cover
Contact Name
Wahyu Tri Astuti
Contact Email
astuti.wahyutri@yahoo.co.id
Phone
+6285292885982
Journal Mail Official
jurnalkaryabhakti@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani Gg.Barito II Km.1 Sidotopo, Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
ISSN : 24771414     EISSN : 27160785     DOI : https://doi.org/10.56186/jkkb
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti (JKKB) is an open access journal that publishes research results for educators and researchers in nursing studies. JKKB invites researchers to contribute ideas on the main scope of Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Emergency Nursing, Nursing Management, Psychiatric Nursing, Community Nursing, and Holistic Nursing.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2025)" : 15 Documents clear
PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MENGELOLA POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING: IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO DAN PENATALAKSANAAN Rizki Garnadi, Aurora; Deli, Hellena; Utomo, Wasisto
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.199

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan mual dan muntah yang terjadi selama 24-48 jam pertama setelah operasi pada pasien rawat inap. Peran perawat sangat penting untuk mencegah serta menangani kejadian mual dan muntah. Salah satu faktor yang penting dalam menentukan perilaku dan tindakan seseorang yaitu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang identifikasi faktor risiko dan penatalaksanaan PONV. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 69 perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan identifikasi faktor risiko dan penatalaksanaan Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) yang dirancang sendiri oleh peneliti dan sudah dinyatakan valid. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan metode deskripsi untuk menggambarkan karakteristik responden dan pengetahuan perawat. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup dengan jumlah 43 responden (62,3%) pada identifikasi faktor risiko PONV dan responden mayoritas memiliki pengetahuan baik pada penatalaksanaan PONV yaitu berjumlah 61 responden (88,4%). Karakteristik responden hampir setengah dari responden berusia 26-35 tahun dengan jumlah 31 responden (44,9%), Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 52 responden (75,4%), Sebagian besar pendidikan responden S1 Ners dengan jumlah 36 responden (52,2%), hampir setengah dari responden berada pada ruang rawat inap edelweis yaitu sebanyak 33 responden (47,8%), sebagian besar pengalaman kerja responden selama ≤12 tahun dengan jumlah 39 responden (56,5%). Kesimpulan: Sebagian besar perawat memiliki pengetahuan cukup dalam identifikasi faktor risiko PONV dan memiliki kategori pengetahuan baik dalam penatalaksanaan PONV.
PENGETAHUAN MEMPENGARUHI MOTIVASI IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Fara, Feny; Iwan Ardian; Nutrisia Nu’im Haiya; Intan Rismatul Azizah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.206

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi di Indonesia tinggi. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemberian ASI eksklusif. Keterbatasan pengetahuan ibu mengurangi kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan motivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayi berusia (6 bulan). Metode: Menggunakan desain cross-sectional dan teknik total sampling, 102 ibu menyusui terlibat sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sudah di uji valid dan reliabel mencakup data demografi, pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif dan motivasi ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Uji Spearman Rank digunakan untuk menganalisis bivariat. Hasil: Sebanyak 56,9% ibu memiliki pengetahuan yang baik. Sementara itu 52% menunjukkan motivasi tinggi dalam memberikan ASI eksklusif. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan motivasi ibu. Nilai p value 0,000 (p < 0,05) dengan korelasi sebesar 0,911 menunjukkan hubungan sangat kuat, semakin banyak pengetahuan yang dimiliki ibu semakin besar keinginannya dalam pemberian ASI eksklusif, diharapkan pengetahuan ibu meningkat serta ibu lebih termotivasi lagi untuk menyusui bayinya dari lahir hingga berusia (6 bulan). Edukasi lebih intensif perlu dilakukan guna mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
DUKUNGAN KELUARGA DAN SELF CARE MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI Alya Arnanda, Fatika; Ardian, Iwan; Nu'im Haiya, Nutrisia; Rismatul Azizah, Intan
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.207

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah seseorang secara konsisten lebih tinggi dari batas normal. Faktor resiko hipertensi adalah dukungan keluarga dan self care mengenai kepatuhan minum obat. Tujuan: mengetahui hubungan dukungan keluarga dan self care dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jenis penelitian analisis deskriptif dengan metode cros sectional. Dalam penelitian tentang hubungan dukungan keluarga (independent) dan self-care (independent) dengan kepatuhan minum obat (dependent).  Pengumpulan data menggunakan kuersioner yang digunakan dalam penelitian ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya nilai validalitasnya 0,444 didapatkan dari rtabel sig 5%, sedangkan rehabilitas nilai pada Alpha Cronbach Jumlah responden sebanyak 59 dengan menggunakan teknik total keseluruhan responden.  Analisa data yang digunakan adalah  uji gamma. Hasil Analisa data dari 59 responden diperoleh rata-rata usia 60 tahun dan mayoritas Perempuan sebanyak 62,7% Sebagian besar Pendidikan Smp sebanyak 54,2%, dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebanyak 50,8% dan mayoritas terdapat komplikasi sebanyak 34 (57,6%) responden sedangkan yang tidak ada komplikasi sebanyak 25 (42,4%). Hasil uji gamma menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga dan self care dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi dengan nilai p-value (0,000) dengan (OR=0,720 CI=0,986). Penelitian di Puskesmas Tambak Aji tahun 2024 menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan self-care memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi (p < 0,05). Dukungan keluarga memiliki hubungan yang kuat dengan kepatuhan minum obat (koefisien korelasi 0,720). Self-care memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kepatuhan minum obat (koefisien korelasi 0,986). Ada hubungan antara dukungan keluarga dan self care dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Puskesmas Tambakaji Semarang p-value<0,05). Implikasi Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan keluarga dan self-care bagi kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi yang meningkatkan dukungan keluarga dan self-care pasien, seperti edukasi dan pelatihan, yang dapat diintegrasikan dalam pelayanan puskesmas untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil pengobatan hipertensi.
KEAKTIFAN BERORGANISASI MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA A'yun, Lu'lu'ul; Iwan Ardian; Nu'im Haiya, Nutrisia; Rismatul Azizah, Intan
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.208

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan perguruan tinggi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan dan menyalurkan potensi melalui pengembangan kegiatan kemahasiswaan dan penyeimbangan prestasi akademik mereka di perguruan tinggi. Tujuan: Mengetahui bagaimana prestasi akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Keperawatan berkorelasi dengan keaktifan berorganisasi. Metode: Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, total pengambilan sampel 115 responden dan teknik pengambilan purposive sampling. Analisis bivariat penelitian dengan menggunakan uji Spearman Rank dengan variabel independent keaktifan berorganisasi dan variabel dependen prestasi akademik mahasiswa. Hasil: Keaktifan berorganisasi menunjukkan sebagian besar memliki kategori baik 79,1% sedangkan prestasi akademik mahasiswa menunjukkan kategori tinggi 54,8 %. Hasil analisis diperoleh p-value (0,000) dengan nilai korelasi (0,565) sedang. Simpulan: Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan keaktifan berorganisasi dengan prestasi akademik mahasiswa dan nilai keeratan hubungan yang berarah positif. Diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi untuk mahasiswa agar terus berproses melalui akademik dan organisasi sehingga akan seimbang dalam penguasaan ilmu.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT IBU DAPAT MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA Dwi Dayanti, Fika Maulina; Ardian, Iwan; Nu'im Haiya, Nutrisia; Rismatul Azizah, Intan
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.214

Abstract

Abstrak Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah salah satu penyebab utama tingginya angka morbiditas dan mortalitas pada anak balita. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya ISPA pada balita, sangat penting bagi ibu untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara perilaku ibu dalam menerapkan PHBS dan kejadian ISPA pada balita. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan pendekatan kasus-kontrol. Peneliti melibatkan 42 ibu, dengan 21 ibu dalam kelompok kasus dan 21 ibu dalam kelompok kontrol, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Guttman, yang telah terbukti valid dan reliabel. Untuk menganalisis data, uji chi-square digunakan untuk melihat hubungan antara perilaku PHBS ibu dan kejadian ISPA pada balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu (90,4%) memiliki perilaku PHBS yang buruk, sedangkan mayoritas ibu di kelompok kontrol (52,4%) memiliki PHBS yang baik. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku PHBS ibu dan kejadian ISPA pada balita. Penting bagi ibu untuk mengikuti edukasi dan menerapkan PHBS guna mencegah ISPA pada balita. Kata Kunci: Balita; Ibu; Infeksi Saluran Pernafasan Akut; Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Abstract Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the main causes of high morbidity and mortality rates in toddlers. To reduce the possibility of ARI in toddlers, it is very important for mothers to implement a clean and healthy lifestyle (PHBS). This study aims to determine whether there is a relationship between maternal behavior in implementing PHBS and the incidence of ARI in toddlers. The design used in this study was an analytical observational study with a case-control approach. Researchers involved 42 mothers, with 21 mothers in the case group and 21 mothers in the control group, who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection was carried out through a questionnaire with the Guttman scale, which has been proven to be valid and reliable. To analyze the data, the chi-square test was used to see the relationship between maternal PHBS behavior and the incidence of ARI in toddlers. The results showed that most mothers (90.4%) had poor PHBS behavior, while the majority of mothers in the control group (52.4%) had good PHBS. These findings indicate a significant relationship between maternal PHBS behavior and the incidence of ARI in toddlers. It is important for mothers to follow education and implement PHBS to prevent ARI in toddlers. Keywords: Toddlers; Mothers; Acute Respiratory Infections (ARI); Clean and Healthy Living Behavior.
DUKUNGAN KELUARGA DAN RISIKO DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU POSTPARTUM DI RSIA BANDA ACEH Ahrisna, Wilda; Ardhia, Dara; Halifah, Elka
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.221

Abstract

Dukungan keluarga yang rendah dapat meningkatkan kejadian depresi setelah persalinan. Depresi postpartum merupakan depresi yang terjadi pada wanita setelah melahirkan, yang terjadi dalam waktu 4 minggu dan kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa bulan. Di Indonesia, jumlah kasus depresi postpartum mengalami peningkatan yang signifikan hingga 22%. Dukungan keluarga yang dapat diberikan berupa dukungan informasional, penilaian, instrumental, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga dan risiko depresi postpartum pada ibu postpartum di RSIA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah sebuah penelitian dengan desain deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah ibu postpartum yang dirawat di RSIA Cempaka Azzahra. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling (n=79). Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dan Dukungan Keluarga terdiri dari 20 pernyataan dan telah dilakukan uji validitas. Analisa data menggunakan deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga pada Ibu Postpartum berada pada kategori baik yaitu sebanyak 78 responden (98,7%) dan Risiko Depresi Postpartum berada pada kategori tidak berisiko yaitu sebanyak 67 responden (84,8%). Disarankan kepada ibu postpartum untuk tetap menerapkan perawatan diri yang baik seperti, tidur yang cukup, nutrisi yang cukup dan olahraga dapat mengurangi gejala depresi postpartum dan membuat ibu merasa tenang, tidak mudah lelah dan stres.
FUNGSI SEKSUAL IBU SELAMA KEHAMILAN DI ACEH BESAR Suci Maulida, Cut Putri; Ardhia, Dara; Fitri, Aida
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.222

Abstract

Fungsi seksual menjadi fokus utama yang tidak boleh diabaikan dalam kehidupan berkeluarga. Ketika fungsi seksual menurun dapat menyebabkan kehilangan berbagai keuntungan dari fungsi seksual, seperti keintiman dan kesenangan yang dapat mengancam ikatan romantis antara pasangan. Kondisi ini juga dapat memicu konflik, perselingkuhan, atau bahkan putusnya hubungan yang dapat mempengaruhi psikologis ibu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran fungsi seksual ibu selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif eksploratif dan pendekatan cross-sectional study. Populasi penelitian berjumlah 4.448 ibu hamil dengan sampel penelitian berjumlah 108 ibu hamil yang ditentukan menggunakan teknik non random probability dan dipilih berdasarkan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Female Sexsual Function Index (FSFI) dan telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85,2% ibu mengalami disfungsi seksual selama kehamilan. Faktor yang dapat mempengaruhi fungsi seksual ibu hamil meliputi, perubahan fisiologis dan psikologis yang dialami ibu selama kehamilan, tingkat pendidikan, pekerjaan, status gravida, jumlah anak, dan frekuensi seksual. Diharapkan untuk pihak puskesmas agar dapat memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang seksualitas selama kehamilan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai perubahan fisiologis dan psikologis selama kehamilan yang dapat mempengaruhi kehidupan seksual sehingga ibu dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut.
PENERAPAN GUIDED IMAGERY TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN GASTRITIS Setyowati, Agnes Heru; Widiati, Amrih
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.224

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Gastritis merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami oleh masyarakat. Nyeri merupakan masalah yang umum dirasakan oleh penderita gastritis. Nyeri tersebut jika tidak ditangani dapat membawa dampak mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Penanganan nyeri pada pasien gastritis dapat dilakukan secara non farmakologi. Tujuan: untuk mengetahui penerapan guided imagery terhadap tingkat nyeri pada pasien gastritis. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu studi kasus dengan 2 sampel penelitian yaitu pasien gastritis yang mengalami nyeri. Penerapan guided imagery dilakukan 3 kali dalam 3 hari berturut-turut, dimana setiap kali penerapan guided imagery selam 15 menit. Pengukuran tingkat nyeri menggunakan Numerical Rating Scale dan dilakukan setiap kali sebelum dan sesudah penerapan guided imagery. Hasil: Sebelum penerapan guided imagery diketahui tingkat nyeri pada subjek 1 yaitu skala 6 (nyeri sedang) dan subjek 2 yaitu skala 5 (sedang) dan sesudah penerapan guided imagery terjadi penurunan nyeri pada subjek 1 dan 2 yaitu skala 2 (nyeri ringan). Simpulan: Terapi guided imagery dapat mejadi salah satu terapi alternatif untuk mengurangi nyeri pada pasien gastritis. Kata Kunci: Gastritis; Guided imagery; Nyeri     Abstract Background: Gastritis is a global health problem that is widely experienced by the community. Pain is a common problem felt by gastritis sufferers. If left untreated, this pain can have an impact on disrupting the quality of life and daily activities. Pain management in gastritis patients can be done non-pharmacologically. Objective: to determine the application of guided imagery to the level of pain in gastritis patients. Research Method: This type of research is a case study with 2 research samples, namely gastritis patients who experience pain. The application of guided imagery was carried out 3 times in 3 consecutive days, where each time the application of guided imagery lasted for 15 minutes. Measurement of pain levels using the Numerical Rating Scale and was carried out each time before and after the application of guided imagery. Results: Before the application of guided imagery, the level of pain in subject 1 was known to be a scale of 6 (moderate pain) and subject 2 was a scale of 5 (moderate) and after the application of guided imagery there was a decrease in pain in subjects 1 and 2, namely a scale of 2 (mild pain). Conclusion: Guided imagery therapy can be an alternative therapy to reduce pain in gastritis patients. Keywords: Gastritis; Guided imagery; Pain  
AROMATERAPI LEMON MENURUNKAN TINGKAT NYERI PADA IBU POSTPARTUM SECTIO CAESAREA Heru Setyowati, Agnes; Kustriyanti, Dwi; Widiati, Amrih
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.225

Abstract

Background: Sectio caesarea is an artificial birth method that aims to deliver the baby. This action physically causes pain in the abdominal area due to surgery. Management of this pain can be done through non-pharmacological therapy such as lemon aromatherapy. Objective: To analyze the effect of lemon aromatherapy on pain levels in post-sectio caesarea mothers. Research Method: This type of research is quasi-experimental with pre-test and post-test without control design. The research sample was 30 post-sectio caesarea mothers who were determined using the accidental sampling technique. Intervention was given by giving lemon aromatherapy for 30 minutes. Measurement of pain data using the Numerical Rating Scale. Research data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: Giving lemon aromatherapy effectively reduced pain in all research respondents with a p value of 0.000. Conclusion: Lemon aromatherapy therapy can be used as an alternative therapy in handling cases of pain in post-CS mothers.
KAJIAN KEBUTUHAN LAYANAN HOME CARE PADA PASIEN POST HOSPITAL STROKE Hariyanto, Awan; Christiani, Mimik; Niningasih, Rahayu
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.234

Abstract

Abstrak Stroke merupakan defisit neurologis yang dikaitkan dengan adanya cedera fokal akut dari sistem saraf pusat (SSP) dan merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Dampak yang ditimbulkan stroke adalah terjadi kelumpuhan anggota gerak atas maupun bawah, gangguan penglihatan, sulit bicara dan sulit menelan, dan dampak psikologis yang bisa terjadi adalah frustasi dan mudah tersinggung yang membutuhkan perawatan lanjutan pasca perawatan post hospital. Perawatan post hospital dapat berupa pelayanan baik medis maupun perawatan secara umum dalam bentuk home care untuk pemulihan dan mempertahankan kesehatan .pasien stroke .Desain penelitian menggunakan deskripstif kuantitatif , teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, jumlah sampel yang digunakan 30 responden. Analisis data menggunakan prosentase distrbusi frekuensi. Kebutuhan layanan home care pada pasien post hospital stroke yang dibutuhkan yaitu pemeriksaan medis secara umum, pemeriksaan cek tekanan darah rutin, layanan laboratorium sederhana cek asam urat, gula darah dan cholesterol, penyuluhan tentang diet makanan stroke, fisioterapi pasca serangan stroke, senam stroke sesuai kondisi pasien dirumah, layanan konsul ke dokter spesialis, layanan pijat relaksasi dan layanan penguatan spiritual. Pasien post hospital stroke membutuhkan layanan lanjutan home care stroke baik layanan medis oleh dokter maupun layanan perawatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15