cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 66 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025" : 66 Documents clear
Analisis Efisiensi Alat Penangganan Beban sebagai penunjang kinerja dan mengurangi waste pada Warehouse dengan Metode Lean Warehousing (Studi Kasus: PT. X) Amrullah, Mochammad Daffa; Ramadhany, Nova Ari; Rachawan, Ryan Indra; Suroso, Hastawati Chrisna
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lean Warehousing merupakan konsep yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional gudang dengan mengurangi pemborosan. PT. X menghadapi permasalahan dalam pengelolaan warehouse, terutama dalam penggunaan alat load handling equipment seperti Slingbag yang menyebabkan kelembapan tinggi dan meningkatkan risiko defect pada produk. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi penggunaan Slingbag dan Pallet dengan pendekatan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian Slingbag dengan Pallet mengurangi waktu proses dari 477 detik menjadi 439 detik serta meningkatkan kapasitas penyimpanan dari 1.390,25 ton menjadi 1.470 ton. Selain itu, pengurangan aktivitas non-value-added dan defect menunjukkan bahwa implementasi Lean Warehousing dapat meningkatkan efisiensi operasional di PT X.Kata kunci: Lean Warehousing, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Warehouse Efficiency. 
Pendekatan Lean Production dan Why’s Analysis dalam Upaya Mengurangi Waste Produksi Hollow Galvalum 4x4 PT X sandro, Gio; Aljum, Suparto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk di PT X menggunakan pendekatan Lean production dan Why’s Analysis, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan baja galvanis dan galvalume, dengan menerapkan pendekatan lean production dan metode 5 Whys. Penelitian ini menemukan dua jenis pemborosan utama di PT X, yaitu Defect Waste dan Waiting Waste, yang berdampak signifikan pada biaya produksi. Defect Waste mengakibatkan kerugian sebesar Rp 5,539,806.95 per bulan, sementara Waiting Waste berpotensi menyebabkan pemborosan sebesar Rp 2.671.683. Analisis akar penyebab menunjukkan bahwa Defect Waste disebabkan oleh ketidakseimbangan produksi, kurangnya pemahaman teknis operator, dan peralatan yang belum diperbaharui. Sementara itu, Waiting Waste disebabkan oleh kurangnya pelatihan, masalah koordinasi antara operator dan helper, serta disiplin yang rendah. Perbaikan yang diusulkan termasuk pelatihan berkelanjutan untuk operator, pengembangan SOP untuk setting mesin, standarisasi bahan baku, perencanaan produksi yang lebih baik, serta penggantian alat ukur untuk meningkatkan akurasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih mendalam mengenai penerapan lean production dan 5 Whys untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi pemborosan di industri manufaktur.
Studi Eksperimental Performa Perpindahan Kalor Sistem Pendinginan Single Phase Immersion Cooling untuk Data Center Janan, Garda Naufal; Pranoto, Indro; Fauzun, Fauzun
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Center (DC) saat ini menjadi infrastruktur yang sangat penting. Namun, DC juga mengonsumsi sekitar 3% dari total listrik global, dan angka ini diperkirakan akan meningkat hingga 12%, di mana 45% dari konsumsi listrik DC dialokasikan untuk sistem pendinginan. Oleh karena itu, pengembangan dan pengoptimalan sistem pendingin untuk DC menjadi perhatian yang sangat krusial. Penelitian ini melakukan uji coba eksperimental untuk mengevaluasi kinerja sistem pendinginan menggunakan metode immersion cooling pada data center. Data center ditempatkan di dalam sebuah chamber yang berisi fluida dielektrik yang dialirkan dengan bantuan pompa. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode fan cooling dengan immersion cooling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa temperatur CPU lebih rendah ketika menggunakan metode immersion cooling dibandingkan fan cooling. Selain itu, nilai heat transfer coefficient immersion cooling lebih tinggi. Secara keseluruhan, metode immersion cooling menunjukkan performa pendinginan yang lebih optimal dibandingkan dengan metode fan cooling. Selain itu, berdasarkan pemantauan efisiensi daya listrik melalui nilai PUE, immersion cooling terbukti lebih hemat energi dibandingkan fan cooling. Temuan ini menegaskan bahwa immersion cooling dapat menjadi alternatif solusi pendinginan yang lebih unggul bagi DC, baik dari segi kinerja termal maupun efisiensi energi, sehingga mampu mengatasi tantangan dalam sistem pendinginan konvensional.
Analisa Sifat Mekanik Material Tembaga-Seng Sebagai Alternatif Pengganti Bantalan Gelinding pada Lori Pengangkut Buah Sawit Tendiardhi, Tendiardhi; Suheni, Suheni; Sasongko, Sukendro Broto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu logam non-ferro yang paling banyak digunakan dalam kontruksi dan permesinan adalah Tembaga (Cu). Tembaga beserta paduan nya dapat menghasilkan beberapa kelebihan seperti ketahanan korosi yang tinggi, mudah dibuat, tidak mudah berkarat, dan tidak bersifat magnetik. Penelitian kali ini dapat disebutkan dengan penelitian eksperimen dikarenakan dari penelitian yang sebelumnya sudah terdapat bahwasan nya dengan penambahan variasi unsur seng 32%, 34%, 36%, dan 38% mendapatkan hasil tertinggi yakni dengan nilai 66 HRB. Namun di penelitian yang akan saya teliti, penambahan unsur seng 10%, 30%, dan 50% maupun ditambah dengan pengaruh temperatur tuang 960ºC, 1020 ºC, dan 1080ºC yang dapat menghasilkan nilai tertinggi pada kekerasan vickers yakni dengan temperatur 1080˚C dan penambahan unsur seng 50% yang menghasilkan nilai 156,93 kgf/mm². Dan hasil observasi gambar struktur mikro mengungkapkan bahwa semakin lama proses pembekuan coran, kandungan impuritas pada paduan tembaga mengalami penurunan. Peningkatan suhu saat pengecoran dan waktu pengecoran yang lebih panjang secara signifikan mengurangi tingkat kekerasan tembaga.
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Job Safety Analysis (JSA) (Studi Kasus PT. Rajasa Jayaperkasa Surabaya) Octaviana, Ryska Nanda; Erdhianto, Yoniv
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri manufaktur memproses bahan mentah menjadi produk setengah jadi atau produk akhir. Kegiatan produksi dan aktivitas kerja yang berlangsung di dalam sektor industri dapat menyebabkan kecelakaan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting dalam lingkungan kerja modern. K3 yang baik memastikan kesejahteraan fisik dan mental karyawan, serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Penelitian ini menganalisis PT. Rajasaputra Jayaperkasa yang memproduksi peralatan audio dan video elektronik yang memiliki risiko bahaya yang terjadi di unit produksi PT. Rajasaputra Jayaperkasa, serta seberapa besar tingkat risiko yang ditimbulkan serta cara yang tepat untuk mengurangsi dampak risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ancaman yang mungkin terjadi, mengetahui penilaian risiko yang terjadi di unit produksi PT. Rajasaputra Jayaperkasa, dan memberikan saran perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak risiko kecelakaan kerja pada PT. Rajasaputra Jayaperkasa. Hasil identifikasi JSA akan menentukan tingkat risiko suatu aktivitas yang dapat menyebabkan kejadian atau kecelakaan menggunakan metode penelitian Hazard and operability Study (HAZOP) dan Job Safety Analysis (JSA)
Analisis Kekuatan Struktur Deck Akibat Penambahan Boat Crane Pada Kapal Fast Utility Vessel 40 M Dengan Metode Fem Analysis Firmansyah, Muchammad Fendy; Pranatal, Erifive
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur dek pada kapal Fast Utility Vessel sepanjang 40 meter akibat penambahan boat crane. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah Finite Element Method (FEM) yang memungkinkan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi distribusi tegangan serta deformasi pada struktur dek kapal. Studi ini mencakup pemodelan elemen hingga tiga dimensi dari struktur dek dan boat crane, serta penentuan kondisi batas dan beban kerja yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan boat crane memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan dan stabilitas struktur dek. Identifikasi area kritis dan rekomendasi perkuatan struktur juga disertakan untuk memastikan keselamatan dan kinerja kapal secara keseluruhan.Kata kunci: Fast Utility Vessel, Finite Element Method (FEM), Distribusi Tegangan, Deformasi, Stabilitas Struktur
Analisis Numerik dan Eksperimental Performa Annular Heater dengan Variasi Jumlah Axial Fin Insert dan Mass Flow Rate Ardama, Muhammad Galih; Fauzun, Fauzun
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem annular heater memegang peranan penting dalam berbagai aplikasi industri, terutama dalam meningkatkan efisiensi energi melalui kontrol panas yang efektif. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa modifikasi geometri pada annular heater, seperti penambahan rectangular wire coil dan outsert, dapat mempengaruhi kinerja perpindahan panas secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi jumlah axial fin insert dengan variasi plain tube, 2, 3, 4, dan 5 buah yang dioperasikan pada mass flow rate yang beragam (0,1 kg/s, 0,2 kg/s, 0,3 kg/s, dan 0,4 kg/s) terhadap kinerja perpindahan panas pada annular heater. Metode yang digunakan melibatkan simulasi numerik menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD), yang divalidasi dengan data eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi antara eksperimen dan simulasi menunjukkan deviasi sebesar 2,9%. Peningkatan mass flow rate pada annular heater meningkatkan bilangan Reynolds dan Nusselt, yang memengaruhi karakteristik aliran dan perpindahan panas fluida di sisi annulus. Untuk meningkatkan kinerja perpindahan panas, dilakukan modifikasi desain dengan empat variasi jumlah axial fin insert, yang dapat meningkatkan nilai koefisien perpindahan kalor lebih tinggi dibandingkan desain konvensional (plain tube), meskipun terjadi peningkatan pressure drop. Studi ini menunjukkan bahwa desain annular heater dengan penambahan empat buah axial fin insert memberikan performa terbaik, menghasilkan rasio perpindahan kalor terhadap pressure drop sebesar 21,005 W/m².K.Pa pada mass flow rate 0,1 kg/s. Rasio perpindahan kalor terhadap pressure drop relatif stabil untuk berbagai variasi geometri axial fin insert, sehingga desain ini memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kinerja perpindahan kalor annular heater.
Analisis Efisiensi Biaya Perencanaan Bahan Baku Pada PT XYZ Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) HM, Gatot Basuki; Wijiantoro, Bakti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi biaya perencanaan bahan baku di PT XYZ dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen persediaan dengan meminimalkan biaya pemesanan dan penyimpanan serta memastikan ketersediaan stok yang cukup. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan supervisor inventaris. Metode EOQ membantu menentukan jumlah pesanan optimal sehingga dapat mengurangi total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EOQ memungkinkan PT XYZ menghemat Rp 5.877.000 untuk suku cadang Carbonvannes dan Rp 17.124.600 untuk suku cadang Filter Cartridge per tahun. Temuan ini membuktikan bahwa metode EOQ efektif dalam meningkatkan perencanaan inventaris dan efisiensi biaya di PT XYZ.
Perbaikan Waktu Proses Produksi Pupuk NPK Menggunakan Metode Single-Minute Exchange of Dies (SMED) pada Mesin Pan Granulator Bilnadzary, Azriel Syafajar; Yuliawati, Evi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, setiap perusahaan menginginkan proses produksi berlangsung secara efektif dan efisien. Namun, tantangan berupa ketidakproduktifan tetap menjadi hal yang harus dihadapi. Penelitian ini berfokus pada analisis dan perbaikan waktu setup di perusahaan yang memproduksi pupuk, khususnya pada mesin Mixing bahan baku, yaitu Pan Granulator. Permintaan variasi item yang beragam serta tingginya volume permintaan menyebabkan waktu pergantian bahan baku menjadi cukup lama. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan memperbaiki waktu setup dengan menerapkan konsep Lean Manufacturing menggunakan metode Single-Minute Exchange of Dies (SMED), sehingga proses menjadi lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu setup berhasil dikurangi sebesar 46,66%, dari 150 menit menjadi 80 menit. Setelah analisis waktu dilakukan, ditemukan empat aspek utama yang menyebabkan durasi pergantian bahan baku yang lama. Solusi perbaikan kemudian dirancang menggunakan pendekatan 5W+2H. Dengan demikian, penerapan metode SMED terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pergantian bahan baku.
Analisis Kekuatan Rangka Pada Desain Mesin Pencacah Ban Multifungsi dengan menggunakan Metode Finete Element Analysis Irawan, Hery; Alkhakim, Akhmad Khudaifa; Sasongko, Sukendro Broto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat sampah ban yang sulit terurai secara alami menjadi masalah serius, terutama di Indonesia, yang menghadapi lonjakan jumlah sampah ban yang terus meningkat. Rancangan mesin ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pencacah ban yang dapat mengubah sampah ban menjadi butiran karet, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Alat ini terdiri dari komponen utama, yakni rangka dan pencacah, yang memudahkan proses daur ulang ban. Proses pembuatan alat menggunakan bahan steel mild dengan profil hollow 50 x 50 x 2 mm dan mampu menahan beban hingga 1.608,84 N. Sistem operasional alat ini sederhana dan mudah dioperasikan, dengan motor listrik arus AC 3.7 kW, 220v, dan 50Hz yang menggerakkan mesin melalui gearbox dan rantai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini efektif dalam mencacah ban untuk menjadi butiran karet, berkontribusi dalam mengurangi sampah ban, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan. Dengan desain yang efisien dan komponen yang mudah didapat, alat ini diharapkan menjadi solusi praktis dan bermanfaat dalam pengelolaan sampah ban di masyarakat.Kata Kunci : pencemaran lingkungan, sampah ban, daur ulang, alat pencacah ban,Analisis kekuatan rangka, dan Metode finite element analysis.