cover
Contact Name
Dinar Nur Inten
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrpgp@unisba.ac.id
Editorial Address
Gedung Rektorat Lantai 4, Jl. Tamansari No. 20 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud
ISSN : ISSN2808     EISSN : 27986012     DOI : https://doi.org/10.29313/jrpgp.v1i2
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review (direview secara tertutup) yang mempublikasikan kajian hasil riset dan teoritik terhadap isu empirik dalam sub kajian Pendidikan Anak Usia Dini. JRPGP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6012 yang diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-indeks di Google Scholar, Garuda, Crossref, dan DOAJ. Terbit setiap Juli dan Desember.
Articles 114 Documents
Studi Deskriptif Penerapan Screen Time terhadap Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Nurhamida; Masnipal Marhun; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.2031

Abstract

Abstract. Screen time is a term used to describe the amount of time individuals spend interacting with televisions, computers, laptops, smartphones, and video games. Giving screen time to early childhood is a necessity in entering the industrial era 4.0 which can change perspectives and lifestyles. The aim of this research is to analyze the planning, implementation, and assessment of screen time on children's development in early childhood education institutions. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The research subjects were teachers and parents of students. Data analysis follows the procedures of data collection, data reduction, data presentation, conclusion, and data verification. The results of the study show that the application of screen time in early childhood education institutions is related to all child development tasks. Effective application of screen time can support learning and enhance children's learning and playing experiences, strengthening communication links between children, parents, and others. The research has implications for improving teacher skills in implementing screen time in early childhood education institutions. Abstrak. Screen time merupakan istilah digunakan untuk menjelaskan jumlah waktu yang dihabiskan individu untuk berinteraksi dengan televisi, komputer, laptop, smartphone, hingga video games. Pemberian screen time pada anak usia dini menjadi kebutuhan memasuki era industri 4.0 yang dapat merubah cara pandang dan pola hidup. Penelitian bertujuan menganalisis perencanaan, penerapan, dan penilaian pemberian screen time terhadap perkembangan anak di lembaga PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan orang tua siswa. Analisis data mengikuti prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan screen time di lembaga PAUD berkaitan dengan seluruh tugas perkembangan anak. Penerapan screen time yang efektif dapat mendukung pembelajaran dan meningkatkan pengalaman belajar dan bermain anak, memperkuat hubungan komunikasi antara anak, orang tua, dan orang lain. Penelitian berimplikasi bagi peningkatan keterampilan guru dalam menerapkan screen time di lembaga PAUD.
Analisis Kasus Anak yang Mengalami Kesulitan Makan di Usia 3-4 Tahun Salma Salsabila; Erhamwilda
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1155

Abstract

Abstract. This study aims to find out and find data on eating habits in children who have difficulty eating, parenting patterns regarding parenting in terms of eating in children who have difficulty eating and data on growth and development in children who have difficulty eating. This research use qualitative approach with a case study method, with data collection techniques from observation sheets, interviews and documentation, with the subject of preschool children who have difficulty eating in Cibiru Hilir Village, Cileunyi District, East Bandung Regency. Based on the results of the study, it can be concluded that every child who has difficulty has its own causes. In growth and development of children who do not eat rice (case 1), gross motor skills such as jumping, kicking a ball, going up and down stairs, children are good but look sluggish, while in fine motor skills the child is still under guidance such as holding a pencil and crayon. lack of socializing in the school environment such as being picky about friends and when at home child always stays at home and does not mingle with surrounding environment, this is inversely proportional to the development of children who eat rice in case 2. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan data mengenai kebiasaan makan pada anak yang mengalami kesulitan makan, pola asuh orang tua mengenai pengasuhan dalam hal makan pada anak yang sulit makan dan data mengenai pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang sulit makan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data lembar observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan subjek anak prasekolah yang kesulitan makan di Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi Kab Bandung Timur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setiap anak yang mengalami kesulitan memiliki penyebab nya masing-masing. Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak yang tidak makan nasi (kasus 1), motorik kasar seperti meloncat, menendang bola, naik turun tangga anak sudah baik namun terlihat lamban, sedangkan pada motorik halus anak masih dalam bimbingan seperti memegang pensil dan krayon dan Pada perkembangan sosial anak kurang dalam bersosialisasi di lingkungan sekolah seperti pilih-pilih teman dan saat berada di rumah anak selalu berdiam diri di rumah dan tidak berbaur dengan lingkungan sekitarnya, hal tersebut berbanding terbalik dengan perkembangan anak yang makan nasi pada kasus 2.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mencetak dengan Teknik Stencil Print Nur Aulia Mursalin; Ayi Sobarna; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1157

Abstract

Abstract. The background of this research is based on the problems that researcher found in group A Tk X that children's fine motor skills are hampered because in online learning. This study aims as an alternative to improve children's fine motor skills through printing with the stencil print technique in group A in TK X. The method used is action research. The analysis technique by selecting the results of observations on the learning process by educators and students in the class. The results of the observation showed that pre-cycle results scored before action with the criteria of BSH 0%, BB 30%, Cycle I at meeting 1 with the criteria of MB 70%, BSH 30%, Cycle I Meeting 2 reached 50%, and cycle I meeting 3 got MB criteria. 40%, 60% BSH, in the second cycle meeting 1 with the results of MB 40%, 60% BSH, the second cycle meeting 2 with the results of MB 30%, BSH 70%, the second cycle meeting 3 with the results of MB 20%, BSH 80%. The results prove that printing activities with stencil print technique can improve children's fine motor skills in group A children aged 4-5 years. Abstrak. Latar belakang penelitian ini berdasarkan permasalahan yang peneliti temukan pada kelompok A Tk X, kemampuan motorik halus anak menjadi terhambat dikarenakan pada kegiatan pembelajaran daring pergerakan anak dan kegiatan yang melibatkan motorik halus kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan sebagai alternatif untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan mencetak dengan teknik stencil print pada kelompok A di TK X. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (action research). Teknik analisis penelitian ini dilakukan dengan cara menyeleksi hasil observasi terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan pendidik dan anak didik dikelas. Hasil observasi menunjukkan hasil prasiklus mencetak sebelum tindakan dengan kriteria BSH 0 %,BB 30 %, Siklus I pada pertemuan 1 dengan kriteria nilai MB 70%, BSH 30%, Siklus I Pertemuan 2 mencapai 50 %, dan siklus I pertemuan 3 mendapat kriteria MB 40%, BSH 60%, Pada siklus ke II pertemuan 1 dengan hasil MB 40%,BSH 60%, siklus ke II pertemuan 2 dengan hasil MB 30%, BSH 70%, siklus ke II pertemuan 3 dengan hasil MB 20%,BSH 80%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kegiatan mencetak dengan teknik stencil print dapat meningkatkan motorik halus anak pada anak kelompok A usia 4 -5 tahun.
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Anak Usia Dini melalui Program Hafalan Al-Qur’an Raihan Siti Zulfa; Arif Hakim
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1225

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the program for inculcating Islamic religious values ​​in early childhood through the memorization program of the Qur'an. This research uses a case study method with a qualitative approach. With data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The case study method uses a qualitative approach because this research provides an overview and examines programs, processes and activities in greater depth in the field with various data collection procedures over a certain period of time regarding the efforts of teachers in managing religious learning at RA Al-Hidayah Kp. Sutam RT 03 RW 04 Sumbersari Village, Ciparay District, Bandung Regency. The research subjects of teachers at RA Al-Hidayah amounted to 5 people. The results of the research on inculcating the values ​​of Islamic religious education at RA Al-Hidayah include: 1. The program for inculcating Islamic religious education through the program of memorizing the Qur'an consists of: a. Lesson planning b. The concept of learning to memorize the Qur'an c. The purpose of learning to memorize the Qur'an. 2. The process of instilling the values ​​of Islamic religious education in RA Al-Hidayah. 3. The inhibiting factor in the process of inculcating Islamic religious education values ​​through memorizing the Qur'an at RA Al-Hidayah. Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program penanaman nilai-nilai pendidikan Agama Islam pada anak usia dini melalui program hafalan Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif dikarenakan penelitian ini memberikan gambaran dan mengkaji program, proses dan aktivitas secara lebih mendalam yang ada di lapangan dengan beragam prosedur pengumpulan data selama waktu tertentu mengenai upaya guru dalam pengelolaan pembelajaran agama di RA Al-Hidayah Kp. Sutam RT 03 RW 04 Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Subjek penelitian guru di RA Al-Hidayah berjumlah 5 orang. Hasil penelitian penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam di RA Al-Hidayah mencakup: 1. Program penanaman pendidikan agama Islam melalui program hafalan Al-Qur’an terdiri dari : a. Perencanaan pembelajaran b. Konsep pembelajaran menghafal Al-Qur’an c. Tujuan pembelajaran menghafal Al-Qur’an. 2. Proses penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam di RA Al-Hidayah. 3. Faktor penghambat dalam proses penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam melalui hafalan Al- Qur’an di RA Al-Hidayah.
Analisis Dampak Negatif Gadget terhadap Interaksi Sosial Anak Usia 5-6 Tahun di Daerah X Mediyana Samrotul Puadah; Huriah Rachmah; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1258

Abstract

Abstract. This research is based on the phenomenon of gadget addiction in children aged 5-6 years, this will actually cause various negative impacts on children, at this age known as the golden age period where children are in the most important phase in their development period. The purpose of this study was to describe: 1) the pattern of gadget use, 2) the attitude of parents towards gadget avid behavior in children and 3) the negative impact of using gadgets on the development of social interaction of children aged 5-6 years in the village of X. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Techniques Data collection is done by interview, observation and document study. The results of this study indicate that in the X area, children are introduced to gadgets at the age of 2-3 years, and what is often accessed is YouTube, games and social media. Parents supervise and make regulations regarding the pattern of gadget use. The negative impacts caused by gadget avid behavior include their children becoming angry and aggressive, lazy to study, lazy to socialize with friends and family, lazy to get along and become more closed to others. Abstrak. Penelitian ini bertolak pada fenomena keranjingan gadget pada anak usia 5-6 tahun, hal ini sejatinya akan menimbulkan berbagai dampak negatif pada anak, pada usia ini dikenal dengan periode golden age dimana anak ada pada fase terpenting dalam periode perkembangannya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) pola penggunaan gadget, 2) Sikap orang tua terhadap perilaku keranjingan gadget pada anak dan 3) Dampak negatif penggunaan gadget terhadap perkembangan interaksi sosial anak usia 5-6 tahun di Desa Saguling Panjang Kawalu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah catatan lapangan, kamera dan alat perekam percakapan. Analisis data berupa unitisasi data, kategorisasi dan penafsiran data serta uji keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa di daerah saguling panjang anak mulai dikenalkan pada gadget di usia 2-3 tahun, dan yang sering di akses adalah youtube, game dan media sosial. Orang tua melakukan pengawasan dan membuat regulasi berkenaan pola penggunaan gadget. Dampak negatif yang ditimbulkan dari perilaku keranjingan gadget antara lain anak-anak mereka menjadi pemarah dan agresif, malas belajar, malas bersosialisasi baik dengan teman maupun keluarga, malas bergaul juga menjadi lebih tertutup pada orang lain.
Pengenalan Huruf Hijaiyah dengan Metode Tilawati Menggunakan Kartu Huruf Hijaiyah pada Anak Usia 3-4 Tahun Nidya Intan Fujianti; Masnipal Marhun; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1277

Abstract

Abstract. This study aims to improve children's ability to recognize hijaiyah letters through the tilawati method using hijaiyah letter cards for children aged 3-4 years. The introduction of hijaiyah letters under study were knowing hijaiyah letters, pronouncing/reciting hijaiyah letters, and writing hijaiyah letters. This type of research is classroom action research developed by Kurt Lewin. The subjects of this study were 5 children of group A RA X. The data analysis technique was carried out by descriptive statistical analysis. The results showed that children's ability to recognize hijaiyah letters through the tilawati method could be improved using hijaiyah letter cards. The pre-cycle shows that many children who have not developed in recognizing hijaiyah letters, pronouncing/reciting hijaiyah letters, and writing hijaiyah letters. First cycle results showed an increase in the ability of children who began to develop in knowing the letters of hijaiyah, pronouncing / reciting the letters of hijaiyah, and writing the letters of hijaiyah. Then in the second cycle, the results showed that many children were developing according to expectations in recognizing hijaiyah letters, and pronouncing letters. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyah melalui metode tilawati menggunakan kartu huruf hijaiyah pada anak usia 3-4 tahun. Pengenalan huruf hijaiyah yang diteliti yaitu mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf hijaiyah, dan menulis huruf hijaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh kurt lewin. Subjek penelitian ini adalah 5 anak kelompok A RA X. Metode pengumpulan data melalui pengamatan/observasi, dokumentasi, dan lembar unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan anak dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah melalui metode tilawati dapat ditingkatkan menggunakan kartu huruf hijaiyah. Pada pra siklus menunjukan bahwa masih banyak anak yang belum berkembang dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf hijaiyah, dan menulis huruf hijaiyah. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus I mulai terjadi peningkatan kemampuan anak yang mulai berkembang dalam mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf-huruf hijaiyah, dan menulis huruf-huruf hijaiyah. Kemudian siklus II menunjukan hasil yang semakin meningkat banyak anak yang berkembang sesuai harapan dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah, dan mengucapkan huruf-huruf. Pada siklus III menunjukan banyak anak yang berkembang sangat baik. Pada kemampuan menuliskan banyak anak yang mencapai berkembang sesuai harapan.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter yang Terkandung dalam Film Kartun Upin dan Ipin Dini Nurfalaah; Asep Dudi; Arif Hakim
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1292

Abstract

Abstract. Character education is education that teaches about the nature, character, and behavior of a person. Character education is not only obtained through formal education, it can also be obtained through the surrounding environment such as playing with friend and watching television. Because children will easily absorb and imitate everything he sees and hears. Especially cartoons that are very interesting to him, such as the cartoons Upin dan Ipin.This study uses a qualitative approach with documentation techniques. Namely looking for theories and concepts that are in accordance with the title of this study contained in the primary and secondary sources of this research. The first source is the cartoon film Upin dan Ipin Keris Siamang Tunggal. The result showed that there were 5 values of character education in the cartoon film Upin dan Ipin Keris Siamang Tunggal, namely the value of curiosity, the value of friendship, the value of social care, the value of hard work and the value of peace-loving. Abstrak. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang mengajarkan mengenai watak, sifat, serta perilaku seseorang. Pendidikan karakter tidak hanya di peroleh melalui pendidikan formal saja, ia juga dapat di peroleh melalui lingkungan sekitar seperti bermain bersama teman serta menonton televisi. Karena anak akan dengan mudah menyerap dan meniru apa yang ia lihat dan dengar. Terlebih film kartun yang sangat menarik baginya, seperti film kartun Upin dan Ipin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik dokumentasi. Yaitu mencari teori dan konsep yang sesuai dengan judul penelitian yang terdapat pada data primer dan sekunder. Untuk sumber pertama penelitin ini ialah film kartun Upin dan Ipin Keris Siamang Tunggal. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 5 nilai-nilai pendidikan karakter di dalam film kartun Upin dan Ipin Keris Siamang Tunggal, yaitu nilai rasa ingin tahu, nilai bersahabat, nilai peduli sosial, nilai kerja keras dan nilai cinta damai.
Meningkatkan Perkembangan Motrorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Busy Jar Mieke Hermawati
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1332

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to find out whether children could develop fine motor skills through Busy Jar media. This research approach uses a quantitative approach with a quasi-experimental method. The research design used was a pre-test-post-test design. The population of this study was children aged 5-6 years in TAAM X with a random sampling technique between the experimental and control groups consisting of two classes totaling twenty children. This research uses instruments, namely direct practice test sheets on fine motor skills and Busy Jar media. The results in this study indicate significant results on fine motor skills through Busy Jar media with a comparison of the post test test. There was an increase in fine motor skills in the experimental group with a higher average than the control group, as evidenced by the final results in the post test activity that there was an average difference. Based on the results of data analysis using the T test that there are differences in post test results of the experimental group using larger media, it can be concluded that the treatment using Busy Jar media affects the fine motor skills of children aged 5-6 TAAM X. Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah anak dapat mengembangkan kemampuan motorik halus melalui media Busy Jar setelah diberikan perlakuan (treatmeant) pada kemampuan motorik halus kelompok eksperimen. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian nonequivalent control group design (rancangan tes awal-tes akhir). Populasi penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TAAM X dengan teknik sampel random sampling antara kelompok eksperimen dan kontrol yang terdiri dua kelas berjumlah dua puluh orang orang anak. Penelitian ini menggunakan instrumen yaitu lembar tes praktik langsung tentang motorik halus dan media Busy Jar. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hasil yang signifikan pada kemampuan motorik halus melalui media Busy Jar dengan perbandingan post test atau tes kemampuan akhir kedua kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Diperoleh peningkatan kemampuan motorik halus pada kelompok eksperimen dengan rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dibuktikan dari hasil akhir dalam kegiatan post test terdapat perbedaan rata-rata. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji T bahwa terdapat perbedaan hasil post test kelompok eksperimen menggunakan media lebih besar sehingga dapat disimpulkan dengan adanya perlakuan menggunakan media Busy Jar yang mempengaruhi kemampuan motorik halus anak usia 5-6 TAAM X.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi pada Anak Usia Dini di PG/TK X Nastiti Lutfiah Ramadhani; Ayi Sobarna; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1337

Abstract

Abstract. Al-Qur'an education is the most important part in the process of inculcating religious and moral values for early childhood, Al-Qur'an basic education that is taught properly and well will produce good quality children in reading and understanding the Qur'an 'an. The ummi method is one that is made with the aim of making it easier for students to learn the Qur'an, to remove the feeling of pressure and fear in learning the Qur'an, the ummi method is carried out with an interesting learning process using an encouraging approach. This study uses descriptive qualitative methods, data collection techniques are carried out through observation of research objects, interviews with informants and field document collection. The results showed: (1) The planning and preparation of the ummi method teachers in group A was in accordance with the provisions set by the ummi method system. (2) The implementation of the ummi method learning is in accordance with the provisions of the ummi method system. (3) In the ummi method of learning there are evaluations for teachers and for students. (4) inhibiting factors in learning. Abstrak. Pendidikan Al-Qur’an adalah bagian paling penting dalam proses penanaman nilai agama dan moral bagi anak usia dini, Pendidikan dasar Al-Qur’an yang diajarkan secara tepat dan baik akan menghasilkan kualitas anak-anak yang baik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Metode ummi salah satu yang dibuat dengan tujuan untuk memudahkan siswa belajar Al-Qur’an, untuk menghapus rasa tertekan dan takut dalam belajar Al-Qur’an metode ummi dilaksanakan dengan proses pembelajaran menarik dengan menggunakan pendekatan yang menggembirakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi objek penelitian, wawancara pada informan serta pengumpulan dokumen lapangan. Hasil penelitian menunjukan: (1) Perencanaan dan persiapan guru pengajar metode ummi pada kelompok A sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh system metode ummi. (2) Pelaksanaan pembelajaran metode ummi sesuai dengan ketentuan system metode ummi, model pembelajaran yang diterapkan, waktu pelaksanaan pembelajaran, materi pembelajaran serta tujuh tahapan pembelajaran metode ummi yang dijalankan dengan baik. (3) evaluasi dalam pembelajaran metode ummi terdapat evaluasi bagi guru dan bagi siswa. (4) faktor penghambat dalam pembelajaran adalah siswa yang fokusnya mudah teralihkan dengan hal lain, siswa yang sulit untuk menerima materi pembelajaran sehingga tertinggal dari teman-temanya, orangtua yang tidak mudah untuk berkontribusi dalam melakukan penguatan pembelajaran anak di rumah.
Pembelajaran Konsep Sains Lingkungan Sekitar oleh Orang Tua di Desa X Ngaprah Rafika Nurhafizha
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1428

Abstract

Abstract. The problem in this study is that there are still many parents who do not understand the concept of science learning so that parents in Cilame Village, Ngaprah District, West Bandung Regency, West Java are lacking in instilling science learning in children in the home environment. The purpose of this research is to find out what is usually taught to children related to natural sciences, to find out what parents teach about natural science to children, to find out the infrastructure in the environment that can be used to add knowledge of natural sciences to children, and to find out who often interacts and teaches children about natural science. This study uses a qualitative exploratory method, the research was conducted using interview and observation data collection. The data sources in this study were 5 (five) families in Cilame Village, Ngaprah District, West Bandung Regency, West Java. The results of this study indicate that families D and E have studied environmental science concepts, while families A, B, and C are less likely to learn environmental science concepts. Providing learning related to the natural environment can be a source of learning for parents to get to know science concepts to their children. Learning science about nature emphasizes providing direct experience. Abstrak. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyak orang tua kurang paham dalam pembelajaran konsep sains sehingga orang tua di Desa X Ngaprah kurang dalam menanamkan pembelajaran sains pada anak di lingkungan rumah. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang biasa diajarkan pada anak terkait ilmu pengetahuan alam, untuk mengetahui yang orang tua ajarkan tentang ilmu pengetahuan alam kepada anak, untuk mengetahui prasarana dilingkungan yang bisa dimanfaatkan untuk menambahkan pengetahuan ilmu pengetahuan alam pada anak, dan untuk mengetahui siapa saja yang sering berinteraksi dan mengajarkan anak tentang ilmu pengetahuan alam. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi kualitatif, penelitian dilakukan dengan manggunakan pengambilan data wawancara dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah 5 (lima) keluarga di Desa X Ngaprah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam keluarga D dan E sudah melakukan pembelajaran konsep sains lingkungan sekitar sedangkan keluarga A, B, dan C terlihat kurang dalam melakukan pembelajaran konsep sains lingkungan sekitar. Pemberian pembelajaran terkait lingkungan alam bisa menjadi sumber belajar bagi orang tua untuk mengenal konsep sains kepada anak. Pembelajaran ilmu tentang alam menekankan pada pemberian pengalaman langsung.

Page 6 of 12 | Total Record : 114