cover
Contact Name
Mizanuddin Sitompul
Contact Email
mizanuddinsitompul@polmed.ac.id
Phone
+6281272134574
Journal Mail Official
jurnalagregat@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No. 1, Kampus USU, Medan, 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat
ISSN : -     EISSN : 2776317X     DOI : https://doi.org/10.51510/agregat
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat is an open-access peer reviewed journal that mediate the research results, case studies, and scientific reviews (applied) to scientists and practitioners in the field of Civil Engineering with scope Civil and Structural Engineeering, Earthquake Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering, Road and Bridge Engineering, Constructions Management, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Water Resources Engineering, and Building Constructions.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November" : 6 Documents clear
UJI LAIK JALAN SECARA TEKNIS PADA RUAS JALAN TEUKU UMAR DI KOTA LANGSA Muhammad Safril; Eka Mutia; Nina Fahrina
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.729

Abstract

Jalan Teuku Umar merupakan salah satu ruas jalan kolektor yang terdapat di Kota Langsa yang menghubungkan pasar tradisional dan pusat pertokoan. Untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan, uji  kelaikan fungsi jalan perlu dilakukan agar dapat mengurangi potensi kecelakaan. Uji kelaikan fungsi jalan ditinjau dari aspek teknis agar dapat diketahui kelaikannya dan mengetahui penyebab ketidaklaikan fungsi pada ruas jalan tersebut. Analisis uji laik fungsi jalan dilakukan dengan mengukur dan mengamati kondisi ruas jalan, meliputi:  teknis geometrik jalan, teknis struktur bangunan pelengkap jalan, teknis pemanfaatan ruang bagian–bagian jalan, teknis penyelenggaraan dan rekayasa lalu lintas, dan teknis perlengkapan jalan  yang terkait langsung dengan pengguna jalan. Metode yang digunakan adalah dengan cara pengukuran dan pengamatan eksisting jalan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 tentang Tata Cara dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan. Hasil analisis uji laik fungsi jalan Teuku Umar Kota Langsa pada segmen 1 termasuk dalam kategori laik bersyarat (LS), segmen 2 laik bersyarat (LS), dan segmen 3 laik fungsi (L).
PEMETAAN PENAMBANGAN GALIAN C MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KAWASAN HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG August Rilky Lumambok Sihotang; Meilandy Purwandito; Ellida Novita Lydia
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.744

Abstract

Bahan galian golongan C secara tidak langsung merupakan bahan tambang yang dekat dengan manusia. Karena keberadaannya yang ada dimana-mana dan dibutuhkan setiap hari. Pentingnya melakukan pemetaan penambangan galian golongan C adalah untuk mengetahui zonasi wilayah yang berpotensi dan lokasi sebagai tempat penambangan bahan galian golongan C di kawasan Hulu di Kabupaten Aceh Tamiang yang sudah ada sejak dulu lamanya. Hanya saja pihak Instansi pemerintah tidak pernah melakukan pemetaan untuk zonasi wilayah penambangan galian C. Untuk melakukan pemetaan penambangan galian C, pada penelitian ini menggunakan sistem aplikasi pendukung yaitu ArcGIS. Penelitian ini juga memakai metode AHP (Analytic Hierarchy Process). Dari hasil penelitian, diperoleh 3 Kategori zonasi penambangan galian C. Kategori 1 yaitu, Tidak berpotensi yang meliputi, kecamatan Bandar Pusaka 9,3 % , Tenggulun 12,88 % , Tamiang Hulu 16,74 % , Sekerak 4,98 % , Kejuruan Muda 1,23 %.  Kategori 2 yaitu, Berpotensi yang meliputi, kecamatan Bandar Pusaka 46,1 % , Tenggulun 32,56 % , Tamiang Hulu 32,06 % , Sekerak 35,93 % , Kejuruan Muda 25,8 %. Dan kategori yang 3 yaitu, Sangat Berpotensi yaitu meliputi kecamatan Bandar Pusaka 44,6 % , Tenggulun 54,56 % , Tamiang Hulu 52,2 % , Sekerak 59,09 % , Kejuruan Muda 72,9 %. Jenis galian C yang didapat dari hasil penelitian antara lain seperti, Sirtu (Pasir Batu), Kerikil, Pasir, Tanah Lempung yang tersebar di beberapa titik di Kawasan Hulu Kabupaten Aceh Tamiang.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM TRAYEK KOTA LANGSA -BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR Mustafa; Eka Mutia; Wan Alamsyah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.750

Abstract

Sistem transportasi nasional perlu terus di data dan disempurnakan dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga terwujud pelayanan yang baik antar transportasi. Sistem transportasi antar Kota dapat di artikan sebagai jaringan pengangkut manusia dan barang antar kota. Kota Langsa telah memiliki angkutan umum penumpang, namun tidak optimal dan cenderung ditinggalkan masyarakat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya kinerja operasional yang rendah, sehingga permintaan dan penyedia jasa angkutan tidak seimbang, penyedia jasa lebih besar dari jumlah permintaan yang menimbulkan persaingan antar penyedia jasa angkutan untuk mendapatkan penumpang. Sejak mulai di operasikan, angkutan umum di manfaat kan oleh masyarakat Kota Langsa, angkutan umum di Kota Langsa disebut sebagai sudako. Metode analisis data penelitian ini menggunakan metode survei untuk menganalisis headway, load factor, dan kecepatan kendaraan. Kinerja Sudako trayek Kota Langsa-Bayeun belum baik dari sisi headway angkutan umum trayek Kota Langsa-Bayeun rata-rata 43 menit. Nilai rata-rata loadfactor diperoleh yaitu 29,62%. Hal ini menunjukkan bahwa hanya 29,62% kapasitas yang terisi oleh penumpang dari kapasitas yang tersedia. Dari analisis One Way Anova dapat dijelaskan bahwa terdapat faktor sosial ekonomi yang memiliki perbedaan yaitu status pekerjaan dengan nilai sig. 0,042 dan status pernikahan yang memiliki nilai sig. 0,021. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penumpang dalam menggunakan layanan angkutan umum adalah status pekerjaan dan status pernikahan.
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA DI KECAMATAN SEKERAK KABUPATEN ACEH TAMIANG Andrian; Eka Mutia; Meilandy Purwandito; Ellyda Novyta Lydia
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.752

Abstract

Sekerak adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang yang secara geografis memiliki luas wilayah 257,95 Km2. Daerah ini memiliki tingkat curah hujan ekstrim pada saat musim penghujan dan sering terjadi longsor terutama di kawasan jalan utama menuju Desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tingkat kerawanan bencana tanah longsor dan untuk menentukan titik-titik/lokasi daerah yang rawan bencana tanah longsor pada Desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode AHP (Analytical Hierarchy process) dan pengambilan data kuisioner. Dari hasil penelitian diperoleh pemetaan tingkat kerentanan tanah longsor yang dibagi ke dalam tiga klasifikasi yaitu, kerentanan tanah longsor rendah seluas 3600,22 Ha (13,96%), kerentanan tanah longsor sedang seluas 13268,40 Ha (51,44%), dan kerentanan tanah longsor tinggi seluas 8926,38 Ha (34,61%). Desa Lubuk Sidup, Sekerak Kanan dan TJ. Gelumpang merupakan daerah yang memiliki wilayah dengan kerentanan tanah longsor yang sangat tinggi dengan persentase kerentanan tanah longsor berturut sebesar 45,48%. 45,36% dan 61,29%.
OPTIMIZATION OF PROJECT TIME AND COST IN PANDEMIC ERA BY TIME COST TRADE OFF METHOD OF UNIVERSITAS NEGERI MEDAN CASE STUDY Gea Geby Aurora Syafridon; Syahrizal; Rahmi Karolina; Muhammad Agung Putra Handana; Maria Christin
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.755

Abstract

The quality of project construction is constrained by the triangle model of project management, refers to the boundaries of scope, cost and time. The construction project at Universitas Negeri Medan is one of the projects that is experiencing delays and does not meet one of the limitations of triple constraints that must be met by each project. This study has aims to identify the acceleration of project duration using the Time Cost Trade Off method with alternative additions of working hours (overtime) 1 hour, 2 hours, and 3 hours as well as the addition of the number of workers by 10%, 15%, 20%, and 25% from the beginning. From the results of the analysis using this method, it was concluded that the addition of the number of workers as much as 10% from the original is more profitable, where the optimum time of acceleration of the project duration is for 171 calendar days and the optimum cost resulting from the acceleration of the project duration is Rp. 14,059,057,900.00.
PERENCANAAN STRUKTUR DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR SPBU SHELL (NTI SHELL ADAM MALIK-1) MEDAN Rifdalila Kultsum; Rhini Wulan Dary
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.791

Abstract

Struktur dan biaya merupakan dua aspek penting yang mendasari berdirinya suatu bangunan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, Gedung kantor SPBU Shell ini didesain sebagai Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Perencanaan seluruh komponen struktur dan biaya didasari oleh standar yang berlaku di Indonesia. Metode penyelesaian penelitian yang dilakukan dimulai dari preliminary design kemudian hasil tersebut menjadi dasar untuk pemodelan menggunakan program SAP2000 dan SPColumn. Hasil keluaran program berupa besarnya beban struktur dan luas kebutuhan tulangan yang diperlukan untuk melakukan perencanaan pondasi dan penulangan struktur. Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan, struktur gedung dua lantai dengan ketinggian tiap lantai 3,8 meter, bentang maksimum 7 meter, dan minimum 1,4 meter diperoleh dua jenis pondasi tiang pancang dengan kedalaman 6 meter yaitu tiang tunggal dengan dimensi pilecap 1 x 1 meter dan pile grup 2 tiang dengan dimensi pilecap 1 x 2 meter. Untuk tie beam diperoleh tiga jenis dimensi yakni 0,2 x 0,3 meter, 0,2 x 0,4 meter, dan 0,25 x 0,45 meter. Untuk kolom diperoleh tiga jenis dimensi yakni 0,25 x 0,25 meter, 0,2 x 0,2 meter, dan 0,3 x 0,3 meter. Untuk balok induk diperoleh empat jenis dimensi, yakni 0,15 x 0,3 meter, 0,2 x 0,3 meter, 0,2 x 0,4 meter, dan 0,25 x 0,45 meter. Sementara untuk balok anak memiliki dimensi 0,15 x 0,3 meter. Untuk pelat lantai diperoleh ketebalan pelat 0,12 meter dengan penulangan D10-150 mm. Dimensi untuk gording baja menggunakan profil CNP 125.50.20.3,2. Berdasarkan hasil dimensi struktur yang diperoleh, dilakukan perhitungan biaya dan didapat hasil sebesar Rp. 447.329.954.

Page 1 of 1 | Total Record : 6