cover
Contact Name
Citra Artifiani
Contact Email
citrarti@gmail.com
Phone
+6287825450502
Journal Mail Official
geoplanart.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur Universitas Winaya Mukti Jl. Pahlawan no.69 Kota Bandung
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Geoplanart
ISSN : 25799193     EISSN : 27755282     DOI : http://dx.doi.org/10.35138/gp.v3i2
GEOPLANART: Wahana Informasi Penelitian Teknik adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur, Universitas Winaya Mukti. Fokus jurnal ini adalah teknik dengan lingkup : 1. Teknik Arsitektur 2. Teknik Lingkungan 3. Teknik Perencanaan Wilayah Kota 4. Teknik Geodesi 5. Teknik Sipil
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI" : 6 Documents clear
Studi Sistem Pencahayaan pada Perpustakaan Umum Tri Wahyu Handayani; Heru Rulian
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.196 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.356

Abstract

Bangunan yang baik adalah bangunan yang dapat mewadahi semua aktivitas penggunanya. Perpustakaan sebagai salah satu bangunan sumber informasi ilmu pengetahuan yang dapat mewadahi segala kegiatan belajar. Dalam pelaksanaan kegiatan di dalamnya terkait kenyamanan fisik maupun psikologis supaya mendukung maksud dan memahami apa yang dibaca. Masalah penelitian ini yaitu bagaimana mengetahui sistem pencahayaan pada ruang baca serta bagaimana mengetahui persepsi apa yang dirasakan oleh para pembaca dan seberapa besar pengaruh bukaan terhadap kenyamanan. Tujuannya adalah untuk dapat mendesain ruang baca yang nyaman, cukup penerangan dan tidak silau bagi pengunjung agar lebih senang dalam membaca. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan cara studi lapangan, studi literature dan studi banding perpustakaan dan menilai ruang pada perpustakaan yang sudah ada. Kondisi tersebut dapat dibenahi dengan menambah bukaan dengan ukuran yang tepat dan penataan furniture yang tidak memblokade pencahayaan
POTENSI EMISI GRK DARI SEKTOR PETERNAKAN DESA CIKALONG,KAB. BANDUNG BARAT TAHUN 2016-2021 Tati Artiningrum; Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.536 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.355

Abstract

Salah satu sektor yang berkontribusi dalam peningkatan pemanasan global adalah limbah peternakan yang diantaranya berasal dari kotoran hewan. Sumbangan emsinya diantaranya berasal dari gas metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), karbon dioksida (CO2), dan amonia yang dapat menimbulkan hujan asam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sumbangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor peternakan tahun 2016 sampai 2021 pada tempat penampungan hewan berupa penggemukan sapi perah dan sapi potong di Desa Kecamatan, Cikalong Wetan, Kabupaten Barat. Penelitian ini mengunakan metodenya survei lapangan dan study literatur untuk memperoleh data primer serta data sekunder berupa populasi ternak dan pengelolaan limbahnya. Data diolah dengan mengunakan metoda Tier I dari IPCC. Hasil penelitian menujukkan bahwa Tahun 2016 Desa Cikalong memberikan sumbangan emisi sebesar 2610,55 ton CO2- eq/tahun meningkat hingga 3632,16 ton CO2-eq/tahun pada Tahun 2019 yang didominasi oleh CH4 dari fermentasi enterik
Perkiraan Waktu Dalam Penyelesaian Proyek Kolam Retensi Sirnaraga Menggunakan Penerapan EVA (Earned Value Analysis) Syapril Janizar; Felix Setiawan; Rina Rahmawati
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.159 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.354

Abstract

Kolam Retensi adalah suatu kolam yang dapat menampung atau meresap air sementara yang terdapat didalamnya, tentunya dalam pelaksanaan kontruksinya harus direncanakan penjadwalan yang matang. Metode “Nilai Hasil” (Earned Value) merupakan suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan jadwal proyek secara terpadu. Metode ini dapat memberikan informasi dalam status kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya yang dibutuhkan serta waktu untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kinerja saat pelaporan. Dalam penelitian ini dicoba menhitung perkiraan waktu dalam penyelesaian proyek dengan menggunakan metode tersebut agar diharapkan mendapatkan penjadwalan konstruksi yang efisien.
Kajian Penentuan Sistem Pusat Pelayanan Kawasan Perkotaan di Kecamatan Jatinangor Achmad Saeful Fasa; Ina Revayanti
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.356 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.347

Abstract

Perkotaan merupakan kawasan pemukiman yang secara fisik ditunjukan oleh kumpulan permukiman dan memiliki fasilitas untuk mendukung kehidupan warganya secara mandiri. Jatinangor merupakan kecamatan yang terdapat di Kabupaten Sumedang yang sudah mencirikan Kawasan Perkotaan. Untuk dapat mengoptimalkan perkembangan kawasan perkotaan di Kecamatan Jatinangor, maka sistem pusat pelayanan kawasan perlu diarahkan ke dalam rencana tata ruang kawasan. Metode data pada penelitian menggunakan teknik observasi dan untuk metode analisis yang digunakan pada penelitian menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil akhir dari penelitian ini adalah hierarki pusat pelayanan kawasan di Kecamatan Jatinangor yang terdiri dari 12 Desa terbagi kedalam tiga hierarki pusat pelayanan. Hierarki pertama yaitu Pusat Pertumbuhan Kawasan yang terdiri dari Desa Hegarmanah, Cipacing, Sayang, Cikeruh, dan CIbeusi. Kemudian hierarki kedua adalah Pusat Kegiatan Perindustrian yang terdiri dari Desa Cintamulya, Jatimukti, Mekargalih, dan Cisempur.untuk hirari yang ketiga yaitu Pusat Permukiman yang terletak di Desa Jatiroke, Cileles, dan Cilayung. Bentuk struktur Pusat Pelayanan Perkotaan Jatinangor merupakan konsep konsentris, dengan pola perkembangan perkotan berada di tengah-tengah kawasa sebagai daerah pusat kawasan. Bentuk struktur Perkotaan Jatinangor pembangunan konsep konsentris, pola perkembangan kotanya berada di tengah-tengah Perkotaan Jatinangor sebagai daerah pusat Kawasan
PENGEMBANGAN EDUWISATA DI KAMPUS UNIVERSITAS WINAYA MUKTI, SUMEDANG Sigit Wisnuadji; Achmad Saeful Fasa
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.455 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.353

Abstract

Kedekatan perguruan tinggi (kampus) dengan masyarakat adalah hal penting agar kampus dapat lebih dikenal. Dan dari kondisi seperti inilah diharapkan terjadi hubungan yang saling memberi manfaat, baik masyarakat maupun perguruan tinggi tersebut. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah pengembangan kampus sebagai kawasan wisata edukasi atau eduwisata. Eduwisata yang dimaksud disini adalah pengembangan kegiatan yang berbasis pendidikan, pelatihan ataupun hasil penelitian yang dapat menjadi daya tarik untuk masyarakat untuk datang dan berkunjung, baik untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik (pendidikan, pelatihan, seminar, penelitian) maupun menikmati hasilhasil karya civitas akademika. Metoda penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan observasi langsung. Dengan dilakukan penataan program yang baik didukung oleh penataan fisik kampus yang baik, tentunya program ini diharapkan dapat mencapai tujuan dalam rangka untuk mencapai visi dan misi yang telah dicanangkan. Dengan didukung oleh kondisi lingkungan dan lokalitasnya, kampus Universitas Winaya Mukti yang merupakan salah satu universitas pertanian tertua di Indonesia ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan eduwisata melalui penataan kawasan kampus yang dapat menggali segala potensi yang ada. Akar pertanian dan kehutanan yang kuat dapat menjadi salah satu karakter dari kampus ini. Gagasan fisik pengembangan yang ada harus didukung adanya sinergi antar civitas akademika kampus Universitas Winaya Mukti Sumedang
Pemetaan Penggunaan Material Lokal Bambu pada Rumah Tradisonal Sunda (Studi Kasus: Kampung Mahmud, Jawa Barat) Andi Harapan
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.196 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.348

Abstract

Material lokal sangat terkait dengan bangunan tradisional, umumnya material inilah yang digunakan didalam membangun bangunan tradisional. Salah satunya adalah di Kampung Mahmud, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Masyarakat Jawa Barat selalu menggunakan bambu sebagai material untuk membangunan rumah, khususnya di perkampungan, sehingga menciptakan desain yang unik dan berkelanjutan. Tetapi sayangnya, penggunaan material ini semakin berkurang yang menyebabkan semakin hilangnya pula bangunan tradisional khas Sunda di Kampung Mahmud.Bambu merupakan material yang sejak zaman dahulu sering dipakai oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Sunda. Dulu orang Sunda sering menggunakannya sebagai bahan utama dalam membuat bangunan berupa rumah atau saung, Ini dapat memberikan gambaran tentang rumah-rumah orang Sunda dulu bahkan mereka hampir di setiap aktivitasnya menggunakan material bambu seperti sebagai tempat jemuran, untuk kegiatan memasak, dan sebagainya. Namun di zaman sekarang, bambu menjadi material yang mulai terpinggirkan. Bahkan di kampung-kampung Sunda sendiri semakin berkurang rumah-rumah yang menggunakan material bambu. Begitu pula dengan rumah-rumah yang berada di Kampung MahmudTulisan ini merupakan bagian dari riset yang dilakukan melalui pemetaan bangunan tradisional dan material lokal bambu. Pada tulisan ini dilakukan pemetaan jumlah rumah yang menggunakan bambu di Kampung Mahmud untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan bambu di masa kini, sekaligus mengetahui mengapa pemanfaatan bambu mulai berkurang.

Page 1 of 1 | Total Record : 6