cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Analisis Koreksi Fiskal atas Laporan Keuangan Komersial untuk Menghitung PPh Badan Terutang (Studi Kasus pada CV. X) Aulia Shafira Kahar; Arwan Gunawan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.161 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2129

Abstract

CV. X adalah perusahaan persekutuan yang bergerak di bidang jasa mekanikal dan manufaktur sabuk. CV. X menghitung penghasilan kena pajaknya berdasarkan laporan keuangan komersial saja. Namun, terdapat perbedaan antara laporan keuangan komersial dengan ketentuan perpajakan. Perbedaan tersebut harus dikoreksi dengan melakukan koreksi fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk membantu CV.X menyusun rekonsiliasi fiskal agar bisa menghitung pajak terutang secara akurat sesuai ketentuan perpajakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menguraikan perlakuan perpajakan pada setiap akun dan menyusun laporan keuangan fiskal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ternyata CV. X masih belum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008. Sebelum di koreksi fiskal, laba CV. X adalah sebesar Rp. 50.949.665 dan sesudah dilakukan koreksi fiskal laba bersihnya menjadi Rp. 113.924.826. PPh Badan yang harus dibayar sebesar Rp. 28.481.206.5.
Analisis Laporan Arus Kas untuk Menilai Kinerja Keuangan pada Industri Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2018 Tri Murtianingsih; Hastuti Hastuti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.243 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2130

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis laporan arus kas untuk menilai kinerja keuangan perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dan garmen pada tahun 2016-2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan arus kas perusahaan industri tekstil dan garmen yang berjumlah 15 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis yang digunakan yaitu menggunakan rasio arus kas dengan membandingkan setiap laporan arus kas dari masingmasing perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dan garmen tiap tahunnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perusahaan tekstil dan garmen yang diteliti secara garis besar memiliki kinerja yang baik jika diteliti dari rasio arus kas terhadap bunga dan rasio arus kas terhadap laba bersih. Berdasarkan dari rasio arus kas terhadap kewajiban lancar, pengeluaran modal, dan total hutang, perusahaan tekstil dan garmen memiliki kinerja yang kurang baik. Dengan menggunakan arus kas dapat diketahui realisasi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan, sehingga rasio arus kas ini dapat membantu investor untuk mengetahui bagaimana keberhasilan dan kegagalan perusahaan dan bagaimana kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas dimasa depan untuk membayar deviden.
Evaluasi Penatausahaan Aset Tetap dalam Pencapaian Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bandung Ayu Dwi Permatasari; Hastuti Hastuti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.136 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2131

Abstract

Pemerintah Kota Bandung mencapai opini WTP untuk pertama kalinya pada tahun laporan 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbaikan pelaksaan penatausahaan aset tetap yang telah dilakukan sehingga memperoleh opini WTP dengan melakukan evaluasi. Evaluasi yang dilakukan meliputi kesesuaianpenatausahaan aset tetap yang dilakukan terhadap Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, identifikasi faktor penyebab permasalahan penatausahaan aset tetap, dan analisis perbaikan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif persentase dan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian penatausahaan aset tetap dengan peraturan yang meliputi kegiatan pembukuan 76,92% (Sesuai), inventarisasi 81,54% (Sangat Sesuai), dan pelaporan 95,38% (Sangat Sesuai). Faktor penyebab permasalahan yaitu meliputi kuantitas dan pemahaman SDM, kurangnya peraturan, motivasi berupa reward dan punishment, aplikasi SIMDA BMD, serta sarana dan prasarana kurang menunjang. Upaya perbaikan yang telah dilakukan yaitu membuat surat permohonan pendidikan dan pelatihan, kesadaran tertib administrasi, meningkatkankoordinasi, sosialisasi, penyempurnaan peraturan, komitmen pimpinan, bekerjasama dengan BPKP dalam mengatasi permasalahan aplikasi SIMDA BMD, inventarisasi sarana dan prasarana, pengawasan koordinasi, danpengecekkan ulang.
Evaluasi Penerapan Sistem E-Budgeting dengan Pendekatan Human Organization Technology Fit Model pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat Raisa Nur Adila; Neneng Dahtiah
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.281 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2132

Abstract

Transparansi dalam pelaksanaan otonomi daerah menjadi hal yang penting agar masyarakat mengetahui pencapaian setiap instansi pemerintah. Sistem e-Budgeting hadir dalam sektor pemerintahan sebagai perwujudan dari adanya transparansi pengelolaan keuangan daerah kepada publik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesuksesan penerapan sistem e-Budgeting yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017-2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data subjek. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 34 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Barat yang seluruhnya dijadikan sampel jenuh. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengankuesioner dan wawancara. Model evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Human Organization Technology Fit (HOT-Fit). Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan alat bantu statistika SmartPLS versi 3.0. Hasil pengujian Inner model menunjukkan 3 dari 9 hipotesis tidak terbukti, di antaranya adalah variabel Kualitas Sistem yang tidak berpengaruh terhadap variabel Penggunaan Sistem, variabel Kualitas Sistem yang tidak berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Pengguna dan variabel Kualitas Layanan yang tidak berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Pengguna. Meski begitu, secara umum penerapan sistem e-Budgeting oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat dikatakan berhasil dengan beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Evaluasi Tingkat Kepatuhan dan Setoran Pajak Penghasilan Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pasca Diberlakukannya PP No. 23 Tahun 2018 di KPP Pratama Cimahi Risnala Auliya; Endah Dwi Kusumastuti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.261 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan tingkat setoran pajak penghasilan wajib pajak UMKM Pasca Diberlakukannya Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2018 di KPP Pratama Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskritif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, kuisioner, dan wawancara. Jenis data merupakan data subjek dan data dokumenter sedangkan sumber datanya data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini, tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM di KPP Pratama Cimahi melalui 3 indikator yaitu Indikator Tingkat Kepatuhan NPWP tergolong sangat patuh, Indikator Tingkat Kepatuhan Membayar Pajak Penghasilan PP No 23 Tahun 2018 tergolong cukup patuh, Indikator Tingkat Kepatuhan Melapor Pajak Penghasilan PP No 23 Tahun 2018 tergolong patuh. Tingkat Setoran Pajak Penghasilan Wajib Pajak UMKM di KPP Pratama Cimahi memiliki tingkat setoran tergolong sangat patuh karena capaian kontribusi penerimaan pajak penghasilan terhadap penerimaan kantor yaitu pasca diberlakukannya PP No 23 Tahun 2018 mengalami kenaikan persentase capaian dari tahun 2018 ke tahun 2019 sebesar 5,17% walaupun Wajib Pajak UMKM di KPP Pratama Cimahi belum memenuhi total jumlah target KPP dari total jumlah bayar sebelum dan pasca diberlakukannya PP No 23 Tahun 2018, akan tetapi total jumlah bayar dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.
Pengaruh Good Corporate Governance dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Kasus pada PT Pindad (Persero) Bandung) Christina Indriani; Arif Afriady
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.446 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2134

Abstract

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu pelaku kegiatan ekonomi dalam perekonomian nasional yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan perekonomian nasional guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. BUMN selama ini sering mendapat sorotan kritis dari masyarakat karena dipandang tidak efisien, boros pemanfaatan sumber daya, sarat korupsi, dan memiliki profitabilitas yang rendah. Implementasi Good Corporate Governance (GCG) serta pengendalian internal yang baik diharapkan dapat meningkatkan kinerja BUMN. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh Good Corporate Governance dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada PT. Pindad (Persero). Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dimana metode pengambilan data melalui kuesioner tertutup yang disebar kepada 45 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan asosiatif kausal yang menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Scienses (SPSS) versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Good Corporate Governance dan Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan PT. Pindad (Persero) yaitu sebesar 51,9% dan sisanya 48,1%dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Intern dalam Pengelolaan Keuangan pada Pemerintah Daerah Periode 2015-2019 Arthatun Mauli; Mia Rosmiati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.937 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara penerapan SPI dalam pengelolaan keuangan dengan PP Nomor 60 Tahun 2008, mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya pencapaian level maturitas SPIP, dan menganalisis keterkaitan antara pencapaian level maturitas SPIP dengan perolehan opini LKPD. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta data sekunder berupa dokumendokumen yang terkait dengan kegiatan penerapan SPI dalam pengelolaan keuangan pada pemerintah daerah periode 2015-2019. Subjek dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang berkaitan secara langsung dalam pengelolaan keuangan pada pemerintah daerah, meliputi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda), dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi. Adapun Inspektorat Kota Cimahi dan instansi vertikal Badan Pengawasan Keuangan danPembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Dalam hal ini, baik auditor Inspektorat Kota maupun auditor BPKP Perwakilan Provinsi membantu peneliti dengan memberikan arahan dalam melakukan pengumpulan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan penerapan SPI dalam pengelolaan keuangan sudah baik, terdapat dua faktor utama penyebab rendahnya level maturitas SPIP, dan adanya keterkaitan antara level maturitas SPIP dengan opini LKPD meski hasilnya tidak berbanding lurus.
Penerimaan Teknologi oleh Pelaku UMKM Kuliner di Kota Bandung terhadap Penggunaan Aplikasi Gobiz Ari Devinta Purwati; Moh. Farid Najib
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.887 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2136

Abstract

Pengembangan UMKM di Indonesia terus dilakukan, bahkan perusahaan swasta seperti Gojek membangun sebuah terobosan baru dengan menciptakan Aplikasi Gobiz yang diperuntukkan untuk pelaku UMKM dalam mengelola bisnisnya agar lebih mudah dan efisien. Namun, para pelaku UMKM yang datang dengan keterbatasan dalam mengakses pasar, khususnya melalui media online dirasa perlu untuk dikaji mengenai penerimaan teknologi terhadap Aplikasi Gobiz tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi dari pelaku UMKM Kuliner di Kota Bandung terhadap penggunaan Aplikasi Gobiz dan besar pengaruh Self Efficacy dalam peneriman teknologi tersebut. Self Efficacy dianggap penting dalam pengambilan keputusan untuk mengadopsi penggunaan teknologi baru karena Self Efficacy dapat dikatakan sebagai tingkat kepercayaan seseorang terhadap kemampuannya dalam menggunakan suatu sistem. Selanjutnya, penelitian ini menggunakan 326 responden dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, outer model, dan inner model menggunakan perangkat lunak Smart-PLS. Pada akhirnya, didapatkan hasil bahwa persepsi dari pelaku UMKM Kuliner di Kota Bandung terhadap penggunaan Aplikasi Gobiz sudah sangat baik. Sementara untuk besar pengaruh Self Efficacy dalam peneriman teknologi tersebut memili pengaruh yang positif dan signifikan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fraud (Studi Kasus pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat) Salma Fitri Nur Padhilah; Dian Imanina Burhany
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.734 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2137

Abstract

Fraud atau kecurangan adalah suatu bentuk tindakan melawan hukum berupa penipuan yang sengaja dilakukan oleh individu/kelompok agar mendapatkan keuntungan dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian. Salah satu bentuk fraud adalah korupsi yaitu fraud yang merugikan negara. Tingkat korupsi di Indonesia masih relatif tinggi yang terlihat dari skor Corruption Perception Index yang belum menembus angka 50 dari skor tertinggi 100. Berdasarkan data tahun 2018, Kabupaten Bandung Barat termasuk yang masih ditemukan kasus fraud. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mencegahnya, namun belum terlihat hasil yang signifikan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tindakan fraud, antara lain sistem pengendalian intern pemerintah, penegakan peraturan, dan kesesuaian kompensasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah, penegakan peraturan, dan kesesuaian kompensasi terhadap fraud pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat. Jumlah sampel dihitung dengan rumus Slovin sejumlah 100 orang pegawai dan pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Data penelitian adalah data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dan diukur dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah dan penegakan peraturan tidak berpengaruh terhadap fraud, sedangkan kesesuaian kompensasi berpengaruh negatif terhadap fraud.
Pengaruh Perubahan Logo (Rebranding) Danone terhadap Ekuitas Merek Aqua Wulidha Fitri; Fortuna Zain Hamid
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.823 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2138

Abstract

Sektor industri minuman pada saat ini memiliki reputasi dan citra yang buruk karena dinilai sebagai salah satu penyebab masalah sampah plastik di Indonesia. Untuk menghilangkan stigma negatif, memperbaiki posisi pasar dan reputasi masalah, Danone-AQUA perlu mengubah strategi persaingan dengan melakukan rebranding. Perubahan logo (rebranding) merupakan strategi untuk meningkatkan kembali nilai, reputasi dan kepercayaan terhadap merek. Sebuah logo mempunyai ekuitas merek yang positif ketika konsumen dapat menilai positif sebuah produk dan bagaimana proses produk tersebut dipasarkan ketika logo itu dilihat oleh konsumen. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh perubahan logo (rebranding) Danone terhadap ekuitas merek AQUA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 96 orang konsumen AQUA yang berusia 20-25 tahun dan berdomisili di Jakarta Pusat. Data primer dikumpulkan dengan menyebar kuesioner berupa google form. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software SPSS 20. Hipotesis pada peneliatian ini adalah perubahan logo (rebranding) Danone berpengaruh pada ekuitas merek AQUA. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang linear, memiliki koefisien yang positif dan variabel perubahan logo (rebranding) berpengaruh kuat terhadap variabel ekuitasmerek.

Page 44 of 124 | Total Record : 1239