Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
149 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan PUSKESMAS Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022
Wegina Salsa Qasthari, Anwar Arbi, Syarifuddin Anwar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jumlah Puskesmas di Provinsi Aceh yakni sebanyak 359 puskesmas yang terdiri dari 158 unit Puskesmas rawat inap , Puskesmas non rawat inap terdiri dari 201 unit. Jumlah puskesmas tahun 2019 ini meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya yakni terdiri dari 348 unit , dengan jumlah puskesmas rawat inap sebanyak 156 unit dan puskesmas non rawat inap sebanyak 192 unit (Dinkes Aceh,2019). Tujuan penelitian : untuk menggetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30.506 masyarakat yang berada di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 masyarakat. Dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Yang dilaksanakan pada 01-02 Maret 2022 dengan 4 orang enumerator. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dapat dikatakan minat ialah responden yang berkunjung lebih dari satu kali, maka 75% masyarakat memiliki minatmemanfaatkan puskesmas, 72% keluarga yang mendukung, 59% masyarakat pengetahuan baik, 60% persepsi masyarakat yang mengatakan baik pada pelayanan petugas kesehatan, 60% masyarakat bersikap negatif dan 70% fasilitas pelayanan Kesehatan baik. Dari hasil uji statistik bivariat ada hubungan antara minat masyarakat memanfaatkan puskesmas dengan dukungan keluarga (P-value=0,000), pengetahuan (P-value=0,000), pelayanan petugas kesehatan (P-value=0,005), sikap (P-value=0,018), sedangkan variabel fasilitas pelayanan kesehatan tidak terdapat hubungan (P-value=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini, adanya hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, sikap, fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas kuta alam kota banda Aceh tahun 2022.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Pada Masa Menopause Di Desa Krueng Meuriam Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie
Ayu Mukarramah, Fahmi Ichwansyah, Ghazali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In 2020, Indonesia only reached 14 million menopausal women or 7.4% of the total population. When a woman has entered the menopause stage, the levels of estrogen and progesterone gradually drop so that they also affect other hormones. This condition is closely related to women's anxiety during menopause. The purpose of this study was to determine the factors associated with maternal anxiety levels during menopause in Krueng Meuriam Village, Tangse District, Pidie Regency in 2021. Methods: This research is an analytic with a cross sectional approach. The population in this study were 145 postmenopausal women in Krueng Meuriam Village, Tangse District, Pidie Regency in 2021. Sampling in this study was carried out by proportional sampling by determining the number of samples using the Slovin formula so that a sample of 60 samples was obtained. Data collection was carried out from December 02 - 08 by using a questionnaire through interviews. Data analysis using Chi-Square test with SPSS 21 . program. Results: The results showed that 40% of respondents who experienced normal anxiety during menopause, 56.7% of respondents with good knowledge, 55% of respondents with positive attitudes, 56.7% of respondents who had family support, and 56.7% of respondents who experienced mild physical changes by 45%.. Conclusion: Based on the results of the study, it was concluded that the results of bivariate research with chi-square test showed that there was a relationship between knowledge p = 0.021, there was a relationship betwee attitudes p = 0.032, there was a relationship between family support p = 0.004, and there was a relationship between physical changes p = 0.040 with maternal anxiety during menopause.
Hubungan Pengetahuan, Persepsi, Peran Media Sosial Dan Sikap Masyarakat Terkait Kebijakan Pemerintah Aceh Dalam Penanganan Kasus Pandemic Covid-19 Di Desa Lamtemen Timur Kec. Jaya Baru Banda Aceh Tahun 2022
Nur Hasanah.I, Syarifuddin Anwar, Basri Aramico
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kasus Covid-19 di Indonesia menyebabkan banyak korban jiwa sehingga membuat pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Kebijakan-kebijakan tersebut menimbulkan banyak pro-kontra dikalangan masyarakat termasuk kebijakan yang diterapkan di Provinsi Aceh. Salah satu desa yang merasakan dampak dari kebijakan itu adalah Desa Lamteumen Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, persepsi, peranmedia sosial dan sikap masyarakat terhadap kebijakan pemerintah Aceh di Desa Lamteumen Timur. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamteumen Timur Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh pada tanggal 23-27 Januari tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang diambil dengan Proportional Random Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 44,3% responden yang respek dan 55,7% responden tidak respek dengan kebijakan pemerintah Aceh, 38,6% responden berpengetahuan baik dan 61,4% responden berpengetahuan kurang, responden yang memiliki persepsi positif 34,3% dan negatif 65,7%, responden yang menyatakan media sosial berperan 37,1% dan yang menyatakan media sosial tidak berperan 62,9%, responden dengan sikap positif 54,3% dan sikap negatif 45,7%. Hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,333, ada hubungan antara persepsi masyarakat dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,000, tidak ada hubungan antara peran media sosial dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,08, tidak ada hubungan antara sikap masyarakat dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,064.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2021
Debbyta Zahratul Idami, Agustina, Ghazali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelayanan Antenatal Care (ANC) merupakan pemeriksaan pada ibu hamil selama masa kehamilannya untuk mencegah terjadinya komplikasi dan mempersiapkan kelahiran yang sehat. Paling sedikit empat kali, 1 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, dan 2 kali pada trimester ketiga. Permasalahan yang terdapat pada Puskesmas Kecamatan Singkil ini adalah masih kurangnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan ANC secara rutin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan K4 di wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian jumlah seluruh ibu bersalin pasca salin 3 bulan yang tercatat di wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil pada bulan Maret-Mei tahun 2021, berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Random sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 9 s/d 24 Desember 2021 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur (p= 0,036), pendidikan (p= 0,022), pekerjaan (p= 0,117), pengetahuan (p= 0,027), sikap (p= 0,022), jarak kehamilan (p= 0,022), dukungan keluarga (p= 0,202), dan dukungan petugas kesehatan (p= 0,022) berhubungan dengan kunjungan pemeriksaan kehamilan k4 di wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Ada hubungan antara sikap, pengetahuan dan peran petugas kesehatan yang sangat berpengaruh dalam pemeriksaan kehamilan k4. Diharapkan untuk petugas kesehatan dapat memberikan informasi lebih banyak dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dan memberikan berbagai pemahaman yang penting, sehingga merubah sikap terkait dengan kunjungan pemeriksaan pada ibu hamil. Dengan aktifnya peran petugas kesehatan yang lebih optimal dapat merubah pola pengetahuan dan sikap menjadi lebih baik lagi terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan k4.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pinang (Areca Catechu L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli
Dedi Ariansah Munthe, Ridwanto
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Biji pinang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang diketahui berkhasiat sebagai antibakteri. Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak etanol biji pinang dapat menghambat bakteri seperti Staphylococcus aureus, Escherchia coli, Pseudomonas aeruginosae, dan Candida albicans. Analisis pinang di Filipina menyatakan bahwa buah pinang mengandung senyawa bioaktif yaitu flavonoid di antaranya tanin, yang dapat menguatkan gigi. Diduga tanaman pinang mengandung sejumlah komponen utama senyawa berbasis selenium (Se) sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pinang terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Esceherichia coli. Mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun pinang. Ekstrak didapat dengan cara maserasi mengunakan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antibakteri Mengunakan Metode difusi cakram untuk menentukan aktivitas antibakteri. Hasil skrining fitokimia bahwa serbuk simplisia daun pinang mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid/steroid, saponin, tannin dan glokosida. Hasil pengujian aktivas antibakteri pada kosenterasi 5% 10% 20% dapat mengambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Esceherichia coli dengan rata-rata zona hambat masing-masing yaitu zona hambat terhadap bakakteri Staphylococcus aureus sebesar 11,16 mm, 13,9 mm, 14,9 mm sedangkan bakteri Esceherichia coli sebesar 12,4 mm, 14,03 mm, 17,3 mm. Ekstrak etanol daun pinang dapat mengambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Esceherichia coli memiliki aktivitas daya hambat yang sangat kuat.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Diabetes Melitus Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2022
Indah Fatria, Maidar, Vera Nazhira Arifin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes Melitus ialah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat tubuh mengalami gangguan dalam pengendalian kadar gula darah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dengan penyakit diabetes melitus pada lansia di wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2022. Jenis penelitian ini bersifat Observasional Analytic dengan desain penelitian Case Control. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling yaitu siapa saja yang ditemui menjadi sampel apabila sesuai dengan persyaratan data yang diinginkan dengan menggunakan rumus Lemeshow. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 126 lansia berumur ?60 tahun. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 8 Juni 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistika dengan uji chi-square, data analisis dengan menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian univariat menunjukan bahwa 76,2% responden Usia lanjut usia muda (>65 tahun), tidak bekerja 62,7%, jenis kelamin perempuan 51,6%, aktivitas fisik kurang 54,8%, obesitas 32,5%, ada riwayat keluarga 50%, pola makan salah 57,1%. Dari hasil uji statistik bivariat diperoleh ada hubungan pola makan dengan nilai (p-value 0,013 OR= 2,95), aktivitas fisik dengan nilai = p-value 0,001 OR= 7,35, riwayat keluarga dengan nilai = p-value 0,001 OR= 115,54), obesitas dengan nilai = p-value 0,001 OR= 148,00) dengan penyakit diabetes melitus pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Dermatitis Pada Nelayan Di Wilayah Teupin Pukat Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2022
Rahma Lisa, Tahara Dilla Santi, Farrah Fahdhienie
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dermatitis lebih mudah terjadi pada mereka yang bekerja di daerah perairan. Berdasarkan data data dari Dinkes Pidie Jaya tahun 2020 Kecamatan Meurah Dua merupakan Kecamatan dengan kasus Dermatitis tertinggi kedua yaitu dari 11.495 penduduk terdapat sebanyak 1.662 kasus dan Desa Teupin Pukat adalah salah satu desa yang mayoritas pekerjaan warganya sebagai nelayan, sehingga kemungkinan besar tingginya kasus dermatitis pada desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan dermatitis pada nelayan di wilayah Teupin Pukat Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan yang ada di wilayah Teupin Pukat Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya berjumlah 160 nelayan. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 62 responden dan analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dermatitis baik sebesar 64,52% dan kurang baik sebanyak 35,48%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan pengetahuan (p-value: 0,004), penggunaan APD (0,0001), dan dukungan keluarga (0,149).
Perbedaan Kelelahan Kerja Pada Perawat Rawat Inap Antara Shift Pagi, Shift Siang Dan Shift Malam Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2022
Rahmayani, Anwar Arbi, Dedi Andria
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kelelahan kerja merupakan masalah yang dapat mengancam kualitas hidup, karena kelelahan dapat menyebabkan konsentrasi menurun pada saat bekerja yang nantinya akan mengakibatkan kecelakaan kerja terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kelelahan kerja pada perawat rawat inap antara shift pagi, shift siang dan shift malam di rumah sakit umum daerah Kabupaten Pidie Jaya tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap yang bekerja di ruang bedah dan ruang IGD rumah sakit umum daerah Kabupaten Pidie Jaya berjumlah 61 perawat. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 61 responden dan analisis data menggunakan Kruskal Wallis Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelelahan sebesar 70,49 pada kelelahan ringan dan 29,51 dengan kelelahan sedang. Hasil uji bivariat diperoleh ada perbedaan shift (p-value: 0,001), tidak ada perbedaan usia (0,8051), tidak ada perbedaan jenis kelamin (0,2545), tidak ada perbedaan status pernikahan (0,0559), tidak ada perbedaan masa kerja (0,9544), tidak ada perbedaan pola konsumsi pangan (0,1936).
Analisis Penerapan SMK 3 Pada Instalasi Unit Radiologi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2021
Muthya Yuninda, Dedi Andria, Aulina Adamy
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bersifat kualitatif yang dilaksanakan pada 09-11 Oktober tahun 2021 dengan jumlah responden 4 orang. Data utama penelitian ini adalah data primer dilengkapi dengan data sekunder. Data sekunder di ambil dari profil Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. Data primer didapatkan dengan melakukan Indepth Interview (wawancara mendalam) kepada seluruh petugas unit Radiologi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang sudah terdapat SMK3 dan dijalankan dengan kurang baik oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. Hal ini ditemukan oleh penulis setelah melakukan wawancara dengan unit radiologi, dimana saat melakukan foto rontgen keluarga pendamping pasien belum dilengkapi dengan alat proteksi radiasi, kemudian untuk petugas di unit radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang saat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih belum lengkap seperti yang dianjurkan oleh Badan Tenaga Nuklir (BATAN). Disarankan kepada Ketua ruangan di instalasi Unit Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang menyediakan alat proteksi radiasi untuk keluarga pasien yang mendampingan saat melakukan foto rontgen dan saat melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh seperti yang sudah di anjurkan.
Gambaran Peran Stakeholder Terhadap Pelaksanaan Kebijakan Pemerintah Dalam Menangani Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) Di SPN Polda Aceh Kabupaten Aceh Besar (Qualitative Study Research)
Bambang Suriandi, Hanifa Hasnur, Basri Aramico
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi COVID-19 telah menimbulkan kewaspadaan di SPN Polda Aceh. Dari hasil tes PCR pada awal Agustus 2020 terdapat 8 kasus terkonfirmasi positif, pada 6 Agustus 2021 naik menjadi 63 kasus terkonfirmasi positif, 1 meninggal. Tujuan peneliti ini peneliti ingin melihat studi kualitatif peran stakeholder dalam melaksanakan kebijakan pemerintah terkait penanggulangan COVID-19 di SPN Polda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, objek penelitiannya adalah seluruh stakeholder di SPN Polda Aceh, total informan sebanyak 9 orang yang terdiri dari stakeholder inti 7 orang dan stakeholder primer 2 orang, stakeholder sekunder tidak dilibatkan dalam penelitian untuk menghindari informasi yang kurang tepat karena jarak yang cukup jauh. Pengumpulan data dengan cara wawancara terstruktur, observasi terbuka, dan dokumen pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggabungkan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran stakeholder SPN Polda Aceh terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 adalah telah melaksanakan kegiatan Satgas COVID-19, telah melaksanakan prokes, telah melaksanakan new normal, telah melaksanakan vaksinasi, dan telah melaksanakan PPKM. Sebagaimana disampaikan oleh informan berikut ini “…alhamdulillah kita telah melaksanakan berbagai upaya penanganan yang didasarkan pada reguliasi yang ditetapkan oleh pemerintah seperti pembentukan Satgas COVID-19, pelaksanaan prokes 5M, new normal, vaksinasi, dan PPKM…” (In-1).