cover
Contact Name
Mhd. Fuad Zaini Siregar
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Health and Medical Science
ISSN : -     EISSN : 28100107     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles 149 Documents
Hubungan Dukungan Suami Dan Pengetahuan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Pada Pasangan Usia Subur (PUS) Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Sukajaya Kota Sabang Tahun 2022 Pitri Handayani, Agustina, Maidar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KB merupakan tindakan membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahiran. Masalah dari penggunaan alat kontrasepsi hormonal disebabkan bahwa PUS banyak menggunakan KB non hormonal karena sebagaian PUS yang tidak cocok menggunakan KB hormonal, misalnya istri menggunakan pil KB atau suntuk dapat mengakibatkan kenaikan berat badan dan pendarahan diluar masa haid atau menganggu menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi hormonal pada PUS. Penelitain yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PUS yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang berjumlah 1.381. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Sampel sebanyak 92 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Februari s/d 3 Maret 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistic dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat pada penelitian menunujukkan bahwa presentase PUS yang menggunakan alat kontrasepsi sebanyak 47,8% dan yang tidak menggunakan alat kontrasepsi sebanyak 52,2%, umur berisiko 44,6% dan tidak berisiko 55,4%, pendidikan tinggi 7,6% menengah 79,3% dan rendah 13%, pekerjaan bekerja 28,3% dan tidak bekerja 71,7%, dukungan suami mendukung 62% dan tidak mendukung 38%, pengetahuan baik 42,4% dan kurang baik 57,6% Hasil bivariat dapat disimpulkan adanya hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi dengan pekerjaan (p-value = 0,009), dukungan suami (p-value = 0,004) dan pengetahuan (p-value = 0,000) sedangkan tidak ada hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi dengan umur (p-value = 0,482) dan pendidikan (p-value = 0,614).
Hubungan Perkembangan Karakter Anak Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Pada Usia 3-6 Tahun Di Desa Bener Pepanyi Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Tahun 2022 Rahmiati, Basri Aramico, Eddy Azwar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan di desa Bener Pepanyi diperoleh bahwa jumlah anak usia 3-6 tahun terdapat sebanyak 120 orang, anak usia 3 tahun sebanyak 24 orang, jumlah anak usia 4 tahun sebanyak 30 orang, sedangkan jumlah anak usia 5 tahun sebanyak 21 orang, dan jumlah anak usia 6 tahun sebanyak 45 orang. Dan berdasarkan hasil wawancara dengan orangtua anak yang menggunakan gadget sebanyak 10 orang, diperoleh bahwa 10 dari anak usia 3-6 tahun tersebut pernah menggunakan gadget dan mampu mengaplikasikan game, atau youtube untuk menonton kartun melalui hp yang mereka miliki. Tujuan penelitian ini untuk adakah hubungan perkembangan karakter anak terhadap dampak penggunan gegdet di Desa Bener Pepanyi Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian Case Sectional Populasi penelitian ini adalah seluruh orangtua dari anak usia dini penguna gadget yang berusia 3-6 tahun di Desa Bener Pepanyi tahun 2022. Sampel terdiri berjumlah 55 responden. Pengumpulan data dilakukan 28 Juni s/d 4 Juli. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dengan perkembangan sosial emosional iya sebesar 75.1%, perkembangan kognitif iya sebesar 100.0%, perkembangan bahasa iya sebesar 92.3%, dperkembangan fisik motorik iya sebesar 88.2%, dan perkembangan kreativitas iya sebesar 89.5%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa tidak ada hubungan perkembangan sosial emosional (p=0.282), perkembangan bahasa (p=0,204), ada hubungan perkembangan kognitif (p=0,004), perkembangan fisik motorik (p=0,003), dan perkembangan kreativitas (p=0,004) dengan penggunaan gadget.
Analisis Implementasi Qanun Kota Takengon No. 10 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Di Sekolah SMA Negeri 2 Takengon Tahun 2022 Nasyyah, Agustina, Basri Aramiko
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak epidemi tembakau menjadi bahaya serius bagi derajat kesehatan masyarakat Dunia. Usia merokok meningkat pada usia remaja. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan perokok. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan dalam latar belakang, peneliti melihat masih banyak kendala- kendala yang dihadapi dalam Implementasi Qanun Kota Takengon No. 10 Tahun 2013 tentang KTR. SMA Negeri 2 Takengon salah satu Sekolah di wilayah kota Takengon yang memiliki angka paling tinggi terkait pelanggaran kawasan tanpa rokok. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Implementasi Qanun Kota Takengon No. 10 Tahun 2013. Penelitian ini yang bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, observasi secara mendalam untuk menggali informasi dari informan, kemudian data yang terkumpul dirangkum, dianalis secara manual, informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah, Para Dewan Guru, Kepala UKS, Siswa dan Penjaga Kantin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi sosialisasi Qanun No. 10 Tahun 2013 tentang KTR, diperoleh dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, tidak secara langsung dari Bidang Hukum dan HAM Kab. Aceh Tengah. Sumber daya yang dimiliki mulai dari pimpinan sekolah hingga pengalokasiananggaran dana belum ada di sekolah. Sarana dan prasarana seperti spanduk, stiker dan poster belum efektif. Terkait disposisi yaitu dukungan dari pimpinan sekolah dan jajarannya dengan adanya tata tertib dan pemberian sangsi. Namun, masih ditemukan pelanggaran aturan. Birokrasi penerapan KTR yaitu terkait struktur birokrasi belum terbentuk, dan SOP belum terlaksana secara efektif.
Hubungan Personal Hygiene Dengan Keluhan Penyakit Kulit Masyarakat Desa Tuwi Kayee Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2022 Fera Agustina, Radhiah Zakaria, Tahara Dilla Santi
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kulit semakin meningkat setiap tahunnya, data Puskesmas UPTD Panga menunjukkan bahwa penyakit kulit termasuk kedalam sepuluh besar penyakit yang di derita masyarakat di Kecamatan Panga, Aceh Jaya. Pada tahun 2018 tercatat 96 orang menderita penyakit kulit, tahun 2019 tercatat 30 orang menderita penyakit kulit, tahun 2020 tercatat sebanyak 74 yang menderita penyakit kulit sedangkan pada tahun 2021 dari bulan Januari s/d Juli sudah tercatat sebanyak 9 kasus yang menderita penyakit. Tujuan penelitian ini untuk hubungan personal hygiene dengan keluhan penyakit kulit pada penduduk Desa Tuwi Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Desa Tuwi Kayee Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya yang berjumlah 303 jiwa. sampel penelitian sebanyak 75 warga di Desa Tuwi Kayee Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya. Pengumpulan data dilakukan 26 Februari s/d 2 Maret 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang memiliki kebersihan kulit baik sebesar 77,3% kebersihan tangan sebesar 73,3%, pakaian Baik sebesar 81,3%, Handuk baik sebesar 65,3%, rambut dan kepala baik sebesar 72.0%, dan riwayat keluarga ada riwayat 70.7%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan kebersihan kulit dengan penyakit kulit(p=0,020), tangan (p=0,026), Handuk (p=0,034), rambut dan kepala (p=0,018), riwayat penyakit (p=0,011), dan tidak ada hubungan kebersihan pakaian dengan penyakit kulit (p=0,0421).
Analisis Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Kota Medan Octaria Novita, Arifah Devi Fitriani, Nur’aini
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital services as one of the service sectors that play an important role. Based on the results of direct interviews, 56.6% of patients were dissatisfied with the services provided at the Emergency Installation of the Regional General. The purpose of this study was to determine the effect of service quality on patient satisfaction in the Emergency Installation of Dr. General Hospital. Pirngadi Medan City. The research design used in this study was an analytic survey with a cross sectional approach. The population in this study were 10,730 patients and the sample was taken by accidental sampling, which was 100 people. Data collection methods are primary data and secondary data. Analysis of the data used is a binary logistic regression test. The results of the efficiency study had a sig-p value of 0.023 < 0.05, a sig-p value of 0.044 < 0.05, sig-p comfort 0.031 < 0.05 and service continuity sig-p 0.032 < 0.05. The conclusion in this study is that there is an effect of efficiency, human relations, comfort and continuity of service on patient satisfaction. Suggestions for hospitals are expected to be able to better understand the importance of service quality in accordance with the regulations of the ministry of health and professional code of ethics in providing health services to patients to the maximum, through increasing the professionalism of health workers, efficiency, security, satisfaction and facilities in hospitals.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular Seksual Pada Wanita Usia Subur Yang Sudah Menikah Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022 Rifka Arismawati, Maidar, Wardiati
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus penyakit menular seksual disebabkan karena kurangnya pengetahuan wanita tentang cara pencegahan penyakit menular seksual. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku wanita usia subur dalam melakukan pencegahan terhadap penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual pada wanita usia subur yang sudah menikah di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh tahun 2022.Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur sebanyak 1.037 orang dan jumlah sampel sebanyak 92 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu proposional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 1 s/d 19 Juli 2022. Analisa data yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa 58,7% responden melakukan pencegahan penyakit menular seksual, responden pengetahuan kurang sebanyak 39,1%, pendidikan menengah sebanyak 51,1%, tidak pernah mendapat informasi 52,2%, tidak mendapat dukungan keluarga 65,2% dan status ekonomi dibawah UMP 54,3%, hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p-value 0,002), pendidikan (p-value 0,022), informasi (p-value 0,002), dukungan keluarga (p-value 0,019) dan status ekonomi (p-value 0,029) dengan upaya pencegahan penyakit menular seksual. Penelitian ini menemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pendidikan, informasi, dukungan keluarga dan status ekonomi dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual. Diharapkan bagi Puskesmas dan petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan deteksi dini penyakit menular seksual dengan mengadakan penyuluhan kesehatan pada wanita usia subur tentang penyakit menular seksual dan bagi wanita usia subur diharapkan untuk melakukan pencegahan penyakit menular seksual.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dispepsia Pada Usia Produkif (15-64) Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Lhoong Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022 Linda Lestari, Anwar Arbi, Maidar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dyspepsia adalah kumpulan gejala, meliputi rasa sakit, ketidaknyamanan yang digambarkan sebagai rasa penuh atau tidak nyaman perut bagian atas. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dyspepsia diantaranya, usia, jenis kelamin, pola makan, makanan dan minuman iritatif, dan OAINS. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Faktor-faktor yang Berhubungan dengan kejadian dispepsia pada usia produktif (15-64) di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoong Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus-kontrol (Case Control Study). Populasi adalah penderita dyspepsia sebanyak 92 orang terdiri dari 46 kasus dan 46 kontrol. Teknik pengambilan sampelnya adalah Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan selama 15 hari dari tanggal 1-15 Juli 2022 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis kelamin (P value= 0,033) OR= 0,361, pola makan (P value= 0,000) OR= 0,007, makanan dan minuman iritatif (P value= 0,036) OR= 0,372, OAINS (P value= 0,000) OR= 29,520 memiliki hubungan dengan kejadian dispepsia pada usia produktif (20-60). Sedangkan untuk usia (P value= 1,000) OR= 1,000 tidak memiliki hubungan dengan kejadian dispepsia pada usia produktif (15-64) pada di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoong Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Diharapkan kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi makanan yang akan membuat jadi lebih buruk keadaan penyakit dyspepsia melalui informasi yang diberikan oleh petugas kesehatan selama melakukan pengobatan dan Peneliti menyarankan petugas kesehatan untuk lebih gencar memberikan edukasi kesehatan terkait faktor-faktor yang menyebabkan kejadian dispepsia.
Faktor Risiko Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2022 M. Merza Nurshahab, Fahmi Ichwansyah, Agustina
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. Hipertensi sekarang jadi masalah utama kita semua, tidak hanya di Indonesia tapi di dunia, karena hipertensi ini merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, stroke. Hipertensi disebut sebagai the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Data Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Tahun 2021, dari 11 Puskesmas yang ada di Kota Banda Aceh kasus penyakit hipertensi tertinggi yaitu di Puskesmas Meuraxa berjumlah 6,277 kasus. Dari hasil wawancara dengan para penderita hipertensi, pasien dengan rerata tekanan darah antara 150/90 mmHg sampai 180/100 mmHg, para pasien mengatakan tidak mengetahui penyebab pasti meningkatnya tekanan darah mereka. Desain penelitian descriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang berjumlah 5.864 di Puskesmas Meuraxa Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 98 responden. Penetapan jumlah sampel minimum menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data yang dilakukan dari tanggal 27 Juli – 02 Agustus 2022 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan terdapat responden dengan diagnosis hipertensi stage 2 sebesar 32,7%, responden dengan umur dewasa akhir sebesar 53,15, responden dengan jenis kelamin perempuan sebesar 58,2%, responden dengan riwayat hipertensi di keluarga sebesar 52,0%, responden perokok aktif sebesar 51,0% dan responden dengan aktivitas fisik ringan sebesar 45,9%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara umur dengan hipertensi p = 0,001, ada hubungan antara jenis kelamin dengan hipertensi p = 0,021, ada hubungan antara riwayat keluarga dengan hipertensi p = 0,028, ada hubungan antara pemeriksaan kesehatan dengan hipertensi p = 0,024, ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan hipertensi p = 0,009 dan ada hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi p = 0,000. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kelima variabel tersebut memiliki hubungan dengan hipertensi di Puskesmas Meuraxa Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh tahun 2022.
Hubungan Pola Asuh Permisif, Teman Sebaya Dan Media Informasi Dengan Perilaku Penyimpangan Seksual Pada Remaja Kabupaten Bireun Tahun 2022 Mutia Zahra, Anwar Arbi, Agustina
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku penyimpangan seksual merupakan segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis yang tidak lazim. Tingginya angka kejadian perilaku seks bebas pada ramaja disebabkan karena perkembangan kognitif (perubahan kemampuan mental), emosional (tingkah laku) dan kapasitas sosial selama awal masa remaja serta rasa ingin tahu yang tinggi dari para remaja mengenai segala hal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Permisif, Teman Sebaya, Dan Media Informasi Dengan Perilaku Penyimpangan Seksual Pada Remaja Kabupaten Bireun tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 169 remaja usia 15-19 tahun dengan jumlah sampel 63 remaja. Teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 26 Juni - 2 Juli 2022. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukkan proporsi responden penyimpangan seksual pada kategori berisiko rendah sebesar 58,7%, pola asuh indulgen 54%, peran teman sebaya tidak berperan 50,8% dan tidak pernah mendapat informasi 68,3%. Ada hubungan pola asuh permisif dengan p value 0,005, peran teman sebaya dengan p value 0,003 dan informasi p value 0,009 dengan perilaku penyimpangan seksual. Diharapkan kepada responden untuk meningkatkan pengetahuan dengan menggali informasi tentang bahaya seks bebas dari berbagai sumber dari petugas kesehatan dan buku, sehingga remaja dapat mencegah perilakuk seks bebas.
Determinan Melakukan Tes Skrining HIV/AIDS Dengan Pemeriksaan PMTCT Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2022 Raujatul Hasanah, Anwar Arbi, Surna Lastri
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap penyakit, ibu hamil dengan HIV positif akan mengancam keselamatan ibu dan juga bayi yang dikandung. Pelaksanaan program PMTCT masih mengalami beberapa tantangan salah satunya kurangnya partisipasi ibu hamil untuk melakukan tes HIV secara sukarela. Kurangnya partisipasi ibu dipengaruhi oleh kemauan ibu hamil untuk melakukan tes HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan melakukan tes skrining HIV/AIDS dalam mendukung tercapai Program Prevention of Mother to Child HIV Transmission (PMTCT) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 270 orang, sampel ditentukan dengan Stratified Random Sampling yaitu sebanyak 73 ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 25 Juni - 19 Juli 2022. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden tidak ada melakukan pemeriksaan PMTCT sebesar 63%, tidak mendapat dukungan dari keluarga untuk pemeriksaan PMTCT sebesar 61,6%, berpengetahuan kurang sebesar 57,5%, tidak mendapat dukungan dari petugas kesehatan sebesar 50,7%, sikap negatif terhadap pemeriksaan PMTCT sebesar 63%, berpendidikan menengah sebesar 53,4%. Ada hubungan dukungan keluarga (p value 0,005), pengetahuan (p value 0,001), peran petugas kesehatan (p value 0,001), sikap (p value 0,001) dan pendidikan (p value 0,009) dengan pemeriksaan PMTCT. Diharapkan bagi penanggung jawab program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak ) untuk lebih bervariasi di dalam metode untuk menarik minat ibu hamil supaya mereka setuju dilakukan pemeriksaan PMTCT.

Page 8 of 15 | Total Record : 149