to consumers. As time progresses in human life, music has become a culture with the emergence of new music genres. Record companies serve as a means for artists or musicians to promote and produce their musical works, making record companies the most important part and a barometer for the development of music in terms of technology, creativity, productivity, and musical freedom. PT. Musica Studio is one of the largest recording companies in Indonesia, founded in 1970, and has produced many recordings to this day. PT. Musica Studio's enhances its promotional strategy by keeping up with the times through internet strategies to promote new song works. This research aims to describe PT Musica Studio's promotional strategies using the internet to promote new song works. The theory used is internet marketing with a primary focus on Content Marketing, Mobile Marketing, Continuous Marketing, Integrated Digital Marketing, and Visual Marketing. This research method uses a constructivist paradigm, with a qualitative approach and descriptive nature, by conducting interviews with key informants, internal supporting informants and external supporting informants. This research describes the promotional strategies using the internet employed by PT Musica Studio's in promoting new song works. The results of this study indicate that the internet marketing strategy has been successfully implemented by PT Musica Studio's, allowing the new songs to be effectively promoted.
ANALISIS DETEKSI ANOMALI DIGIT LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN HUKUM BENFORD Trixie Ivena Susanto; Carmel Meiden; Dergibson Siagian
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the conformity of first-digit and second-digit distributions in financial statements of financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2021–2024 using Benford’s Law. This research employs a quantitative descriptive approach using secondary data obtained from annual financial reports. The analysis focuses on evaluating the distribution of digits and measuring deviations using Chi-Square (χ²) as the primary statistical test and Mean Absolute Deviation (MAD) as a supporting indicator. The results indicate that most companies generally conform to Benford’s Law; however, several issuers exhibit significant deviations. The Chi-Square test shows that seven companies deviate in first-digit analysis and five companies in second-digit analysis. In addition, MAD results reveal that a considerable number of companies fall into marginal and nonconformity categories, indicating potential numerical irregularities. These findings suggest that Benford’s Law can be used as an effective screening tool to identify early indications of unusual numerical patterns in financial statements.
IMPLEMENTASI PRINSIP CONSENT DALAM PELINDUNGAN DATA PRIBADI PADA APLIKASI DIGITAL Yireh Gamaliel; Deli Bunga Saravistha; Kadek Mery Herawati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan aplikasi digital di Indonesia diikuti oleh meningkatnya pengumpulan dan pemrosesan data pribadi, namun juga memunculkan berbagai kasus kebocoran data, seperti pada Tokopedia, Bukalapak, dan BRI Life, yang menunjukkan masih lemahnya pelindungan data pribadi. Fenomena tersebut mencerminkan adanya kesenjangan antara law in the books dan law in practice dalam implementasi prinsip consent sebagai dasar legitimasi pemrosesan data pribadi. Secara normatif, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi telah mewajibkan adanya persetujuan yang sah dari subjek data, tetapi belum memberikan pengaturan yang komprehensif mengenai standar, mekanisme, dan batasan consent yang valid dalam ekosistem digital. Kondisi ini mengakibatkan praktik persetujuan masih didominasi mekanisme click-wrap agreement yang sering kali tidak disertai transparansi informasi dan pilihan yang bermakna bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip consent dalam pemrosesan data pribadi pada aplikasi digital serta mengidentifikasi faktor penyebab kesenjangan antara pengaturan normatif dan praktik pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta dianalisis menggunakan Teori Pelindungan Data Pribadi, Teori Efektivitas Hukum, dan Teori Data Governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip consent belum berjalan optimal akibat belum adanya standar teknis yang jelas, rendahnya transparansi penyelenggara sistem elektronik, serta lemahnya mekanisme pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi pelaksana dan sistem pengawasan yang efektif guna menjamin pelindungan data pribadi yang berorientasi pada hak subjek data di era digital.
DARI FILANTROPI KE ARSITEKTUR NILAI: INTEGRASI EMBEDDED ESG DALAM EKOSISTEM PEMBIAYAAN INKLUSIF PUSAT INVESTASI PEMERINTAH SEBAGAI INSTRUMEN KETAHANAN PANGAN ASTA CITA Ismed Saputra; Mohamad Rizan; Muhammad Awaluddin
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the paradigmatic transformation of the Government Investment Center (PIP) from a conventional ultra-micro financing institution to one that organically integrates Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into its core business processes. Unlike conventional CSR approaches that remain peripheral to business operations, Embedded ESG positions sustainability as an endogenous variable inseparable from capital allocation decisions and institutional design. Leveraging the regulatory expansion under PMK No. 130/2024, PIP now reaches Non-Financial Services Institutions (Non-LJK) including commodity aggregators, agribusiness off-takers, and digital agricultural platforms opening financing access for agricultural, plantation, and livestock communities suffering from financial exclusion due to market failure (Stiglitz & Weiss, 1981), while building a closed-loop ecosystem with effective interest rates below 4% per annum. The article analyzes the PT ALKO Sumatera Kopi case as a prototype Non-LJK ecosystem and formulates The Embedded ESG – Inclusive Micro Financing Framework (EE-IMFF), arguing that ESG is not a compliance burden but a genuine value creation engine for Indonesia's Asta Cita food security agenda.
DARI PROYEK HIJAU MENUJU TRANSFORMASI SISTEMIK: KEPEMIMPINAN REGENERATIF SEBAGAI FONDASI INOVASI BERKELANJUTAN DALAM INDUSTRI PENERBANGAN INDONESIA (Studi Kasus: PT Batik Air Indonesia (Lion Air Group) Emilia Hasanah; Mohamad Rizan; Muhammad Awaluddin
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis iklim global dan meningkatnya tuntutan investor, regulator, serta konsumen terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab telah mendorong pergeseran paradigma keberlanjutan dari sekadar inisiatif kepatuhan lingkungan (proyek hijau) menuju transformasi sistemik yang terintegrasi dalam model bisnis. Industri penerbangan merupakan salah satu sektor yang menghadapi tekanan tersebut secara akut karena karakteristik operasionalnya yang padat energi dan padat modal. Makalah ini bertujuan menganalisis sejauh mana PT Batik Air Indonesia, sebagai bagian dari Lion Air Group yang menguasai lebih dari separuh pangsa pasar penerbangan domestik Indonesia, telah bertransformasi dari pendekatan proyek hijau yang parsial menuju inovasi berkelanjutan yang sistemik. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif berbasis data sekunder serta kerangka teoretis kepemimpinan regeneratif (regenerative leadership), makalah ini merumuskan model konseptual Regenerative Aviation Leadership Framework (RALF) yang mengintegrasikan kesadaran sistemik, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, indikator keberlanjutan terukur, dan orientasi regeneratif melampaui net-zero. Temuan menunjukkan bahwa komitmen Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada tahun 2030 dan modernisasi armada Batik Air/Lion Air Group masih berada pada tahap proyek hijau yang bersifat inkremental, belum menjadi transformasi sistemik yang melibatkan seluruh rantai nilai dan didukung oleh gaya kepemimpinan regeneratif. Makalah ini merekomendasikan reorientasi strategi keberlanjutan dan pengembangan literasi sistem dalam kepemimpinan perusahaan, khususnya menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) Lion Air Group.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2026): Agustus 2026 Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Juni 2026 Vol. 5 No. 8 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 7 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 6 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 5 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): September 2025 Vol. 4 No. 12: Agustus 2025 Vol. 4 No. 11: Juli 2025 Vol. 4 No. 10: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Mei 2025 Vol. 4 No. 8: April 2025 Vol. 4 No. 7: Maret 2025 Vol. 4 No. 6: Februari 2025 Vol. 4 No. 5: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Agustus 2024 Vol. 3 No. 11: Juli 2024 Vol. 3 No. 10: Juni 2024 Vol. 4 No. 4: Desember 2024 Vol. 4 No. 3: Nopember 2024 Vol. 4 No. 2: Oktober 2024 Vol. 4 No. 1: September 2024 Vol. 3 No. 9: Mei 2024 Vol. 3 No. 8: April 2024 Vol. 3 No. 7: Maret 2024 Vol. 3 No. 6: Februari 2024 Vol. 3 No. 5: Januari 2024 Vol. 2 No. 11: Juli 2023 Vol. 2 No. 10: Juni 2023 Vol. 3 No. 4: Desember 2023 Vol. 3 No. 3: Nopember 2023 Vol. 3 No. 2: Oktober 2023 Vol. 3 No. 1: September 2023 Vol. 2 No. 9: Mei 2023 Vol. 2 No. 8: April 2023 Vol. 2 No. 7: Maret 2023 Vol. 2 No. 6: Februari 2023 (in Press) Vol. 2 No. 6: Februari 2023 Vol. 2 No. 5: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Agustus 2022 Vol. 1 No. 11: Juli 2022 Vol. 1 No. 10: Juni 2022 Vol. 2 No. 4: Desember 2022 Vol. 2 No. 3: November 2022 Vol. 2 No. 2: Oktober 2022 Vol. 2 No. 1: September 2022 Vol. 1 No. 9: Mei 2022 Vol. 1 No. 8: April 2022 Vol. 1 No. 7: Maret 2022 Vol. 1 No. 6: Februari 2022 Vol. 1 No. 5: Januari 2022 Vol. 1 No. 4: Desember 2021 Vol. 1 No. 3: Nopember 2021 Vol. 1 No. 2: Oktober 2021 Vol. 1 No. 1: September 2021 More Issue