cover
Contact Name
Adi Ihsan imami
Contact Email
adi.ihsan@fkip.unsika.ac.id
Phone
+6281220279357
Journal Mail Official
sesiomadika@unsika.ac.id
Editorial Address
Johar permai blok d 6A karawang
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Sesiomadika
ISSN : 27226379     EISSN : 27226379     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang (SESIOMADIKA) merupakan event rutin tahunan pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Pada tahun 2020 ini merupakan periode ke-4 dalam penyelenggaraan event tersebut. Makalah-makalah yang diseminarkan pada event tersebut adalah makalah yang berasal dari bidang Pendidikan Matematika maupun Matematika murni dari kalangan akademisi maupun praktisi pendidikan matematika seluruh Indonesia. Bidang Kajian  Pendidikan Matematika, Analisis, Aljabar, Geometri, Statistika, Terapan, Komputer (Komputasi), Matematika Diskrit (Kombinatorika).
Articles 336 Documents
Analisis Kesulitan Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah pada Materi Aritmatika Sosial Rahayu, Mutia Safiera; Haerudin, Haerudin
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial, terutama soal cerita aritmatika sosial. Siswa kelas IX-B SMPN 2 Karawang Barat pada tahun akademik 2023/2024 adalah subjek penelitian ini. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan wawancara yang didukung oleh dokumentasi. Studi ini melewati tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan. Pada tahap perencanaan, peneliti membuat instumen, dan pada tahap pelaksanaan, siswa diberi instrumen tes berupa soal cerita aritmatika sosial yang menunjukkan kemampuan mereka dalam pemecahan masalah. Pada tahap pengamatan, peneliti melihat dan menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjawab tes kemampuan pemecahan masalah, dan setelah itu, peneliti melakukan wawancara dengan siswa.  Hasil penelitian menunjukkan beberapa masalah yang dihadapi siswa: (i) Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi, sedang, dan rendah mengalami kesulitan dalam memeriksa kembali hasil penyelesaian yang telah mereka selesaikan; (ii) Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah sedang mengalami kesulitan dalam memahami masalah yang terdapat pada soal, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam menyusun rencana penyelesaian: (iii) Siswa yang memiliki tingkat kemampuan pemecahan masalah rendah menghadapi kesulitan dalam memahami masalah yang ada di soal. Akibatnya, mereka kesulitan membuat rencana penyelesaian, melaksanakannya, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian mereka.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis Smartphone Android Pada Mata Pelajaran Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Kafillah, Muhamad; Firmansyah, Dani
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era saat ini, sejumlah besar siswa aktif menggunakan smartphone, sehingga hal ini menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan oleh para guru sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran berbasis smartphone, khususnya pada mata pelajaran matematika, untuk meningkatkan hasil belajar mereka. Fokus analisis tertuju pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VII D, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen angket. Variabel penelitian mencakup kebutuhan terhadap media pembelajaran berbasis Android dan kecenderungan gaya belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,20% siswa telah menggunakan smartphone berbasis Android dalam kehidupan sehari-hari, dengan 73,10% di antaranya telah menggunakannya selama 2-5 tahun. Sebagian besar siswa memiliki gaya belajar visual, diikuti auditorial, Read/Write, dan kinestetik. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu dikembangkan media pembelajaran berbasis Android untuk mata pelajaran matematika yang mempertimbangkan gaya belajar visual, auditorial, dan Read/Write siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI ALJABAR Nabilah, Syifa; Rahman Munandar, Dadang
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 3 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memecahkan masalah soal cerita Aljabar di SMP Negeri 2 Karawang Barat Tahun Ajar 2023/2024 dan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis yang berkategori rendah, sedang, dan tinggi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 21 siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Karawang Barat. Instrumen pada penelitian ini berbentuk tes terulis berupa soal cerita yang terdiri dari 2 soal cerita yang disusun berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah kategori rendah, 6 siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah kategori sedang, dan 12 siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa kelas VIII D di SMP Negeri 2 Karawang Barat dalam menyelesaikan Aljabar berada pada kategori tinggi.
Analisis Hypothetical Learning Trajectory Siswa SMP Pada Materi Bilangan Bulat Rosidah, Rosidah; Sopiany, Hanifah Nurus
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Hipotesis Lintasan Belajar atau biasa disebut dengan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) siswa SMP pada materi bilangan bulat, terutama pada aspek operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dua siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Karawang menjadi subjek dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis data model Miles dan Huberman. Proses ini melibatkan langkah-langkah seperti reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur berpikir siswa tidak terlalu berbeda dengan Desain Hypothetical Learning Trajectory yang telah disusun oleh peneliti. Meskipun siswa mampu menyelesaikan soal dengan cukup baik, tenyata masih terdapat beberapa kesalahan saat dihadapkan pada operasi hitung bilangan bulat dengan tanda yang berbeda. Kesalahan ini disebabkan oleh kekeliruan siswa dalam memahami konsep operasi hitung bilangan bulat.  
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA KELAS X SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BARISAN DAN DERET Zahroniswati; Roesdiana, Lessa
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis ketercapaian dari setiap indikator kemampuan pemahaman matematis siswa, khsusunya pada materi barisan dan deret. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Karawang sebanyak 23 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes berupa soal uraian mengenai kemampuan pemahaman matematis siswa dengan 7 soal dimana masing-masing soal memuat satu indikator kemampuan pemahaman matematis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman matematis siswa sebesar 34,1. Dengan teknik purposive sampling didapatkan 2 siswa dengan ketegori kemampuan tinggi memiliki presentase 8,7%, 16 siswa dengan ketegori kemampuan sedang memiliki presentase 69,57%, dan 5 siswa dengan ketegori kemampuan rendah memiliki presentase 21,74%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman matematis siswa kelas X-4 SMA Negeri 6 Karawang tahun 2023 dengan presentase 34,01% berada di kategori rendah. Jika dibandingkan dengan nilai KKM sekolah, maka kemampuan matematis siswa masih dalam kategori rendah.
Studi Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Berdasarkan Gender Nur Arielhan, Fitri
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa karena kemampuan berpikir kritis memiliki peranan yang sangatlah penting, salah satu kemampuan berpikir kritis yang harus dikuasai siswa adalah kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan gender, populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Cirebon. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu telah ditentukan oleh guru bidang studi, diperoleh kelas VIII E dengan jumlah 22 siswa, 12 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa instrumen tes berbentuk essay pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) sebanyak 4 soal. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif non-eksperimen dan pengelolaan data menggunakan uji t (Independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa laki-laki dan perempuan, rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa laki-laki sebesar 42,10 sedangkan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa perempuan sebesar 49,92. Berdasarkan data yang diperoleh kemampuan berpikir kritis siswa laki-laki lebih rendah daripada siswa perempuan.
Disposisi Produktif dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa SMP Kelas IX Syahputra, Muhammad Geofani Eka; Haerudin
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 1 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disposisi produktif merupakan kecenderungan yang konsisten untuk menganggap matematika sebagai sesuatu yang masuk akal, bermanfaat, dan berharga yang dikombinasikan dengan keyakinan akan kerja keras dan kemampuan diri sendiri. Namun, beberapa siswa tertentu menunjukkan antusiasme yang rendah, mudah putus asa, kurang percaya diri, dan tidak menganggap belajar matematika itu menyenangkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki disposisi produktif pada siswa. Penelitian akan dikaji dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Karawang, dengan subjek penelitian sebanyak 41 siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran angket. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup berjumlah 21 item pernyataan. Hasil penelitian diperoleh bahwa disposisi produktif siswa dalam pembelajaran matematika cukup baik, sekitar setengah dari subjek penelitian menunjukkan antusiasme, ketangguhan, kepercayaan diri, keingintahuan, kesediaan untuk berbagi, dan kesenangan terhadap matematika. Namun masih perlu adanya peningkatan yang berkelanjutan melalui penerapan model pembelajaran yang efektif, dan pengembangan bahan ajar serta media pembelajaran yang berkualitas.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Pembelajaran SPLDV Di Kelas VIII Berdasarkan Perbedaan Gender Hesti, Nafisah Gitama; Budiman, Indra
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan perbedaan gender pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini melibatkan 42 siswa di SMP Negeri 2 Majalaya yang berada di kelas VIII. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara untuk memastikan keabsahan data. Instrumen tes menggunakan 3 soal uraian yang mencakup empat indikator pemecahan masalah menurut teori Polya, yaitu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa hasil. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan dari data yang terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan siswa perempuan mengungguli siswa laki-laki dalam kemampuan pemecahan masalah matematika dengan rata-rata nilai siswa laki-laki adalah 21, sementara rata-rata nilai siswa perempuan adalah 31.  
Analisis Kemampuan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ditinjau Dari Kesadaran Metakognitif Kosasih, Silfa Ardita; Zulkarnaen, Rafiq
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 3 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam kesadaran metakognitif yang digunakan untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah pada mata pelajaran Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini melibatkan 32 siswa SMP Negri 6 Karawang Barat yang duduk di kelas IX pada tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan studi kasus. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan non tes wawancara. untuk instrumen tes tertulis yang terdiri dari tiga soal yang mencakup empat indikator berdasarkan polya: (1) memahami masalah, (2) membuat rencana penyelesaian, (3) menerapkan rencana penyelesaian, dan (4) memeriksa hasil tes untuk solusi tambahan. Analisis pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Karakteristik siswa dan jawaban terendah kemudian digunakan untuk menentukan metode analisis. Hasil menunjukkan bahwa beberapa siswa berada dalam kategori yang paling rendah atau yang tidak masuk ke dalam kriteria di 4 indikator.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV hidayat, syiva restiani; Warmi, Attin
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 3 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan-kesulitan belajar siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Metode penelitian yang digunakam adalah pendekatan kualitatif metode deskriptid dengan subjek sebnyak 46 siswa SMP Negeri Karawang Barat kelas VIII tahun ajaran 2023/2024. Adapun subjek wawancara dipilih 3 orang yang mewakili kategori tinggi, kategori sedang, dan kategori rendah. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara. Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kesulitan belajar yang berbentuk uraian (essay) yang terdiri dari 3 butit soal pada materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan indikator teori menurut Cooney yaitu : (1) Kesulitan belajar konsep, (2) Kesulitan belajar prinsip, (3) kesulitan belajar verbal. Hasil penelitian menyatakan bahwa kategori kesulitan belajar matematika dengan kategori tinggi sebanyak 13,33%, kemudian kategori sedang sebanyak 68,89%, sedangkan untuk siswa yang memiliki kesulitan belajar rendah sebanyak 17,78%. Hal ini menandakan bahwa mayoritas siswa kelas VIII memiliki kemampuan kesulitan belajar sedang.