cover
Contact Name
Raudhah Hayatillah
Contact Email
raudhah.hayatillah@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285360043779
Journal Mail Official
journal.kenanga@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Faculty of Science and Technology Building, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, 23111.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Kenanga : Journal of Biological sciences and Applied Biology
ISSN : 27973166     EISSN : 27769216     DOI : https://doi.org/10.22373/kenanga
KENANGA Journal of Biological Sciences and Applied Biology is a peer-reviewed open access journal that publishes study results (original research articles and review articles). This journal covers all areas of biological science research and applied biology research such as Botany Zoology Microbiology Genetics Ecology Physiology Biochemistry Integration Between Islam and Bioscience
Articles 104 Documents
MONITORING TANAMAN HIDROPONIK DENGAN IMPEMENTASI INTERNET OF THINGS (IOT) DI GREEN HOUSE PRODI BIOLOGI UIN AR-RANIRY Hidayat, Muslich; Dwitawati, Ima; Pratiwi, Icha Widya
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v4i2.5661

Abstract

Internet of Things dapat digunakan dalam bidang monitoring tanaman hidroponik. Untuk memudahkan pengukuran suhu dan kelembapan udara, suhu air, intensitas cahaya, pH air, dan nilai TDS air, maka penelitian ini mengembangkan alat dengan teknologi IoT untuk memonitoring ke-enam parameter tersebut. Dalam penelitian ini, perancangan perangkat keras (hardware) menggunakan mikrokontroller ESP32 WROOM-32U, sensor DHT22, sensor DS18B20, sensor BH1750, sensor TDS DFRobot, sensor pH4502C. Implementasi alat monitoring digunakan Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar- Raniry Banda Aceh. Hasil pengukuran sensor diuji dengan membandingkan dengan alat manual berstandar nasional, untuk hasil akurasi pengukuran dari alat ini adalah baik, yaitu berkisar 94,91% - 99,24%. Dengan masing-masing keakuratan sensor: sensor DHT22 untuk mengukur suhu memiliki akurasi 99,24% sedangkan kelembapan 98,47%, sensor DS18B20 memiliki tingkat akurasi 94,91%, sensor BH1750 memiliki tingkat akurasi 96,31%, sensor TDS memiliki tingkat akurasi 99,51%, dan sensor pH4502C memiliki tingkat akurasi 98,38%.
PROFIL SENYAWA ANTIKANKER PADA ORGAN TANAMAN JATI (Tectona grandis L.f) DENGAN METODE GC-MS (GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROPHOTOMETRY) Setya Diningrat, Diky; Lumbantoruan, Rio Tresia
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v4i2.5738

Abstract

Kanker adalah suatu kondisi yang ditandai dengan perkembangan sel yang tidak terkendali, dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, obat herbal yang mengandung sifat antikanker dapat digunakan untuk menghambat proliferasi sel lebih lanjut. Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan kandungan antikanker pada berbagai bagian tanaman jati (Tectona grandis Lf) menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Ekstrak tanaman jati dari daun tua, daun muda, bunga, dan buah diperoleh melalui ekstraksi Soxhlet. Proses ekstraksi menggunakan perbandingan 1:10 dengan lama ekstraksi 2-3 hari, memerlukan 10 siklus dengan 500 gram simplisia dan 5 liter metanol. Ekstrak yang dipekatkan menjadi pasta kental dengan menggunakan rotary evaporator menghasilkan ekstrak daun tua 53,06 gram, daun muda 46,14 gram, bunga 36,23 gram, dan buah 19,74 gram. Ekstrak ini dianalisis menggunakan GC-MS, dan senyawa bioaktif yang diidentifikasi diperiksa lebih lanjut bioaktivitasnya menggunakan database PubChem NCBI dan PASS online. Temuan mengungkapkan bahwa tanaman jati mengandung 58 senyawa antikanker, yaitu pada organ daun muda terdapat 28 senyawa fitokima yang berfungsi untuk aktivitas antikanker. Pada daun tua memperoleh 16 senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antikanker. Bunga memperoleh 18 senyawa yang berpotensi untuk antikanker dan buah menghasilkan 17 senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antikanker dengan golongan senyawa terbanyak yang ditemukan yaitu golongan terpenoid. Terpenoid diketahui mempengaruhi kematian sel kanker melalui mekanisme apoptosis.
Asosiasi Interspesies Tumbuhan Kayu Lasun (Dysoxylum alliaceum) di Pusat Penelitian Ketambe Hidayat, Muslich; Rahayuni, Siska
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.796

Abstract

Pusat Penelitian Ketambe terletak di desa Ketambe (KEL) yang merupakan laboratorium alam serta salah satu kawasan pelestarian alam di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati. Salah satu tumbuhan yang terdapat yaitu tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) yang memiliki zat alelopati. Zat alelopati tersebut secara teori dapat menghambat pertumbuhan, perkembangan serta interaksi (asosiasi) dengan tumbuhan lain. Oleh sebab itu penelitian ini dapat dikaitkan dengan sifat asosiasi dan kekuasan asosiasi yang di lakukan tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) dengan tumbuhan di sekitarnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui asosiasi tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) dengan tumbuhan lain di Pusat Penelitian Ketambe Penelitian ini dilakukan di Pusat Penelitian Ketambe pada bulan Juni 2019. Rancangan penelitian menggunakan metode kuadrat, penentuan stasiun ditentukan secara purvosive sampling yaitu berdasarkan ada atau tidaknya tumbuhan kayu lasun ((Dysoxylum alliaceum) dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara non-destructive. Pembuatan petak kuadrat berukuran 10 m x 10 m yang diletakkan sesuai arah mata angina, Timur (1 petak kuadrat), Barat (1 petak kuadrat), Selatan (1 petak kuadrat) dan Utara (1 petak kuadrat). Lokasi penelitian di bawah tegakan Kayu Lasun (Dysoxylum alliaceum). Hasil penelitian diperoleh tipe asosiasi tumbuhan di sekitar tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) pada seluruh titik pengamatan didapatkan tipe positif dan tipe negatif dengan derajat (kekuatan) asosiasi dalam kategori lemah.
Identifikasi Cendawan Pada Biji Kacang (Vigna Radiata L.) Hijau dengan Menggunakan Metode Blotter Test Sardi, Arif; Wati, Ernia; Hardila, Dwi Intan; Raharjo, Novan Karnanto
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.798

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan jenis kacang-kacangan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Produksi kacang hijau yang dicapai petani masih terbilang rendah. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil produksi kacang hijau adalah serangan penyakit. Serangan penyakit pada biji kacang hijau dapat disebabkan oleh bakteri, virus dan cendawan. Sebagian besar biji kacang hijau disimpan dalam karung yang terikat dan disimpan didalam gudang, maka kondisi suhu yang tidak sesuai akan menyebabkan cendawan tumbuh dan melekat pada biji kacang hijau. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode blotter test. Metode blotter test adalah salah satu metode isolasi yang mengkondisikan agar cendawan dapat tumbuh pada kertas saring (blotter). Keuntungan dari metode blotter test yaitu cara pengerjaannya yang praktis dan dapat mengidentifikasi cendawan terbawa benih. Hasil yang didapatkan pada hari ke-7 yaitu cendawan Fusarium sp. dan Rhizoctonia solani.
Teknik Perbanyakan Tanaman Melinjo (Gnetum gnemon) Dengan Cara Okulasi Sambung Rahayu, Esi; Rahmawati, Lina; Sampirlan
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.799

Abstract

Melinjo salah satu tanaman yang termasuk dalam produk hortikultura yang seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan dari biji, batang, akar dan daun maka tidak sedikit masyarakat ingin menanamnya. Okulasi sambung merupakan teknik modern untuk memperbanyak tanaman dan berbuah cepat sesuai keinginan dengan cara menyambung stek tunas(batang atas) yang berasal dari suatu tanaman induk tanaman lain kemudian divakum selama 40 hari. Bahan yang digunakan berupa plasti ¼ atau ½ tergantung dari besarnya ujung entres. Metode yang digunakan berupa metode survay, dengan melihat tinggi tanaman, jumlah daun yang tumbuh dan aksial atau ketiak daun. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 5 tanaman yang ditanam 3 tanaman yang hidup dan 2 tanaman yang mati. Faktor lingkungan dari cahaya,iklim, pengikatan sambungan, serangga yang nokturnal, kelembaban dan suhu udara sangat mempengaruhi perkembangbiakan tanaman.
Teknik Kultur Nannochloropsis Sp. Skala Laboratorium di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Ujung Batee, Aceh Besar Zulfahmi, Ilham; Meria, Resi; Puspitasari, Widya
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.800

Abstract

Salah satu jenis fitoplankton yang digunakan dalam kegiatan pembenihan ikan laut yaitu Nannochloropsis sp. Nannochloropsis sp. memiliki nutrisi yang tinggi kandungan karbohidrat 16,00%, protein 52,11%, dan lemak 27,64% yang tersusun atas Eeicosa Pentaenoic Acid (EPA) dan Dokosa Heksaenoat Acid (DHA). Sehingga dapat dijadikan sebagai pakan alami untuk rotifer dan larva ikan. Kuliah Kerja Praktek ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tata cara teknik pengkulturan Nannochloropsis sp. dari teknik yang dilkakukan sebelumnya dan memberikan manfaat bagi mahasiswa agar menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman dalam dunia kerja di BPBAP UJUNG BATEE. Hasil Teknik Kultur Nannochloropsis sp. dapat diketahui bahwa Nannochloropsis memiliki 4 fase pertumbuhan yaitu fase lag terjadi pada hari 1-3, fase eksponensial terjadi pda hari 4-6, fase stasioner hari 7-9, fase kematian hari 10-11 dan memiliki fase hidup 11 hari sampai hari kematian.
Teknik Pemberian Pakan Jenis Pf800 Dengan Sistem Pasta & Tebar Terhadap Laju Pertumbuhan Benih Lele Sangkuriang (clarias gariepinus) Audila, Anggi; Zulfahmi, Ilham; Suhardiansyah
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.801

Abstract

Ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) adalah salah satu ikan air tawar yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di Indonesia. Ikan ini banyak dikonsumsi karena mudah diolah, banyak disukai, dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Selain itu, ikan ini juga dibudidayakan karena memiliki waktu pertumbuhan yang relatif cepat. Teknik yang digunakan dengan sistem pemberian pakan tebar dan apung mrnggunakan pakan PF800 terhadap benih ikan lele sangkuriang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Hasil kelangsungan hidup benih ikan lele sangkuriang terhadap pemberian pakan PF800 dengan sistem yang berbeda, memiliki nilai presentase SR tertinggi pada perlakuan B yaitu 60%. Hasil presentasea pada laju pertumbuhan pada perlakuan A memperoleh nilai panjang rata-rata 1,22 cm dengan bobot 0,62 gram merupakan nilai presentase yang rendah.
Budidaya Pakcoy (Brassica rapa L.) Dengan Menggunakan Teknik Hidroponik Sistem Nutrient Films Technique (Nft) Maulizar, Siti; Hidayat, Muslich; Nurbaiti
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.802

Abstract

Hidroponik merupakan sistem budidaya yang dilakukan dengan memanfaatkan air sebagai media tanam dan larutan nutrisi sebagai nutrisi bagi pertumbuhan tanaman.Tingginya peminat akan sayuran pakcoy setiap tahunnya menjadikan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) sebagai sistem budidaya yang dapat digunakan dalam meningkatkan produksi pakcoy tanpa lahan yang luas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui proses budidaya pakcoy menggunakan teknik hidroponik NFT (Nutriens Films Technique).Metode yang digunakanyaitu dengan mengamati 10 sampel secara acak dengan variabel pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil pengamatan menunjukkan talang dengan kemiringan 5% memberikan respon yang baik bagi pertumbuhan tanaman.
Penggunaan Metode Stek Untuk Perbanyakan Tanaman Alamanda (Allamanda Cathartica) Wati, Nila; Rahmawati, Lina; Sampirlan
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i1.803

Abstract

Tanaman alamanda (Allamanda cathartica) merupakan salah satu genus dari famili Apocynaceae yang berasal dari Brazil Amerika Serikat. Alamanda mempunyai nama daerah Lame areuy (sunda) dan bunga akar kuning (melayu). Perbanyakan alamanda dengan menggunakan metode stek. Stek adalah menumbuhkan bagian atau potongan tanaman sehingga menjadi tanaman baru. Stek memiliki keuntungan yaitu dapat menghasilkan tanaman yang sempurna dalam relatif singkat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah agar pratikan dapat mengetahui serta memahami metode stek pada tanaman Alamanda (Allamanda cathartica).
ANALISIS TOTAL KOLONI DAN UJI KADAR ALKOHOL PADA FERMENTASI AIR NIRA (Arenga pinnata) Sri Rizki; Syafrina Sari Lubis
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v1i2.1912

Abstract

Air nira aren mengandung glukosa, sukrosa, fuktosa, karbohidrat, dengan pH 6-7 dan berbau harum. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung total koloni dan kadar alkohol selama proses fermentasi air nira secara spontan dengan waktu 0-72 jam. Total koloni pada air nira aren (Arenga pinnata) pada 24 jam pada pengenceran 10-1 tidak dapat dihitung karena terlalu besar, 10-2 (2,06x102 cfu/ml), 10-3 (0,167x103 cfu/ml). Total koloni pada 48 jampada pengenceran 10-1 (11,4x101 cfu/ml), 10-2 (0,87x10-2 cfu/ml) dan 10-3 (0,069x103 cfu/ml) dan 72 jam pada pengenceran 10-1(10,3x101 cfu/ml), 10-2 (0,86x102 cfu/ml) dan 10-3 (0.036x103 cfu/ml). Pengukuran kadar alkohol pada air nira dari waktu (0-72 jam) mengalami peningkatan yaitu pada 0 jam belum terbentuk alkohol sedangkan pada 24 jam kadar alkohol yang didapat 0%, 48 jam kadar alkohol yang dihasilkan 0,1% dan pada 72 jam 0,2%.

Page 5 of 11 | Total Record : 104