cover
Contact Name
Bayu Budi Irawan
Contact Email
bay.unidha@gmail.com
Phone
+6285263052950
Journal Mail Official
jurnalrivet@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sawahan No.103A Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rivet: Riset dan Invensi Teknologi
ISSN : 2798205X     EISSN : 2798205X     DOI : https://doi.org/10.47233/rivet.v2i01
Core Subject : Engineering,
Publishing research article that related to Civil Engiineering area. Jurnal Rivet merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Program Studi Teknik Sipil Universitas Dharma Andalas yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang : 1. Rekayasa Struktur 2. Rekayasa dan Manajemen Konstruksi 3. Rekayasa Sumber Daya Air 4. Rekayasa Transportasi 5. Rekayasa Geoteknik 6. Rekayasa Lingkungan 7. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Articles 80 Documents
ASESMEN RISIKO BENCANA GEMPA TERHADAP PERUMAHAN WARGA DI KOTA PADANG Rafki Imani; Rita Nasmirayanti; Farhan Febrizoni; Deded Eka Sahputra
JURNAL RIVET Vol 6 No 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v6i01.2692

Abstract

The building of Boarding houses are one form of urban housing with relatively high vulnerability to disasters, especially in densely populated and earthquake-prone areas such as Padang City. This study aims to evaluate the level of disaster risk in boarding house buildings through the integration of structural, non-structural, and non-technical assessments. The research was conducted using a descriptive quantitative approach based on a case study of a two-story boarding house in Lubuk Begalung District, Padang City. Data were collected through field observations, visual documentation, and interviews with the building owner. Risk assessment was carried out using a semi-quantitative method with hazard, vulnerability, and impact parameters on a scale of 1–5. The analysis results show that the main structure of the building is in fairly good condition, but hairline cracks were found on the walls, evacuation routes are narrow, and there is no availability of fire extinguishers, evacuation signs, or emergency response SOPs. The risk value for earthquake hazards is 73.4 (very high category), while for fire hazards it is 58.7 (high category). These findings indicate that the high level of risk is more influenced by weaknesses in non-structural and non-technical aspects compared to the condition of the main structure. This study emphasizes the importance of a mitigation approach that integrates physical improvements to the building with the enhancement of residents’ capacity and preparedness.
Integrated Geoelectric-Geotechnical Characterization For Landslide Mitigation In East Kalimantan, Indonesia Aco Wahyudi Efendi
JURNAL RIVET Vol 6 No 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v6i01.2703

Abstract

A significant landslide affecting Syarifuddin Yoes Road in the Kutai Basin, East Kalimantan, was triggered by elevated pore water pressure from leaking PDAM water infrastructure and inadequate surface drainage. This investigation integrated two-dimensional (2D) geoelectric resistivity surveys (Schlumberger configuration), Standard Penetration Tests (SPT), and visual inspection from 4-meter-deep test pits to characterize the 60-meter rotational failure mechanism. Visual analysis revealed a continuous soil flow. A robust inverse correlation was established: low-resistivity anomalies (1–50 Ohm-m) directly corresponded with low SPT N-values (2–8 blows/30 cm) and weak saturated clays. Borehole data detected groundwater at 4 meters, aligning with low-resistivity anomalies at 4.5 meters. This multi-method approach successfully identified the primary weak slip surface at a depth of 5 to 8 meters. The geoelectric method is recommended as an efficient, cost-effective initial benchmark for spatial subsurface characterization before costly intrusive boring. These integrated subsurface models substantiated the design of D600 Contiguous Bored Piles as a mitigation structure.
Penilaian Kerusakan Jalan Rabat Beton dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Studi Kasus Ruas Jalan Ruas Jalan Rabat Beton Kampus Universitas Andalas Ihsan Abdillah Ariz
JURNAL RIVET Vol 4 No 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v4i01.2738

Abstract

Ruas jalan Kampus Universitas Andalas (UNAND) sampai perbatasan Kampus Politeknik Negeri Padang (PNP) merupakan akses jalan yang sering dilewati pengguna yang berasal dari kedua perguruan tinggi tersebut sepanjang kurang lebih 3 km. Berbagai jenis kendaran melewati ruas tersebut, kondisi saluran drainase yang banyak berisi sampah dedaunan menyebabkan terjadinya kerusakan jalan dan kerawanan kecelakaan laulintas. Evaluasi jalan diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan ruas jalan. Metode yang digunakan dalam penilaian kerusakan jalan ini adalah metode PCI (Pavement Condition Index) yaitu sistem penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, luas, tingkat kerusakan dan dapat dijadikan pedoman dalam upaya pemeliharaan. Hasil observasi dan pengukuran lapangan menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang ada pada ruas tersebut terdiri dari : retak memanjang, retak kotak-kotak, retak melintang, retak antar sambungan, berlubang, retak pinggir, pelepasan butiran agregat, retak kulit buaya, amblas. Hasil evaluasi penilaian kondisi perkerasan diperoleh nilai PCI secara keseluruhan 81,6 dengan kondisi perkerasan sangat baik (Very Good)
Evaluasi Teknis Pemeriksaan Jembatan Rangka Baja Di Kota Padang: Studi Kasus Jembatan Purus Agung Mukhni Azis
JURNAL RIVET Vol 3 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v3i02.2739

Abstract

Jembatan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan. Ini biasanya berupa jalan lain yang berupa jalan air atau jalan lalu lintas biasa. Pemeriksaan jembatan merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam sistem informasi manajemen jembatan. Pemeriksaan jembatan mempunyai hubungan antara kondisi jembatan dengan rencana pemeliharaan atau peningkatan mutu layanan pada waktu mendatang yang bertujuan untuk meyakinkan bahwa jembatan masih aman dan berfungsi, serta bahwa perlu dilakukan tindakan tertentu untuk pemeliharaan dan perbaikan secara berkala. Tujuan penelitian ini adalah melakukan dan mendapatkan data dan nilai kondisi jembatan secara teknis dan menentukan urutan prioritas pemeliharaan jembatan berdasarkan nilai kondisinya. Metode penelitian ini menggunakan standar Bridge Management System (BMS). Dari hasil kerusakan yang didapat, yaitu kerusakan trotoar berupa terkelupasnya lapisan atas trotoar/lapisan keramik, kerusakan ikatan angin atas tipe kerusakan yaitu karat, kerusakan balok ikat memanjang tipe kerusakan yaitu karat, kerusakan gelagar memanjang tipe kerusakan adalah karat, kerusakan gelagar melintang tipe kerusakan adalah karat, kerusakan batang diagonal tipe kerusakan adalah karat.
Perencanaan Jembatan Penyeberangan Orang Depan Basko Grand Mall Padang Fuji Sri Rahayu
JURNAL RIVET Vol 4 No 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v4i01.2740

Abstract

Jembatan penyeberangan orang (JPO) adalah fasilitas pejalan kaki untuk menyeberang jalan yang ramai dan lebar atau menyeberang jalan tol dengan menggunakan jembatan, sehingga orang dan lalu lintas kendaraan dipisah secara fisik. JPO dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan bahan konstruksi dan tipe strukturnya. Dalam desain ini digunakan SE Mentri PUPR No.02/SE/M/2018 untuk analisis fasilitas pejalan kaki, SNI 1726-2019 untuk perencanaan ketahanan gempa, SNI 1727-2020 untuk pembebanan dan SNI 2847-2019 untuk desain struktur beton bertulang. Diawali dengan mengumpulkan data lalu lintas untuk menganalisis kebutuhan fasilitas pejalan kaki, kemudian Preliminary Design, menghitung pembebanan yang bekerja, kemudian analisis struktur JPO dilakukan menggunakan ETABS 2013, analisis tangga menggunakan SAP2000 V.19. Dari analisis dilanjutkan dengan desain penulangan yang dipakai dan desain struktur bawah yang digunakan. Dari kegiatan yang telah dilakukan menghasilkan desain JPO yang kuat dan stabil dengan menggunakan struktur beton bertulang dengan balok induk dengan ukuran 40 x 75 cm, balok anak dengan ukuran 25 x 40 cm, balok penahan tangga dengan ukuran 30 x 40 cm, pelat JPO dengan ketebalan 125 mm, pelat tangga dan bordes dengan ketebalan 150 mm, dimensi kolom JPO dengan ukuran 50 x 60 cm dan kolom tangga dengan ukuran 35 x 35 cm. Pada struktur bawah dipakai fondasi sumuran untuk JPO dengan diameter 1,2 m, poer yang digunakan dengan ukuran 2,8 x 1,4 m dan untuk fondasi sumuran tangga dipakai diameter 0,6 m, poer dengan ukuran 0,8 x 0,8 m.
Perencanaan Pemeliharaan Ruas Jalan Nasional di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Studi Kasus: Duku Utara-Barung-Barung Balantai Pada STA 0+000 – STA 6+000 Rakanda Rakanda
JURNAL RIVET Vol 3 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v3i02.2741

Abstract

Ruas jalan Duku Utara sampai Barung-barung Balantai termasuk ke dalam jalan nasional yang menghubungkan dua provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Barat dan Bengkulu. Kondisi permukaan jalan ini mengalami kerusakan yang ditandai dengan banyaknya lubang dan retakan. Tujuan pemeliharaan ini adalah mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, mengidentifikasi tingkat keparahan kerusakan jalan, menghitung volume kerusakan jalan, menentukan metode perbaikan kerusakan jalan, dan menghitung RAB pemeliharaan jalan. Perencanaan pemeliharaan geometrik jalan ini menggunakan SK 20/SE/Db/2021 tentang Pedoman Desain Geometrik jalan dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan. Berdasarkan hasil survei dan analisis, didapatkan 47 segmen kerusakan jalan, dengan sembilan jenis kerusakan jalan yang terdiri dari : Lubang 30%, Retak acak 23%, Retak buaya 18%, Alur 7%, Keriting (corrugation)/gelombang 2%, Amblas 7%, Retak melintang 4%, Retak memanjang 7%, Pengelupasan (disintegration) 2%. Sedangkan jenis kerusakan jalan sesuai tingkat keparahan kerusakan terdiri dari : Low (L), Medium (M), High (H). Dan volume kerusakan jalan adalah : 1.743 m³. Jenis penanganan kerusakan jalan yang dibutuhkan adalah: Metode perbaikan P4 (pengisian retak) 35%, Metode perbaikan P5 (penambalan lubang-lubang) 47%, Metode perbaikan P6 (perataan) 18%. Biaya konstruksi pemeliharaan jalan yang dibutuhkan adalah : Rp 127.210.000,-.
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Risiko Pekerjaan Konstruksi Perumahan di Kabupaten Pesisir Selatan Riya Parimawati
JURNAL RIVET Vol 4 No 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v4i01.2743

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap pelaksanaan proyek konstruksi, termasuk pembangunan perumahan di Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi pada pekerjaan konstruksi perumahan selama pandemi Covid-19, menilai tingkat risiko yang ditimbulkan, serta menentukan strategi pengendalian risiko yang tepat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 10 responden yang terlibat dalam proyek. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta penilaian risiko menggunakan metode Probability Impact Matrix (AS/NZS 4360). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor risiko yang berpengaruh terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi perumahan pada masa pandemi, meliputi faktor bahan, tenaga kerja, peralatan, keuangan, lingkungan, PPKM, karakteristik lokasi, dan pengawasan pekerjaan. Risiko dengan nilai tertinggi adalah kenaikan harga bahan baku dan material, penurunan situasi perekonomian akibat pandemi, bertambahnya anggaran proyek, pengaruh hujan terhadap aktivitas konstruksi, keterlambatan pengiriman bahan akibat PPKM, serta ketidakpatuhan pekerja terhadap prosedur kesehatan. Hasil pemeringkatan risiko diperoleh: 2 risiko kategori rendah, 29 risiko kategori sedang, 4 risiko kategori tinggi, dan 6 risiko kategori sangat tinggi. Strategi pengendalian meliputi pengawasan penerapan protokol kesehatan, penyediaan masker di lapangan, serta pemesanan material lebih awal untuk mengurangi risiko keterlambatan bahan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaksana konstruksi dalam mengelola risiko pekerjaan perumahan selama masa pandemi.
Perencanaan Perbandingan Tebal Perkerasan Lentur Pada Jalan Akses Pelabuhan Teluk Tapang Dengan Metode AASTHO 1993 Zubaidah Zubaidah
JURNAL RIVET Vol 3 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v3i02.2744

Abstract

Perkerasan lentur merupakan jenis perkerasan yang menggunakan aspal untuk mengikat campuran agregatnya. Pembangunan infrastruktur akses jalan Pelabuhan Teluk Tapang merupakan faktor pendukung dan kemajuan Perekonomian di wilayah Kabupaten Pasaman Barat. Pembangunan jalan dan akses jembatan memiliki peran yang penting untuk membangun konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat, dalam rangka memperlancar distribusi logistik di Indonesia. Pada perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) ini digunakan metode American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) 1993. Metodologi yang digunakan dalam melakukan studi dan perencanaan kali ini mengacu pada pokok pikiran, teori, dan rumusan-rumusan empiris yang ada pada beberapa literatur tentang Pembangunan Akses Jalan Pelabuhan Teluk Tapang. Pada perencanaan perbandingan tebal perkerasan lentur dengan metode AASHTO 1993 didapat Lapis Permukaan 13 cm, Lapis Pondasi Atas 20 cm, Lapis Pondasi Bawah 41 cm.
Analisis Perbandingan Nilai Kuat Tekan Beton Terhadap Penggunaan Semen Padang dan Semen Garuda Hazmal Herman; Silvi Liyana; M. Adnan Firmansyah
JURNAL RIVET Vol 6 No 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v6i01.2750

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang paling umum digunakan pada berbagai proyek infrastruktur modern karena memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kuat tekan yang tinggi, kemudahan dalam pembentukan sesuai kebutuhan desain bangunan, ketahanan terhadap api, serta biaya perawatan yang relatif rendah. Oleh karena itu, mutu beton harus terjamin agar mampu memenuhi persyaratan kekuatan dan ketahanan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kuat tekan beton dengan menggunakan dua jenis semen, yaitu Semen Padang dan Semen Garuda. Pengujian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi pemeriksaan material, perencanaan campuran beton, pembuatan benda uji, pengujian slump, perawatan benda uji, serta pengujian kuat tekan beton menggunakan Compression Testing Machine. Campuran beton untuk 24 sampel terdiri dari 34,32 kg semen, 14,98 kg air, 71,30 kg agregat halus, dan 82,10 kg agregat kasar. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata yang dikonversi pada umur 28 hari menunjukkan nilai 342,64 Kg/cm² (K-343) untuk Semen Padang dan 300,37 Kg/cm² (K-300) untuk Semen Garuda. Perbandingan hasil menunjukkan selisih sebesar 12,34%, di mana beton dengan Semen Padang lebih unggul dalam kuat tekan. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis semen berpengaruh signifikan terhadap mutu beton yang dihasilkan.
Desain Ulang Stuktur Atas Bangunan Gedung Obgyn dan Neurologi RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah Kota Batusangkar Arya Andra Gunawan; Hazmal Herman
JURNAL RIVET Vol 6 No 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v6i01.2751

Abstract

Dokumen ini membahas perancangan struktur bangunan yang tahan gempa di daerah rawan gempa, khususnya di Sumatera Barat dan Kabupaten Tanah Datar, dengan objek penelitian Bangunan Gedung Obgyn dan Neurologi RSUD Prof. Dr. M. A. Hanafiah Kota Batusangkar. Dengan posisi geografi yang terletak di jalur Ring of Fire dan pertemuan tiga lempeng tektonik, wilayah ini memiliki risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gempa bumi terhadap struktur bangunan dan merancang solusi yang efektif untuk meningkatkan ketahanan bangunan. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data, investigasi geoteknik, preliminary design, pemodelan menggunakan software ETABS 2015, serta perhitungan desain tulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh P-delta dapat diabaikan dalam desain struktur, dengan nilai simpangan antarlantai yang memenuhi standar SNI 1726:2019. Desain tulangan balok yang dihasilkan memiliki dimensi Sloof 700 x 300 mm, Kolom K1 500 x 500 mm, K2 500 x 300 mm, Balok B1 500 x 300 mm, BA1 500 x 300 mm, BA2 450 x 250 mm, BA3 300 x 200 mm, dan Pelat 125 mm dengan spesifikasi tulangan yang sesuai untuk menahan beban lentur. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penerapan desain yang lebih baik dalam pembangunan gedung di daerah rawan gempa serta pentingnya pemahaman tentang perilaku struktur dalam menghadapi gempa. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi perencana dan pelaksana konstruksi dalam menciptakan bangunan yang lebih aman dan tahan terhadap bencana alam di Indonesia.