cover
Contact Name
Dinar Nur Inten
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrpgp@unisba.ac.id
Editorial Address
Gedung Rektorat Lantai 4, Jl. Tamansari No. 20 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud
ISSN : ISSN2808     EISSN : 27986012     DOI : https://doi.org/10.29313/jrpgp.v1i2
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review (direview secara tertutup) yang mempublikasikan kajian hasil riset dan teoritik terhadap isu empirik dalam sub kajian Pendidikan Anak Usia Dini. JRPGP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6012 yang diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-indeks di Google Scholar, Garuda, Crossref, dan DOAJ. Terbit setiap Juli dan Desember.
Articles 114 Documents
Implementasi Pengasuhan Bahasa Cinta dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia 4-5 Tahun Hasna Marwah; Enoh; Huriah Rachmah
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1753

Abstract

Abstract. Common problems with children's emotional intelligence are caused by parenting and incorrect communication interactions. One aspect that significantly affects children's growth and development is emotional development. The upbringing of love languages is used as an improvement competency for teachers in Raudatul Atfal Al-Mukaromah to improve children's emotional intelligence. In the application of love language parenting, there is a rule where teachers are prohibited from being angry, forbidding, commanding, and pointing at students. This study uses a qualitative approach with a case study method. The purpose of this study is to determine the planning and the implementation of the results of the implementation of love language parenting in developing the emotional intelligence of children aged 4-5 years and find out the supporting factors and inhibiting factors. Based on the findings of the research data, it was concluded that planning emphasizes the process of character education. Love language parenting at RA Al-Mukaromah is carried out in learning activities and parenting training. The results of the implementation of love language parenting on children's emotional intelligence are found in the report on children's learning outcomes. The supporting factor lies in the self-upgrading of the teacher while the inhibiting factor lies in the environment. Teachers use positive words and lighter sentences in the application of love language upbringing Solutions to further improve the effectiveness of love language parenting are: (1) there needs to be a benchmark in love language parenting planning for teachers to see the appropriateness in the application of love language parenting activities (2) the use of media in love language parenting such as visual images pasted in the classroom that show affection, and various emotions (3) the creation of Standard Operating Procedures (SOPs) specifically for love language parenting methods (4) implementation training activities that need to be carried out twice to see the development. Abstrak. Permasalahan umum tentang kondisi kecerdasan emosional anak disebabkan pola asuh dan interaksi komunikasi yang salah. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak ialah aspek perkembangan emosional. Pengasuhan bahasa cinta dijadikan kompetensi peningkatan bagi guru di Raudatul Atfal Al-Mukaromah dalam upaya meningkatkan kecerdasan emosional anak. Penerapan pengasuhan bahasa cinta terdapat sebuah aturan dimana guru dilarang untuk marah, melarang, memerintah, dan menunjuk kepada peserta didik. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perencanaan pelaksanaan hasil implementasi pengasuhan bahasa cinta dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia 4-5 tahun, dan mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat. Berdasarkan hasil temuan data penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa perencanaannya menekankan pada proses pendidikan karakter. Pengasuhan bahasa cinta di RA Al-Mukaromah dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran dan training parenting. Hasil implementasi pengasuhan bahasa cinta terhadap kecerdasan emosional anak terdapat pada laporan capaian pembelajaran anak. Faktor pendukung terletak pada self-upgrading guru sedangkan faktor penghambat terdapat pada lingkungan. Guru menggunakan kata positif dan kalimat pemantik dalam penerapan pengasuhan bahasa cinta. Solusi untuk lebih meningkatkan efektivitas pengasuhan bahasa cinta ini adalah: (1) perlu adanya tolok ukur dalam perencanaan pengasuhan bahasa cinta terhadap guru melihat kesesuian dalam penerapan pengasuhan bahasa cintakegiatan (2) penggunaan media dalam pengasuhan bahasa cinta seperti gambar visual yang ditempelkan dalam kelas yang menunjukkan kasih sayang, dan macam-macam emosi (3) pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk metode pengasuhan bahasa cinta (4) pelaksanaan kegiatan training yang perlu dilaksanakan dua kali guna melihat perkembangannya.
Implementasi Pengasuhan Bahasa Cinta dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia 4-5 Tahun Hasna Marwah; Enoh; Huriah Rachmah
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1753

Abstract

Abstract. Common problems with children's emotional intelligence are caused by parenting and incorrect communication interactions. One aspect that significantly affects children's growth and development is emotional development. The upbringing of love languages is used as an improvement competency for teachers in Raudatul Atfal Al-Mukaromah to improve children's emotional intelligence. In the application of love language parenting, there is a rule where teachers are prohibited from being angry, forbidding, commanding, and pointing at students. This study uses a qualitative approach with a case study method. The purpose of this study is to determine the planning and the implementation of the results of the implementation of love language parenting in developing the emotional intelligence of children aged 4-5 years and find out the supporting factors and inhibiting factors. Based on the findings of the research data, it was concluded that planning emphasizes the process of character education. Love language parenting at RA Al-Mukaromah is carried out in learning activities and parenting training. The results of the implementation of love language parenting on children's emotional intelligence are found in the report on children's learning outcomes. The supporting factor lies in the self-upgrading of the teacher while the inhibiting factor lies in the environment. Teachers use positive words and lighter sentences in the application of love language upbringing Solutions to further improve the effectiveness of love language parenting are: (1) there needs to be a benchmark in love language parenting planning for teachers to see the appropriateness in the application of love language parenting activities (2) the use of media in love language parenting such as visual images pasted in the classroom that show affection, and various emotions (3) the creation of Standard Operating Procedures (SOPs) specifically for love language parenting methods (4) implementation training activities that need to be carried out twice to see the development. Abstrak. Permasalahan umum tentang kondisi kecerdasan emosional anak disebabkan pola asuh dan interaksi komunikasi yang salah. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak ialah aspek perkembangan emosional. Pengasuhan bahasa cinta dijadikan kompetensi peningkatan bagi guru di Raudatul Atfal Al-Mukaromah dalam upaya meningkatkan kecerdasan emosional anak. Penerapan pengasuhan bahasa cinta terdapat sebuah aturan dimana guru dilarang untuk marah, melarang, memerintah, dan menunjuk kepada peserta didik. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perencanaan pelaksanaan hasil implementasi pengasuhan bahasa cinta dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia 4-5 tahun, dan mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat. Berdasarkan hasil temuan data penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa perencanaannya menekankan pada proses pendidikan karakter. Pengasuhan bahasa cinta di RA Al-Mukaromah dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran dan training parenting. Hasil implementasi pengasuhan bahasa cinta terhadap kecerdasan emosional anak terdapat pada laporan capaian pembelajaran anak. Faktor pendukung terletak pada self-upgrading guru sedangkan faktor penghambat terdapat pada lingkungan. Guru menggunakan kata positif dan kalimat pemantik dalam penerapan pengasuhan bahasa cinta. Solusi untuk lebih meningkatkan efektivitas pengasuhan bahasa cinta ini adalah: (1) perlu adanya tolok ukur dalam perencanaan pengasuhan bahasa cinta terhadap guru melihat kesesuian dalam penerapan pengasuhan bahasa cintakegiatan (2) penggunaan media dalam pengasuhan bahasa cinta seperti gambar visual yang ditempelkan dalam kelas yang menunjukkan kasih sayang, dan macam-macam emosi (3) pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk metode pengasuhan bahasa cinta (4) pelaksanaan kegiatan training yang perlu dilaksanakan dua kali guna melihat perkembangannya.
Analisis terhadap Metode Cantol Roudhoh dalam Pembelajaran Membaca Permulaan pada Anak Usia 4-5 Tahun Hanifa Yusup; Masnipal Marhun
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1760

Abstract

Abstrak. Metode Cantol Roudhoh adalah metode membaca permulaan yang dikembangkan dari prinsip “Bermain sambil belajar” dan metode ini menjadi program unggulan di TKIT X. Berdasarkan hal tersebut, maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan metode Cantol Roudhoh di TKIT X? (2) Bagaimana pemanfaatan media, alat permaianan edukatif, dan alat pendukung lain dalam menggunakan metode Cantol Roudhoh di TKIT X? (3) Bagaimana peran guru dalam pembelajaran menggunakan metode Cantol Roudhoh di TKIT X?. Subjek dalam Penulisan ini adalah guru dan siswa kelompok A4 TKIT X. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing. Hasil dari Penulisan ini adalah penerapan metode Cantol Roudhoh di TKIT X pada awalnya adalah guru menyusun perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan dengan setting kelas model pembelajaran klasikal dan diterapkan dengan metode bernyanyi, bercerita, juga pemberian tugas dengan pendekatan belajar student center. Alat evaluasi berupa catatan anekdot dan portofolio, dengan kompilasi data berupa laporan triwulan dan semester. Guru TKIT X Kelompok A4 melakukan pengamatan terhadap siswa sehingga guru akan menemukan strategi yang tepat dalam pembelajaran. Abstract. The Cantol Roudhoh method is a pre-reading method developed from the principle of "playing while learning", this method has become a flagship program at TKIT X. Based on this, the problems in this study are formulated as follows: (1) How is the planning, implementation, and evaluation of learning using the Cantol Roudhoh method at TKIT X? (2) How is the use of media, educational game tools, and other supporting tools in using the Cantol Roudhoh method at TKIT X? (3) What is the teacher's role in learning with the Cantol Roudhoh method at TKIT X?. The subjects in this study were teachers and students of the A4 TKIT X group. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analyzed used data reduction, data display, dan conclusion drawing. The results of this study are the application of the Cantol Roudhoh method at TKIT X, initially the teacher compiled lesson plans which were carried out using the classical class setting learning model and applied singing, telling stories, also giving assignments using the student learning center approach. Evaluation tools are in the form of anecdotal records and portfolios, with data compilation in the form of quarterly and semi-annual reports. Teachers of TKIT X Group A4 observe students so that the teacher finds the right strategy in learning.
Pengaruh Permainan Playmat Edu terhadap Kemampuan Merangkak, Berguling, dan Melompat Anak Usia 4-5 Tahun Shinta Nurtazali Putri; Nurul Afrianti
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1762

Abstract

Abstract. Physial motor plays a contribution that is as important as other aspects of development. Motor development can be used as the first benchmark for children in determining their growth. Educational props are media or tools that can stimulate children’s activities to learn something without them knowing it. This study used a quantitative research approach and a type of purposive sampling method which was carried out at the Mawar Huda Katapang KOBER, Bandung regency, in children aged 4-5 years. This method is a random sampling methodology where the sample group is targeted to have certain attributes. Researchers use quantitative through Pre-experimental design, Sugiono said that Pre-experimental design is a design that includes only one group or class that is given pre and post test. This one group pretest and posttest design was carried out on one group without a control or comparison group (Anggy, et al, 2022). The research design uses pre-experimental design research, this study also uses in this study is a quantitative approach. This study aims to determine the effect of playmat edu games on the ability to crawl, roll over, and jump in children aged 4-5 years at KOBER Mawar Huda, Bandung Regency. The initial test before being given treathment obtained an average of 4.75, which turned out to be an increase in the final test (posttest) with an average of 7.5. The difference in the increase. Based on the results of calculations in this study obtained a value of Sig. 0.05, namely in this research 0.000<0.05, it can be concluded that there is an average difference using the playmat edu, which means that the result has been a significant increase with the treathment using the playmat edu, which can be used as a useful recommendation for the gross motor development of young children 4-5 years through educational playmat, teachers should be able to provide more varied and more creative gross motoric stimulation for children. And for future researchers, it is hoped that they will make educational game tools that make children more enthusiastic in participating in these game activities. Abstrak. Fisik motorik memegang kontribusi yang sama penting dengan aspek perkembangan lainnya. Perkembangan motorik mampu digunakan sebagai tolak ukur pertama bagi anak dalam menentukan pertumbuhannya. Alat peraga edukasi adalah media atau sarana yang dapat merangsang aktivitas anak untuk mempelajari sesuatu tanpa dia sadari. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Kuantitatif dan jenis Metode Purposive Sampling yang dilaksanakan di KOBER Mawar Huda Katapang Kabupaten Bandung pada anak usia 4-5 tahun. Metode ini adalah metodelogi pengambilan sampel secara acak dimana kelompok sampel ditargetkan memiliki atribut-atribut tertentu. Penelitian menggunakan kuantitatif melalui Pre-experimental design, Sugiono mengatakan bahwa Pre-experimental design ialah rancangan yang meliputi hanya satu kelompok control atau pembanding (Anggy, dkk, 2022). Penelitian ini juga menggunakan Teknik pengumpulan data lembar checklist angka dan tes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan playmat edu terhadap kemampuan merangkak, berguling, dan melompat anak usia 4-5 tahun di KOBER Mawar Huda Kabupaten Bandung. Test awal saat belum diberi treathment memperoleh rata-rata 4,75, yang mana ternyata hasil tes akhir (posttest) mengalami peningkatan dengan rata-rata 7,5. Selisish peningkatan kemampuan motorik kasar anak sebesar 0,015% yang mana terjadi peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan uji T dinyatakan Ha diterima. Yang mana hasil perhitungan pada penelitian ini memperoleh nilai Sig. 0,05 yaitu pada penelitian ini 0,000.<0,05, maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata menggunakan playmat edu, yang berarti hasilnya terjadi peningkatan yang signifikan dengan adanya perlakuan menggunakan playmat edu, yang dapat dijadikan rekomendasi yang bermanfaat untuk perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun melalui playmat edu, sebaiknya guru mampu memberikan stimulus motorik kasar anak lebih bervariasi dan lebih kreatif. Dan untuk peneliti selanjutnya diharapkan membuat alat permainan edukatif yang membuat anak semakin antusias dalam mengikuti kegiatan permainan motorik.
Efektivitas Pengunaan Media Pop Up Book Audiovisual Tata Cara Sholat untuk Anak TK Nadia Michelle; Nan Rahminawati; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1765

Abstract

Abstract. This research is intended to see the extent of the understanding and abilities of group B chilDren aged 5-6 years in Al-Fithroh Kindergarten in carrying out prayer activities in early childhood which are usually applied in Al-Fithroh Cipaganti Kindergarten. The method used in this study is a quasi-experimental research method with a quantitative research approach, comparing the learning that is usually applied by teachers, namely without media and learning with researchers who use learning media related to student achievement in understanding prayer activities and the ability to carry out prayer activities. Data collection techniques through interviews, observations/observations, document searches and questionnaires. Data analysis techniques used in experimental analysis through data analysis Data collection, population normality test, normality test, data presentation and conclusion. The results of this study indicate that student achievement in understanding prayer activities and the ability to carry out prayer activities using learning media in the form of an Audiovisual Pop Up Book about prayer procedures shows a good increase, inversely proportional to the results of student achievement applied learning without media has not shown a significant increase. big. The participation of chilDren and parents as well as teachers in prayer learning development activities was very responsive and showed a positive response. So that the results achieved are in accordance with what is expected. Abstrak. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pemahaman dan kemampuan anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Al-Fithroh dalam melakukan kegiatan ibadah sholat pada anak usia dini yang biasa diterapkan di TK Al-Fithroh Cipaganti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan penelitian kuantitatif, membandingkan antara pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru yaitu tanpa media dengan pembelajaran dengan peneliti yang menggunakan media pembelajaran terkait tentang pancapaian siswa dalam memahami kegiatan ibadah sholat dan kemampuan melaksanakan kegiatan sholat. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan/observasi, penelusuran dokumen dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan secara analisis eksperimen melalui Analisis Data Pengumpulan data, Uji Normalitas Populasi , Uji normalitas, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pancapaian siswa dalam memahami kegiatan ibadah sholat dan kemampuan melaksanakan kegiatan sholat menggunakan media pembelajaran berupa Pop Up Book Audiovisual tentang tata cara ibadah sholat menunjukkan peningkatan yang bagus, berbanding terbalik dengan hasil pencapaian siswa yang diterapkan pembelajaran tanpa media belum menunjukkan peningkatan yang besar. Partisispasi anak dan orangtua serta guru-guru dalam kegiatan pengembangan pembelajaran ibadah sholat ini sangat responsif dan menunjukkan respon yang positif. Sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan apa yang diharapkan.
Program Kerjasama Sekolah dan Orang Tua Melalui Gerakan Literasi di TK/Playgroup X Aida Nur Khairunnisa; Ayi Sobarna; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1768

Abstract

Abstrak. Sekolah merupakan tempat anak yang dapat mengembangkan pertumbuhan dan perkembangannya sesuai dengan tahapan usianya. orang tua adalah ayah dan ibu yang menginginkan anaknya tumbuh dan kembang sesuai dengan tahapan usianya. Sekolah dan orang tua memiliki tujuan yang sama, maka dari itu diperlukan kerjasama sekolah dan orang tua. Kemudian, gerakan literasi kegiatan bulan gemar membaca dan hari kunjung perpustakaan hadir untuk dapat melaksanakan tujuan sekolah dan orang tua dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk memberitahu pembaca tentang program kerjasama sekolah dan orang tua yang dilakukan melalui gerakan literasi kegiatan bulan gemar membaca dan hari kunjung perpustakaan yang meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi di TK/PG X. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menggambarkan program kerjasama sekolah dan orang tua melalui gerakan literasi di TK/PG X. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah diperoleh berupa gambaran mengenai persiapan, yakni membuat program kerjasama tahunan dan sosialisasi program kegiatan. Abstract. School is a place where children can develop their growth and development according to their age stages. Parents are fathers and mothers who want their children to grow and develop according to their age stages. Schools and parents have the same goals, therefore it requires the cooperation of schools and parents. Then, the literacy movement for the month of fond of reading and library visiting days is present to be able to carry out the goals of the school and parents in the growth and development of children. Therefore, this research was conducted with the intention of informing readers about the collaborative program between schools and parents which is carried out through the literacy movement, activities like reading month and library visiting days which include preparation, implementation and evaluation in X TK/PG. The research method used is descriptive qualitative to describe the implementation of the school and parent cooperation program through the literacy movement in X TK/PG. The techniques used for data collection in this study include observation, interviews and documentation. The results of the research that have been obtained are in the form of an overview of the preparation, namely making an annual cooperation program and socialization of activity programs.
Analisis Penyebab Keterlambatan Berbicara pada Salah Satu Anak Usia Dini Anisa Putri Alya; Enoh; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1778

Abstract

Abstrak. Penelitian ini berpusatkan pada bagaimana menganalisis penyebab keterlambatan berbicara (Speech Delay) pada salah satu anak usia dini berusia 4 tahun di daerah sekemerak kabupaten bandung, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi apa saja yang menjadi penyebab keterlambatan berbicara pada anak usia 4 tahun, bagaimana pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak usia 4 tahun yang mengalami keterlambatan berbicara, bagaimana cara stimulasi secara sederhana yang diberikan agar mengurangi keterlambatan berbicara pada anak usia 4 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi penyebab keterlambatan berbicara pada anak usia 4 tahun adalah terdapat kelainan organ bicara pada gigi depan, pengasuhan yang diberikan oleh orang tua kurangnya memberikan stimulasi dan motivasi yang kurang diberikan. Abstract. This research is estimated at how to analyze the causes of delay in speaking "Speech Delay" in one of the 4 year old children in the Sekemerak area of Bandung district, this study aims to identify what are the causes of speech Delay in children aged 4 years, how is the parenting done by parents of children aged 4 years who experience speech Delays, how simple stimulation is given to reduce speech Delays in children aged 4 years. This study uses a qualitative method with the type of case study research. Data collection techniques used are interviews and observation. The results of the study showed that the causes of speech Delays in children aged 4 years were speech organ abnormalities in the front teeth, care provided by parents did not provide enough stimulation and motivation.
Pola Asuh Orang Tua pada Anak dengan Temper Tantrum Gulfi Nur Asyifa; Enoh; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1779

Abstract

Abstrak. Penelitian ini berdasarkan atas fenemona yang terjadi di lapangan yang menunjukan pola asuh orang tua dengan anak temper tantrum. Anak dengan ciri-ciri suka mengamuk, berteriak, memukul orang tuanya ketika keinginannya tidak terpenuhi,sering berebut dengan saudaranya, memaki dan merenggut barang jika apa yang di inginkan tidak terpenuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi tingkah laku temper tantrum anak, mengetahui pola asuh orang tua, mengetahui faktor-faktor penyebab anak mengalami temper tantrum, dan strategi yang dilakukan orang tua saat anak mengalami temper tantrum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis data dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh terhadap perilaku temper tantrum karena orang tua menerapkan pola asuh yang berbeda saat anak mengalami temper tantrum yaitu Ibu cenderung menerapkan pola asuh otoriter dengan cara memperhatikan kesalahan anak dan memberi hukuman sedangkan Bapak cenderung menerapkan pola asuh permisif, karena selalu menuruti keinginan anak sehingga pada saat keinginannya tidak terpenuhi, anak akan berperilaku temper tantrum agar keinginannya terpenuhi. Strategi yang dilakukan orang tua pada saat mengalami temper tantrum yaitu menuruti keinginannya, jika tidak bisa menuruti keinginanya mengalihkan dengan yang lebih baik, memberi hukuman agar jera, memberi pelukan, dan memberi nasihat. Abstract. This study is based on phenemona that occurs in the field which shows the parenting patterns of parents with temper tantrum children. Children with traits like to go berserk, scream, beat their parents when their wishes are not fulfilled, often scramble with their siblings, curse and snatch things if what they want is not fulfilled. The purpose of this study is to determine the condition of children's temper tantrum behavior, to find out parental parenting, to find out the factors that cause children to experience temper tantrums, and strategies that parents do when children experience temper tantrums. The type of research used is research using the case study method. Data analysis in this study is descriptive qualitative. The results of this study show that parental parenting affects temper tantrum behavior because parents apply different parenting patterns when children experience temper tantrums, namely mothers tend to apply authoritarian parenting by paying attention to children's mistakes and giving punishment while fathers tend to apply permissive parenting, because they always obey the wishes of the child so that When the wish is not fulfilled the child will behave in a temper tantrum so that his wish can be fulfilled. The strategy that parents do when experiencing a temper tantrum is to obey their wishes if they can't obey their wishes to divert better, to punish them to deter, to give hugs, and to give advice.
Analisis Pengelolaan Pembelajaran Hadis pada Anak Usia Dini di TK X Nada Safira Zahra; Huriah Rachmah; Nurul Afrianti
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1781

Abstract

Abstract. Education is currently experiencing rapid development, this is because education is one of the character building blocks for every child. At present the provision of education is not only devoted to children aged over seven years but also children from birth to the age of five or early childhood.(1) Some literature says that the most effective education is through example.(2)Exemplary itself can be given or exemplifield through the behavior of Rasulullah SAW where this behavior in enshrined in the hadith.(3) Providing hadith learning for early childhood is of course very much needed because it has important benefits for children.(4) The benefits of learning hadith for early childhood include a role in spiritual intellingece in early childhood which is firmly entrenched in one’s soul as long as the soul is accustomed to doing commendable deeds and leaving despicable deeds.(5) The purpose of this research is to see the correct teaching of hadith given to children at an early age at Panatagama Cendekia Kindergarten in Subang.(6) This study uses qualitative methods using field studies using interview for data collection.(7) The result of this study indicate that the teaching of hadith conducted by the Panatagama Cendekia Kindergarten Subang has had a good impact on early childhood so that they can gradually pratice the hadith being taught.(8) For future researchers, this can be done by examining comparisons between learning hadith in several kindergartens in certain areas or by adding variables that have never been associated with learning hadith in early childhood.(9) Abstrak. Pendidikan saat ini terus mengalami perkembangan yang pesat, hal tersebut karena pendidikan menjadi salah satu pembentuk karakter bagi setiap anak.(1) Saat ini pemberian pendidikan bukan hanya dikhususkan kepada anak usia diatas tujuh tahun melainkan juga anak sejak lahir hingga usia lima tahun atau anak usia dini.(2) Beberapa literatur mengatakan bahwa pendidikan yang paling efektif adalah melalui keteladanan.(3) Keteladanan itu sendiri bisa diberikan atau dicontohkan melalui perilaku Rosulullah SAW yang mana perilaku tersebut diabadikan dalam hadis.(4) Memberikan pembelajaran hadist bagi anak usia dini tentunya sangat dibutuhkan kerena memiliki manfaat yang penting bagi anak.(5) Manfaat pembelajaran hadist bagi anak usia dini diantaranya berperan terhadap kecerdasan spiritual pada anak usia dini yang tertanam kuat di dalam jiwa seseorang selama jiwa itu dibiasakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan terpuji dan meninggalkan perbuatan tercela.(6) Tujuan penelitian ini untuk melihat pengajaran hadis yang tepat diberikan kepada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Cendekia Panatagama Subang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi lapangan menggunakan wawancara untuk pengambilan data.(7) Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya pengajaran hadis yang dilakukan oleh Taman Kanak-Kanak Cendekia Panatagama Subang telah memberikan dampak yang baik terhadap anak usia dini sehingga mereka bisa sedikit demi sedikit mengamalkan hadis yang diajarkan.(8) Bagi peneliti selanjutnya dapat dilakukan dengan meneliti perbandingan antara pembelajaran hadis di beberapa Taman Kanak-Kanak di daerah tertentu atau dengan menambahkan variabel yang belum pernah dikaitkan dengan pembelajaran hadis pada anak usia dini.(9)
Implementasi Kompetensi Kepribadian Guru PAUD untuk Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak 5-6 Tahun Alisan Ridha Mushthafa; Enoh; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1783

Abstract

Abstract.This study entitled "Implementation of PAUD Teacher Personality Competence to Develop Self-Confidence in Children Aged 5 - 6" purposed to find out the implementation of personality competencies as reflected by the teacher to develop the self-confidence of children aged 5 - 6 years in X Kindergarten. This study use a mixed method, concurrent embedded model, which combines quantitative and qualitative methods in an unbalanced manner. This research is descriptive type research. Quantitative data analysis using descriptive statistical analysis. The data source used in this research is primary data obtained through observation and interviews, while secondary data is obtained through library research. Data collection techniques through questionnaires to one respondent. Statements in questionnaire were measured using a Likert scale to find out how the research subjects carried out the indicators listed on the questionnaire in teaching and learning activities. The results showed that implementation of teacher personality competencies to develop children's self-confidence was carried out through various activities such as singing, telling stories, and participating in competitions. The efforts made by teachers to develop personality competencies are by participating in training, comparative study activities, seminars, competitions, or being active in teacher training organizations for self-development. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Implementasi Kompetensi Kepribadian Guru PAUD untuk Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak Usia 5 - 6 Tahun”. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui pelaksanaan implementasi kompetensi kepribadian yang dicerminkan oleh guru untuk mengembangkan rasa percaya diri anak usia 5 - 6 tahun di TK X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed method) model campuran tidak seimbang (Concurrent Embedded), yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif secara tidak seimbang. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif. Analisis data kuantitatif menggunakan analisis statistik deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap satu orang responden. Pernyataan dalam kuesioner diukur menggunakan skala Likert untuk mengetahui bagaimana subjek penelitian melaksanakan indikator yang tertera pada kuesioner dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kompetensi kepribadian guru untuk mengembangkan rasa percaya diri anak dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti bernyanyi, bercerita, dan mengikuti perlombaan. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengembangkan kompetensi kepribadian yaitu dengan mengikuti pelatihan, kegiatan studi banding, seminar, perlombaan, atau aktif di dalam organisasi keguruan untuk pengembangan diri.

Page 5 of 12 | Total Record : 114