cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 233 Documents
PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN DAN PERHITUNGAN PAJAK BAGI UMKM DI KOTA BEKASI Kadek Wisnu Bhuana; Layon H Hocben Hutagaol; Triyogo Moelyo Adhi; Hafsatul Azizah
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.376 KB) | DOI: 10.32493/.v1i2.12981

Abstract

ABSTRAK Kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  bertujuan  untuk memberikan nilai tambah, edukasi dan pelatihan dengan memberikan  pemahaman  tentang  konsep  dasar  perpajakan,  hak  dan  kewajiban perpajakan serta ruang lingkup aspek dan perhitungan perpajakan bagi pelaku UMKM di kota Bekasi. Kriteria UMKM berdasar Undang-Undang no 20 tahun 2008 dapat dikelompokkan berdasar : jumlah asset, jumlah omset pertahun dan jumlah karyawan. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk presentasi melalui zoom dengan beberapa tahapan. Tahap pertama adalah tahap perencanaan melalui pendaftaran peserta.  Tahap  kedua  adalah  pelaksanaan  kegiatan  yang dilakukan dengan memaparkan materi, praktik penghitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak, serta diskusi melalui aplikasi zoom. Peserta yang mengikuti pelatihan ini merasakan materi yang diberikan relevan dengan yang dilakukan dan sangat berhubungan dengan kebutuhan peserta serta menambah pengetahuan tentang perpajakan dalam bidang pajak UMKM. Peserta yang mengikuti pelatihan ini merasakan materi yang diberikan relevan dengan yang dilakukan dan sangat berhubungan dengan kebutuhan peserta serta menambah pengetahuan tentang perpajakan dalam bidang pajak UMKM.  Kata Kunci: Kewajiban Perpajakan, UMKM, Pengabdian Masyarakat, Perhitungan pajak,          dan Pelatihan ABSTRACT This community service activity aims to provide added value, education and training by providing an understanding of the basic concepts of taxation, tax rights and obligations as well as the scope of taxation aspects and calculations for MSME actors in the city of Bekasi. The criteria for MSMEs based on Law No. 20 of 2008 can be grouped based on: total assets, annual turnover and number of employees. The method of implementing this service is carried out in the form of a presentation via zoom with several stages. The first stage is the planning stage through participant registration. The second stage is the implementation of activities carried out by explaining the material, practice of calculating, reporting, and paying taxes, as well as discussions through the zoom application. Participants who took part in this training felt that the material provided was relevant to what was being done and closely related to the needs of the participants as well as increasing knowledge about taxation in the MSME tax sector. Participants who took part in this training felt that the material provided was relevant to what was being done and closely related to the needs of the participants as well as increasing knowledge about taxation in the MSME tax sector. Keywords: Tax Obligations, MSMEs, Community Service, Tax calculation, and Training
ETIKA DAN KODE ETIK STAF DI KANTOR DESA SUKARAME, PANDEGLANG Pendi Ahmad; Nurhayati Nurhayati; Dyas Mulyani Benazir
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.589 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i2.23149

Abstract

ABSTRACK Ethics has been taught since school, but in social life sometimes we forget to apply it. A person's ethics can be good or bad when interacting with other people, especially when a staff member communicates with customers or clients who come to the company, as well as government office staff who are serving citizens. So that ethics is very important to learn and the staff's code of ethics is also very necessary to be applied, so as not to get complaints from customers or clients who come to the company, as well as residents who come to government offices.One of the government offices that serve the community is the Sukarame Village Office, Carita District, Pandeglang Regency, the staff at the Sukarame Village office in providing services to the community. Always pay attention to ethics and code of ethics as a staff. But sometimes because of the large number of residents who come at the same time and the number of staff who are not many, the staff becomes overwhelmed and ignores ethics. So it is necessary to remind again of the importance of ethics and code of ethics to be applied in providing services to the community so that services become better. The method of implementing Community Service activities is dialogue-participatory education by explaining the importance of studying ethics and complying with the code of ethics applied at the Sukarame Pandeglang Village Office. In addition, this activity also involved staff from the Sukarame Village Office.The results of this activity were explained to the staff regarding ethics in providing services. Besides that, it also raises staff awareness to comply with the code of ethics applied at the Sukarame Village Office, because ethical values should be the main goal in social life to become moral and ethical. Keywords: Ethics, Code of Ethics, and Staff  ABSTRAK Etika telah diajarkan sejak di bangku sekolah, namun dalam hidup bermasyarakat terkadang lupa untuk menerapkannya. Etika seseorang dapat baik atau tidak dapat dilihat saat berinteraksi dengan orang lain, terutama saat seorang staf berkomunikasi dengan pelanggan atau klien yang datang ke perusahaan, selain itu juga staf kantor pemerintahan yang sedang melayani warga. Sehingga etika sangat penting untuk dipelajari dan kode etik staf juga sangat perlu untuk diterapkan, agar tidak mendapatkan komplain dari pelanggan atau klien yang datang ke perusahaan, begitu juga warga yang datang ke kantor pemerintahan.Salah satunya kantor pemerintahan yang melakukan pelayan kepada masyarakat yaitu Kantor Desa Sukarame Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang, para staf di kantor Desa Sukarame ini dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat selalu memperhatikan etika dan kode etik sebagai seorang staf. Namun terkadang karena banyaknya warga yang datang di waktu yang bersamaan dan jumlah staf yang tidak banyak membuat staf kewalahan dan mengabaikan etika. Sehingga perlu untuk mengingatkan kembali akan pentingnya etika dan kode etik untuk diterapkan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat agar pelayanan menjadi lebih baik.  Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat bersifat edukasi dialog-partisipatif dengan cara menerangkan mengenai pentingnya mempelajari etika dan mematuhi kode etik yang diterapkan di Kantor Desa Sukarame Pandeglang. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan staf Kantor Desa Sukarame.Hasil kegiatan ini para staf dijelaskan mengenai etika dalam melakukan pelayanan. Disamping itu juga menumbuhkan kesadaran staf untuk mematuhi kode etik yang diterapkan di Kantor Desa Sukarame, karena nilai etika sudah seharusnya menjadi tujuan utama dalam hidup bermasyarakatagar menjadi bermoral dan beretika. Kata Kunci: Etika, Kode Etik, dan Staff
MEMBANGUN ETIKA SOSIAL PADA ERA PANDEMI DI YAYASAN TUNAS INSAN MULIA SAWANGAN – DEPOK Agnes Bessie; Etin Solihatin; Mahesa Agriya Putra; Meriana Lette; Nurul Maulidia Hakim
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.283 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i2.23139

Abstract

ABSTRACTEthics is an important requirement for all existing professions so as not to take actions that deviate from the law. Ethics are life values and norms and laws that govern human behavior. Ethics also examines and critically examines what is good and bad from an action formulated in ethical principles. Ethics questions the basis behind a moral principle. Thus, ethics questions why by a certain ethical principle an action is judged to be morally good or bad. In addition to this, ethics also deals with an explanation of what things should make an action judged good or bad if not for this or because of it as examined and critically tested on certain ethical principles.Main Key : Social Ethics ABSTRAKEtika menjadi kebutuhan penting bagi semua profesi yang ada agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang hukum. Etika merupakan nilai-nilai hidup dan norma - norma serta hukum yang mengatur perilaku manusia. Etika juga memeriksa dan menguji secara kritis apa yang baik dan buruk dari suatu tindakan yang dirumuskan dalam prinsip-prinsip etis. Etika mempertanyakan dasar di balik suatu prinsip moral. Dengan demikian, etika mempertanyakan mengapa oleh suatu prinsip etis tertentu suatu tindakan dinilai baik atau buruk secara moral. Di samping ini, etika juga berurusan dengan penjelasan mengenai hal-hal apa yang seharusnya membuat suatu tindakan dinilai baik atau buruk bila bukan karena ini atau karena itu sebagaimana diperiksa dan diujinya secara kritis pada prinsip-prinsip etis tertentuKunci utama : Etika Sosial
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN TUGAS SISWA SDI NURUL HIDAYAH MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE DRIVE Noryani Noryani; Ahmad Maulana Irfanudin; Erlita Kurniawaty; Ratih Andalusi
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.432 KB) | DOI: 10.32493/.v1i2.12972

Abstract

ABSTRACT The background of doing community service is observing and understanding the problems experienced by our community service partners, namely SDI Nurul Hidayah in the Distance Learning process during the Sars-Cov-2 virus pandemic, obstacles in the distribution of teaching materials, tasks and other activities that shift from face to face to online is a new difficulty, especially for teachers, students as well as parents and guardians of students. The purpose of this Community Service is to provide practical and efficient solutions in the distribution of subject matter using applications that are free and easy to use. The method of implementing community service is by inviting representatives from each stakeholder, namely teachers, students and representatives of parents of SDI Nurul Hidayah students in a limited emergency through the Zoom video conference application, by introducing the Google Drive application and its use practices related to the learning access process through online media. The result of the community service process is that teachers, students and parents get new experiences related to the use of online learning media, easier and more efficient distribution of teaching materials in terms of time and cost. The conclusion of this community service, namely the use of online learning media to make Teaching and Learning Activities during the pandemic can be carried out well, we suggest that as special service lecturers for community service partners so that they can increase their abilities in the field of technology, and in general so that service activities can be carried out continuously.. Keywords: Community Service, GoogleDrive, Islamic elementary school, and Nurul Hidayah  ABSTRAK Latar belakang dilakukannya Pengabdian Masyarakat adalah mengamati serta memahami permasalahan yang dialami oleh mitra abdimas kami yakni SDI Nurul Hidayah dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi virus Sars-Cov-2, hambatan dalam distribusi bahan ajar, tugas serta kegiatan lainnya yang beralih dari tatap muka menjadi daring menjadi kesulitan baru khususnya bagi para guru, siswa maupun orang tua dan wali peserta didik. Tujuan dilakukan Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan solusi praktis dan efisien dalam pendistribusian materi pelajaran menggunakan aplikasi yang bersifat gratis dan mudah dalam penggunaannya. Metode Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat adalah dengan mengundang perwakilan dari masing-masing stakeholder, yaitu Guru, peserta didik serta perwakilan orang tua murid SDI Nurul Hidayah secara darurat terbatas melalui aplikasi video conference Zoom, dengan memperkenalkan aplikasi Google drive serta praktik penggunaannya terkait dengan proses akses pembelajaran melalui media daring. Hasil proses pengabdian masyarakat adalah para guru, peserta didik dan orang tua mendapatkan pengalaman baru terkait penggunaan salah satu media pembelajaran daring, distribusi bahan ajar yang lebih mudah dan efisien dari segi waktu dan biaya. Simpulan pengabdian masyarakat ini yaitu penggunaan media pembelajaran daring membuat Kegiatan Belajar Mengajar selama masa pandemi dapat terlaksana dengan baik, saran kami selaku dosen pengabdi khusus untuk mitra pengabmas agar dapat meningkatkan kemampuan di bidang teknologi, dan secara umum agar kegiatan pengabdian dapat terus dilakukan secara berkesinambungan.. Kata-kata Kunci: Pengabmas, Google Drive, SDI, dan Nurul Hidayah
MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISI DONGENG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI PADA SISWA KELAS 1 SDK MATER DEI PAMULANG Novi Sri Purwaningsih; Taat Budiono; Sugiyo Sugiyo; Sugiyarto Sugiyarto; Zamzam Nurhuda
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.744 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18436

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman isi dongeng dengan penggunaan media gambar seri pada siswa kelas 1 SDK Mater Dei Pamulang. Kegiatan ini merupakan perwujudan visi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang sekaligus wujud kontribusi prodi dalam bidang bahasa dan sastra melalui media dongeng. Kegiatan ini dilakukan dengan metode komunikasi sinkronik yakni dengan memanfaatkan media komunikasi video conference melalui zoom meeting secara bersamaan. Tim pengabdian kepada masyarakat terdiri dari lima orang dosen dan lima orang mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Pamulang. Pada saat pelaksanaan program, gambar seri diperlihatkan kepada siswa dengan menyesuaikan dongeng yang sedang dibacakan. Dengan kata lain, dongeng yang akan diceritakan dibuat dalam bentuk gambar seri terlebih dahulu. Kata Kunci: pemahaman, isi dongeng, media gambar seri, SDK Mater Dei Pamulang  Abstract This Community Service activity aims to improve the understanding of the content of fairy tales by using serial image media for grade 1 students, SDK Mater Dei Pamulang. This activity is a manifestation of the vision's the Indonesian Literature Study Program, Pamulang University, as well as a form of the study program's contribution in the field of language and literature through the media of fairy tales. This activity is carried out using the synchronous communication method, namely by utilizing video conference communication media through zoom meetings simultaneously. The community service team consists of five lecturers and five students of the Indonesian Literature Study Program, Faculty of Letters, University of Pamulang. During the implementation of the program, series pictures are shown to students by adjusting the fairy tale being read. In other words, the story that will be told is made in the form of a series drawing first. Keywords: understanding, story content, serial image media, SDK Mater Dei Pamulang
PENTINGNYA PEMAHAMAN TENTANG KEMANFAATAN DAN KEMUDARATAN MEDIA SOSIAL Yoyon M Darusman; Bastianon Bastianon; Susanto Susanto; Tato Setiawan; Dyas Mulyani Benazir
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.806 KB) | DOI: 10.32493/.v1i1.9826

Abstract

ABSTRAK Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepad masyarakat Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal mengenai pemanfaatan media social serta mudarat aau dampak negative penggunaan media sosial. Adapun, pelaksanaan kegiatan terbagi dari beberapa kategorisasi seperti: 1. Tahap Pra Pelaksanaan: a. bahwa tim pengabdi men-survey lokasi ke Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal guna berdiskusi perihal jadwal, peserta dan tema. b. bahwa tim pengabdi, mempersiapakan peralatan dan perlengkapan seperti laptop, spidol, dan papan tulis/kertas besar, proyektor dan plakat penghargaan kepada tuan rumah serta konsumsi untuk seluruh peserta dan pihak terkait. c. bahwa tim menghitung dan merencanakan anggaran belanja termasuk modal awal, post biaya operasional dan biaya lain yang dianggap perlu. 2. Tahap Pelaksanaan: bahwa tim pengadbi akan menggunakan metode ceramah, metode tanya-jawab interaktif dan menggunakan metode role playing; 3. Tahap Paska Pelaksanaan: bahwa tim akan membuat laporan akhir kepada tiga pihak yakni: Desa Pedeslohor, tim pengabdi dan pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Hasil kegiatan ini masyarakat Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal lebih memahami mengenai manfaat dan mudarat dari pemakaian media sosial, sehingga mereka lebih bijak menggunakan media sosial. Kata Kunci: Media Sosial, Manfaat, dan Mudarat  ABSTRACT The purpose of this activity is to provide understanding to the people of Pedeslohor Village, Adiwerna District, Tegal Regency regarding the use of social media and the disadvantages or negative impacts of using social media. Meanwhile, the implementation of activities is divided into several categories such as: 1. Pre-Implementation Stage: a. that the service team surveyed the location in Pedeslohor Village, Adiwerna District, Tegal Regency in order to discuss schedules, participants and themes. b. that the service team prepares equipment and supplies such as laptops, markers and large whiteboards / paper, projectors and plaques of appreciation to the host and consumption for all participants and related parties. c. that the team calculates and plans the expenditure budget including initial capital, post operational costs and other costs deemed necessary. 2. Implementation Stage: that the pengadbi team will use the lecture method, the interactive question and answer method and use the role playing method; 3. Post Implementation Stage: that the team will make a final report to three parties, namely: Pedeslohor Village, community service team and the Institute for Research and Community Service. The results of this activity, the people of Pedeslohor Village, Adiwerna District, Tegal Regency better understand the benefits and disadvantages of using social media, so brands are wiser to use social media. Keywords: Social Media, Benefits, and Mudarat
MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI DALAM TEAMWORK YANG KOKOH PADA SISWA/I YAYASAN PENDIDIKAN BERDIKARI DAN MANDIRI (YPBM) DEPOK Desilia Purnama Dewi; Nani Nuraini Sarah; Ratna Suminar; Suwandi Suwandi
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.345 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18427

Abstract

ABSTRAK Sekolah mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam pendidikan, selain sebagai tempat proses belajar mengajar, juga merupakan wadah untuk menciptakan anak manusia yang lebih baik kehidupannya melalui proses pendidikan. Guru diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang belum di miliki siswa dan mengembangkan pengetahuan siswa sesuai dengan potensi yang dimiliki mereka. Namun yang tak kalah pentingnya dalam proses pendidikan itu adalah terbangunnya kerjasama antar siswa. Kerjasama beregu mengharuskan adanya kekompakkan yang secara langsung dapat menimbulkan rasa percaya diri pada siswa yang kurang percaya diri. Kerjasama tim dapat melahirkan calon pemimpin yang masih tersembunyi dan dari kerjasama tim dapat memperlihatkan kelebihan masing-masing anggautanya. Kerjasama dalam tim dapat menjadi daya dorong yang memiliki energi dan sinergisitas bagi individu-individu yang tergabung dalam teamwork. Tanpa kerjasama yang baik tidak akan memunculkan ide-ide cemerlang. Tema ini dipilih mengingat siswa kelas-10 adalah anak-anak yang datang dari berbagai sekolah, sehingga untuk kerjasama tim, dapat dikatakan belum terbentuk. Sejalan dengan tujuan  utama SMK STB, bahwa mencerdaskan anak bangsa menjadi prioritas,  maka pelatihan Kerjasama Tim dianggap yang paling dibutuhkan oleh para siswa kelas 10. Kerjasama tim akan menyatukan kekuatan serta ide-ide yang akan mengantarkan siswa pada kesuksesan. Dalam kerjasama tim, dibutuhkan koordinasi antar individu serta menimbulkan rasa tanggung-jawab kelompok. Dimana hasinya akan merupakan sinergisitas kekuatan dari beberapa oarang dalam mencapai satu tujuan yang diinginkan. Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini direncanakan terbit dalam jurnal PKM sekretari, dengan tujuan agar dapat diambil manfaatnya oleh civitas akademika serta pembaca lainnya. Kata Kunci : Potensi Diri, Teamwork  ABSTRACT Schools have a very important position in education, apart from being a place for the teaching and learning process, it is also a place for creating better human children through the educational process. Teachers are expected to provide knowledge that students do not yet have and develop students' knowledge according to their potential. But no less important in the educational process is the establishment of cooperation between students. Team collaboration requires cohesiveness which can directly lead to self-confidence in students who lack self-confidence. Teamwork can give birth to potential leaders who are still hidden and from teamwork can show the strengths of each member. Teamwork can be a driving force that has energy and synergy for individuals who are members of teamwork. Without good cooperation, there will be no bright ideas. This theme was chosen considering that the 10th graders are children who come from various schools, so that for teamwork, it can be said that it has not yet been formed. In line with the main goal of SMK STB, that educating the nation's children is a priority, Teamwork training is considered the most needed by grade 10 students. Teamwork will unite strengths and ideas that will lead students to success. Teamwork requires coordination between individuals and creates a sense of group responsibility. Where the result will be a synergism of the strengths of several people in achieving a desired goal. This Community Service Report (PKM) is planned to be published in the secretarial PKM journal, with the aim that the academic community and other readers can benefit from it. Keywords: Self Potential, Teamwork
CREATING AND SHAPING ENTREPRENEURIAL MIND TO FACE THE DIGITAL ERA SOCIETY Sapto Imambachri; Sugiyarto Sugiyarto; Edi Junaedi
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.919 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i2.23145

Abstract

ABSTRACT Entrepreneurship plays a very vital role in the economic growth of a country, including  Indonesia, the role of entrepreneurship in Indonesian economy not only helps the government and society to increase per capita income, but also includes job creation for the people of Indonesia. Seeing the importance of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to support the Indonesian economy going forward, the Government of Indonesia is aggressively continuing to improve Indonesia's infrastructure, as well as economic growth centers, such as the inauguration of the Mandalika Circuit of West Nusa Tenggara (NTB), 18 -20 March which initiated the emergence of many entrepreneurs.  Indonesia's entrepreneurship ratio is only around 3.47 percent, and this figure is quite low when compared to fellow ASEAN countries such as Singapore which reached 8.76 percent, Thailand 4.26 percent and Malaysia 4.74 percent. "Some experts say that a country can be said to be developed if it has an entrepreneur ratio of around 10-14 percent,". Looking at the size of Indonesia's population and abundant natural resources, it is certainly not impossible that Indonesia will soon become a developed country if it is supported by reliable human resources. The number of productive population aged between 25 – 54 years is quite large, which is around 113 million (42.56%), so the Indonesian market is a large market that is targeted by many countries in the world. To become a reliable entrepreneur requires high motivation and has self-confidence and dares to take business risks, has a strong leadership spirit and able to see business opportunities by looking at the life around oneself and can provide solutions to problems that are a source of community dissatisfaction by offering new ideas and effective solutions. Seeing the importance of entrepreneurship in the future which will help to make a nation progress, the Secretarial Study Program - Pamulang University in the implementation of its International Community Service (PKM) entitled "Creating and Shaping The Entrepreneurial Mind to Face the Digital Era Society"  conducted an online event on March 24, 2022 by Inviting an Entrepreneur Mr. Diwakar Saraswat CEO of Vorx Information System Pty., Ltd. which is engaged in Integrated Information system software based in Melbourne – Australia. It is hoped that with the presence of PKM regarding entrepreneurship, it will boost the interest of students, start up entrepreneurs in South Tangerang (MSMEs) who are also invited to get enlightenment about entrepreneurship. Key words : Entrepreneurship, Micro small medium enterprises, motivation  ABSTRAK Kewirausahaan memainkan peran yang sangat vital dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara termasuk Di Indonesia, peran wirausaha didalam perekonomian Indonesia tidak saja membantu pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan perkapita, akan tetapi juga meliputi pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Melihat akan pentingnya Usaha  Mikoro kecil dan Menengah (UMKM) untuk menopang ekonomi Indonesia kedepan, maka Pemerintah Indonesia  dengan gencar terus memperbaiki infra struktur Indonesia, demikian juga dengan pusat- pusat pertumbuhan ekonomi terus digalakan seperti diresmikan Sirkuit Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB), 18-20 Maret  yang menginisiasi banyaknya bermunculan wirausahawan.      Rasio kewirausahaan Indonesia baru berkisar antara 3,47 persen, dan angka ini  cukup rendah bila dibandingkan dengan sesama negara ASEAN seperti Singapura yang mencapai 8,76 persen, Thailand 4,26 persen serta Malaysia 4,74 persen. "Beberapa Pakar mengatakan bahwa  bahwa suatu negara  dapat dikatakan maju apabila  mempunyai  rasio wirausahawan berkisar 10-14 persen,", kalau melihat jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar, serta sumber daya alam yang melimpah tentunya bukan mustahil Indonesia akan segera menjadi negara maju apabila di topang sumber daya Manusia yang handal. Jumlah penduduk yang produktif berusia anta 25 – 54 tahun cukup besar yaitu sekitar 113 juta(42,56%) maka pasar Indonesia merupakan pasar yang besar yang diincar oleh banyak negara di Dunia.  Untuk menjadi seorang wirausahawan yang handal  diperlukan motivasi yang tinggi serta mempunyai kepercayan diri serta berani mengambil resiko usaha., mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat serta dapat melihat peluang bisnis dengan melihat kehidupan sekelilingnya serta dapat memberikan solusi terhadap masalah yang menjadi sumber ketidak puasan masyarakat dengan menawarkan pemikiran baru dan solusi yang tepat guna. Melihat penting kewirausahaan di masa mendatang yang akan membuat sebuah bangsa akan menjadi maju, maka Prodi Sekretari - Universitas Pamulang didalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional nya yang berjudul “ Creating and Shaping The Entrepreneurial Mind to Face the Digital Era Society” diadakan secara Daring pada Tanggal 24  Maret 2022 Mengundang Pembicara Seorang Entrepreneur  Mr. Diwakar Saraswat CEO dari Vorx Information System Pty.,Ltd. yang bergerak dibidang Integrated Information system software berasal dari Melbourne – Australia. Diharapkan dengan hadirnya PKM Mengenai kewirausahaan, akan mendongkrak minat para mahasiswa, UMKM tangsel yang turut diundang untuk mendapat pencerahan mengenai kewirausahaan. Kata Kunci : Entreprenuership, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Motivasi
PENTINGNYA PELATIHAN ADMINISTRASI BAGI KELOMPOK PEREMPUAN UMKM SUMBER REJO (PETANI TAMBAK) KELURAHAN BULAK BANTENG KECAMATAN KENJERAN KOTA SURABAYA Sedianingsih Sedianingsih; Ida Setya Dwi Jayanti; Rahmat Yuliawan
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.035 KB) | DOI: 10.32493/.v1i2.12977

Abstract

ABSTRACT Some of the problems outlined in the management of MSMEs are administrative limitations.  The bookkeeping system is relatively simple and tends to follow standard administrative rules resulting in data not being up to date. This makes it difficult to assess the performance of micro businesses. The ability to obtain sources of funds from the low capital market also occurs due to the limitations of the administrative system. This community service aims to foster a group of fisheries business (ponds) Sumber Rejo women in order to increase business productivity and welfare of its members and help the management of good administration as information material for the group and other parties related to the group such as vusiness capital, cooperation, network, and others. Keywords:  MSMEs, Training, Administration, Bookkeeping System, Productivity, and        Welfare  ABSTRAK Beberapa permasalahan yang digarisbawahi dalam pengelolaan UMKM adalah  masalah keterbatasan administrasi. Sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung mengikuti kaidah administrasi standar mengakibatkan data tidak up to date. Hal tersebut mengakibatkan sulitnya menilai kinerja usaha mikro. Kemampuan untuk memperoleh sumber dana dari pasar modal yang rendahpun juga terjadi karena keterbatasan sistem administrasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membina kelompok usaha perikanan (tambak) perempuan Sumber Rejo agar dapat meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan anggotanya serta membantu pengelolaan administrasi yang baik sebagai bahan inform+asi bagi kelompok maupun pihak lain yang berkaitan dengan kelompok itu, seperti: usaha, permodalan, jaringan kerjasama, dan lain-lain.  Kata Kunci: UMKM, Pelatihan, Administrasi, Sistem Pembukuan, Produktivitas, dan Kesejahteraan.
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM BERETIKA DI YAYASAN PESANTREN DAN RUMAH YATIM RUHAMA – GUNUNG SINDUR JAWA BARAT Dyas Mulyani Benazir; Pendi Ahmad; Nurhayati Nurhayati; Nani Widya Sari
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.431 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18441

Abstract

ABSTRACTIn educational institutions, both schools and educational foundations have formulated and implemented a code of ethics for students, a system of norms, values and written professional rules that explicitly state what is right and good and what is not good for professionals. and also the values of Pancasila. But in reality, there is still a lack of awareness of students to obey existing regulations. And parents also blame educational institutions for the moral decline of students. Therefore, efforts are needed to restore these conditions, by teaching and reminding students of the importance of learning the values of Pancasila in ethics to instill good morals, this cannot be separated from the participation of parents and teachers.The method of implementing Community Service activities is dialogue-participatory education by explaining the importance of learning the values of Pancasila in ethics at the Ruhama Pesantren and Orphanage,. In addition, this activity also involves Foundation educators who have been teaching ethics to students.The results of this activity the students were explained about the application of Pancasila values in ethics. Besides that, it also raises the awareness of students to apply ethics at the Ruhama Pesantren and Orphanage, because the value of Pancasila in ethics should be the main goal in the education system in Indonesia. So that students become moral and ethical. Keywords: ethics, Pancasila, students ABSTRAK Di lembaga pendidikan, baik di sekolah-sekolah maupun yayasan pendidikan telah merumuskan dan menerapkan kode etik peserta didik yaitu suatu sistem norma, nilai dan juga aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional dan juga nilai-nilai Pancasila. Namun pada kenyataannya, masih kurangnya kesadaran para peserta didik untuk mentaati peraturan yang ada. Dan orang tua pun menyalahkan lembaga pendidikan akan penurunan moral peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memulihkan kondisi tersebut, dengan mengajarkan dan mengingatkan kembali kepada peserta didik akan pentingnya mempelajari nilai-nilai Pancasila dalam beretika untuk menanamkan moral yang baik, hal ini tidak luput dari peran serta orang tua dan para pengajar.  Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat bersifat edukasi dialog-partisipatif dengan cara menerangkan mengenai pentingnya mempelajari nilai-nilai Pancasila dalam beretika di Yayasan Pesantren dan Rumah Yatim Ruhama. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pendidik Yayasan  yang selama ini telah mengajarkan etika kepada peserta didik.Hasil kegiatan ini para peserta didik dijelaskan mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam beretika. Disamping itu juga menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk menerapkan etika di Yayasan Pesantren dan Rumah Yatim Ruhama, karena nilai Pancasila dalam beretika sudah seharusnya menjadi tujuan utama dalam sistem pendidikan di Indonesia. Agar peserta didik menjadi bermoral dan beretika. Kata Kunci : etika, Pancasila, peserta didik

Page 3 of 24 | Total Record : 233