Claim Missing Document
Check
Articles

PEER COUNSELING MODEL FOR IMPROVING STUDENTS’ SELF-DIRECTION COMPETENCE Erhamwilda, Erhamwilda
International Journal of Education Vol 7, No 2 (2014): May 2014
Publisher : UPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ije.v7i2.5308

Abstract

The purpose of this study is to test the effectiveness of the peer counseling model for improvingstudents’ self-direction competence. The research aimed to describe, test and analyze theeffectiveness of the peer counseling model and employed the descriptive-analytical methodand quasi-experiments to do this. The research activities consisted of a series of model validitytests, namely the model rationality test, the model practicability test, and the limited test. Thedata collection techniques were interviews, self-direction competence inventories, observationand documentation. The results of the research demonstrate that the peer counseling model asan intervention program for the experimental group as a whole proved to effectively improvestudents’ self-direction competence. The peer counseling model has its strengths in selfconfidence,self-reliance, and self-control.Keywords: effectiveness, peer-counseling model, students’s self-direction.
Model Treatment Dalam Membantu Korban Kekerasan Rumah Tangga Erhamwilda, Erhamwilda
Mitra Gender (Jurnal Gender dan Anak) Volume 1, No. 1 (Januari) Tahun 2018
Publisher : Mitra Gender (Jurnal Gender dan Anak)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/.v1i1.3734

Abstract

Kasus suami menjadi korban KDRT merupakan salah satu kasus yang jarang dibahas, dan belum terungkap  bagaimana langkah yang ditempuh untuk mengatasinya. Penelitian ini bermaksud menganalisis kasus suami korban KDRT, dan merumuskan model treatmennya dalam perspektif psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan secara psikologis pada suami termasuk KDRT yang menjadi pemicu munculnya depresi, dapat dibantu dengan melakukan treatmen yang komprehensif, melibatkan beberapa ahli.
ANALYSIS ON EARLY CHILDHOOD SEXUAL ABUSE AND THE IMPLICATIONS IN ISLAMIC EDUCATION Erhamwilda Erhamwilda; Nurul Afrianti
Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v2i1.696

Abstract

Fulfillment of children's rights has been a concern of Indonesia stated in the ratification of the Convention on the Rights of the Child and Act No. 23 of 2002 on Child Protection. However, violence against children is increasing each year. The most dominant violence emerged in recent years is sexual abuse committed against children aged 5 to 11 years, and the perpetrators of sexual abuse are close with the children. Concern about cases of sexual abuse in early childhood and their impact, should be followed by an effort to develop a variety of approaches and methods of sex education in accordance with religious and cultural values in which children live.   
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Usia Ibu, Tingkat Penghasilan Keluarga terhadap Child Well Being pada Keluarga Ekonomi Lemah Erhamwilda Erhamwilda; Nurul Afrianti; Asep Dudi; Alma Husnu
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 5 (2022): September - October 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2604

Abstract

Berbagai penelitian menunjukkan anak dari keluarga ekonomi lemah rawan mendapat kekerasan. Perlu dikembangkan program parenting bagi orang tua dari keluarga ekonomi lemah berbasis pada temuan child well being. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh usia ibu, pekerjaan ibu, tingkat pendidikan ibu, serta penghasilan keluarga terhadap Well Being anak usia dini.   Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel dipilih secara purposive yaitu keluarga ekonomi menengah ke bawah di salah satu RW, yang banyak penduduk miskin dan ada kasus kekerasan anak. Responden penelitian 88 orang. Data dikumpulkan dengan instrument child well being yang teruji validitas reliabilitasnya. Hasil Analisis Regresi Linear berganda Dummy variabel menunjukkan variabel usia, pendidikan terakhir, dan penghasilan keluarga secara bersama – sama tidak berpengaruh terhadap Child Weil Being, ada variabel lain yang lebih berpengaruh terhadap well being anak usia dini dari keluarga ekonomi lemah. Temuan menunjukkan tidak selamanya kesejahteraan ekonomi menjadi variabel yang menentukan tingkat child well being
Meta Analisis Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI Syifa Aghnia Zaenal; Erhamwilda
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 1, No. 1, Juli 2021, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.669 KB) | DOI: 10.29313/jrpai.v1i1.158

Abstract

Studi Korelasi antara Pengetahuan Kurikulum Ismubaristik dengan Sikap Sopan dan Santun pada Siswa Sara Aulia Fathin; Erhamwilda
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 2, No.1, Juli 2022, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.305 KB) | DOI: 10.29313/jrpai.v2i1.712

Abstract

Abstract. Education is learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control, personality, intelligence, noble character and skills needed by themselves, society, nation and state. SD X is one of the schools that seeks to realize an education system that aims to make students have personality, intelligence and noble character and character by the establishment of a local content curriculum called the Ismubaristic Curriculum. The purpose of this study was to determine the extent of students' knowledge of the Ismubaristic Curriculum, students' polite and courteous attitudes and the relationship between the Ismubaristic curriculum and students' politeness and courtesy. The researcher uses correlational analysis method with quantitative approach. The population selected in this study was 188 students. Data collection techniques used are quistionnaires, interviews and observations. The results of this study indicate that: (1) Knowledge of the Ismubaristik Curriculum of Class V SD X has good kowledge, this is evidenced by the average score of the quistionnaire results of 58.89. (2) The polite and courteous attitude of the fifth grade students of SD X is very good with an average quistionnaire score of 70.29. (3) The relationship between knowledge of Ismubaristic Curriculum with polite and courteous attitudes for fifth grade students at SD X is very good with a correlation value of 0.356 or 35.6%. Abstrak. Pendidikan adalah proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. SD X merupakan salah satu sekolah yang berupaya untuk mewujudkan sistem pendidikan yang bertujuan untuk menjadikan peserta didik memiliki kepribadian, kecerdasan dan akhlak mulia serta berkarakter dengan dibentuknya sebuah Kurikulum muatan lokal yang dinamakan Kurikulum Ismubaristik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan Kurikulum Ismubaristik siswa, sikap sopan dan santun siswa serta keterkaitan diantara kurikulum Ismubaristik dengan sikap sopan dan santun siswa. Peneliti menggunakan metode teknik analisis korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah 188 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Pengetahuan Kurikulum Ismubaristik siswa Kelas V SD X memiliki pengetahuan yang baik Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata hasil angket sebesar 58.8989. (2) Sikap sopan dan santun siswa Kelas V SD X sangat baik dengan nilai rata-rata angket sebesar 70,2979. (3) Hubungan Antara Pengetahuan Kurikulum Ismubaristik dengan Sikap Sopan dan Santun Siswa Kelas V SD X sangat baik dengan nilai korelasi sebesar 0,356 atau sebesar 35.6 %.
Pengaruh Permainan Beklen Biji Kopi terhadap Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia 4-5 Tahun di Paud X Kota Bandung Rani Pratini; Erhamwilda
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.105 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i2.388

Abstract

Abstract. Gross-motor ability activities of children are important things that must be considered in early children's growth. It is necessary to be developed because motor skills develop as well as children's maturity of the nerves and muscles. Based on the observation, the gross-motor skills of children (4-5 years old) at Permata Cendikia Early Childhood Education Programs are still lacking. This situation makes the researcher interested in giving a game for the students namely coffee bean jackstone (Bekel Biji Kopi) to improve their motor skills. The aim of this study is to determine the effect of the coffee bean jackstone on the gross-motor skills for 4-5 years olds at Bandung Permata Cendikia Early Childhood Education Programs. This study uses a quantitative method by using quasi-experimental design. It also uses a Non-equivalent Control Group Design where both groups are given pre-test and post-test, and only the experimental group is given special treatment. The sample of this study is a saturated sample where all 12 students at A-class are samples. Data collection techniques are implemented through observation and learning outcomes tests. The data analysis technique is an analysis test, it includes data description test, normality test, homogeneity test, balance test and hypothesis test. The results of data analysis and hypothesis test can be concluded that the formed value is sig coefficient (2-tailed), It is smaller (0.05). Whereas HA is accepted and HO is rejected with an average comparison value 62.66 in the experimental class and 53.83 in the control class. It shows that there is an influence of the coffee bean jackstone game for 4-5 years olds' gross-motor skills at Bandung Permata Cendikia Early Childhood Education. Abstrak. Gerakan tubuh yang harus diperhatikan bagi anak usia dini adalah pertumbuhan dan perkembangan gerak motorik kasar. Kemampuan motorik kasar sangat penting dikembangkan sejak anak usia dini, karena keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot anak. Berdasarkan pengamatan dilapangan, kemampuan motorik kasar anak 4-5 tahun di paud permata cendikia masih kurang, hal tersebut membuat peneliti tertarik untuk memberikan permainan menggunakan beklen biji kopi untuk membantu meningkatkan kemamuan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan beklen biji kopi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di Paud Permata Cendikia Kota Bandung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan metode Quasi Experimental Research atau eksperimen semu. jenis yang digunakan yaitu rancangan kelompok kontrol Pra Tes dan Pos Tes atau biasa disebut dengan Non-equivalent Control Group Design. Yang dimana pada kedua kelompok sama-sama dilakukan pre-test dan post-test, dan hanya kelompok eksperimen saja yang diberikan perlakuan atau treatment. Sampel penelitian ini adalah sampel jenuh, yang dimana semua anggota populasi di gunakan sebagai sampel, diantaranya seluruh anak usia 4-5 tahun yang berada dikelas kelompok A Paud permata Cendikia berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dengan tes hasil belajar dan observasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah uji analis yang diantaranya uji deskripsi data, uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan dan uji hipotesis.Hasil analisis data dan pengujian hipotesis telah dilakukan maka dapat disimpulkan hasil perhitungan data menunjukan bahwa koefisien nilai sig (2-tailed) lebih kecil dari pada α (0,05) yang dimana Ha diterima dan Ho ditolak dengan perbandingan rata-rata dikelas eksperimen 62,66 dan rata-rata di kelas kontrol 53,83 yang artinya terdapat pengaruh permainan beklen biji kopi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di Paud Permata Cendikia Kota Bandung.
Implikasi Pendidikan Akhlak Berkomunikasi terhadap Pola asuh Orang Tua pada anak yang Kecanduan Gadget di Rt 02 Rw 04 Desa Rancatungku Riza Fauzia; Khambali; Erhamwilda
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.837 KB) | DOI: 10.29313/bcsied.v2i1.2166

Abstract

Abstract.The problem that will be studied using a case study method through a qualitative approach to find out the habits of children when using gadgets and parenting patterns wehen children use gadgets. In this skripsi, conducting research with one family consisting of children and parents, the child being studied is 8 years old. While the data collection techniques used are by conducting observations, interviews and documentation studies. From this study, the children studied often use gadgets to play games and watch YouTube, these children have a habit of playing gadgets with their friends while playing online games. Other habits if they are prohibited from using gadgets, children will cry. The impact that occurs on children because they often use gadgets is that children rarely play outside with their friends, and children become indifferent and less responsive when called upon. Based on the results of research, parenting is very important for children, parents should supervise and limit children when using gadgets so that parents know what their child's development is like in everyday life. Parents must teach children to always apply good morals or behavior in daily life, providing religious education, especially morals, is very important so that children can become pious children and do not deviate from Islamic teachings. Abstrak. Permasalahan yang akan dikaji menggunakan metode study kasus dengan melalui pendekatan kualitatif untuk mengetahui kebiasaan anak ketika menggunakan gadget serta pola asuh orang tua ketika anak menggunakan gadget. Pada skripsi ini, melakukan penelitian dengan satu keluarga yang terdiri dari anak dan orang tua, anak yang diteliti berusia 8 tahun. Sementara teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Dari penelitian ini bahwa anak yang diteliti sering menggunakan gadget untuk bermain game dan menonton youtube, anak ini memiliki kebiasaan bermain gadget dengan temannya sambil bermain game online kebiasaan lainnya jika dilarang menggunakan gadget anak akan menangis. Dampak yang terjadi pada anak karena sering menggunakan gadget yaitu anak menjadi jarang bermain diluar bersama temannya, dan anak menjadi cuek dan kurang merespon jika dipanggil. Berdasarkan hasil penelitian pola asuh orang tua sangatlah penting untuk anak, orang tua sebaiknya mengawasi dan memberi batasan kepada anak ketika menggunakan gadget agar orang tua mengetahui seperti apa perkembangan anak dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua harus mengajarkan anak untuk selalu menerapkan akhlak atau prilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, memberikan pendidikan keagamaan khususnya akhlak sangat penting agar anak bisa menjadi anak yang sholeh serta tidak melenceng dari ajaran Islam.
Penerapan Kedisiplinan Saat Makan pada Anak Usia 5 – 6 Tahun dengan Metode Foto Bercerita Henderia Kustina; Erhamwilda
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.425 KB) | DOI: 10.29313/bcsecte.v1i1.19

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to see the impact of the using the photo storytelling method on increasing the discipline of children aged 5-6 years while eating according to the eating etiquette in Islam. This research departs from the fact that there are still children aged 4-6 years who have not followed eating etiquette, including: not being able to wash their hands before eating, eating while sitting, forgetting to pray before eating, chatting while eating, not holding a spoon properly, not being used to using the right hand when eating, and not tidying up eating utensils. This research is a qualitative research with case study method, the subjects of this research are children aged 5-6 years in one of the villages in the District Rancasari Bandung. The cases studied were 3 (three) children and the data collection techniques were through interviews and observations as well as documentation studies. The results showed an increase in the ability to discipline when eating with the photo storytelling method in the children aged 5-6 years studied. After using the storytelling photo method, the child successfully applies eating etiquette including: washing hands before eating, eating while sitting, praying before eating, not talking when eating, holding a spoon properly, using the right hand when eating, and tidying up eating utensils in daily activities. Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah melihat dampak dari penggunaan metode foto bercerita pada peningkatan kedisiplinan anak usia 5 – 6 tahun saat makan sesuai etika makan dalam Islam Penelitian ini berangkat dari fakta masih adanya anak usia 4-6 tahun yang belum mengikuti etika makan antara lain: belum dapat mencuci tangan sebelum makan, makan sambil duduk, lupa berdoa sebelum makan, mengobrol ketika makan, belum memegang sendok dengan benar, belum terbiasa menggunakan tangan kanan ketika makan, dan belum membereskan peralatan makan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, subjek penelitian ini adalah anak-anak usia 5 – 6 tahun di salah satu Kelurahan di Kecamatan Rancasari Bandung. Kasus yang diteliti adalah 3 (tiga) anak dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan kedisiplinan saat makan dengan metode foto bercerita pada anak usia 5 – 6 tahun yang diteliti. Setelah menggunakan metode foto bercerita anak berhasil menerapkan etika makan meliputi: mencuci tangan sebelum makan, makan sambil duduk, berdoa sebelum makan, tidak mengobrol ketika makan, memegang sendok dengan benar, menggunakan tangan kanan ketika makan, dan membereskan peralatan makan dalam kegiatan sehari-hari.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung: Bahasa Indonesia Yeni Anggraeni; Erhamwilda; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.345 KB) | DOI: 10.29313/bcsecte.v2i1.2393

Abstract

Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor interest in reading in children. .whereas reading skills must be possessed from an early age to improve language and facilitate children's communication. To achieve academic achievement. There are several studies regarding the importance of reading interest. .Interest in reading must be accustomed from an early age because when children aged 0-6 years is the golden age, where the child's brain ability is fast in absorbing various information. .Interest in reading is a form of directed behavior to carry out reading activities as a strong level of pleasure in carrying out reading activities because it is fun and provides value (Ginting, 2005). .Reading is the initial stage of introducing literacy that must be taught to early childhood before entering pre-school education. The stage of introducing literacy to children can be started from the family environment by reading some children's story books. .so that children's interest and reading habits are embedded that are actively carried over from adolescence and adulthoodin the era of sophisticated gadget technology, where people are more interested in searching through internet sites and prefer to read information via cell phones, it is not surprising that there is a low interest in reading books. .Growing interest in reading in early childhood is not easy, parents must be smart in choosing appropriate reading media, facilitate books at home and create an atmosphere of fondness for reading books from parents and other family members. .because it fosters interest in reading more effectively in the family environment. By cultivating reading story books before bed (story telling). Based on its nature, reading is divided into two, namely receptive language skills and productive language skills. .Listening by reading is a receptive language skill. Because listening is closely related to oral activities, while reading is closely related to language. Reading by writing is a productive language skill. Where these skills can improve written language skills..In addition to the family environment, efforts to increase children's interest in reading can also be developed in early childhood education institutions (PAUD), because it is not uncommon for children who have parents to be busy with work routines. .so that the time to be with the children is limited and when they return home, the parents just want to rest after doing their routine work. This is one of the causes of low interest in reading in early childhood. .Early childhood education is a non-formal education that plays an important role in stimulating and developing all aspects of a child, before the child continues their education at the elementary school level. .In instilling interest in reading in early childhood, the role of the teacher is the teacher. Teachers must be able to be a motivator and facilitator for children so that children like to read books. .as a first step to introduce books so that children love to read, get used to children telling picture books and colored books to attract children's attention. .and facilitate children by providing a place to read with a variety of story books that are appropriate for their age, which of course remains with the supervision of the teacher. .because getting used to reading interest in children from an early age can provide many benefits for children, including: increasing children's vocabulary, increasing children's empathy for the environment, provoking children's imagination and many other benefits. .but since March 2020 Indonesia has been hit by a national epidemic known as Covid-19 or the corona virus. Education is one of the sectors that was adversely affected by the Covid-19 outbreak originating from Wuhan, China (detik.com, 2020). .Anticipating the spread of the virus, the government enforces online learning or distance education including early childhood education (PAUD). .This condition is a challenge in itself for teachers to seek to increase interest in reading in early age children by making use of online media. .teachers are required to be able to attract attention and be more interactive with students in increasing children's interest in reading during a pandemic. .teachers must be smart in determining learning methods in online learning activities because children cannot linger focused on online learning. Based on the description of the problem, the research questions are as follows: 1. .how is the planning for reading learning carried out at BIMBA AIUEO Batujajar Bandung during the adaptation period for new habits?, 2. How is the implementation of reading learning activities carried out at BIMBA AIUEO Batujajar Bandung during the adaptation period for new habits?, 3. .how is the evaluation of reading learning activities carried out by teachers during the new adaptation period?, 4. How is the interest in learning to read for children at BIMBA AIUEO Batujajar Bandung during the Covid-19 period and during the adaptation period for new habits?, 5. ..Are there differences in children's interest in learning to read at BIMBA AIUEO Batujajar Bandung before the Covid-19 period and during the adaptation of new habits to the Covid-19 period according to teachers, parents and children?, 6. ..What are the obstacles in the children's reading learning process at BIMBA AIUEO Batujajar Bandung during the adaptation period for new habits?. This research is a research that uses qualitative methods. .This is because in this study the data obtained were descriptive. The research location was carried out at the AIUEO biMBA tutoring institution. Its address is Sinar Jaya Block No, 105, RT/RW: 01/15, District: Batujajar, Regency: West Bandung. .when the research was carried out in November-December 2020. This study was conducted to determine the efforts of teachers in increasing children's interest in reading during the adaptation of new habits at BiMBA AIUEO Batujajar Bandung. .In this study, the researcher tries to photograph the events and events that are the center of his attention, to then be described or described as they are. In this study, the collection techniques used by the author are observation, interviews, and documents. .as for the data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, conclusion drawing/verification. .The result of this research is the implementation plan of learning activities based on the AIUEO BIMBA curriculum as well as the learning activity plans based on the module stages and adapted to the AIUEO BIMBA curriculum. .learning resources using sheet-shaped modules that are full color and illustrated. Placement of children's learning classes based on levelization. The hallmark of this institution in learning to read is how to read letters on each word so that children understand every word that is spoken. .there is a summative test for children if the child has mastered several levels for the next few months. This format is used as a standard for writing scientific papers SPeSIA-UNISBA 2022. These guidelines can be used as a template. abstract written in Indonesian between 150-200 words. Abstract includes problems, methods, findings, and conclusions. in principle, scientific works will be displayed like articles. Writing scientific papers in this section is to avoid complicated formulas. Abstrak. Berdasakan laporan PISA yang baru rilis 2019, skor membaca Indonesia ada di peringkat 72 dari 77 negara (liputan6.com,2019). Kondisi ini menunjukkan buruknya minat baca pada anak. Padahal keterampilan membaca harus dimiliki sejak dini untuk meningkatkan bahasa dan mempermudah komunikasi anak.untuk meraih prestasi akademik.Ada beberapa penelitian mengenai pentingnya minat membaca. Minat membaca harus dibiasakan sejak dini dikarenakan pada saat anak usia 0-6 tahun adalah masa keemasan (golden age), dimana kemampuan otak anak cepat dalam menyerap berbagai informasi. Minat baca adalah bentuk-bentuk perilaku terarah guna melakukan kegiatan membaca sebagai tingkat kesenangan yang kuat dalam melakukan kegiatan membaca karena menyenangkan dan memberikan nilai (Ginting, 2005). Membaca adalah tahap awal pengenalan literasi yang harus diajarkan pada anak usia dini sebelum memasuki pendidikan pra sekolah. Tahap pengenalan literasi pada anak bisa dimulai dari lingkungan keluarga dengan membacakan beberapa buku cerita anak. Agar tertanam minat dan kebisaan membaca anak yang aktif terbawa sejak remaja dan dewasa. Dimasa canggihnya teknologi gadget, dimana orang-orang lebih tertarik melakukan pencarian melalui situs internet dan lebih senang membaca informasi lewat telepon genggam tidaklah heran jika rendahnya minat membaca buku. Menumbuhkan minat membaca pada anak usia dini tidaklah mudah, orangtua harus pintar-pintar dalam memilihkan media baca yang sesuai, memfasilitasi buku dirumah dan menciptakan suasana gemar membaca buku mulai dari orangtua dan anggota keluarga lainnya. Karena menumbuhkan minat membaca lebih efektif dilingkungan keluarga. Dengan membudayakan membacakan buku cerita sebelum tidur (story telling). Jika dilihat berdasarkan sifatnya membaca terbagi menjadi dua, yaitu keterampilan bahasa reseptif dan ke terampilan bahasa produktif. Menyimak dengan membaca merupakan keterampilan bahasa reseptif. Karena menyimak erat kaitannya dengan aktifitas lisan, sedangkan membaca erat kaitanya dengan bahasa. Membaca dengan menulis merupakan keterampilan bahasa produktif. Dimana keterampilan ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa tulis.Selain dilingkungan keluarga, upaya meningkatkan minat membaca anak bisa dikembangkan juga dilembaga pendidikan anak usia dini (PAUD), karena tak jarang juga anak yang memiiki orang tua sibuk dengan rutinitas pekerjaan. Sehingga waktu untuk bersama anak terbatas dan sepulangnya orangtua hanya ingin beristirahat setelah melakukan ruutinitas pekerjaannya. Ini salah satu penyebab rendahnya minat membaca pada anak usia dini. Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan non formal yang memegang peranan penting dalam menstimulasi dan mengembangkan segala aspek yang ada dalam diri anak, sebelum anak melanjutkan pendidikan tingkat sekolah dasar. Dalam menanamkan minat membaca pada anak usia dini yang memegang peran adalah guru. Guru harus mampu menjadi motivator dan fasilitator bagi anak agar anak gemar membaca buku. Sebagai langkah awal mengenalkan buku agar anak gemar membaca, membiasakan anak menceritakan buku bergambar dan berwarna untuk menarik perhatian anak. Dan memfasilitasi anak dengan menyediakan tempat membaca dengan beragam buku cerita yang sesuai dengan usianya yang tentunya tetap dengan pengawasan gurunya. Karena dengan membiasakan minat membaca anak sedari anak usia dini dapat memberikan banyak manfaat bagi anak, antara lain: menambah kosata kata anak, meningkatkan rasa empati anak terhadap lingkungan, memancing daya imajinasi anak dan banyak manfaat lainnya. Namun sejak Maret 2020 Indonesia dilanda wabah nasional yang dikenal Covid-19 atau virus corona. Pendidikan salah satu dari sektor yang terkena dampak merugikan dari wabah Covid-19 yang berasal dari Wuhan, Cina (detik.com,2020). Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus, pemerintah memberlakukan belajar online atau pendidikan jarak jauh termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD). Kondisi ini menjadi suatu tantangan tersendiri bagi guru untuk mengupayakan meningkatkan minat membaca pada anak usia dini dengan memanfaatkan media online. Guru dituntut untuk dapat menarik perhatian dan lebih interaktif dengan peserta didik dalam meningkatkan minat membaca anak pada masa pendemi. Guru harus pintar-pintar dalam menentukan metode pembelajaran dalam kegiatan belajar online karena anak tidak bisa berlama-lama terpusat perhatiannya ketika pembelajaran online Berdasarkan uraian permasalahan pertanyaan penelitian adalah sebagai berikut:1. Bagaimana perencanaan pembelajaran membaca yang di lakukan di BIMBA AIUEO Batujajar Bandung pada masa adaptasi kebiasaan baru?, 2. Bagaimana implementasi kegiatan pembelajaran membaca yang di lakukan di BIMBA AIUEO Batujajar Bandung pada masa adaptasi kebiasaan baru?, 3. Bagaimana evaluasi kegiatan pembelajaran membaca yang dilakukan guru pada masa adaptasi baru?, 4. Bagaimana minat belajar membaca anak di BIMBA AIUEO Batujajar Bandung pada masa Covid-19 dan pada masa adaptasi kebiasaan baru ?, 5. Apakah terdapat perbedaan minat belajar membaca anak di BIMBA AIUEO Batujajar Bandung sebelum masa Covid-19 dan pada masa adaptasi kebiasaan baru dengan masa Covid-19 menurut guru, orangtua dan anak?, 6. Apa kendala proses pembelajaran membaca anak di BIMBA AIUEO Batujajar Bandung pada masa adaptasi kebiasaan baru?. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif. Hal ini dikarenakan dalam penelitian ini data yang didapat bersifat deskriptif Tempat penelitian dilaksanakan di lembaga bimbingan belajar biMBA AIUEO. Yang beralamat di Blok Sinar Jaya No, 105, RT/RW: 01/15, Kecamatan: Batujajar, Kabupaten: Bandung Barat. Waktu penelitian dilaksanakan pada Nopember- Desember 2020. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat baca anak dimasa adaptasi kebiasaan baru di biMBA AIUEO Batujajar Bandung. Dalam penelitian ini peneliti berusaha memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatiannya, untuk kemudian di gambarkan atau dilukiskan sebagaimana adanya. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan yang digunakan penulis adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumen. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah rencanaan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum BIMBA AIUEO begitu pun rencana kegiatan pembelajaran berdasarkan tahapan modul dan disesuaikan dengan kurikulum BIMBA AIUEO. Sumber belajar menggunakan modul berbentuk lembaran yang full color dan bergambar. Penempatan kelas belajar anak berdasarkan levelisasi. Ciri khas dilembaga ini dalam pembelajaran membaca, yaitu cara membaca secara perhuruf pada setiap kata agar anak memahami setiap kata yang diucapkan. Adanya test sumatif untuk anak jika anak dibeberapa bulan sudah menguasai beberapa level untuk level selanjutnya. Format ini digunakan sebagai standar penulisan makalah ilmiah SPeSIA-UNISBA 2022 Pedoman tersebut dapat digunakan sebagai template. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia antara 150-200 kata. Abstrak meliputi masalah, metode, temuan, dan kesimpulan. pada prinsipnya, karya ilmiah akan ditampilkan seperti artikel. Penulisan karya ilmiah pada bagian ini adalah untuk menghindari rumus yang rumit
Co-Authors 10030218016, Raden Ashri Salsabila 10030219001, Nadya Oktaviani 10030220007, Delia Swantiana AA Sudharmawan, AA Adawiyah, Elis Adillah Siti Azzahra Aep Saepudin Afifah Ulya Ainurrohmah DCG Alma Husnu Alma Husnu Tazkia Ananda Yusfa Rahman Anita Nur Afiani Anne Andriane Annisa Ayu Saadah Arif Hakim Arif Hakim Arif Hakim Asep Dudi Asep Dudi Suhardini Asti Fitriyanti Asysyipa Nur Azizah Ibrahim Awit Marwati Sakinah Ayi Sobarna Ayunda Fauziah, Najma Cahyani, Novianti Ayu Chiara Nursyifa Dewi Masitoh Dewi Mulyani Dewi Mulyani Diki Gustian Dina Aulia Adiningsih Dinar Nur Inten Dini Aisyah Fauziah Diva Satriani Inti Bassea Dwi Rizky Eko Surbiantoro Ely Amalia Enoh Enoh Enoh Nuroni Fauziyyah Khoirunnisaa Fitroh Fitroh Hayati Ghina Yusriyah Shidiq Giantomi Muhammad Hakim, Arif Hani Handayani Henderia Kustina Hirza Huriah Rachmah Husna Mulyati Ipah Arianti Joni Haryanto Joni Haryanto Khambali M. Imam Pamungkas M. Noval Asgaf Mahabatillah, Kamila Maryono, Awanis Ghassani Masnipal Mubiar Agustin Muhammad Qais Arrasyid Mujahid Rasyid Nabilah Nur'aini Nadhira Putri Mulyana Nadiya Kurniati Nailah Nur Azizah Natatsa Syifaul Wardah Niko Apriyanto Nila Nur sinta Nur Aida Fatimah Nuraini, Nabilah Nurdila Nurul Afrianti, Nurul Rafliansyah Khairullah Raisha Netamarsa Rani Pratini Ratu Iqlima Ghasanni Reni Mulyani Reuhulina Putri Perangin Angin Rifa Siti Ayu Bakta Rissa Sahidah Riza Fauzia Rizky Amalia Rozali, Zahra Putri Rustini, Rinrin Saeful Hidayat Salma Aina Rasyid Salma Hanifa Salma Hanifa Salma Salsabila Salma Wildani Siti Hafsah Salvia Kemala Sani Nur Najmi Sanusi, Iwan Sara Aulia Fathin Shinta Mellani Salsabila Sobar Al Ghazal Sri Rosita Suryadi Syakira Kaneisha Zahra Prameswary Syamsiah Iskandar Syifa Aghnia Zaenal Tatat Tarwiah Tazkia, Alma Husnu Via Eka Lestari Viny Apriyantie Virna Aulia WEISHAGUNA WEISHAGUNA Winda Sri Asih Rahmanda Yeni Anggraeni Yurika Nur Prasetya Zahra Putri Rozali