cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 282 Documents
Pengaruh Doping Nitrogen pada Matriks Reduced Graphene Oxide terhadap Sifat Kapasitif Superkapasitor Frizka Vietanti; Naili Saidatin; Shella Arinda; Kamal Riyadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.733 KB)

Abstract

Superkapasitor merupakan sebuah piranti yang memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitor. Prinsip kerja superkapasitor berkaitan erat dengan material material yang memiliki luas permukaan aktif yang besar sebagai pengisi elektroda sehingga meningkatkan performa energi. Graphene merupakan sebuah kisi karbon yang memiliki sifat yang baik antara lain mobilitas muatan yang tinggi, sehingga material ini sering digunakan untuk superkapasitor. Pada penelitian ini dilakukan sebuah pengembangan inovasi doping nitrogen ke dalam matriks graphene. Metode hidrotermal digunakan untuk mensintesis N-rGO dengan reduksi urea ke dalam matriks GO. Dengan menggunakan reduksi urea sebagai doping nitrogen diharapkan dapat meningkatkan nilai kapasitansi dari elektroda. Proses hidrotermal dilakukan pada temperatur 180 °C selama 30 menit menggunakan mikrowave hidrotermal dan pendinginan hingga temperatur kamar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan pola difraksi dari pengujian XRD menunjukkan bergesernya puncak difraksi N-rGO ke 2? yang lebih tinggi terhadap rGO. Pada pengujian CV menunjukkan adanya efek pseudocapacitance yang menghasilkan spesifik kapasitansi sebesar 278,3 F/g. Sehinga dapat disimpulkan doping nitrogen ke dalam matriks rGO berhasil disintesis dengan menggunakan metode hidrotermal
IMPLEMENTASI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MESIN PACKAGING P. Fajar Pratidina Irianto; Fuad Achmadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.775 KB)

Abstract

PT. XYZ bergerak dalam bidang industri makanan kategori biskuit. Permasalahan banyak terjadi pada mesin packaging dengan losses time sebesar 784.647,5 menit. Overall Equipment Effectiveness (OEE) berfungsi untuk menganalisa tingkat efektivitas kondisi mesin saat keadaan beroperasi. Penelitian ini bertujuan mengukur nilai OEE, menganalisa tingkat prioritas permasalahan, mengetahui faktor penyebab mesin packaging tidak bekerja secara efisien dan memberikan rekomendasi perbaikan. Perhitungan tingkat efektivitas mesin packaging periode Januari 2020 – Juni 2021 menggunakan metode OEE, selanjutnya dilakukan analisa Six Big Losses. Identifikasi prioritas penyebab masalah menggunakan Nominal Group Technique (NGT) dan identifikasi akar permasalahan yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE menggunakan Fishbone Diagram. Rata-rata Nilai OEE mesin packaging no 21 pada bulan Januari 2020 – Juni 2021 sebesar 77,20% dengan rata-rata nilai Availability 80,22%, Performance Efficiency 99,48%, Rate of Quality Products 96,73%. Penyebab rendahnya efektivitas mesin adalah PLC bermasalah, longseal tidak  presisi, pengunci roll aluvo aus, roll aluvo tidak berputar secara maksimal, boreg pengikat cam kendor, operator menyambung aluvo tidak pas di eyemark, Input kue telat, kebiasaan operator setting diawal ganti aluvo dengan membiarkan kemasan kosong sampai kurang lebih 30 pcs untuk memastikan kemasan tidak lari, proses printing koding aluvo di rewinder terdapat bagian yang belum terprint, sensor eyemark tidak terdeteksi, ukuran aluvo pendek hanya 1000m, ukuran kue terlalu besar.Kata kunci : Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Nominal Group Technique (NGT), Fishbone Diagram.
Pengaruh ECU (Electronic Control Unit) dan Variasi tipe Jumlah Hole Injector Terhadap Performa Engine Single Cylinder 4 Langkah Aureo Adriyanto Da Costa Amaral; Naili Saidatin; Rizal Mahmud; Iis Rohmawati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.35 KB)

Abstract

Study of Engine performance of vehicles was to be a complicated due to some influencing factors on it. Firstly, the entering stage of air-fuel into the combustion chamber, the combustion process, and thus after combustion to the exhaust stage. An important thing on the injection fuel system is ECU (Engine Control Unit) related to the function of the divided current controller; it is obtained to engine part. It part control lines from the fuel pump to injector. This study uses ECU variation (standard and Juken 5 racing turbo). The number of hole injector is commonly 6 and 8 and be investigated to the engine performance. In this case, dynamometer chassis were used to measure torque and engine power. The type of engine performed a 4 strokes-single-cylinder and powered by a fuel injection. The result shows the using ECU racing of the 8-hole injector has a significant effect on the engine performance; its performance appeared at engine power. These phenomena were also exhibited coincide single cylinder 4 strokes. Keywords: engine performance, ECU racing, and hole injector.
Pengendalian Kualitas Produk Cacat Hollow Alumunium Menggunakan Metode Six Sigma dengan Tahapan DMAIC (Studi Kasus di PT. XYZ Surabaya) Dhedy Yuswandi; Anindya Rachma Dwicahyani
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.307 KB)

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company that produces various aluminum products, such as truss, battens, hollow and galvalume. In order to improve and control product quality and minimize product defects, the first step that companies need to do is to find the root of any problems regarding product quality that do not meet specifications. In this study, an analysis of hollow product quality control was carried out using the six sigma method under DMAIC (define, measure, analyze, improve, control) stages to reduce defective products. Six sigma is a quality control method that pays more attention to the creation of high quality products with the smallest possible defect rate. The results showed that there were three types of product defects, namely detached clamp, eroded material and some wavy parts. From the DPMO and sigma calculation of hollow product, it is known that the average level of DPMO is 20,615 and sigma value is 3.6. 
Implementasi Metode Overall Equipment Effectiveness Berbasis Six Big Losses untuk Mengevaluasi Efektivitas Mesin Cetak Flexo Ibrahim Ibrahim Ibrahim; Charismanda Adilla Tristianto Tristianto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.169 KB)

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di industri manufaktur kotak karton yang telah memiliki banyak pelanggan. Salah satu kendala yang dihadapi oleh perusahaan adalah seringnya target produksi yang tidak tercapai akibat dari downtime pada mesin, mesin yang sering mengalami downtime adalah mesin cetak flexo. Penelitian ini bertujuan untuk kinerja mesin flexo dengan menggunakan overall equipment Effectiveness (OEE) dan enam kerugian besar sehingga diperoleh proposal perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin agar target produksi bisa dicapai. Hasil penelitian menggunakan metode OEE didapatkan nilai rata-rata sebesar 61,63%.Nilai tersebut masih dibawah standar OEE kelas dunia yaitu 85%.Dari hasil analisis six big losses yang sangat berdampak terhadap ketidak efektivan mesin cetak flexo adalah setup and adjusment losses sebesar 24,708% dan idle and minor stoppages sebesar 8,543%.
Pengaruh Variasi Diameter Turbin Turbocharger Tipe IHI RHB 31 terhadap Performa Spark Ignition Engine 200 cc Afrizal Amir; Moch Syaiful Huda; Anugrah Fardhan Rasyidi; Zain Lillahulhaq; Rizal Mahmud; Yustia Wulandari Mirzayanti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.164 KB)

Abstract

Kendaraan bermotor banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat Indonesia harganya terjangkau, penggunaannya mudah dan dapat digunakan untuk menjangkau tempat terpencil. Modifikasi kendaraan bermotor banyak dilakukan utnuk mencapai kondisi optimum pada proses pembakaran. Penggunaan turbocharger banyak digunakan pada mesin dengan kompresi tinggi misalnya pada mesin disel. Namun pada saat ini penggunaan turbocharger juga mulai diaplikasikan pada kendaraan roda 2 yang digunakan pada racing. Turbocharger sendiri berfungsi untuk meningkatkan tekanan udara yang akan digunakan dalam proses pembakaran. Saat ini penelitian menganai penggunaan turbocharger sangat jarang dilakukan sehingga sedikit yang dapat diketahui mengenai efek penggunaan turbocharger pada kendaraan bermotor. Pada kendaraan bermotor udara bertekanan tinggi dari turbocharger akan menyebabkan proses pembakaran mengalami knocking akibat peningkatan temperature. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi diameter turbin pada performa penggunaan turbocharger pada motor 4 langkah. Performa yang ditampilkan pada penelitian ini adalah daya dan torsi pada kendaraan. Hasil penelitian menunjukan bahwa motor yang menggunakan turbocharger mempunyai nilai daya dan Torsi yang lebih tinggi dari motor standar. Performa terbaik ditunjukkan saat motor menggunakan turbocharger dengan diameter standar. Motor berkapasitas dibawah 200 cc pun dapat menggunakan turbocharger dengan menyesuaikan spesifikasi turbocharger yang digunakan.
Analisis Perbandingan Biaya Operasional Antara Kendaraan Listrik, Bensin dan Diesel Desmas Arifianto Patriawan; Janu Hadi Putra; Bambang Setyono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.095 KB)

Abstract

Mobil listrik bisa menjadi solusi kendaraan ramah lingkungan dan mengurangi beban pemerintah dalam melakukan impor minyak bumi. Salah satu halangan dalam menggunakan kendaraan listrik adalah tidak ada rincian pasti berapa biaya operasional yang diperlukan dalam menggunakan mobil listrik. Pada paper ini mencoba menghitung dan membandingkan biaya operasional dari mobil listrik dengan mobil pembakaran dalam. Mobil pembakaran dalam yang digunakan adalah dengan bahan bakar bensin dan diesel. Jenis kendaraan yang digunakan adalah Nissan Leaf  sebagai mobil listrik, Toyota Avanza untuk kendaraan bensin dan Suzuki Ertiga untuk kendaraan diesel. Ketiga kendaraan ini menggunakan spesifikasi di tahun 2013. Hasil dari perhitungan selama 10 tahun dengan asumsi jarak tempuh, waktu servis dan pergantian suku cadang sesuai dengan petunjuk teknis dari dari masing-masing pabrikan. Hasil perhitungan didapatkan bahwa Nissan Leaf memerlukan biaya sebesar Rp 161.570.640.-, untuk Toyota Avanza Rp 123.325.084.- dan Suzuki Ertiga Rp 108.996.469,-. Biaya operasional yang mahal untuk mobil listrik sebagian besar karena harga baterai yang masih mahal. Namun permasalahan tersebut akan teratasi dengan semakin matangnya teknologi baterai, sehingga membuat baterai semakin awet dan harga semakin terjangkau. 
Analisis Sistem Manufaktur Mesin Multifungsi (Pencuci, Perajang dan Penepung) Empon-Empon Desmas Arifianto Patriawan; Bambang Setyono; Deddy Wahyu Pratomo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.438 KB)

Abstract

In Indonesia, spices have been widely used in the industries of food, drink, cosmetics, coloring substance, and essential oil. A biopharmaceutical industry refers to an industry producing medicine, cosmetics, and health products made of spices. To support the needs of biopharmaceutical industry, a multifunctional machine has been developed continuously to reach great effectiveness. A multifunctional machine (washer, slicer, and miller) has three main functions i.e. washing, slicing, and milling spices. To analyze the manufacturing system of this multifunctional machine, the researcher employed standard time in calculating production cost, production rate, production capacity, and Break Even Point of product that has been developed. As a result, this research obtained time of production (Tp) = 54.44 hours/batch and rate of production IDR =3.05 units/hour. Within the condition of effective working hours for 8 hours/shift, the production capacity (Pc) earned 1 unit/month. Furthermore, the calculation yielded Manufacturing Lead Time (MLT) = 44.80 hours, BEP (Q) = 2 units, while BEP (IDR) = 9,583,068.6/month.  Accordingly, the profit got IDR12,810,083/month.Keywords: Biopharmaceutical industry, multifunctional machine, manufacture 
Pengukuran Kinerja Manajemen Rantai Pasokan Dengan Pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) Model 9.0 Di PT Asahimas Chemical Heru Winarno; Rifki Haryadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.563 KB)

Abstract

Peningkatan daya saing perusahaan dari segi efektifitas dan efesiensi produktivitas menjadi hal terpenting, mutu produk dan pelayanan juga merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dan kelangsungan hidup perusahaan. Oleh kerena itu, PT Asahimas Chemical merupakan perusahaan yang bergerak salah satunya dibidang jasa pengolahan air baku dengan produk air demin melaksanakan kegiatan rantai pasok perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji struktur rantai pasokan produk air demin di PT Asahimas Chemical, melakukan pengukuran kinerja terhadap manajemen rantai pasok untuk produk air demin di PT Asahimas Chemical pemecahan masalah setelah diketahui pengukuran beserta saran dari kegiatan pengukuran dan analisis terhadap manajemen rantai pasok di PT Asahimas Chemical. Analisis penelitian ini menggunakan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) model versi 9.0. Hasil kinerja Supply Chain Management (SCM ) pada pemetaan level 1 sampai level 3 PT. Asahimas Chemical sudah baik, sehingga seluruh unsur rantai pasok saling berhubungan dan menghasilkan kinerja cukup baik. Namun kurang memperhatikan proses source, yaitu penerimaan bahan baku yang merupakan jantung untuk proses awal. Alternatif dalam pemecahan atas masalah tersebut adalah PT. Asahimas Chemical harus lebih memperhatikan proses source untuk mencapai target metrik kinerja supply chain management yang telah ditetapkan.
Pengendalian Kualitas Menggunakan Pendekatan Six sigma sebagai Upaya Perbaikan Produk Defect (Studi Kasus: Departemen Produksi PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk) Novan Novan; Suhartini Suhartini
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.239 KB)

Abstract

Di era Industri 4.0 ini setiap perusahaan dihadapkan pada perubahan lingkungan bisni yang sangat cepat dan kompetitif. Perusahaan bersaing baik di pasar lingkup local maupun internasional,.kualitas produk sangatlah penting bagi perusahaan untuk dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko terjadinya kantong zak semen cacat yang ada di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, dengan menggunakan metode six sigma yaitu DMAIC (define, measure, analzys, improve, control). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa ada beberapa bagian cacat pada kantong semen yaitu kantong pecah pada bagian mulut, body, dan lem kantong zak semen. Dari ketiga jenis cacat tersebut yang paling banyak mengalami cacat adalah pada body kantong zak semen. Factor-faktor penyebab yang membuat kantong zak semen cacat adalah operator, conveyor, dan kantong zak semen yang lolos inspeksi. Sementara itu usulan perbaikan yang dapat diberikan berdasarkan metode DMAIC adalah peningkatan kinerja dan kewaspadaan operator saat kantong zak semen berada di atas conveyor, pengecekan masing-masing mesin dan conveyor sehingga dapat mengantisipasi kejadian kantong cacat, dilakukan control secara visual agar terhindar dari kantong zak semen yang tersangkut dengan mur atau baut yang ada di dalam conveyor.