cover
Contact Name
Wahyunita Sitinjak
Contact Email
jurnalagrilink@gmail.com
Phone
+6281285220734
Journal Mail Official
jurnalagrilink@gmail.com
Editorial Address
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Jl Sisingamangaraja Pematangsiantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik)
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 23026510     DOI : https://doi.org/10.36985/jak
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian adalah sebuah jurnal berkalah ilmiah yang diterbitkan oleh Program Sudi Agribisnis Fakultas Pertanian USI. Jurnal ini meliputi hasil penelitian dan gagasan pemikiran dengan tema-tema sebagai berikut: 1. Manajemen agribisnis 2. Sosial ekonomi pertanian 3. Pengembangan mutu agribisnis 4. Kebijakan pertanian, usaha tani 5. Studi kelayakan pertanian
Articles 70 Documents
ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK AYAM BROILER DENGAN POLA KEMITRAAN (Studi Kasus di Nagori Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara) Marlan; M Nanda Alfitrah
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Agrilink Vol 1 No 2 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.032 KB) | DOI: 10.36985/jak.v1i2.187

Abstract

Ayam broiler atau sering juga disebut ayam ras pedaging adalah istilah untuk menyebut strain ayam hasil budidaya teknologi yang memiliki karakteristik ekonomis dengan ciri khas pertumbuhan cepat sebagai penghasil daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, perbedaan R/C dan alasan peternak yang bekerja sama dengan PT. Charoen Pokphand dan PT. Ciomas Adisatwa di Nagori Bahjoga Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi. Responden dalam penelitian ini adalah 6 orang, yaitu 3 bermitra dengan PT. Charoen Pokphand dan 3 bermitra dengan PT. Ciomas Adisatwa. Analisa data yang digunakan adalah Pd=TR-TC, R/C, uji beda rata-rata atau t-hitung (independent sample t-test) dan mencari alasan peternak memilih perusahaan yang meraka ikuti.Dari hasil penelitian menunujukkan bahwa pendapatan peternak yang melakuan kemitraan menguntungkan dengan perusahaan kemitraan, dapat dilihat darijumlah penerimaan yang besar dari biaya produksi. Tidak ada perbedaan R/C antara peternak yang bermitra dengan PT. Charoen Pokphand dan PT. Ciomas Adisatwa, dapat dilihat dari hasil uji independent sample t-test t-hitung < dari 0,05
ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG MANIS (Studi Kasus di Nagori Negeri Malela Kecamatan Gunung Malela) ROMAULI SIMANJUNTAK; AMRIZAL
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Agrilink Vol 1 No 2 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.989 KB) | DOI: 10.36985/jak.v1i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis pengaruh faktor – faktor produksi (luas lahan, bibit, pupuk, pestisida,dan tenagakerja terhadap Produksi Usahatani JagungManis di Nagori Negeri Malela Kecamatan Gunung Malela. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – April 20 Kecamatan Gunung Malela menunjukkan nilai 1,53> 1 berarti kegiatan usahatani jagung manis di Nagori Negeri Malela menguntungkan.Hasil regresi linier berganda ditingkatkan dengan determinasi (R2) = 0,971. Hal ini menunjukkan luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja dapat menjelaskan variasi produksi sebesar 97,1%.
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN CABAI MERAH DI NAGORI PURBA SIPINGGAN KECAMATAN PURBA KABUPATEN SIMALUNGUN HOTMAN TUAH PURBA; SAPTA SITUMORANG
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Agrilink Vol 1 No 2 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.785 KB) | DOI: 10.36985/jak.v1i2.189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran cabai merah di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, menganalisis pangsa produsen, marjin pemasaran, dan rasio profit marjin cabai merah di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, menganalisis efisiensi pemasaran cabai merah di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Penelitian ini di lakukan di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun yang ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut penduduknya melakukan usahatani cabai merah, dan terdapat lembaga pemasaran cabai merah dengan saluran pemasarannya, populasi dalam penilitian ini adalah petani, pedagang pemgumpul, pedagang pengecer dipilih dengan secara sengaja (purposive sampling), berdasarkan pertimbangan jumlah responden yang di ambil berjumlah 37 orang
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI SAYUR KANGKUNG (Ipomoea Aquatica )(Studi Kasus di Nagori Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun) MARTUA SIADARI; VILLY HARDIANTO
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Agrilink Vol 1 No 2 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.539 KB) | DOI: 10.36985/jak.v1i2.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani kangkung di Nagori Bah Joga Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun data yang digunakan dalam Responden adalah data primer yang di peroleh dari masyarakat petani kangkung dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden, dan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi yang bersangkutan metode yang digunakan untuk menentukan kelayakan adalah metode R/C, Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usaha tani kangkung di Nagori Bah Joga Kecamatan Mariah Jawa Bah Jambi Kabupaten Simalungun menguntungkan dan layak dikembangkan dengan nilai R/C sebesar 2,75 artinya setiap pengeluaran sebesar Rp 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,75 Pendapatan rata-rata usaha tani kangkung yaitu Rp 1.987.000
NILAI TAMBAH PENGOLAHAN UBI KAYU MENJADI KULIT UBI KAYU PAKAN TERNAK, TEPUNG TAPIOKA, DAN AMPAS PAKAN TERNAK (Studi Kasus : Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara) Nurmely V Sitorus; Donny Ivan Simatupang; Dedy Yusuf Hasibuan
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agrilink Vol 2 No 1 Februari 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.226 KB) | DOI: 10.36985/jak.v2i1.191

Abstract

Penelitian ini antara lain untuk menguraikan tahapan pengolahan ubi kayu menjadi kulit ubi kayu pakan ternak, tepung tapioka dan ampas pakan ternak; menganalisis nilai tambah usaha pengolahan ubi kayu menjadi kulit ubi kayu pakan ternak, tepung tapioka dan ampas pakan ternak di daerah penelitian; menganalisis pendapatan produsen kulit ubi kayu pakan ternak, tepung tapioka dan ampas pakan ternak di daerah penelitian; menganalisis kelayakan usaha pengolahan ubi kayu menjadi kulit ubi kayu pakan ternak, tepung tapioka dan ampas pakan ternak di daerah penelitian. Kegiatan tahap pengolahan yaitu: penyediaan bahan baku, pengupasan, pencucian, penggilingan, pengendapan, pengeringan air endapan, penjemuran, pengemasan, dan penyimpanan, tahapan pengolahan ubi kayu menjadi ampas pakan ternak di daerah penelitian dengan proses produksi meliputi kegiatan tahap pengolahan yaitu: penyediaan bahan baku, pengupasan, pencucian, penggilingan, penampungan ampas ubi kayu, pengemasan, dan penyimpanan. Usaha pengolahan ubi kayu menjadi kulit ubi kayu pakan ternak di daerah penelitian tidak layak untuk diusahakan karena nilai R/C rasio sebesar -0,14 < 1, BEP produksi sebesar 131,30 karung (produksi < BEP Produksi yaitu 18,40 karung < 131,36 karung), dan BEP harga yaitu Rp 71.392,54 ( harga jual < BEP Harga sebesar Rp 10.000 > Rp 71.392,54). Pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka di daerah penelitian layak untuk diusahakan karena nilai R/C rasio sebesar 3,31 > 1, BEP produksi sebesar 416,77 Kg (produksi > BEP Produksi, yaitu 1.380,00 Kg > 416,77 Kg), dan BEP harga yaitu Rp 1.443,59 (harga jual < BEP Harga sebesar Rp 4.780 > Rp 1.443,59). Pengolahan ubi kayu menjadi ampas pakan ternak di daerah penelitian tidak layak untuk diusahakan karena nilai R/C rasio sebesar 0,21 < 1, BEP produksi sebesar 216,00 karung (produksi < BEP Produksi, yaitu 46,00 karung < 216,00 karung), dan BEP harga yaitu Rp 70.434,23 (harga jual < BEP Harga sebesar Rp 15.000 < Rp 70.434,23)
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM BROILER KEMITRAAN DI DESA HUTAPADANG KABUPATEN ASAHAN JHONSON MARBUN; HERTI MANURUNG
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agrilink Vol 2 No 1 Februari 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.907 KB) | DOI: 10.36985/jak.v2i1.192

Abstract

Peternakan peluang investasi agribisnis ayam broiler ini cukup menarik minat masyarakat untuk membuka usaha ini. Hal ini ditunjukan dengan semakin banyaknya dibangun usaha ternak ayam broiler baik yang peternak maupun perusahaan peternakan.Ayam broiler yang diproduksi pengusaha ternak ayam broiler di Desa Huta Padang Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan sebagian besar bersumber dari PT. Charoen Pokhpand dengan jumlah sebesar 3.046ekor per periode. Pendapatan rata-rata usaha ternak ayam broiler di Desa Huta Padang Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan adalah sebesar Rp.12.168.822 periode sedangkan rata-rata penerimaan ayam broiler adalah sebesar Rp.143.333.459. Secara pendapatan usaha ternak ayam broiler di Desa Huta Padang Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan layak untuk dikembangkan, hal ini ditandai dengan nilai rata-rata IP adalah sebesar 336 dan nilai rata-rata FCR sebesar 1,68
Analisis Keuntungan dan Kelayakan Usaha tani Kubis Serta Pengaruh Faktor-Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha tani Kubis (Studi Kasus: Kecamatan Dolok Silou, Kabupaten Simalungun) Romauli Simanjuntak; Irwansyah Putra Munthe
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agrilink Vol 2 No 1 Februari 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.552 KB) | DOI: 10.36985/jak.v2i1.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keuntungan dan Kelayakan Usahatani Kubis; dan untuk mengetahui pengaruh faktor produksi lahan, biaya saprodi dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani kubis di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Penelitian ini memiliki sampel petani kubis sebanyak 30 petani. Hasil penelitian menunjukkan usaha tani kubis di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun dari analisis pendekatan rasio penerimaan dengan nilai (R/C) adalah 1,75 maka dapat dikatakan usahatani kubis menguntungkan. Pendapatan rata-rata usahatani kubis per usaha tani yaitu Rp. 2.574.665/musim tanam, dengan rata-rata per hektar adalah Rp. 15.145.090,20/musim tanam. Variabel luas lahan, biaya saprodi dan tenaga kerja dapat menjelaskan variasi pendapatan sebesar 79,8%, sedangkan sisanya 20,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam persamaan. Luas lahan dan biaya saprodi berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani kubis sementara jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usaha tani kubis
ASPEK–ASPEK YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN KELOMPOK TANI DI NAGARI BALAI PANJANG KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Rizqha Sepriyanti Burano; Hasbi
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agrilink Vol 2 No 1 Februari 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.507 KB) | DOI: 10.36985/jak.v2i1.194

Abstract

Pembangunan pertanian tidak dapat dijalankan sebagai mana mestinya karena adanya persoalan yang harus dihadapi dari waktu ke waktu. Persoalan tersebut berupa pengetahuan dan kemampuan masyarakat petani yang masih rendah sehingga dibutuhkan peranan dari pemerintah yaitu pembentukan kelompok tani. Melalui kelompok tani inilah masyarakat petani akan diberdayakan sehingga produktifita sakan lebih efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aspek–aspek yang mempengaruhi keberhasilan kelompok tani. Penelitian dilakukan di Nagari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini diketahui aspek yang mempengaruhi keberhasilan kelompok tani terbagi dua yaitu aspek internal dan aspek eksternal. Aspek internal terdiri dari aspek kekompakan antar kelompok tani, semangat kelompok, inisiatif dan partisipasi yang tinggi, dan komunikasi. Aspek eksternal yang terdiri dari aspek peran penyuluh pertanian
NILAI TAMBAH DAN SALURAN PEMASARAN BIJI KOPI ARABIKA MENJADI ROASTED BEANCAP SEMBEKAN DUA COFFEE (Studi Kasus : Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara) Donny Ivan Simatupang; Friska Juliana Simbolon; Ronika Sagala
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agrilink Vol 2 No 1 Februari 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.56 KB) | DOI: 10.36985/jak.v2i1.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan biji kopi arabika menjadi roasted bean di daerah penelitian,untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan biji kopi arabika menjadi roasted bean di daerah penelitian, untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang di dapat dari pengolahan biji kopi arabika menjadi roasted bean di daerah penelitian, untuk mengetahui kelayakan usaha pengolahan biji kopi arabika menjadi roasted bean di daerah penelitian, untuk mengetahui saluran pemasaran dari pengolahan biji kopi arabika menjadi roasted bean di daerah penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tahapan – tahapan pengolahan roasted bean di daerah penelitian, antara lain pertama penyediaan bahan baku, penjemuran, huller, penyortiran green bean, penyimpanan, sangrai dan pengemasan. Kedua nilai tambah dari pengolahan roasted bean per bulan di daerah penelitian sebesar Rp 4.291.695 dengan rasio 50,5%. Ketiga pendapatan roasted bean sebesar Rp 3.041.638,5/bulan. Dimana penerimaan sebesar Rp 8.500.000 dan total biaya produksi sebesar Rp 5.041.638,5. Keempat usaha pengolahan roasted bean di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan diperolehnya nilai R/C 1,68 > 1, BEP produksi 20,16/kg < rata-rata produksi 34, dan BEP harga sebesar Rp 148.283,48 < harga jual roasted bean sebesar Rp 250.000/kg. Kelima dimana saluran pemasaran roasted beanada 2 (dua) saluran yaitu dari produsen – konsumen dan dari produsen – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen
ANALISIS KELAYAKAN USAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL TEMPE (Studi Kasus: Kelurahan Tomuan, Kota Pematangsiantar) MARTUA SIADARI; SHERLY SARTIKA J SAMOSIR
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agrilink Vol 2 No 1 Februari 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.669 KB) | DOI: 10.36985/jak.v2i1.197

Abstract

Industri kecil tempe di Kelurahan Tomuan menghadapi permasalahan seperti permodalan, teknologi dan akses informasi pasar. Dengan berbagai permasalahan dan kelemahan itu industri kecil tempe di Kelurahan Tomuan dapat mengalami resiko kegagalan. Penelitian ini untuk mengetahui kelayakan industri kecil tempe dan untuk mengetahui strategi pengembangan sektor industri kecil tempe di Kelurahan Tomuan Kota Pematangsiantar. Analisis kelayakan menggunakan analisis Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Net Benefit Cost Ratio, untuk mengetahui suatu usaha layak atau tidaknya. Matriks SWOT untuk menciptakan strategi pengembangan industri kecil tempe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kecil tempe di Kelurahan Tomuan berjumlah 18 unit usaha. Analisis Kelayakan dari industri kecil tempe di Kelurahan Tomuan Kota Pematangsiantar dengan nilai NPV adalah sebesar Rp 1.053.326.238 layak dilakukan. Nilai BCR adalah sebesar 1,49 layak dilakukan. Nilai IRR adalah sebesar 25,22%, layak dilakukan. Berdasarkan hasil analisis SWOT industri tempe di Kelurahan Tomuan mempunyai keunggulan membuat tempe menjadi tradisi, dan kelemahan dalam hal kurang memahami manajemen. Industri tempe memiliki peluang permintaan produk tinggi dan ancaman dalam banyak pesaing industri tempe lain dan tempe yang mudah busuk