cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+6281236933978
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27980006     DOI : https://doi.org/10.23887/jmtp
Core Subject : Social,
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan (JMTP) is specifically publish journal articles in the field of innovation in education and teaching learning in the classroom especially learning at an early age level, primary education, to higher education. Therefore, the scope of JMTP includes: 1) Development and Implementation of innovative learning models in the classroom; 2) Development and implementation of products / prototypes related to learning technology; 3) The study of the phenomena that occur in the study or analysis of government policies on education.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): April" : 21 Documents clear
Komik Bergambar Pancasila sebagai Nilai Kehidupan: Upaya Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan PPKn Siswa Wulandari, Ni Kadek Ayu Nanda; Ganing, Ni Nyoman; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.66332

Abstract

Media pembelajaran merupakan sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan pesan melalui berbagai saluran, dapat merangsang pikiran, perasaan dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar untuk menambah informasi baru pada diri siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Namun kenyataan dilapangan masih Kurangnya bahan ajar yang menyebabkan tujuan pembelajaran tidak bisa tercapai secara maksimal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun, kelayakan, dan efektivitas media komik bergambar. Penelitian ini merupakan penlitian pengembangan model ADDIE. Metode yang digunakan dalam peneitian ini yaitu pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli rancang bangun 90,00% kualifikasi sangat baik, validasi ahli isi pembelajaran 94,04% kualifikasi sangat baik, validasi ahli desain instruksional 90,00% kualifikasi sangat baik, validasi ahli media pembelajaran 89,58% kualifikasi baik, uji coba perorangan 88,20% kualifikasi baik, hasil uji coba kelompok kecil 88,98% kualifikasi baik, dan hasil uji coba lapangan 90,10% kualifikasi sangat baik. Gain score ternormalisasi menunjukkan hasil 0,66 dengan klasifikasi sedang dan hasil uji-t menunjukkan thitung (32,02) > ttabel (2,039), sehingga H0 ditolak. Diperoleh kesimpulan bahwa media komik bergambar terbukti layak dan efektif diterapkan dalam pembelajaran PPKn kelas IV SD.
Modul Digital Praktik Mengajar Berbasis Masalah Pada Mata Kuliah Pembelajaran IPA SD Zikrun, Anastasya Qori; Sudarma, I Komang; Jayanta, I Nyoman Laba
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.61496

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlu adanya sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu modul ajar. Fakta menunjukkan bahwa tidak banyak modul ajar yang mampu memenuhi kebutuhan belajar serta belum adanya variasi yang sesuai dengan perkembangan zaman.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital praktik mengajar berbasis masalah pada Mata Kuliah Pembelajaran IPA SD yang valid.  Melalui pengembangan Modul digital ini dapat menambah keberagaman dari bahan ajar, sehingga dapat terciptanya pembelajaran yang bervariasi.  Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian ADDIE, terdiri dari: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Subjek penelitian ini adalah 6 ahli untuk mengetahui validitas modul digital yang dikembangkan. Objek dalam penelitian ini adalah validitas modul digital praktik mengajar berbasis masalah pada mata kuliah pembelajaran IPA SD. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil hasil yaitu modul digital praktik mengajar berbasis masalah pada mata kuliah pembelajaran IPA SD yang valid. Dapat disimpulkan bahwa model digital praktik mengajar berbasis masalah pada mata kuliah IPA SD layak digunakan dalam pembelajaran.  
Permasalahan Penggunaan Aplikasi Digital: Studi Masalah Guru Sekolah Dasar Camarini, Ni Putu Intan; Riastini, Putu Nanci; Suarjana, I Made
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.62701

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran adalah kurangnya penguasaan teknologi digital, terutama dalam memanfaatkan aplikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika guru sekolah dasar menggunakan aplikasi digital dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan populasi sebanyak 56 guru. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument berupa angket. Data kuantitatif yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan informasi terbaru terkait problematika guru sekolah dasar dalam menggunakan aplikasi digital berada pada kategori sedang. Problematika yang dihadapi guru-guru yaitu sebagian besar guru masih belum mampu menguasai aplikasi digital. Faktor-faktor yang memengaruhi guru dalam menggunakan aplikasi digital yaitu: 1) membuat pekerjaan lebih mudah dan efektif; 2) mudah dipelajari dan digunakan; dan 3) tidak terikat waktu atau tempat. Maka dari itu, dapat diketahui bahwa aspek utama yang menjadi problematika guru dalam menggunakan aplikasi digital yaitu aspek keterampilan dan aspek ekonomi.
Multimedia Interaktif Berpendekatan Kontekstual dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa di Sekolah Menengah Pertama Anggraeni, Gusti Ayu Putri; Tegeh, I Made; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.63127

Abstract

Di era globalisasi yang semakin pesat, kecanggihan teknologi tentu tidak dapat dihindari lagi. Penggunaan teknologi sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan rancang bangun multimedia interaktif; menganalisis hasil validitas multimedia interaktif; menganalisis efektivitas multimedia interaktif. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, metode kuesioner dan tes obyektif digunakan dalam pengumpulan data. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan rancang bangun multimedia interaktif berpendekatan kontekstual dikembangkan dengan model ADDIE; validitas multimedia interaktif menurut review para ahli yaitu, ahli isi mata pelajaran 90,67%, ahli desain pembelajaran 92,00%, ahli media pembelajaran 93,33%, ahli teknologi pendidikan 94,67%, uji coba perorangan 90,67%, dan uji coba kelompok kecil 86,52%; efektivitas multimedia interaktif dilihat dari hasil nilai pretest dan posttest 30 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Kuta sekolah menengah pertama. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,00, didapat hasil 0,00 < 0,05. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif.  
Problem Based Learning Berbantuan Media Videoscribe Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Ribawa, I Gede Anyar; Gading, I Ketut; Agustiana, I Gusti Ayu Tri
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.63486

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan banyaknya perubahan, salah satunya di bidang pendidikan. Perubahan dibidang pendidikan dapat dilihat pada perubahan paradigma pembelajaran. Kurangnya penggunaan model pembelajaran dan kurangnya penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengakibatkan menurunnya sikap ilmiah dan hasil belajar IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model problem based learning berbantuan videoscribe terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA kelas V di SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD dengan penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode tes untuk hasil belajar dan kuesioner untuk sikap ilmiah. Data dianalisis secara deskriptif dan MANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa model problem based learning berbantuan videoscribe berpengaruh terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar siswa kelas V. Penelitian ini berimplikasi terhadap penerapan kurikulum di sekolah dasar salah satunya adalah sebagai bahan umpan balik guru, memberikan motivasi siswa, selain itu juga berimplikasi terhadap penerapan model pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada siswa saat proses pembelajaran.  
Strategi Kreatif Media PAKADES Pada Pembelajaran Konsep Dasar Perkalian Untuk Siswa Tunarungu di Sekolah Inklusi Swinita, Ni Putu Ratna; Suarjana, I Made; Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.63499

Abstract

Penyampaian materi ke siswa tunarungu masih menggunakan buku siswa serta metode ceramah dikarenakan kurangnya pemanfaatan media konkret untuk pembelajaran Matematika materi konsep dasar perkalian bagi siswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media PAKADES pada materi konsep dasar perkalian kelas II untuk siswa tunarungu di sekolah inklusi yang memiliki validitas tinggi dan mendapat respons yang baik dari praktisi. Jenis penelitian ini menggunakan model ADDIE untuk penelitian dan pengembangan. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD, dua ahli media, dua guru, dua siswa tunarungu, dan dua siswa mendengar. Metode analisis data deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif digunakan. Kuesioner, observasi, dan wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data primer, beserta alat-alat seperti lembar skala penilaian dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Media pembelajaran Papan Perkalian Cerdas (PAKADES) adalah media pembelajaran konkret berbentuk papan horizontal dengan tampilan operasi dasar perkalian, 2) Media pembelajaran Papan Perkalian Cerdas (PAKADES) memperoleh hasil uji validitas isi sebesar 0,92 sehingg memiliki tingkat validitas isi sangat valid, 3) Respons praktisi terhadap media pembelajaran Papan Perkalian Cerdas (PAKADES) menunjukkan hasil 96% sehingga dinyatakan sangat baik. Simpulan dari penelitian ini, media yang dikembangkan valid dan mendapat respons yang baik dari praktisi.  
Bahan Ajar Berbasis Model Pembelajaran Langsung pada Pembelajaran Matematika di Kelas III Sekolah Dasar Pasaribu, Grace Melly; Suartama, I Kadek; Tegeh, I Made
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.63547

Abstract

Proses pembelajaran merujuk pada serangkaian kegiatan dan interaksi yang terjadi antara seorang individu dan lingkungannya untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, pemahaman, dan pengalaman baru. Proses ini melibatkan penerimaan informasi, pengolahan, dan pemahaman konsep baru melalui berbagai metode dan teknik pembelajaran. Model ADDIE merupakan jenis penelitian pengembangan dalam penelitian ini, dan ada 3 subjek dalam penelitian ini yaitu 1 ahli isi muatan pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran dan 1 ahli media pembelajaran. Sedangkan subjek uji coba produk dalam penelitian ini ada 6 orang terbagi jadi 3 orang siswa untuk uji perorangan dan 3 orang siswa uji kelompok kecil. Proses pengumpulan data yang digunakan menggunakan metode observasi, wawancara dan kusioner. Teknik yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian yakni hasil review uji ahli isi pembelajaran mendapatkan kualifikasi sangat baik dengan presentase (92,50%), hasil review uji ahli desain pembelajaran mendapatkan kualifikasi baik dengan presentase (85,71%), hasil review uji ahli media pembelajaran mendapatkan kualifikasi sangat baik dengan presentase (92,85%), hasil review uji coba perorangan mendapatkan kualifikasi sangat baik dengan presentase (90%) dan hasil review uji kelompok kecil mendapatkan kualifikasi baik dengan presentase (98%). Dapat disimpulkan dari hasil review beberapa ahli dan uji coba produk bahwa pengembangan bahan ajar berbasis media video pembelajaran pada pelajaran matematika valid, layak, dan efektif digunakan dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Inovasi Media Pembelajaran: Video Pembelajaran Berbasis Animasi Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Dewi, Ni Kadek Kristia; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.64378

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kurangnya pemanfaatan media dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital, sehingga berdampak pada hasil belajar Matematika yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, serta siswa sebagai uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil.  Metode dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner dan tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini berupa video pembelajaran berbasis animasi yang telah dikembangkan. Hasil validitas yang diberikan oleh ahli isi, ahli desain, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, dan uji coba kelompok kecil memperoleh kualifikasi sangat baik. Maka, video pembelajaran berbasis animasi valid dan layak diterapkan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu video pembelajaran berbasis animasi yang dapat digunakan siswa dalam pembelajaran.
E-Modul Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SD Maharani, Kadek Dwik Prasetya; Agung, Anak Agung Gde; Tegeh, I Made
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.64459

Abstract

Hasil belajar IPA siswa sekolah dasar berada pada kategori rendah, terutama pada materi gaya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut terjadi karena minimnya media pembelajaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan tujuan menganalisis rancangan, validitas media, dan efektivitas e-modul berbasis pendekatan kontekstual pada mata pelajaran IPA kelas IV SD. Subjek penelitian terdiri atas masing-masing satu ahli isi materi, ahli desain, dan ahli media. Tiga siswa dilibatkan dalam uji coba perorangan, enam siswa uji coba kelompok kecil, dan sembilan siswa uji coba lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data melibatkan tiga teknik yaitu analisis deskriptif kualitatif, analisis statistik kuantitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Rancangan e-modul terdiri atas lima tahap, yaitu analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) Persentase validitas e-modul dari ahli isi materi sebesar 96,36%, ahli desain 84%, ahli media 83,07%, uji coba perorangan 93,33%, uji coba kelompok kecil 88,05%, dan uji coba lapangan 88,94%. (3) Efektivitas e-modul terbukti signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPA, dengan nilai thitung 17,525 > ttabel 2,004. Dapat disimpulkan bahwa, e-modul berbasis pendekatan kontekstual terbukti efektif dan layak digunakan sebagai sumber belajar kelas IV SD.  
Usability of ICT For Teaching Islamic Studies Concepts in Senior Secondary Schools Sanusi, Ramat Abidemi; Bolaji, Hammed Olalekan
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i2.70926

Abstract

Proper usability of information and communication tools in teaching Islamic studies concept enhances students’ performance in the subject. However, there has been no research that discusses the level of use of ICT tools among high school Islamic studies teachers. This study aims at working on the level of usability of ICT tools among high school Islamic studies teachers based on availability and accessibility. Descriptive survey research design was used in the study. Two research questions were used for the study. The research instrument used was an adapted questionnaire titled Usability of ICT in Teaching Islamic Studies Concept (UICTTISC). A purposive sampling technique was used to select fifteen Islamic studies teachers as a sample for the study. The data collected from the study were analyzed through descriptive statistics, focusing on frequency counts and basic percentages. The findings of the study revealed that Islamic studies teachers’ accessibility level of ICT tools to teach Islamic Studies was high. The latest information in this research has implications for developing educational policies to maximize ICT empowerment and in the future can improve the quality of learning. As an improvement effort, government should train and re-train teachers on the proper usability of ICT in teaching Islamic studies in Senior Secondary Schools.

Page 1 of 3 | Total Record : 21