cover
Contact Name
I Gede Sandiasa
Contact Email
sandiasagede1970@gmail.com
Phone
+6281338724721
Journal Mail Official
sandiasagede1970@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/LOCUS/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Locus : Majalah Ilmiah FIA
ISSN : 24067695     EISSN : 26229552     DOI : https://doi.org/10.37637/locus.v14i2
Core Subject : Humanities, Social,
Locus : Majalah Ilmiah FIA Aim and Scope: accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of public administration, social science, and political science.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2023)" : 8 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR PERBEKEL DESA KUBUTAMBAHAN, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG Gede Hendra Susila; I Nyoman Suprapta
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1485

Abstract

Desa sebagai bagian terkecil dari sistem pemerintahan administratif di Indonesia,dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan kemampuannya di dalam mengelola data administrasi kependudukan. Dengan demikian seluruh perangkat desa hendaknya memberikan pelayanan yang berkualitas baik kepada masyarakat, sehingga dapat memberikan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan. Pada penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut 1. bagaimana kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Perbekel Desa Kubutambahan?; 2. bagaimana upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Perbekel Desa Kubutambahan?. Metode penelitian yang digunakan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah penelitian kualitatif dengan maksud untuk memberikan gambaran penyajian serta berupaya untuk menjelaskan objek yang diteliti berdasarkan fakta yang terdapat di lapangan. Penentuan informan menggunakan teknik purposif. Berikutnya pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilaksanakan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Perbekel Desa Kubutambahan sudah berpedoman pada tolok ukur kualitas pelayanan yang disebut TERRA (Tangible, Empathy, Responsivness, Reliability, dan Assurance). Secara keseluruhan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sudah baik, namun perlu adanya peningkatan untuk dapat memuaskan kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengidentifikasi determinan utama kualitas layanan, mengelola ekspektasi pelanggan, mengelola bukti kualitas layanan, mendidik pelanggan tentang layanan, dan menumbuhkan budaya kualitas.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN INOVASI UMKM DI DAERAH. (STUDI DI BADAN PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN INOVASI DAERAH KABUPATEN BULELENG) I Gede Robby Setiawan; Ni Ketut Sudianing
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran Badan Penelitian,Pengembangan Dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng dalam meningkatkan InovasiUMKM di Daerah, dan untuk mengetahui faktor penghambat pada Badan Penelitian,Pengembangan Dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng.Metode pengumpulan data yang digunakan kualitatif dengan instrumentpengumpulan data berupa observasi yakni, teknik pengumpulan data dengan caramelakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap obyek yang diteliti,wawancara/interview yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan caramengadakan wawancara atau tanya jawab sepihak yang dikerjakan dengan sistematis danberlandaskan pada tujuan penelitian, dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data dengancara melihat dokumentasi yang ada pada organisasi dan relevansinya dengan penelitian.Hasil penelitian Penerapan Prinsip-prinsip Good Governance (Pemerintahan yangbaik) dalam meningkatkan inovasi UMKM di Daerah yang meliputi transparansi,supremasi hukum, akuntabilitas, kesetaraan dan mengembangkan inovasi UMKM didaerah.Untuk mengetahui peran Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi DaerahKabupaten Buleleng dalam meningkatkan Inovasi UMKM di Kabupaten Buleleng yangmeliputi partisipasi masyarakat melalui pembinaan inovasi organisasi prangkat daerah(OPD), membina kecamatan dalam mengembangkan inovasi desa sesuai dengan potensisumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM), mengadakan kompetisiinovasi dalam bentuk lomba kreasi inovasi tingkat Kabupaten Buleleng, sebagai fasilitatordalam mendukung produk UMKM masyarakat dalam proses pengurusan legalitas atauperijinan sebagai inovasi.Beberapa faktor penghambat yang ditemukan, secara internal terbatasnya anggaranpemerintah Kabupaten Buleleng, kualifikasi pendidikan pegawai masih belum sesuai,terbatasnya sarana dan prasarana kantor dan eksternal seperti kurangnya perhatian dariperangkat desa maupun kecamatan terkait dengan inovasi, kurangnya pemahaman inovasidari masyarakat, dan kurangnya kemampuan / pengetahuan teknologi untukmempublikasikan inovasi.Rekomendasi yang disampaikan agar Pemerintah Kabupaten Buleleng bisameningkatkan anggaran untuk masyarakat yang memiliki inovasi, dapat menyesuaikankualifikasi pendidikan para pegawai, memberikan sarana dan prasarana kantor yangcukup, memberikan perhatian dan pemahaman yang lebih untuk masyarakat sertamemberikan pengetahuan atau pelatihan kepada masyarakat dalam bidang teknologi.
IMPLEMENTASI APLIKASI E-SURAT DALAM TATA KELOLA BIROKRASI PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN BULELENG Kadek Mira Diana; Gede Sandiasa
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1486

Abstract

Teknologi informasi memiliki peran penting dalam memperbaiki kualitaspelayanan suatu instansi. Dalam pengelolaan organisasi instansi pemerintah, aktivitaskomunikasi memegang peranan yang sangat penting. Dengan kemajuan teknologi,administrasi persuratan juga harus dilakukan peningkatan secara kualitas.Pengelolaan surat dengan media elektronik salah satunya dengan diciptakannya mediasurat digital oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng yang disebut dengan Aplikasi ESurat Buleleng. Pada penelitian ini, pokok permasalahan dapat dirumuskan sebagaiberikut: 1. Bagaimanakah implementasi aplikasi e-surat buleleng pada DinasPertanian Kabupaten Buleleng?; 2.Bagaimanakah dampak aplikasi e-surat bulelengterhadap percepatan birokrasi pada Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng?; 3.Apakahfaktor pendukung dan faktor penghambat implementasi aplikasi e-surat buleleng padaDinas Pertanian Kabupaten Buleleng ?.Metode penelitian yang digunakan untuk memecahkan permasalahan tersebutadalah penelitian kualitatif dengan maksud untuk memberikan gambaran penyajianserta menjelaskan objek yang diteliti berdasarkan fakta yang terdapat di lapangan.Penentuan informan menggunakan teknik purposif. Berikutnya pengumpulan datamenggunakan teknik wawancara, observasi, dan pemanfaatan dokumen. Analisis datadilaksanakan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, sertapenarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaimplementasi aplikasi e-surat buleleng dari indikator komunikasi, sumber daya,disposisi dan struktur birokrasi sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuanyang diharapkan. Dampak implementasi aplikasi e-surat buleleng sebagian besarmemperlihatkan dampak positif seperti waktu dan tempat mengirim dan waktumembaca surat bersifat fleksibel; kerahasiaan surat terjamin; dapat menyimpan suratotomatis; dapat mengirim surat ke beberapa tujuan sekaligus; dan mengurangipenggunaan kertas serta biaya lainnya. Faktor pendukung implementasi aplikasi esurat buleleng sudah sebagian besar dimiliki oleh pelaksana, namun untuk faktorpenghambat masih dapat diatasi oleh pelaksana sehingga tidak mengganggu hasilyang sesuai harapan. Rekomendasi yang dihasilkan adalah 1) Agar semua staf DinasPertanian dibuatkan akun e-surat buleleng; 2) Agar aplikasi e-surat buleleng bisadikembangkan sehingga bisa menjangkau semua instansi di Buleleng; 3) Agar dinaspertanian bisa menambah router wifi sehingga kedepannya jaringan wifi bisa stabil.
PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RADIO REPUBLIK INDONESIA SINGARAJA Gusti Ngurah Mardika Seputra; Dewa Made Joni Ardana
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1487

Abstract

Pengadaan barang/jasa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah meliputi pengadaan barang, pekerjaan konstruksi,jasa konsultansi dan jasa lainnya yang dilaksanakan dengan swakelola dan/atau penyedia.Penelitian ini meneliti: pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, kendala yangdihadapi, dan upaya.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, informan adalah Pengelola PengadaanBarang dan Jasa LPP RRI Singaraja, penelitian menggunakan sumber data informan dan datacatatan, dokumen, dan laporan, fokus penelitian ini adalah pelaksanaan Pengadaan Barangdan Jasa, kendala serta upaya penyelesaian, lokasi penelitian di LPP RRI Singaraja, tiga carayang digunakan mengumpulkan data yaitu wawancara, observasi, dan metode dokumentasi,analisis data adalah metode kualitatif.Dalam pelaksanaan pengadaan barang jasa pada LPP RRI Singaraja menggunakandasar pelaksanaan yaitu Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang PengadaanBarang/Jasa dan pelaksanaannya mengikuti petunjuk teknis. Dalam proses pengadaanbarang/jasa ada tahapan yaitu analisis kebutuhan, melaksanakan rapat perencanaan, KPA danPPK menugaskan kepada operator SIRUP untuk melaksanakan penginputan data, PPBJmembuat HPS untuk melakukan Pengadaan, Kendala yaitu sering terjadi trouble systemdikarenakan ada perbaikan system, kurangnya sumber daya manusia yang berkompeten.Upaya penyelesaian masalah yaitu dengan mengikutkan beberapa karyawan untuk mengikutiberbagai pelatihan dibidang pengadaan barang dan jasa pemerintah, berupaya memfasilitasipegawai yang akan mengikuti pelatihan.
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN GIANYAR I Nyoman Alit Badrika
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1483

Abstract

Penelitian ini mengambil judul Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Kabupaten Gianyar. Dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kualitas dari Parasuraman. Menurut Parasuraman dkk, (dalam Tjiptono, 1996: 70) kualitas terdiri dari 5 (lima) indikator yaitu: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancang bangun observasional deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menyatakan bahwa Dari lima indikator yang dijadikan kajian dalam Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kabupaten Gianyar sudah berjalan baik dan dapat dikatakan efektif. Dari faktor penghambat dalam pelaksanaan Pelayanan Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) DI Kabupaten Gianyar penulis dapat simpulkan bahwa masih kurangnya Sarana prasarana, selain itu kurang disiplinnya beberpa pegawai dalam meyelesaikan surta izin sehingga memerlukan waktu tunggu yang lama bagi masyarakat.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SD NEGERI 2 TINGA-TINGA, KECAMATAN GEROKGAK, KABUPATEN BULELENG Ni Putu Sutini; I Nyoman Mudarya
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1488

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia maka upaya yang paling utama adalah melalui pendidikan. Sekolah Dasar adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang Pendidikan Dasar. Dan guru adalah unsur utama untuk keberhasilan atau kegagalan dalam peningkatan mutu pendidikan. Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru memiliki peran yang penting sebagai pendidik, manajer, administrator,supervisor, leader, inovator dan motivator dalam mengelola sumberdaya, menggerakkandan mempengaruhi para guru agar proses pembelajaran dalam membentuk peserta didik yang berkualitas dan berkarakter dapat diwujudkan. Berdasarkan hal tersebut dapat dirumuskan pokok-pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu : 1) Bagaimana Kepemimpinan Kepala Sekolah di SD Negeri 2 Tinga-Tinga?; 2) Bagaimanakah Kompetensi Guru di SD Negeri 2 Tinga- Tinga?; 3) Bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi Guru di SD Negeri 2 Tinga- Tinga? dan 4)Apakah faktor pendukung dan penghambat Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi Guru di Sekolah Dasar Negeri 2 Tinga-Tinga.Untuk menjawab permasalahan tersebut, digunakan metode penelitian kualitatif dengan maksud mendapatkan gambaran yang mendalam tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri 2 Tinga – Tinga.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) kepemimpinan kepala sekolah SDNegeri 2 Tinga – Tinga sudah berperan dengan maksimal sesuai dengan tugasnya. 2)Kompetensi guru di SD Negeri 2 Tinga- Tinga sudah baik. 3) Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri 2 Tinga – Tinga dengan fungsinyanya sebagai pendidik, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator sudah berupaya dilasanakan dengan baik. 4) faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri 2 Tinga- Tinga yaitu: faktor yang pertama adalah sumber daya manusia yaitu kemampuan kepala sekolah danpara guru dalam meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik di SD Negeri 2 TingaTinga., sarana dan prasarana yang memadai dan hubungan dengan pihak ketiga. Adapun faktor penghambat yang dihadapi kepala SD Negeri 2 Tinga- Tinga dalam meningkatkan kompetensi guru yaitu sulitnya merubah pola pikir paradima lama para guru.
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN BULELENG Made Jaka Arisudana; Dewa Nyoman Redana
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1484

Abstract

Wilayah Kabupaten Buleleng yang sangat luas dengan potensi terjadinya bencanacukup tinggi memerlukan kesiapsiagaan berbagai pihak untuk mengantisipasinya. Berkaitandengan hal tersebut perlunya manajemen penanggulangan bencana demi meminimalisirresiko yang ditimbulkan oleh bencana yang terjadi.Sehubungan dengan hal tersebut, beberapa pokok permasalahan yang muncul dalampenelitian ini adalah : 1) bagaimanakah manajemen penanggulangan bencana di BPBDKabupaten Buleleng ? ; 2) apa sajakah faktor pendukung dan faktor penghambat manajemenpenanggulangan bencana di BPBD Kabupaten Buleleng ? ;Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitiandeskriptif kualitatif dengan maksud memperoleh gambaran yang jelas tentang manajemenpenanggulangan bencana di BPBD Kabupaten Buleleng. Pengambilan informanmenggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakanteknik observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan,dengantahapan ;pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan fakta bahwa manajemen penanggulanganbencana di BPBD Kabupaten Buleleng dilaksanakan dengan empat langkah yakniperencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakkan (actuating), danpengawasan/pengendalian (controlling).Faktor pendukung internal manajemen penanggulangan bencana di BPBDKabupaten Buleleng adalah adanya SOP dan pedoman tentang tatacara penanggulanganbencana yang menjadi acuan bagi para pegawai di BPBD Kabupaten Buleleng dalammelaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melakukan penanggulangan bencana.Pendukung eksternalnya adalah terbentuknya beberapa komunitas relawan serta kerjasamadengan Undiksha dengan membentuk Kampus Siaga Bencana. Faktor penghambatinternalnya adalah masih kurangnya jumlah SDM dan sarana prasarana yang dimiliki untukpenanggulangan bencana. Sedangkan faktor penghambat eksternalnya adalah masihminimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penanggulangan dan mitigasibencana.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KABUPATEN BULELENG I Nyoman Sukraaliawan; Putu Agustana
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1489

Abstract

Seiring dengan perkembangan tuntutan kebutuhan dan kepentingan masyarakat,instansi penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima yang merupakan harapan bagi setiap masyarakat, Dalam upaya memberikan pelayanan publik yang prima, sangat diperlukan inovasi pelayanan publik untuk memberikan akses yang lebih luas serta menciptakan keanekaragaman metode pelayanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ragam inovasi pelayanan publik serta kendala yang dihadapi serta solusi yang dilakukan pada Disdukcapil Kabupaten Buleleng Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan untuk memperoleh data primer dan juga melalui metode observasi serta studi dokumen. Selanjutnya dilakukan pengolahan data serta analisis data Analisis data akan dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu mengorganisasikan data,memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencaridan menemukan pola, sehingga diperoleh suatu kesimpulan.Adapun simpulan dari penelitian ini adalah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelayanan publik, maka Disdukcapil Kabupaten Buleleng melakukan inovasi pelayanan publik secara online dan offline. Secara online inovasi pelayanan dilakukan melalui pengadaptasian perkembangan teknologi yang semakin maju dalam bentuk inovasi layanan Layon Sari Kecapil, Aku Online dan Digital ID. Inovasi pelayanan online baik melalui website maupun aplikasi mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan murah. Pada Inovasi pelayanan offline terdapat inovasi Simelik dan Sidakep, kedua inovasi pelayanan ini dilakukan dengan jemput bola langsung ke desa dan kerumah penduduk.Pada penelitian ini disarankan agar Disdukcapil Kabupaten Buleleng terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat meningkatkan jangkauan penyebaran informasi melalui sosialisasi ke masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 8