cover
Contact Name
Ardi Dwi Susandi
Contact Email
dwisusandiardi@gmail.com
Phone
+6281804067680
Journal Mail Official
dwisusandiardi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sisingamangaraja No. 33, Lemahwungkuk, Panjunan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45111
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jendela ASWAJA
ISSN : -     EISSN : 27459470     DOI : https://doi.org/10.52188
Core Subject : Social,
Jendela ASWAJA merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon yang memiliki online ISSN 2745-9470. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi tulisan tentang kumpulan dari berbagai disiplin ilmu. jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Achmad Agus Yasin Fadli PENGARUH CURRENT RATIO (CR) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN ON EQUITY (ROE) PADA PERUSAHAAN ALKINDO NARATAMA TBK YANG TERCATAT DI BEI TAHUN PERIODE 2012 – 2019 Achmad Agus Yasin Fadli
Jendela ASWAJA Vol. 2 No. 01 (2021): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.649 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i01.128

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Current Ratio terhadap Retun On Equity pada PT Alikindo Naratama Tbk, mengetahui Debt to Equity Ratio terhadap Retun On Equity pada PT Alkindo Naratama Tbk, dan mengetahui Current Ratio dan Debt to Equity Ratio secara simultan atau bersama-sama terhadap Retun On Equity pada PT Alkindo Naratama Tbk Periode 2012-2019. Jenis penelitian ini dilakukan dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu melakukan penelitian yang menggambarkan keadaan keuangan perusahaan dalam mengetahui keuntungan yang di peroleh oleh perusahaan yang dinyatakan dalam bentuk angka. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah perusahaan sektor Industri Dasar dan Kimia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2019. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan neraca dan laba rugi perusahaan PT Alkindo Naratama Tbk. Teknik analisis data yang digunakan antara lain statistik deskriptif data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t dan uji F dengan menggunakan Statistical Product Service and solutions (SPSS) versi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh Current Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Retun On Equity secara simultan atau bersama-sama pada perusahaan PT Alkindo Naratama Tbk terdapat pengaruh positif dan signifikan. Hal ini dapat ditunjukan pada hasil F hitung < dari F tabel (3.545 > 5.14). Dan angka signifikan sebesar 0.110 yang artinya lebih kecil dari alpha (0.110 > 0.05). Berdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa H3o diterima dan H3a ditolak. Persamaan regresi berganda adalah Y = 0.343 – 0.089 X1 – 0.126 X2 artinya jika Current Ratio (X1) dan Debt to Equity Ratio (X2) nilainya 0, maka Retun On Equity (Y) nilainya adalah 0.343.
PERAN GURU PROFESIONAL PENJASKESREK TERHADAP PENINGKATAN PERTASI BELAJAR SISWA
Jendela ASWAJA Vol. 2 No. 01 (2021): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.08 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i01.140

Abstract

Pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) pada hakekatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan secara keseluruhan menggunakan aktivitas jasmani dan kesehatan. hidup sehat menuju pada pertumbuhan dan perkernbangan jasmani. mental, sosial dan emosional yang selaras serasi dan seimbang. Dengan akrivitas gerak merupakan media untuk mencapai tujuan pendidikan secara keseluruhan. Dari peranan guru profesional dalam pembelajaran penjaskes di sekolah dasar masih ada yang tidak melakukan tugasnya sebagaimana yang mestinya. Untuk itu sebagai guru yang profesional perlu memperhatikan beberapa hal dalam dirinya. yaitu : a) Guru harus mempunyai komitmen pada muridnya dan proses belajamya, b) Guru menguasai secara mendalam bahan atau mata pelajaran yang diajarkan cara mengajar pada siswa, c) Guru bertanggungjawab membantu kegiatan hasil belajar murid melalui teknik evaluasi. d) Guru mampu berpikir sistematis tentang apa yang dilakukannya dan e) Supaya guru yang profesional hendaknya mampu mengantiripusi hal-hal tersebut sehingga apa yang disampaikan kepada muridnya selalu tercapai dengan baik.
IMPLEMENTASI PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMAN 1 LURAGUNG Iis Siti Aisah; Endang Sri Budi Herawati
Jendela ASWAJA Vol. 2 No. 01 (2021): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.954 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i01.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan konseling oleh guru BK meliputi: kesiapan, strategi, metode serta sarana prasarana bimbingan dan konseling di SMA N 1 Luragung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Key Informan adalah kepala sekolah, wakasek, guru bimbingan konseling dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan layanan BK di SMAN 1 Luragung ditentukan oleh tiga komponen, yaitu: (1) pembagian tugas guru BK pada setiap jenjang kelas yang berbeda; (2) teknik analisis kebutuhan yang dilakukan beragam, yaitu menggunakan Daftar Cek Masalah (DCM), Alat Ungkap Masalah (AUM), Inventori Tugas Perkembangan (ITP); (3) guru BK menyusun program kerja sebagai pedoman pelaksanaan tugas layanan. Adapun strategi dan metode yang digunakan adalah: (1) Strategi Layanan Dasar meliputi: layanan orientasi, informasi, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, kolaborasi; (2) Strategi Layanan Responsif meliputi: konsultasi, Konseling inidividu, konseling kelompok; (3) Strategi Layanan Perencanaan Individual; (4) Layanan Dukungan Sistem meliputi: In House Training, Seminar, Workshop, Studi Lanjutan/pascasarjana, Rencana Operasional Kegiatan, Pengembangan Satuan Layanan Bimbingan. Ketersediaan sarana prasarana layanan BK cukup representative untuk menunjang pelaksanan layanan bagi peserta didik.
HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL SMP MUHAMMADIYAH 10 BELIK TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Fajar Nur Fuadin
Jendela ASWAJA Vol. 2 No. 01 (2021): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.629 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i01.155

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar antara lain adalah kebiasaan belajar dan lingkungan keluarga. Kebiasaan belajar matematika yang tidak baik seperti: belajar tidak teratur, belajar hanya menjelang ulangan/ujian, dan tidak memiliki catatan yang bentuk – bentuk belajar tersebut diduga merupakan faktor yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar matematika siswa. Bahkan lingkungan keluarga yang tidak baik seperti; suasana lingkungan rumah yang gaduh dan suasana lingkungan keluarga yang tegang sehingga mengakibatkan kurang nyamannya siswa belajar matematika di rumah juga diduga menjadi faktor yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar matematika siswa dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 10 Belik yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah 152 siswa. Sampel sebanyak 1 kelas dengan jumlah 31 siswa yang diambil dengan teknik random sampling terhadap kelas diperoleh kelas VIII B. Teknik pengumpulan data digunakan metode angket untuk memperoleh data kebiasaan belajar matematika dan lingkungan keluarga, metode dokumentasi untuk memperoleh data hasil belajar matematika siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) ada hubungan positif dan signifikan antara kebiasaan belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisisen korelasi sebesar 0,603 dan persamaan regresi linier sederhana 44,076 + 0,294 X1, pada taraf dignifikan 5% dengan db = 29. (2) ada hubungan positif dan signifikan antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,487 persamaan regresi linier sederhana = 46,754 + 0,228 X pada taraf dignifikan 5% dengan db = 29. (3) ada hubungan positif dan signifikan kebiasaan belajar matematika dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisisen ganda sebesar 0,658 dan persamaan regresi linier ganda yaitu = 34,113 + 0,237X1 + 0,135X2 dengan db: . Sumbangan relatif yang diperoleh variabel X1 sebesar 67,68%. dan variabel X2 sebesar 32,42% sedangkan sumbangan efektif yang diperoleh variabel X1 sebesar 29,26% dan variabel X2 sebesar 14,04%.
PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS FROSKAL) MELALUI PENYULUHAN FARTIFATIF DI DESA KALISAPU GUNUNGJATI KABUPATEN CIREBON Eulis Henda; Asep Kostajaya; Mustar Gowa
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 2 No 02 (2021): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.578 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i02.180

Abstract

Ikan Bandeng (Chanos chanos Forskal) merupakan salah satu komoditas ekonomis penting diantara spesies ikan budidaya lain. Kecamatan Gunungjati merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki potensi perikanan tambak. Kegiatan usaha budidaya bandeng konsumsi merupakan salah satu mata pencaharian bagi penduduk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan usaha budidaya ikan bandeng di Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati Kabuapten Cirebon.Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah Luas areal operasional untuk tambak bandeng yang ada di Kecamatan Gunungjati mencapai 111 ha dengan jumlah RTP 120 orang. Produksi yang dihasilkan setiap hektar bisa mencapai 300-400 kg dengan size 6-7 ekor/kg dengan harga jual Rp. 9.000-10.000/kg. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui nilai R/C ratio = 1,09. Dengan demikian usaha budidaya ikan bandeng masih layak walaupun nilai keuntungannya masih rendah. Untuk itu perlu pengembangan usaha perlu ditingkatkan dalam manajeman usahanya. Kelayakan usaha ikan bandeng dengan dengan nilai Payback period adalah 2,66 peride artinya investasi yang masukan dalam usaha tersebut dapat kembali setelah 3 kali siklus usaha. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa usaha budidaya ikan bandeng akan mendapatkan keuntungan apabila titik maksimal lebih dari BEP rupiah sebesar Rp. 2.072.368,42 atau BEP unit sebesar 231,61 kg/siklus.
MERDEKA BELAJAR DI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA CIREBON Deddy Hendriady; Ardi, Ade Zaenudin; Ardi, Hanafiah; Ardi, Hendi Suhendraya
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 2 No 02 (2021): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.233 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i02.203

Abstract

Merdeka Belajar adalah program yang dicanangkan pemerintah dalam bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas mutu. sehingga berimplikasi pada peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia. Program ini berorientasi pada lahirnya inovasi dan adaptif terhadap keragaman potensi dan kemajuan. Program ini menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memotret implementasi program Merdeka Belajar di Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan program Merdeka Belajar. Berdasarkan hasil penelitian, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon sudah berupaya untuk mengimplementasikan progam Merdeka Belajar yang dicanangkan pemerintah dengan melakukan beberapa inovasi membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di luar kampus dalam rangka memenuhi tuntutan dunia usaha dan dunia industri dengan harapan eksistensi Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon berdampak positif bagi masyarakat luas
MODEL CTL DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN SISWA KELAS IX G SMPN 11 CIREBON Leni Herliani
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 2 No 02 (2021): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.369 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i02.204

Abstract

Penelitian ini mengangkat sebuah fenomena pembelajaran di kelas yang dikemas dalam sebuah Penelitian Tindakan Kelas dengan judul “Model CTL dalam Peningkatan Pembelajaran Uang dan Lembaga Keuangan Siswa Kelas IX G SMPN 11 Cirebon”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik observasi dengan penekanan pada proses pembelajaran di kelas. Populasi dalam penelitian ini 37 siswa, terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan.Sampel penelitian siswa kelas IX G semester ganjil SMP Negeri 11 Cirebon Tahun Pelajaran 2018-2019. Data yang dikumpulkan bersumber dari PTK yang mencakup: 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi sebanyak dua siklus. Temuan penelitian ini sebagai berikut: (1) umumnya perhatian siswa pada proses pembelajaran meningkat, (2) keberanian siswa meningkat, (3) kualitas jawaban siswa meningkat, (4) kesungguhan dan kemampuan siswa untuk mengajukan pertanyaan meningkat, (5) kemampuan dan kejelian siswa untuk menghindari kesalahan menjawab pertanyaan guru meningkat, (6) perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang sulit maupun tidak sulit meningkat, (7) siswa yang mengajukan pertanyaan, tanggapan, komentar, saran, dan kritik terhadap soal yang diberikan guru meningkat, (8) jumlah siswa yang memperoleh peningkatan nilai dari dari sebelumnya meningkat, (9) jumlah siswa yang memperoleh penurunan nilai dari sebelumnya berkurang, (10) hasil belajar siswa baik secara individual maupun kelompok mengalami peningkatan, pada siklus pertama dari rata-rata 5,65 menjadi 8,20 pada siklus kedua, mengalami peningkatan 45,13%. Informasi balikan siswa juga menunjukkan bahwa pembelajaran CTL mendapat respon positif terbukti dengan rata-rata 2,72 (baik). Hal ini menunjukkan bahwa siswa senang dengan menggunakan pembelajaran CTL. Berdasarkan temuan di atas, peneliti merekomendasikan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran CTL pada umumnya dapat dipakai sebagai model dalam pembelajaran uang.
STUDI DESKRIPTIF PENERAPAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA PEMBELAJARAN IPA DI SDN 2 MUNJUL KABUPATEN CIREBON Nazwa Melinda Septian; Sri Hastuti
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 2 No 02 (2021): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.149 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i02.209

Abstract

Guru sebagai pusat pembelajaran saat ini mulai diubah menjadi peserta didik menjadi pusat pengetahuan dan pembelajaran (student centered learning). Untuk itu, metode pembelajaran cooperative learning model student teams achievement division (STAD) dapat terapakan untuk meningkatkan partisipasi secara aktif dalam pembelajaran. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa guru menjadi fasilitator dalam pembelajaran dan siswa belajar melalui pengalaman secara langsung, mengarahkan siswa untuk mencari dan menemukan sendiri bagaimana penggolongan hewan tersebut dengan objek yang nyata
PENERAPAN METODE SAS (STRUKTUR ANALITIK SINTETIK) PADA PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD Dewi Kusuma; Naela Makhbubah
Jendela ASWAJA Vol. 3 No. 01 (2022): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.573 KB) | DOI: 10.52188/ja.v3i01.213

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada pembelajaran membaca permulaan di kelas 1 SD Negeri 2 Waruroyom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode SAS pada pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian metode SAS dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan dapat membangun motivasi siswa dalam belajar. The problem in this research is how to apply the Structural Analytical Synthetic (SAS) method in early reading learning in grade 1 SD Negeri 2 Waruroyom. This study aims to determine the application of the SAS method in early reading learning. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation. Based on the research results, the SAS method can improve students' reading skills and can build students' motivation in learning.
PENGARUH BUDIDAYA IKAN CUPANG TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI KABUPATEN CIREBON Eulis Henda; Asep Kostajaya; Handira
Jendela ASWAJA Vol. 3 No. 01 (2022): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.923 KB) | DOI: 10.52188/ja.v3i01.218

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2020 pada budidaya ikan cupang di Kabupaten Gunung Jati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi pembudidaya memilih membudidayakan ikan cupang, serta besarnya pengaruh agribisnis ikan cupang dalam upaya meningkatkan pendapatan kelompok Perhimpunan Guppy Cupang Cirebon (PGCC) di Gunung Jati. Daerah. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi literatur yang kemudian diolah untuk mengetahui biaya dan keuntungan yang diperoleh dari budidaya ikan cupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima orang pembudidaya ikan cupang di kabupaten Gunung Jati. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa faktor yang melatarbelakangi pemilihan pembudidaya untuk membudidayakan ikan cupang dilihat dari analisis faktor kekuatan (strength) diantaranya potensi lahan yang masih luas, teknik budidaya ikan cupang. ikan itu mudah. pembudidaya yang rutin mengadakan sayembara. Kelemahan (weaknesses) antara lain harga jual yang relatif murah, kondisi ikan yang bergantung pada perawatan dan pemeliharaan yang baik, serta teknik budidaya yang konvensional. Faktor peluang (opportunity) antara lain dapat dijadikan sebagai usaha sampingan atau paruh waktu dengan modal kecil, adanya sayembara/perlombaan yang diadakan secara rutin, berkembangnya jejaring koperasi bagi anggota kelompok budidaya. Serta faktor ancaman (threats), antara lain persaingan antar penjual yang semakin ketat, kondisi cuaca yang tidak menentu, dan penyakit ikan cupang. Dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada serta mengatasi kelemahan dan ancaman, kelima pembudidaya memilih untuk memulai usaha ikan cupang. Melalui penelitian ini diketahui bahwa total keuntungan yang diperoleh setiap pembudidaya ikan cupang cukup besar. Sehingga secara finansial dapat diberikan bahwa membudidayakan ikan cupang dapat menghasilkan sejumlah keuntungan yang dapat meningkatkan pendapatan

Page 2 of 12 | Total Record : 115