cover
Contact Name
I Gede Sandiasa
Contact Email
sandiasagede1970@gmail.com
Phone
+6281338724721
Journal Mail Official
sandiasagede1970@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/LOCUS/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Locus : Majalah Ilmiah FIA
ISSN : 24067695     EISSN : 26229552     DOI : https://doi.org/10.37637/locus.v14i2
Core Subject : Humanities, Social,
Locus : Majalah Ilmiah FIA Aim and Scope: accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of public administration, social science, and political science.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2022)" : 8 Documents clear
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN TARAF HIDUP MASYARAKAT DI DESA GUNUNG SALAK KECAMATAN SELEMADEG TIMUR KABUPATEN TABANAN I Ketut Suardana
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.831 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1018

Abstract

This study aims to determine the implementation of village fund management in improving the living standards of the community in Gunung Salak Village, East Selemadeg District, Tabanan Regency. The subject of this study was the implementation of village fund management in improving the living standards of the community in Gunung Salak Village, East Selemadeg District, Tabanan Regency.  Data were collected by observation techniques, interview techniques and documentation techniques and the data were analyzed in a simple way using qualitative descriptive methods.  The results showed that the :(1) Implementation / implementation of Village Fund Management in Gunung Salak Village, East Selemadeg District, Tabanan Regency has been implemented based on government regulations and the budget has been adjusted to the APBDes that has been compiled by the Village Government,(2) The implementation of Village Fund Management from the State Budget is carried out in village development activities and community empowerment activities so that it has a good impact on improving the standard of living of the people of Gunung Salak Village. (3) The general management obstacle is that project work is very dependent on weather, especially village development projects such as road procurement/repair. (4) The positive impact of village fund management is that it can advance the economy in the village which is directly felt by all levels of society, and the negative impact is that there is a lot of social jealousy, especially between village groups, because the amount of assistance provided is different according to the productivity of the group.
EVALUASI PROGRAM BLT-DANA DESA KEPADA MASYARAKAT MISKIN TERDAMPAK COVID-19 DI DESA PATAS KECAMATAN GEROKGAK KABUPATEN BULELENG Dewa Nyoman Redana; I Nyoman Suprapta
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.551 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1023

Abstract

Sejak berjangkitnya wabah Covid-19 pada awal tahun 2020 telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Khusus dibidang ekonomi wabah Covid-19 telah menyebabkan runtuhnya perekonomian dan menyebabkan munculnya keluarga-keluarga miskin baru. Untuk membantu meringankan beban keluarga miskin terdampak Covid-19 pemerintah mengucurkan bantuan uang tunai lewat BLT-Dana Desa. Beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah Implementasi kebijakan BLT-DD kepada keluarga miskin terdampak Covid-19 di Desa Patas ?;  2) bagaimanakah dampak pemberian BLT-DD terhadap kehidupan keluarga miskin di desa Patas ?; dan 3) bagaimanakah evaluasi kebijakan pemberian BLT-DD kepada kehidupan keluarga miskin terdampak Covid-19 di Desa Patas  ? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan dengan tahapan : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian ditemukan fakta bahwa Implementasi kebijakan BLT-Dana Desa kepada masyarakat miskin terdampak Covid-19 di Desa Patas mencakup kelompok sasaran ( target group) dalam hal ini keluarga miskin merupakan tujuan utama kebijakan. Juga diperlukan adanya kemampuan strategi untuk mendukung adanya perubahan perilaku kelompok sasaran. Selanjutnya pengawasan terhadap implementasi kebijakan tersebut sangat dipelukan supaya tidak mismanagement. Pada akhirnya moral yang baik dari pelaksana terutama adanya komitmen, kejujuran dan sifat demokratis santa diperlukan dan menghindari adanya konflik internal. Dampak dari implementasi kebijakan BLT-Dana Desa kepada keluarga miskin terdampak Covid-19 di Desa Patas berupa dampak positif yakni dampak yang diharapkan . Sedangkan dampak negatifnya adalah dampak yang tidak diharapkan dimana dengan adanya pemberian bantuan tersebut oleh pemerintah, masyarakat menjadi manja dan selalu menunggu bantuan dari pemerintah. Juga bantuan tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal negatif seperti membeli rokok, membeli minuman keras, dan berjudi. Evaluasi pelaksanaan Program BLT-Dana Desa di Desa Patas dilakukan terhadap isi kebijakan yakni BLT-Dana Desa tersebut dianggap sudah cukup berhasil mewujudkan tujuannya yaitu menumbuhkan daya beli dan meningkatkan perekonomian keluarga miskin terdampak Covid-19. Evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan lebih ditekankan pada periode pencairan uang tunai bantuan BLT-Dana Desa yang 3 ( tiga bulan ) sekali dan tempat pembagiannya tidak terpusat di kantor desa. Sedangkan evaluasi terhadap dampak kebijakan lebih ditekankan pada bagaimana meningkatkan dampak positifnya dan berusaha mengurangi bahkan menghilangkan dampak negatifnya.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 4 SAWAN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG I Made Budiadi Apridinata; I Nyoman Mudarya
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.827 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1019

Abstract

Adanya wabah virus covid-19 yang melanda negara-negara didunia termasuk Indonesia, berdampak langsung terhadap pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran di lembaga pendidikan. Sehingga mengakibatkan proses belajar mengajar menjadi terganggu dan dikeluarkanlah kebijakan pembelajaran daring. Peneliti merumuskan masalah: 1) Bagaimanakah efektivitas pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di SMP Negeri 4 Sawan? 2) Apakah hambatan-hambatan yang terjadi dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di SMP Negeri 4 Sawan?. Untuk mengkaji masalah, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan fenomena, peristiwa, aktivitas sosial baik secara individu maupun kelompok guna mampu menguasai tindakan pada subjek dan objek yang diteliti lewat teknik- teknik penelitian kualitatif semacam wawancara secara mendalam serta dokumentasi. Analisis data dilakukan setelah data dari seluruh informan atau sumber data lain terkumpul dan menganalisis data yang dihasilkan melalui wawancara terhadap subyek penelitian, sehingga dapat memecahkan pokok persoalan yang timbul dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Efektivitas Pembelajaran Daring di SMP Negeri 4 Sawan, dari indikator Aktivitas siswa, respon siswa, dan penguasaan konsep sudah cukup baik, sehingga belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan; 2) Hambatan-hambatan yang terjadi berasal dari hambatan internal dan eksternal, hambatan internal terdapat faktor fisiologis, psikologi dan kelelahan dan hambatan eksternal terdapat faktor lingkungan keluarga dan msyarakat serta faktor intrumental yakni tidak adanya kuota, penggunaan akun yang tidak sesuai, dan keterbatasan sinyal. Rekomendasi yang dihasilkan adalah 1) Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri siswa untuk mencapai hasil prestasi yang diinginkan, serta lebih aktif dalam proses pembelajaran; 2) Guru agar dapat lebih mengembangkan pembelajaran yang dapat membuat kondisi belajar tetap efektif walaupun dilakukan daring, serta lebih sering berkomunikasi dengan peserta didik; 3) Kuota untuk internet setidaknya mencukupi agar kegiatan pembelajaran daring dapat dilakukan; 4) Pembelajaran daring dilakukan di tempat yang mudah terjangkau oleh sinyal agar koneksi lancar dalam proses pembelajaran daring.
EFEKTIVITAS MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA (MUSRENBANGDES) DI MASA PANDEMI COVID19 DI DESA PADANGBULIA KECAMATAN SUKASADA Ni Ketut Sudianing; Dewa Made Joni Ardana
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.361 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1024

Abstract

Musyawarah desa merupakan utama dalam  perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa hal ini dituangkan dalam peraturan menteri Peraturan Menteri Desa No 19 Tahun 2019, tentang  Musyawarah Desa. Dalam peraturan ini juga pemerintahan desa diwajibkan untuk melibatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa. Namun keterlibatan masyarakat beberapa tulisan menyebutkan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan belum sepenuhnya dilakukan, sebab masih tertuju pada kepentingan memenuhi syarat undang-undang, sehingga sebenarnya masyarakat hanya sebagai pelengkap dalam perencanaan. Terlebih dalam masa pandemi, pembatasan terhadap aktifitas pertemuan dengan masyarakat mempengaruhi efektifitas pelaksanaan muyawarah perencanaan pembangunan. Disisi lain pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam perencanaan pembangunan juga masih lemah, berakibat pada perencanaan yang tidak dapat merumuskan isu-isu strategis yang perlu menjadi prioritas pembangunan. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mengajukan permasalahan penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana Efektifitas Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Padangbulia di Masa Pandemi Covid19?, dan 2) Faktor-Faktor Pendukung dan  penghambat apa saja yang dihadapi dalam Pelaksanaan Musrembangdes di desa Padangbulia?. Untuk memperoleh jawaban atas permasalahan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan model analisis Miles Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan musyawarah desa dapat dilaksanakan secara efektif, meskipun terdapat pengaruh yang siginfikan dari pandemic covid19. Kejelasan sasaran dan capaian pembangunan, kejelasan proses pengambilan keputusan melalui musrenbangdes, dan kesesuaian perencanaan dengan visi misi desa dan kemampuan merealisasi perencanaan menandakan bahwa perencanaan pembangunan melalui musrenbangdes dapat dilaksanakan secara efektif. 2) Sinergitas dan kemampuan komunikasi antar aktor perencana di desa  menjadi solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai kendala perencanaan pembangunan di desa. 3) Sosialisasi dan komunikasi perencanaan pembangunan tidak dapat dilaksanakan secara optimal, berdampak pada menurunnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Rekomendasi penelitian: 1) perlu dilakukan upaya peningkatan kemampuan perencana di tingkat desa, baik melalui pelatihan, pembinaan bidang perencanaan, proses pengambilan keputusan dan administrasi publik. 2) Desa perlu didukung oleh kemampuan teknologi informasi dan tatakelola pemerintahan yang baik (good governance).
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELAYANAN TATA USAHA PADA SMK NEGERI 1 SUKASADA Made Sri Hartayani; Gede Sandiasa
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.646 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1020

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sukasada, dilatarbelakangi oleh adanya perkembangan Teknologi Informasi yang sangat pesat di era globalisai yang bisa memudahkan dalam segala bentuk layanan, khususnya dalam pelayanan Tata Usaha SMK Negeri 1 Sukasada. Digitalisasi bisa mempermudah tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugasnya secara efektif dan efesien, baik dalam pelayananan terhadap guru, siswa, orang tua siswa maupun dengan dinas terkait. Namun ada beberapa guru yang belum fasih dalam pemanfaatan layanan aplikasi (aplikasi Siharka), siswa juga ada yang masih mengalami kesulitan dalam pemanfaatan layanan aplikasi (PPDB Online dan Melajah id) karena keterbatasan sarana yang mereka miliki dan jauh dari jangkauan internet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan Teknologi Informasi Dalam Meningkatkan Pelayanan Tata Usaha terutama terhadap guru dan siswa di SMK Negeri 1 Sukasada. Untuk mengkaji masalah penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, menjelaskan dengan mendiskripsikan hasil pengolahan data tersebut sehingga mudah dipahami dan memanfaatkan analisis data model interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Peranan Teknologi Informasi Dalam Meningkatkan Pelayanan Tata Usaha Pada SMK Negeri Sukasada sangat penting dalam meningkatkan pelayanan yang lebih baik dan lebih berkualitas, Efektivitas pelayanan Tata Usaha terhadap guru di SMK Negeri 1 Sukasada melalui berbagai layanan aplikasi yang digunakan sesuai uraian tugas dari setiap staf Tata Usaha, pemanfaatan Teknologi Informasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap siswa, namun masih perlu ditingkatkan lagi khususnya bagi guru yang memasuki masa pensiun dengan memberikan pelatihan secara berkala dan pendampingan oleh operator bagi siswa yang tidak bisa memanfaatkan layanan aplikasi yang ada. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disampaikan saran agar Lembaga sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sukasada selalu meningkatkan kualitas pelayanan kepada guru, siswa, orang tua siswa dan dinas terkait dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan pelatihan (workshop) agar mampu bersaing di era globalisasi, sarana dan prasarana yang memadai perlu dilengkapi sebagai penunjang pelayanan berbasis Teknologi Informasi, sehingga efektivitas pelayanan Tata Usaha pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sukasada terwujud dengan pemanfaatan layanan aplikasi yang berbasis Teknologi Informasi
BUDAYA ORGANISASI DAN KEDISIPLINAN PEGAWAI DI KANTOR CAMAT SUKASADA Komang Linda Ferawati; Dewa Made Joni Ardana
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.92 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1021

Abstract

Suatu instansi didirikan karena memiliki suatu tujuan, yang mana dalam mencapai tujuanya setiap instansi dipengaruhi oleh prilaku dan sikap orang - orang yang tergabung dalam instansi tersebut. Sumber daya manusia dibentuk oleh sifat dan karakter yang melekat pada diri masing - masing individu yang tergabung dalam organisasi, budaya organisasi memberikan pengaruh terhadap terbentuknya disiplin kerja karyawan, yang mana idealnya apabila budaya organisasi dan kedisiplinan pegawai baik maka akan memberikan suatu Outcome yang baik pula. Berdasarkan hal yang telah diuraikan diatas maka penelitian ini merumuskan beberapa permasalahan yaitu : 1. Bagaimanakah Budaya organisasi di Kantor Camat Sukasada?. 2. Bagaimanakah Kedisiplinan pegawai di Kantor Camat Sukasada?. 3.Apa saja pencapaian yang telah di raih dengan budaya organisasi dan kedisiplinan yang di terapkan di Kantor Camat Sukasada? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan maksud memperoleh gambaran secara mendalam mengenai Budaya Organisasi Dan Kedisiplinan Pegawai. Penentuan informan melalui teknik purposive sampling , kemudian metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Dari penelitian ditemukan bahwa : 1) Budaya Organisasi di Kantor Camat Sukasada dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai secara umum sudah dapat berjalan dengan baik, dimana budaya organisasi berperan sebagai norma, norma kelompok, sebagai prinsip - prinsip dan nilai, sebagai aturan hukum, juga kemampuan khusus. 2) Kedisiplinan Pegawai di Kantor Camat Sukasada sudah baik di lihat dari segi prilaku kendali positif pegawai, pengendalian kerja, serta perbaikan prilaku dari pegawai. 3) Dengan budaya organisasi dan kedisiplinan pegawai yang baik di terapkan memberikan dampak baik bagi Kantor Camat Sukasada dari segi cepatnya pelayanan serta ketepatan pelayanan yang mereka berikan. Hal tersebut dapat di lihat dari ketidak adaanya keluhan masyarakat bagi pelayanan yang diberikan oleh pegawai di Kantor Camat Sukasada.
PENGAWASAN CAMAT DALAM RANGKA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG Putu Agustana; I Nyoman Sukraaliawan
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.672 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1017

Abstract

Pelaksanaan setiap bidang pekerjaan apapun yang sebaik-baiknya tentu memerlukan sekali perencanaa dan pengontrolan/pengawasan. Perencanaan dan pengawasan merupakan dua kutup dari suatu proses penyelenggaraan untuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan menjadi taraf permulaan dari proses itu dan mengandung aktifitas-aktifitas melihat kemuka, memikirkan jauh sebelumnya dan menggambarkan lebih dahulu sebagai landasan untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan mencapai tujuan yang diinginkan. Sedang pengontrolan/pengawasan berikut tindakan-tindakan mencapai pembetulannya adalah tahap akhir dari proses penyelenggaraan tersebut. Pengawasan adalah keseluruhan aktifitas mengawasi, mencocokkan, memeriksa dan mengendalikan segenap aktifitas kegiatan agar berlangsung sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan hasil yang dikehendaki.Dalam penelitian ini diajukan sebuah permasalahan yakni bagaimanakah pengawasan Camat dalam rangka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng.Penelitian ini menggunakan pendekatan dalam kualitatif, Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive sampling, adalah Teknik penentuan informan dengan pertimbangan tertentu yaitu Camat, Sekretaris Camat, staf kecamatan , Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Buleleng 1, Kepala desa dan wajib pajak.Analisis interaktif Miles & Huberman digunakan untuk melakukan proses mengorganisasikan dan mengurutkan data, mencapai kedalam pemahaman, katagori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan makna dalam penelitian.Hasil penelitian menimpulkan bahwa Camat selaku Kepala Wilayah dalam hal pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan tidak mempunyai kewenangan penuh untuk AInspektorat Kabupaten. Akan tetapi Camat dalam hal ini melaksanakan kewenangan hanya sebatas pada upaya pembinaan dan melaksanakan koordinasi dengan Unit Pelaksanan Teknis Daerah maupun kepada Kepala Desa dalam rangka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan.Mengacu kepada simpulan yang disampaikan di atas, maka dalam hal ini disarankan bahwa Camat selaku Kepala Wilayah mempunyai tanggung jawab yang besar berkenaan dengan segala sesuatunya yang ada di wilayahnya. Demi kelancaran dan keberhasilannya seperti apa yang diharapkan oleh kita semua, maka sebaiknya Camat diberikan kewenangan yang lebih dalam hal pengawasan karena Camat yang paling memahami dan mengetahui segala sesuatunya yang ada diwilayahnya termasuk keberhasilan dalam rangka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan.
DAMPAK KEBIJAKAN WORK FROM HOME ( WFH ) TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN BULELENG Made Wiwik Indrayanti; I Nyoman Sukraaliawan
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.216 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1022

Abstract

Munculnya pandemi Covid-19 telah berdampak pada hampir seluruh sendi-sendi kehidupan manusia. Untuk mencegah penularan Covid-19 tersebut, pemerintah menerapkan berbagai pembatasan kegiatan masyarakat, salah satunya adalah dengan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home. Kebijakan ini tentunya berdampak pada kinerja pegawai khususnya di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah dampak kebijakan WFH terhadap kinerja pegawai pada masa pandemi Covid-19 di  Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng ?; 2) Bagaimanakah Kinerja Pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng ? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan maksud memperoleh gambaran yang jelas tentang Dampak kebijakan WFH terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan sepanjang proses penelitian,dengan tahapan ;pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kebijakan WFH memiliki dampak positif dan dampak negatif terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Dampak positif merupakan dampak yang memang diharapkan sedangkan dampak negatif adalah dampak yang tidak diharapkan. Kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng sudah berjalan dengan baik meskipun terkadang ada kendala akibat adanya pandemi Covid-19, dilihat dari kriteria yang ada yakni kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dihasilkan, ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan, efektivitas dalam penggunaan sumber daya, kemandirian dan hubungan interpersonal.

Page 1 of 1 | Total Record : 8