cover
Contact Name
Neila Sulung
Contact Email
endurance.lldikti10@gmail.com
Phone
+628116658362
Journal Mail Official
endurance.lldikti10@gmail.com
Editorial Address
Jalan Khatib Sulaiman Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 24777862     DOI : https://doi.org/10.22216/jen
Core Subject : Health,
Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan is a journal published three times a year in February, June and October containing unpublished health disciplines anywhere in the field of health science development and to apply some community-based research results in enhancing community participation and independence for healthy living. Any manuscripts submitted through an online process and reviewed by a fellow partner will determine the manuscripts contained in this journal. Jurnal Endurance published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X. This Journal Endurance focuses on addressing issues emerging in the community both in the field of health science development and to apply some research results based on individual groups and communities in enhancing community participation and healthy freedom of life. And as an alternative problem solving with Interprofessional Professional Education (IPE) approach. Nursing Science (Child, Maternity, Medical Surgical,Menthal Health, Management, (Community dan Family), Public Health, Medical Science, Pharmacy, Physioterapy, Nutrition
Articles 136 Documents
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP SKOR NYERI DESMINORE PADA REMAJA BERDASARKAN DOKUMEN REKAM MEDIS Syifa Sofia Wibowo
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2268

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan yang terjadi berulang setiap bulan akibat pelepasan dinding rahim (endometrium). Saat menjelang menstruasi atau pada saat menstruasi sering dijumpai gangguan berupa nyeri menstruasi atau dismenore. Angka kejadian dismenore primer di Indonesia sebesar 54,89% sedangkan untuk dismenore sekunder sebesar 9,36%. Dismenore berpotensi menyebabkan efek negatif dalam kualitas hidup, kehidupan sehari-hari, produktivitas kerja dan aktivitas akademik. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan kebenaran teori serta untuk mengetahui pengaruh status gizi terhadap skor nyeri pada remaja. Diharapkan hasil penelitian dapat memperbaiki kualitas derajat kesehatan remaja melalui pemenuhan bahan literasi mengenai cara mengurangi nyeri desminore primer. Populasi penelitian adalah dokumen rekam medis pasien remaja yang mengunjungi tempat praktik mandiri bidan di wilayah Genuk, Kota Semarang. Metode pengambilan sampel yaitu dengan purposive sampling. Sebanyak 27 dokumen rekam medis sesuai dengan kriteria penelitian dan dijadikan subjek penelitian. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji statistis Chi-square. Analisis data menggunakan bantuan aplikasi SPSS 22. Hasil uji statistik terhadap dua variabel yaitu IMT terhadap skor skala nyeri, pada 27 data responden diperoleh nilai p-value 0,030. Hasil p-value ­menunjukkan angka <0,05 yang berarti status gizi remaja (IMT) memiliki pengaruh terhadap skor nyeri dismenore pada remaja. Jumlah lemak tubuh yang terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat mempengaruhi terganggunya kesehatan reproduksi.
KETEKUNAN LATIHAN DAN KUALITAS HIDUP TIGA BULAN PASCA SERANGAN STROKE ISKEMIK Sukarsi Rusti; Helda Helda; Sudarto Ronoatmodjo
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i2.2289

Abstract

BACKGROUND: QUALITY OF LIFE OF STROKE PATIENTS IS AN IMPORTANT PART OF KNOWING THE EFFECTS OF STROKE. QUALITY OF LIFE ASSESSMENT CAN BE A REFERENCE FOR APPROPRIATE TREATMENT, TREATMENT AND REHABILITATION STRATEGIES. STROKE IS ONE OF THE LEADING CAUSES OF DISABILITY ADJUSTED LIFE YEARS (DALY'S). ABOUT 50% OF STROKE SURVIVORS IN THE WORLD EXPERIENCE DISABILITY AFTER HAVING A STROKE. ISCHEMIC STROKE PATIENTS WITH PHYSICAL DISABILITIES REQUIRE THERAPY / EXCERCISE UNDER THE SUPERVISION OF HEALTH PROFESSIONALS. THE PERSEVERANCE OF PATIENTS DOING EXERCISES CAN IMPROVE THE QUALITY OF LIFE OF STROKE PATIENTS. THE PURPOSE OF THE STUDY WAS: TO ANALYZE THE EFFECT OF EXERCISE PERSISTENCE ON QUALITY OF LIFE DURING THREE MONTHS POST-STROKE. METHODOLOGY: THIS STUDY INVOLVED 155 FIRST-ATTACK ISCHEMIC STROKE PATIENTS WHO WERE HOSPITALIZED AT THE DR.DRS. M. HATTA BRAIN HOSPITAL (RSOMH) BUKITTINGGI IN JANUARY – FEBRUARY 2022. THIS STUDY WAS A LONGITUDINAL STUDY WITH A CROSSECTIONAL DESIGN. THE SAMPLE WAS FOLLOWED FOR THREE MONTHS BY OBSERVING VARIABLES OF EXERCISE PERSISTENCE AND QUALITY OF LIFE FOR 3 MONTHS POST-STROKE. THE ANALYSIS IN THIS STUDY USED GENERALIZED ESTIMATING EQUATIONS. RESULTS: THERE ARE FIVE PHYSICAL DOMAINS MEASURED IN THIS STUDY AND IMPROVED, NAMELY THE DOMAINS: MOBILITY, SELF-CARE, PRODUCTIVITY, UPPER EXTREMITY FUNCTION, AND ENERGY. ISCHEMIC STROKE PATIENTS WHO DILIGENTLY FOLLOW EXERCISE ARE 2.5 TIMES MORE LIKELY (OR=2.5; 95%CI:1.3 - 4.7)
PENGARUH EDUKASI GIZI "WHATSAPP GROUP" TERHADAP PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI Lena Zahra Fauziah; Nila Susanti; Normila Normila
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2309

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat dan baik ditujukan agar kebutuhan gizi anak dapat terpenuhi secara optimal sehingga ke depannya tidak menyebabkan gagal tumbuh. Semakin baik pengetahuan ibu akan berdampak pada praktik ibu memberikan MP-ASI untuk bayi maka akan semakin baik status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui whatsapp group terhadap pengetahuan dan praktik pemberian MP-ASI ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Pahandut. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental dengan desain one group pre-test post-test design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 6-12 bulan sebanyak 38 orang dengan teknik purposive sampling. Karakteristik ibu balita pada penelitian usia paling banyak adalah usia 17-25 tahun (50%), tingkat pendidikan ibu balita tamat SMA/MA/Perguruan Tinggi (60,5%) dan jenis pekerjaan ibu balita adalah ibu rumah tangga (86,6%). Persentase pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi (68,5%) kategori kurang dan setelah diberikan edukasi (92,1%) kategori baik. Praktik ibu sebelum diberikan edukasi (89,5%) kategori tidak sesuai dan setelah diberikan edukasi (92,1%) kategori sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi gizi melalui whatsapp group (p=0,000), dan ada pengaruh praktik ibu balita dalam pemberian MP-ASI sebelum dan sesudah edukasi gizi melalui whatsapp group (p=0,000).
THE EFFECTIVENESS OF TEPID WATER SPONGE (TWS) THERAPHY ON REDUCING POST -IMMUNIZATION INFANT BODY TEMPERATURE IN MAREDAN SIAK VILLAGE Yanti; Jois Natalia Sinaga; Yan Sartika; Syafrisar Meri Agritubella
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2330

Abstract

Immunization is one way to provide immunity to various diseases but can cause side effects such as fever. Fever symptoms cause fussy children and increase parental concern. One effort that can be done is through compresses with warm water. The Purpose of this study was to determine the effect of Tepid Water Sponge on Reducing the baby’s body temperature after immunization. This type of Quantitative research with a quasi eksperiment design through a two group pretest post test control group design approach. The study population was 2-11 month-old baby who had post immunization fever with a sample of 30 people from February to March 2022 in Marendan Village, Siak. Sampling through purposive sampling technique. The research instrument uses an observation sheet. The statistical test used the Mann Whitney test with the results showing that the average decrease in the baby’s body temperature after the intervention was 0.8oC and 0,2oC in the control group. The conclusion is that there is a effect of the Tepid Water Spong on decreasing the baby’s body temperature after immunization (p value=0,000). Recommendations for giving this therapy can be done by parents independently at home when the baby has a fever.
BARRIERS PERAWAT DALAM MEMPROMOSIKAN DAN MENINGKATKAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Indra Gaffar; Khaliza Dinda Maimuna; Dewi Wulan Sari; Lathifa Nur Fauzia; Yodang Yodang; Akbar Harisa
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2341

Abstract

Budaya keselamatan pasien ialah perilaku dan kebiasaan pemberi layanan kesehatan berlandaskan keyakinan, nilai dan asumsi dalam memberikan pelayanan aman dan bebas dari kesalahan pada aspek kerja sama, komunikasi terbuka, respon tidak menghukum dan pelaporan setiap kejadian. Rumah sakit yang berfokus pada keselamatan pasien dalam memberikan layanan kesehatan menciptakan budaya keselamatan pasien yang tinggi. Barrier atau hambatan akan senantiasa dilalui oleh perawat dalam menjalankan peran dan tanggungjawabnya terhadap kesehatan manusia. Selama pandemi Rumah sakit dituntut tetap menjaga mutu layanan kesehatan sehingga kesiagaan rumah sakit selama kondisi ini harus selalu terjaga. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran barriers perawat dalam mempromosikan dan meningkatkan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Selama Masa Pandemi Covid-19 di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan dekriptif cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu stratified random sampling dengan populasi yaitu perawat yang memberikan pelayanan langsung pada pasien dan sampel yang ditentukan sebanyak 163 orang. Hasil penelitian menunjukkan gambaran barriers perawat di Rumah Sakit Makassar masuk dalam kategori barriers sedang dengan persentase 83,4% dan ditemukan 2 faktor yang mempengaruhi barriers perawat yaitu tingkat pendidikan dan peran kerja perawat. Kesimpulan dan saran penelitian sebagian besar perawat di Kota Makassar memiliki barriers sedang dalam mempromosikan dan meningkatkan budaya keselamatan pasien.
ANALYSIS OF KNOWLEDGE LEVEL AND LONELINESS OF THE ELDERLY IN PENIWEN VILLAGE, MALANG REGENCY Eric Dino Tandoyo; Minarni Wartiningsih; Valeria Rosalind Angkawidjaja; Bella Ayu Adinda; Adam Hilman Wibisono; Marilyn Firmantho; Erfince Wanimboe; Thomy Aljabbari Zaman
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2344

Abstract

The elderly is someone more than or equal to 55 years old with a process of physical, biological, cognitive, psychological, economic, and social role changes in society. The main psychological problem in the elderly is loneliness, feelings of isolation because they feel different from other people's circumstances. The purpose of the study was to determine the level of loneliness and the level of knowledge about loneliness in the elderly in Peniwen Village. This type of research is quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. The research sample amounted to 30 people with the sampling technique, namely the total sampling system. The research instrument used the De Jong Giervield Loneliness questionnaire and a pretest-posttest related to knowledge about loneliness. Based on the results of the questionnaire, 29 (96.67%) respondents experienced moderate loneliness and 1 (3.33%) respondent experienced severe loneliness. In the pre-test results, there were no respondents who answered 10 post-test numbers correctly. After being given counseling, there was an increase in value as shown by 20 (66.70%) respondents answering 10 post-test numbers correctly. Based on the Wilcoxon test, a significance level value of p=0.000 or <0.05 was obtained, which means that there is a difference between the knowledge of respondents before counseling and after counseling about loneliness. The conclusion is that most of the elderly of Peniwen village experience moderate levels of loneliness and there are differences in knowledge before and after counseling about loneliness in the elderly.
KUALITAS TIDUR PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Wiwit Febrina; Ratna Dewi; Wenny Lazdia; Rahmat Syukri; Putri Rahmadani; Lina Gusniati
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i2.2349

Abstract

According to Riskesdas findings from 2018, the prevalence of Diabetes Mellitus in Indonesia increased to 2%. In 2019, Indonesia ranked seventh among the countries with the highest prevalence of diabetes, with a population of 10.7 million.  The purpose of the study was to determine The Correlation Between Sleep Quality and Blood Sugar Levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Rasimah Ahmad Community Health Center, Bukitinggi in 2022.This study employed a descriptive analytic research design. In 2022, the population was all patients with diabetes Mellitus Type 2 at Rasimah Ahmad Community Health Center in Bukittinggi, with a total of 175 persons. Using an incidental sampling technique, 63 respondents who met the inclusion criteria were sampled. The study's findings revealed that 56 respondents with poor sleep quality were in the poor category, a majority of 52 respondents (92.9%) had high blood sugar levels (> 200 g/dl), and 7 respondents with good sleep were only slightly less than the same proportion of 3 respondents (42.9%) had a high blood glucose level (> 200 gr/dl). It is recommended that individuals with diabetes consult with healthcare professionals in order to assess the stability of their blood sugar levels and its impact on achieving appropriate sleep quality
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN GENERATOR SET Atidira Dwi Hanani; I. G. Nazaruddin
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2253

Abstract

PT. IAK is an occupational safety and health (OSH) service company that conducts inspections and tests of various equipment, one of which is a Generator Set (Genset). The need to use generators in various places makes inspection and testing of generators often carried out. In the work of inspecting and testing generators, there are potential hazards that can be experienced by workers. Therefore, this study aims to analyze the risks of OSH in generator inspections at PT. IAK. This is a qualitative research. Data obtained through triangulation methods consisting of interviews, observation and documentation. Data analysis was performed using the Job Safety Analysis method. The results showed that the stages of work in the generators inspection and testing activities consisted of equipment preparation, LOTO installation and generator MCCB isolation, pre-inspection, inspection and testing, final inspection, and cleaning of tools or service equipment. Each stage of work has the potential for work-related accidents and diseases that can occur if workers are not careful or do not comply with established procedures. Prevention recommendations are ensuring the correct working position, storing equipment in its place, installing and lifting equipment properly, and using tools and personal protective equipment according to the type of work.Keywords: safety; health; generator set
DETERMINAN UNDERWEIGHT PADA BADUTA DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR, PROVINSI JAMBI Rumita Ena Sari; Ismi Nurwaqiah Ibnu; Herlambang Herlambang
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2255

Abstract

ABSTRACT Based on the results of SSGI, the prevalence of underweight in Jambi Province reached 13.8% in 2022, and the highest district/city prevalence of underweight was East Tanjung Jabung Regency with a prevalence of 21%. This study aims to analyzed the determinants of underweight in East Tanjung Jabung Regency. This research was a quantitative study with a sample of 179 children under two. The sampling technique was multistage. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed with chisquare. Based on the results of the correlation test, maternal education, maternal employment, family income, breastfeeding patterns, IMD practices, breastfeeding, smoking behaviour, immunisation, and health facility visits had a correlation with the weight of the baby, while maternal age, parenting patterns, and immunisation had no correlation with the weight of the baby. It is recommended to routinely monitor and report IMD practices, breastfeeding patterns, breastfeeding, parenting patterns, immunisation, and health facility visits. Make strict rules for smoking in the house, and prohibit underage marriage. Keywords : Underweight, Children Under Two, Jambi. ABSTRAK Berdasarkan hasil SSGI, prevalensi gizi kurang di Provinsi Jambi mencapai 13,8% pada tahun 2022, dan kabupaten/kota dengan prevalensi gizi kurang tertinggi adalah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan prevalensi 21%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan underweight di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sampel sebanyak 179 anak balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara multistage. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan chisquare. Berdasarkan hasil uji korelasi, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, pola asuh, praktik IMD, pemberian ASI, perilaku merokok, imunisasi, dan kunjungan ke fasilitas kesehatan memiliki hubungan dengan berat badan bayi, sedangkan usia ibu, pola asuh, dan imunisasi tidak memiliki hubungan dengan berat badan bayi. Disarankan untuk secara rutin memantau dan melaporkan praktik IMD, pola pemberian ASI, pemberian ASI, pola pengasuhan anak, imunisasi, dan kunjungan ke fasilitas kesehatan. Membuat aturan yang ketat untuk merokok di dalam rumah, dan melarang pernikahan di bawah umur. Kata kunci : Berat Badan Kurang, Anak Dibawah Dua Tahun, Jambi.
MANAJEMEN DEMAM PADA ANAK DENGAN PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL BERBASIS ETNOMEDICINE MASYARAKAT BUGIS Nuridah Nuridah; Yuhanah Yuhanah; Evodius Nasus; Yodang Yodang
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2456

Abstract

Etnomedicine merupakan sebuah studi yang menjelaskan konsep penanganan kesehatan dengan pemanfaatan tanaman obat yang dipercayai pada masyarakat tertentu. Masyarakat bugis memperhatikan kearifan lokal dengan memanfaatkan bawang merah dalam mengatasi demam pada anak. Bawang merah selain dikenal sebagai bahan makanan yang dikonsumsi oleh tubuh, ternyata memiliki banyak senyawa aktif yang memberikan efek farmakologis bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman orangtua dalam memanfaatkan bawang merah dengan ointments sebagai antipiretik pada anak yang mengalami hipertermi. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman para orangtua dalam memberikan penanganan hipertermi pada anak dengan menggunakan bawang merah dan ointments sebagai bahan baku utama. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 orang, dengan menggunakan pedoman wawancara semiterstruktur dan diambil secara purposive sampling yang akan dikategorikan dalam bentuk tema. Dalam penelitian ini didapatkan semua informan menyatakan bahwa pemberian bawang merah dengan kombinasi ointments memiliki efek dalam menurunkan demam atau hipertermi pada anak. Ditemukan 3 tema yakni bawang merah kombinasi minyak kelapa, bawang merah kombinasi minyak kayu putih atau minyak telon, dan bawang merah kombinasi minyak telon. Pemberian bawang merah dengan ointments dianggap aman dan memberikan efek menurunkan suhu atau demam pada anak tampa adanya efek samping.

Page 10 of 14 | Total Record : 136