cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 215 Documents
KEGIATAN MENUMBUHKAN KREATIFITAS REMAJA DI YAYASAN PONDOK PESANTREN TUNAS INSAN MULIA SAWANGAN DEPOK Chairul Anwar; Siti Masitoh; Jesika Setyani; Rina Hasanah; Ai Aisyah; Desy Citra Dewi
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.209 KB) | DOI: 10.32493/.v1i2.12971

Abstract

ABSTRACT Creativity is a person's ability to express his ideas or ideas as outlined in the form of work. The learning creativity of the students can be influenced by various factors including the attitudes of parents or teachers and learning motivation. The attitude of parents or teachers in dealing with children's creativity is to create a conducive atmosphere so that children's creativity can develop optimally. In addition, the students' learning creativity can also be influenced by learning motivation, high learning motivation will encourage students to be more creative in learning. The creativity referred to in this research is to make decoration designs for the students by expressing their creativity through the hopes, ideals and conditions of the current era and then poured into the form of wall decoration works. With these reasons and foundations, we together want to foster the creativity of students and students at the Tunas Insan Mulia Islamic Boarding School Foundation to have the skills to make wall hanging decorations. Creativity from an early age is very important for students in improving good human resources. In the presentation of making wall decorations that we made, it was intended that the students could understand how to make attractive decoration designs. We are happy and proud to be able to carry out PKM at the Tunas Insan Mulia Foundation, Sawangan, Depok. Keywords: Creativity, Students, and Decoration  ABSTRAK Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk mengungkapkan ide atau gagasannya yang dituangkan dalam bentuk karya. Kreativitas belajar para santri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain sikap orang tua atau guru dan motivasi belajar. Sikap orang tua atau guru dalam menghadapi kreativitas anak adalah menciptakan suasana yang kondusif agar kreativitas anak dapat berkembang secara optimal. Selain itu kreativitas belajar para santri juga dapat dipengaruhi oleh motivasi belajar, motivasi belajar yang tinggi akan mendorong para santri untuk lebih kreatif dalam belajar. Kreativitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah membuat desain dekorasi untuk siswa dengan mengekspresikan kreativitasnya melalui harapan, cita-cita dan kondisi zaman sekarang yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk karya hiasan dinding. Dengan alasan dan landasan tersebut, kami bersama-sama ingin menumbuhkembangkan kreativitas santriwan dan santriwati di Yayasan Pondok Pesantren Tunas Insan Mulia untuk memiliki keterampilan membuat hiasan hiasan dinding. Kreativitas sejak dini sangat penting bagi siswa dalam meningkatkan sumber daya manusia yang baik. Dalam penyajian pembuatan hiasan dinding yang kami buat ini bertujuan agar para siswa dapat memahami cara membuat desain hiasan yang menarik. Kami senang dan bangga bisa melaksanakan PKM di Yayasan Tunas Insan Mulia, Sawangan, Depok. Kata Kunci: Kreatifitas, Santri, dan Dekorasi
EDUKASI ETIKA BERKOMUNIKASI PADA ANAK USIA 10-14 TAHUN DI YAYASAN DESA HIJAU Gina Siti Kamilah; Euis Mediawati; Herti Kristiani Zalukhu; Siti Qowiatun; Windy Nur Antika; Yenni Siregar
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.316 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18435

Abstract

ABSTRAK Edukasi Etika Berkomunikasi merupakan suatu aktivitas yang sangat sering dilakukan oleh setiap orang dalam lingkungan apa pun,di mana pun dan kapan pun, karena komunikasi sangat penting bagi kehidupan kita. Dengan mengedukasikan etika berkomunikasi pada anak di era globalisasi ini telah menyimpang dari ajaran tentang tingkah laku hidup atau ajaran agama tertentu yang berlaku di dalam lingkungan masyarakat, maka dengan mudah berkomunikasi dengan baik dilingkungan masyarakat. Tujuan Etika Berkomunikasi adalah untuk menciptakan etika atau kesopanan dalam berkomunikasi dan menciptakan kesan yang baik atau sesuai dengan apa yang diharapkan dari pihak-pihak yang berkomunikasi. Upaya yang dilakukan untuk menanamkan pemahaman etika yang baik dengan cara menasihati dan mengedukasikan cara berkomunikasi yang baik. Tujuan dari kami adalah untuk menjadikan mereka generasi yang mempunyai nilai kesopanan yang tinggi dan bermartabat kelak. Pelaksanaan PKM dilakukan hari sabtu tanggal 28 Agustus 2021 dari jam 10.00 hingga pukul 11.43. Setelah diberikan materi pada siswa Yayasan Desa Hijau para siswa diberikan pertanyaan supaya para siswa lebih memahami tentang Etika Berkomunikasi yang baik dan benar. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengimplementasikan etika berkomunikasi kepada siswa Yayasan Desa Hijau supaya mereka dapat berkomunikasi dengan baik kepada guru,orang tua dan teman. Kata Kunci: Edukasi, Etika, Berkomunikasi, dan Siswa ABSTRACT Ethical Education Communication is an activity that is very often carried out by everyone in any environment, anywhere and anytime, because communication is very important for our lives. By educating children about communication ethics in this era of globalization, they have deviated from teachings about life behavior or certain religious teachings that apply in society, making it easy to communicate well in society. The purpose of Communicating Ethics is to create ethics or politeness in communicating and create a good impression or in accordance with what is expected of the communicating party. Efforts are being made to instill a good ethical understanding by advising and educating on good communication methods. Our goal is to make them a generation that has high moral values and dignity in the future. The implementation  is carried out on Saturday, August 28, 2021, from 10.00 to 11.43. after being given material to the students of the Green Village Foundation, students were given questions so that students better understand good and correct Communication Ethics. The conclusion of this community service activity is to apply communication ethics to Green Village Foundation students so that they can communicate well with teachers, parents and friends. Keywords: Education, Ethics, Communication, and Students
PELATIHAN DARING FINANCIAL LIFE SKILLS: ALTERNATIF LITERASI KEUANGAN DI MASA PANDEMI Nina Septina; Hamfri Djajadikerta; Amelia Setiawan; Lilian Danil; Agustinus Susilo; Katlea Fitriani
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.357 KB) | DOI: 10.32493/.v1i1.9825

Abstract

ABSTRACT Responding to policies issued by the government through the Ministry of Education and Culture on the learning process during the pandemic, universities adjusted every form of tridharma activities held, including community service activities. One of the cooperation activities between Parahyangan Catholic University and Astra through the Kampung Berseri Astra program in its implementation also needs to be adjusted. One out of some capacity building activities by  the community service team at BUMDes Maju, Bumdes Jiwa Ilir and BUMDes Bermuda in Indramayu Regency is through the implementation of online training on financial literacy. Participants consisted of BUMDes managers, SMEs and residents from Ujunggebang Village, Ilir Village and Kedokanagung Village. Because the activities were carried out online, some participants also came from students and MSMEs in West Java. The enthusiasm of the participants was reflected in the activeness during the training session, the number of comment responses and questions submitted through chat boxes during the activity, as well as the many requests to deepen the discussion at the next training. Based on this experience, in the future it is possible to carry out blended community service activities by combining face-to-face and cyber-face methods, tailored to the availability of resources and objectives of activities. Training on financial technology can be proposed as material in the next period mentoring program.   Keywords: Financial Literacy, Online Training, Capacity Building, and Financial Life Skills  ABSTRAK Menyikapi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang proses pembelajaran selama masa pandemi, perguruan tinggi menyesuaikan setiap bentuk kegiatan tridharma yang diselenggarakan, termasuk kegiatan pengabdian pada masyarakat. Salah satu kegiatan kerjasama antara Universitas Katolik Parahyangan dan Astra melalui program Kampung Berseri Astra dalam pelaksanaannya juga perlu disesuaikan. Salah satu bentuk kegiatan peningkatan kapasitas yang dilakukan tim pengabdi pada BUMDes Maju, Bumdes Jiwa Ilir dan BUMDes Bermuda di Kabupaten Indramayu adalah melalui penyelenggaraan pelatihan daring tentang literasi keuangan. Peserta terdiri dari pengelola BUMDES, UKM dan warga dari Desa Ujunggebang, Desa Ilir dan Desa Kedokanagung. Karena kegiatan dilaksanakan secara daring, sebagian peserta juga berasal dari mahasiswa dan UMKM di Jawa Barat.  Antusiasme para peserta tercermin keaktifan selama sesi pelatihan, banyaknya respon komentar dan pertanyaan yang disampaikan melalui chat box selama kegiatan berlangsung, serta banyaknya permintaan untuk memperdalam pembahasan pada pelatihan berikutnya. Berdasarkan pengalaman ini, maka di masa mendatang sangat dimungkinkan untuk dapat melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan cara menggabungkan metode tatap muka dan tatap maya, disesuaikan dengan ketersediaan sumberdaya dan tujuan kegiatan. Pelatihan tentang financial technology dapat diusulkan sebagai materi pada program pendampingan periode selanjutnya.  Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pelatihan Daring, Peningkatan Kapasitas, dan Financial Life          Skill
PERAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DI SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINESS (STB) SAWANGAN Sapto Hadi Imambachri; Turkamun Turkamun; Deni Darmawan; Edi Junaedi; Ismul Bathni Sumadikarta
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.43 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v1i2.13958

Abstract

ABSTRACT Various studies have been carried out aimed at knowing effective communication models and leadership models in an organization. Bartol (2008: 505) states that "Leadership is the process of influencing others to achieve organizational goals". In the implementation of Community Service carried out by the lecturers of  Sekretari D-III Study Program by giving presentations and joint discussions for one day on March 27, 2021 to provide input, how a leader in this case the principal is required to become a professional leader for the teachers at SMK Science Technology and Business (STB) Sawangan and to enhance and understand all aspects that need to be improved in order to have effective communication in democratic leadership in the work place. Communication processes and skills are widely researched as ways to enable school leaders to more fully lead the schools efficiently. According to research, it is known that successful schools are the result of successful leadership policies that rely on effective communication. La Plant (1979) expressed his idea that ideal communication produces good results that affect all angles of the educational process.  After studying a number of school leaders about communication skills and concluded that one of the success factors of a principal is the ability to communicate effectively with others. The communication skills of an effective leader will be able to motivate and inspire teammates to work hard in achieving team targets and organizational goals as well. Effective communication is an advantage of a leader in leading effectively. So, based on many studies on how effective communication plays a big role, many aspects that shape an effective communication  are related to several important things such as whether all the main points that must be conveyed by the leadership when communicating have been carried out on all staff and whether staff have been given the opportunity to provide suggestions to improve communication so that leadership is more effective.  Key Words: Effective Communications, Democratic Leadership, and Communication Process  ABSTRAK Berbagai penelitian telah dilakukan yang bertujuan untuk mengetahui model komunikasi efektif dan model kepemimpinan dalam suatu organisasi. Bartol (2008:505) menyatakan bahwa “Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organisasi”. Dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen Program Studi D-III Kesekretariatan dengan memberikan presentasi dan diskusi bersama selama satu hari pada tanggal 27 Maret 2021 untuk memberikan masukan, bagaimana seorang pemimpin dalam hal ini kepala sekolah dituntut untuk menjadi seorang yang profesional. mengarahkan para guru di SMK Sains Teknologi dan Bisnis (STB) Sawangan untuk meningkatkan dan memahami semua aspek yang perlu ditingkatkan untuk memiliki komunikasi yang efektif dalam kepemimpinan yang demokratis. Proses dan keterampilan komunikasi banyak diteliti sebagai cara untuk memungkinkan para pemimpin sekolah memimpin sekolah secara lebih efisien. Menurut penelitian, diketahui bahwa sekolah yang sukses adalah hasil dari kebijakan kepemimpinan yang sukses yang mengandalkan komunikasi yang efektif. La Plant (1979) mengemukakan gagasannya bahwa komunikasi yang ideal menghasilkan hasil yang baik yang mempengaruhi semua sudut proses pendidikan. Setelah mempelajari beberapa kepala sekolah tentang keterampilan komunikasi dan menyimpulkan bahwa salah satu faktor keberhasilan seorang kepala sekolah adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Keterampilan komunikasi seorang pemimpin yang efektif akan mampu memotivasi dan menginspirasi rekan satu tim untuk bekerja keras dalam mencapai target tim dan juga tujuan organisasi. Komunikasi yang efektif merupakan keunggulan seorang pemimpin dalam memimpin secara efektif. Maka berdasarkan banyak kajian tentang bagaimana komunikasi yang efektif berperan besar, banyak aspek yang berkaitan dengan beberapa hal penting seperti apakah semua pokok-pokok utama yang harus disampaikan pimpinan saat berkomunikasi telah dilakukan pada semua staf dan apakah staf sudah diberi kesempatan untuk memberikan saran untuk meningkatkan komunikasi agar kepemimpinan lebih efektif. efektif. Kata Kunci: Komunikasi Efektif, Kepemimpinan Demokratis, dan Proses komunikasi
PENGENALAN PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PRIMA DI KANTOR DESA SUKARAME-PANDEGLANG Rahmayanti Rahmayanti; Unik Desthiani; Annie Rufeidah
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.813 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i2.23144

Abstract

ABSTRACT Archives are something that cannot be separated from an organization or institution, archives have such an important role, they can be taken into account in decision making or become concrete evidence of a moment that takes place within the institution or organization, in its development, archives continue to follow technological changes, Archives are now not only in the form of an object that can be touched, but also something that is stored digitally which we call digital or electronic archives. Archive management is an effort made by the organization in this case the Sukarame village office to be able to provide excellent service in accordance with the character of today's society. Manual management is something that must be changed in the current digitalization period, where archive management is important and there is a need for changes to digitization to make it easier for employees to access data that has been stored at a later date. Digital archive management activities include at least two things, namely: (1) archive storage and (2) archive retrieval. Digital archive storage activities are archive management activities starting from the transfer of archive media to the arrangement of archives in new media. Through this community service activity, the team would like to convey about digital archive management using software which is a modern archive management medium to facilitate the duties of staff at the Sukarame village office in providing excellent service to the community. Keywords: Digital Archives, Software, Service Excellent   ABSTRAK Kearsipan merupakan sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari sebuah organisasi atau lembaga, arsip memliki peran yang begitu penting, ia dapat dijadikan pertimbangan pengambilan keputusan atau menjadi bukti konkrit terhadap sesuatu moment yang berlangsung dalam lembaga atau organisasi tersebut, dalam perkembangannya, arsip terus mengikuti perubahan teknologi, arsip kini tidak hanya berbentuk sebuah benda yang bisa disentuh saja, namun juga merupakan sesuatu yang tersimpan secara digital yang kita sebut dengan arsip digital atau elektronik. Pengelolaan arsip merupakan usaha yang dilakukan oleh organisasi dalam hal ini kantor desa Sukarame untuk dapat memberikan layanan prima yang sesuai dengan karakter masyarakat saat ini. Pengelolaan yang masih manual menjadi hal yang harus dilakukan perubahan pada masa digitalisasi saat ini, dimana pengelolaan arsip merupakan hal yang penting dan perlu adanya perubahan ke arah digitalisasi untuk memudahkan pegawai dalam mengakses Kembali data-data yang telah disimpan di kemudian hari. Kegiatan pengelolaan arsip digital setidaknya meliputi dua hal, yaitu: (1) penyimpanan arsip dan (2) penemuan kembali arsip. Kegiatan penyimpanan arsip digital merupakan kegiatan pengelolaan arsip yang dimulai dari kegiatan alih media arsip sampai pada penataan arsip dalam media baru. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim ingin menyampaikan tentang pengelolaan arsip digital menggunakan perangkat lunak yang menjadi media pengelolaan arsip modern guna mempermudah tugas staf di kantor desa Sukarame dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kata Kunci: Arsip Digital, Perangkat Lunak, Pelayanan Prima
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS PESERTA PENGAYAAN BAHASA BEASISWA LPDP DI UPT BAHASA DAN BUDAYA ITS SURABAYA Ester Widawati Tedjo; Sekar Kirana Syaifani
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.282 KB) | DOI: 10.32493/.v1i2.12976

Abstract

ABSTRACT Proficiency in English is a requirement for admission and graduation in higher education in Indonesia as well as in many other countries. This ability is usually shown by scores on English language proficiency tests such as TOEFL and IELTS. To help LPDP Affirmation scholarship awardees improve their English language skills and achieve target scores in TOEFL ITP or IELTS tests, LPDP provides English Language Enrichment training programs. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya is one of the State Universities appointed as the organizer of the Language Enrichment program for the TOEFL ITP which is done by the Center for Languages and Cultures (CLC) of ITS. This community service activity was carried out in the Language Enrichment training group which lasted three months at the CLC of ITS. During the training, observations were made through the learning process and review exercises to find out aspects of English skills that generally need to be improved. Observations were strengthened by responses to questionnaires and interviews showing that the trainees actually had mastered the basics of English grammar, but their Listening and Reading skills were relatively low. This can be due to the lack of frequent use of English in their daily activities. As language is a skill, its frequent use will make a person have a better ability in the language. Participants also felt the importance of improving writing skills, especially academic writing in the Language Enrichment program. Based on these findings, a package of Practice Test questions was made with additional Test of Written English (TWE) items, as practice material to prepare for the TOEFL ITP test. Keywords: English Proficiency, Language Enrichment Program, and TOEFL ITP                                                                    ABSTRAK Kemampuan Bahasa Inggris merupakan persyaratan untuk penerimaan dan kelulusan dalam pendidikan tinggi di Indonesia maupun di banyak negara lain. Kemampuan ini biasanya dinyatakan melalui skor tes kemampuan Bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS. Untuk membantu penerima beasiswa LPDP Afirmasi meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan mencapai skor target dalam tes TOEFL ITP atau IELTS, LPDP menyediakan program pelatihan Pengayaan Bahasa Inggris. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya adalah salah satu PTN yang ditunjuk sebagai penyelenggara program Pengayaan Bahasa untuk TOEFL ITP melalui UPT Bahasa dan Budaya ITS. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada kelompok pelatihan Pengayaan Bahasa yang berdurasi 3 bulan di UPT Bahasa dan Budaya ITS. Selama pelatihan dilakukan pengamatan melalui proses pemelajaran dan review exercise untuk mengetahui aspek keterampilan Bahasa Inggris yang secara umum perlu ditingkatkan pada peserta. Hasil pengamatan diperkuat oleh tanggapan pada kuesioner dan wawancara menunjukkan bahwa peserta pelatihan sebenarnya telah menguasai dasar-dasar tatabahasa Inggris, namun keterampilan Listening dan Reading relative agak rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang seringnya penggunaan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Bahasa merupakan suatu keterampilan sehingga penggunaan yang makin sering akan menjadikan seseorang memiliki kemampuan makin baik dalam bahasa tersebut. Peserta juga merasa pentingnya peningkatan kemampuan menulis khususnya academic writing dalam program Pengayaan Bahasa. Berdasarkan temuan tersebut disusun satu paket soal Practice Test dengan tambahan soal Test of Written English (TWE), sebagai materi latihan untuk mempersiapkan diri mengikuti tes TOEFL ITP.Kata Kunci: Kemampuan Bahasa Inggris, Program Pengayaan Bahasa, dan TOEFL ITP
PERAN APLIKASI MdB SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BAGI GURU SMK ANGGOTA ASPAPI WILAYAH JAKARTA Budi Santoso; Marsofiyati Marsofiyati; Muhammad Yusuf
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.104 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18440

Abstract

ABSTRAK Untuk menyiapkan generasi yang berdaya guna serta mampu bersaing di berbagai bidang, peranan orang tua dan guru dalam lingkup memiliki pesanan yang sangat penting, dengan penempatkan pendidikan menjadi suatu prioritas pembangunan negara, maka diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang dapat bersaing. Dengan adanya aplikasi MdB sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi guru SMK di harapkan mampu meningkatkan pembelajaran kewirausahaan. Kata Kunci: Bisnis, Digital, Bisnis Digital ABSTRACT To prepare a generation that is efficient and able to compete in various fields, the role of parents and teachers in the sphere of having a very important order, by placing education as a priority for the country's development, is expected to be able to produce competitive human resources. With the MdB application as a medium of entrepreneurship learning for vocational school teachers, it is hoped that it can improve entrepreneurial learning.. Keywords: Business, Digital, Digital Business
PELATIHAN PEMBUATAN MATERI PEMBELAJARAN DIGITAL DAN PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK GURU-GURU SMK Rizky Eka Prasetya; Achmad Syarif
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.576 KB) | DOI: 10.32493/.v1i1.9830

Abstract

ABSTRACT The partner of this Community Service activity is SMK Triguna 1956 Jakarta. The problem faced by partners at this time is how to organize teaching and learning activities online effectively and efficiently during the Covid-19 pandemic. There were many teachers of SMK Triguna 1956 Jakarta who were still constrained and had difficulties in organizing teaching and learning activities online using applications based  on Information & Communication Technology (ICT). The obstacles faced were how to make effective digital learning materials for students of SMK Triguna 1956 Jakarta and the use of Google Classroom teaching media. Activities carried out in providing solutions to these problems were by providing training to teachers of SMK Triguna 1956 on how to make digital learning materials and the use of Google Classroom teaching media. The method used in this training is a case study of making digital learning materials and creating classes in Google Classroom. As a result of this training, the teachers of SMK Triguna 1956 Jakarta gained additional knowledge in conducting online teaching and learning activities, namely creating digital learning materials and using Google Classroom. Keywords: Learning Materials, Google Classroom, Teaching Media, SMK Teachers, and Online ABSTRAK Mitra dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah SMK Triguna 1956 Jakarta. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah bagaimana menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) saat pandemik Covid-19 secara efektif dan efisien. Banyak didapati guru-guru SMK Triguna 1956 Jakarta yang masih terkendala dan mengalami kesulitan dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK). Kendala yang dihadapi seperti bagaimana membuat materi pembelajaran digital yang efektif bagi siswa-siswi SMK Triguna 1956 Jakarta dan penggunaan media ajar Google Classroom. Kegiatan yang dilakukan dalam memberikan solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan kepada guru-guru SMK Triguna 1956 tentang bagaimana membuat materi pembelajaran digital dan penggunan media ajar Google Classroom. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah studi kasus pembuatan materi pembelajaran digital dan pembuatan kelas di Google Classroom. Hasil dari pelatihan ini, guru-guru SMK Triguna 1956 Jakarta mendapatkan tambahan pengetahuan dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring yaitu membuat materi pembelajaran digital dan penggunaan Google Classroom. Kata Kunci:  Materi Pembelajaran, Google Classroom, Media Ajar, Guru-Guru SMK, dan                      Daring
KEGIATAN MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN PADA ANAK MELALUI EDUKASI DIGITAL DI YAYASAN DOMYADHU LEBAK BULUS Adi Hermawan; Dedi Saputra; Dian Nur Fadhilah; Eva Sulistia Pratiwi; Ina Rakhma; Indah Herlina Farid; Lusiana Lusiana; Yulia Kristiana
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.649 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18431

Abstract

ABSTRACT The purpose of implementing this PKM is to provide knowledge to children so that they can be more motivated to be more creative and independent in growing their leadership spirit through digital education. Discipline itself when it raises an independent and creative attitude in which children will be able to overcome various kinds of problems faced so as to grow the spirit of leadership itself.The method used in this PKM is the presentation method which aims to make the understanding of the growth of leadership spirit easily accepted by the children. And as a result of this PKM, we hope that the children can understand more about the definition of leadership and see examples of people around them who can be used as leaders so that they better understand what a leader is like so that they know that leadership is very important and can be started in activities. daily. Keywords: Leadership, Children, and Digital Education  ABSTRAK Tujuan dilaksanakannya PKM ini untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak agar mereka bias lebih termotivasi untuk lebih disiplin kreatif dan mandiri dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui edukasi digital. Sikap disiplin sendiri kapan memunculkan sikap mandiri dan kreatif dimana anak-anak akan mampu mengatasi berbagai macam masalah yang dihadapi sehingga menumbuhkan jiwa kepemimpinan itu sendiri. Metode yang dipakai dalam PKM ini adalah metode presentasi dimana bertujuan agar pemahaman tentang penumbuhan jiwa kepemimpinan ini mudah diterima oleh anak-anak. Dan hasil dari PKM ini kami berharap anak-anak dapat lebih paham mengenai definisi kepemimpinan dan melihatcontoh orang sekitar yang bias dijadikan sosok pemimpin supaya mereka lebih mengerti seperti apa sosok pemimpin itu sendiri sehingga mereka tahu bahwa jiwa kepemimpinan sangat penting diterapkan dan bisa dimulai pada kegiatan sehari-hari. Kata Kunci: Kepemimpinan, Anak, dan Edukasi Digital
MEMINIMALISIR RESIKO BAHAYA PADA PEKERJA DI TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH TERPADU REDUCE REUSE RECYCLE TPST 3R GRIYA ASRI BERSIH PAMULANG BARAT TANGERANG SELATAN Katry Anggraini; Annie Rufeidah; Unik Desthianti; Nur Rachmah Wahidah; Rahmayanti Rahmayanti
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.884 KB) | DOI: 10.32493/.v1i1.9820

Abstract

ABSTRACT The integrated waste storage place reduce reuse recycle TPST 3R 012 Griya Bersih Asri is one of the TPS in South Tangerang City. The waste processing process at TPST 012 begins with transporting waste from several houses using a garbage collection vehicle. Then the waste is collected and separated into organic waste and inorganic waste through a sorting machine. Organic waste can be processed into compost and leachate which can be used for things that are useful for the community. Waste management activities are very beneficial for the environment, but workers who carry out the process of collecting and sorting waste have the potential for accidents and diseases, especially if the implementation of K3 has not been carried out according to standards, the opportunity for this potential is even greater. Workers must get knowledge about the risks that may occur in the TPST 3R waste collection site, so that they are more aware of the importance of using personal protective equipment that is according to standards and preventing the transmission of waste-borne diseases. Keywords: Waste Management, Personal Protective Equipment, Occupational Health and Safety  (K3) ABSTRAK Tempat penampungan sampah terpadu reduce reuse recycle TPST 3R 012 Griya Bersih Asri merupakan salah satu diantara TPS yang ada di Kota Tangerang Selatan. Proses Pengolahan sampah di TPST 012 diawali dengan melakukan pengangkutan sampah dari beberapa rumah menggunakan kendaraan pengangkut sampah. Kemudian sampah dikumpulkan dan dilakukan pemisahan menjadi sampah organik dan sampah anorganik melalui mesin pemilah. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos dan air lindi yang dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang berguna bagi masyarakat. Kegiatan pengelolaan sampah sangat bermanfaat bagi lingkungan, namun bagi para pekerja yang melakukan proses pengumpulan dan pemilahan sampah memiliki potensi terjadinya kecelakaan dan penyakit, terlebih apabila pelaksanaan K3 belum dilakukan sesuai standar maka peluang untuk potensi tersebut semakin besar. Para pekerja harus mendapatkan pengetahuan mengenai resiko bahaya yang mungkin dapat terjadi di tempat penampungan sampah TPST 3R, sehingga mereka lebih menyadari pentingnya menggunakan alat pelindung diri yang sesuai standar dan mencegah terjadinya penularan penyakit bawaan sampah. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Alat Pelindung Diri (APD), Kesehatan dan Keselamatan           Kerja (K3)

Page 2 of 22 | Total Record : 215