cover
Contact Name
Saleha Sungkar
Contact Email
ejki.fkui@ui.ac.id
Phone
+6282123550275
Journal Mail Official
ejki.fkui@ui.ac.id
Editorial Address
Departemen Parasitologi FKUI Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta Pusat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
eJournal Kedokteran Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 23381426     EISSN : 23386037     DOI : http://doi.org/10.23886/ejki
Core Subject : Health, Science,
eJournal Kedokteran Indonesia (eJKI) is a general medical journal, published quadrimester (April, August, December) by Faculty of Medicine Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia. eJKI aims to published the manuscript of students (Bachelor of Medicine (S.Ked), study Program of Medical Profession, magister/specialist, doctoral, and fellow). The journal is a general medical journal that covering all areas of biomedical science, basic medical science, clinical science, medical technology, and medical education. The journal accepts editorial, research article, reviews, evidence-based case report, and also interesting case reports/case study. This work was supported by Faculty of Medicine, Universitas Indonesia.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No. 1 - April 2023" : 10 Documents clear
Hubungan Persepsi Mahasiswa tentang Peer mentoring terhadap Nilai Ujian Praktikum Anatomi Mega Pandu Arfiyanti; Andra Novitasari; Zulfa J. Adani
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.93.40

Abstract

Anatomi sebagai ilmu dasar yang penting untuk dikuasai oleh mahasiswa kedokteran masih dianggap sebagai materi yang berat, menakutkan serta sulit dipahami bagi mahasiswa kedokteran tahun pertama. salah satu faktor yang mempengaruhi adalah metode belajar yang kurang interaktif. Metode pembelajaran aktif yang sudah diterapkan adalah peer mentoring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi mahasiswa tentang Peer mentoring terhadap Nilai Ujian Praktikum Anatomi. Metode penelitian ini adalah observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah mahasiswa yang sedang mengikuti praktikum anatomi, sampel diambil dengan tehnik total sampling. Data yang digunakan adalah nilai ujian praktikum anatomi dan data persepsi peer mentoring diambil menggunakan kuesioner Clinical Teaching Preference Questionnaire (CTPQ). Data dianalisis meggunakan uji korelasi pearson. Hasil analisis data korelasi pearson didapatkan p = 0.185. kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang peer mentoring dan nilai ujian praktikum anatomi.
Perawatan Kulit Kering pada Lansia Dennely Yulisa; Sri Linuwih Menaldi
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.176.86

Abstract

Kulit kering atau xerosis kutis merupakan kondisi kulit yang mengalami kekurangan kandungan air di stratum korneum. Kondisi tersebut sering terjadi pada lansia akibat menurunnya aktivitas kelenjar keringat, sebasea, gangguan keratinisasi serta menurunnya jumlah seramid dan natural mosturizing factor (NMF) atau kondisi penyakit lainnya.  Kasus kulit kering di Indonesia dilaporkan pada tahun 2008 hingga 2013 di RSCM sebanyak 63,78%. Gejala kulit kering adalah gatal dengan lesi mulai dari eritema, skuama hingga berfisura yang predileksinya pada ekstensor tungkai bawah dan panggul. Perawatan kulit kering meliputi pemberian pelembab topikal, perubahan gaya hidup dan penyesuaian terhadap lingkungan. Penggunaan emolien dan petrolatum disarankan mengandung 10% urea atau 5% asam laktat digunakan dua kali sehari segera setelah mandi. Pemilihan sediaan pelembab menyesuaikan derajat xerosis dan kenyamanan pasien. Dianjurkan menghindari pelembab yang mengandung agen iritatif atau memicu sensitisasi kulit. Modifikasi kebiasaan seperti durasi mandi yang singkat, penggunaan sabun yang tepat dan kelembaban lingkungan juga penting bagi perawatan kulit kering.
Pola Penggunaan Antidepresan pada Pasien Gangguan Mental di RS TNI AL Dr. Mintohardjo Jakarta Periode 2020 Anggi Cahaya Millenia Sirait; Oentarini Tjandra
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.202.8

Abstract

Gangguan mental terjadi akibat interaksi kompleks antara faktor sosial, psikologis dan biologis. Dalam beberapa tahun terakhir gangguan mental menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk Indonesia. Seseorang dengan gangguan mental yang tidak segera ditangani dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Untuk mencegahnya, gangguan mental harus segera diatasi dengan pemberian farmakoterapi seperti antidepresan, psikoterapi, atau kombinasi keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antidepresan terhadap pasien rawat inap dan rawat jalan dengan gangguan mental di RS TNI AL Dr. Mintohardjo Jakarta periode 2020. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian ini menggunakan data rekam medik dari 96 subjek rawat inap dan rawat jalan dengan gangguan mental yang mendapatkan terapi obat antidepresan. Dari hasil penelitian terdapat 7 pasien rawat inap dan 89 pasien rawat jalan yang menggunakan antidepresan. Seluruh pasien rawat inap (100%) mendapatkan terapi antidepresan sesuai indikasi, dua subjek (28.5%) mendapatkan obat antidepresan tidak sesuai dosis dan frekuensinya. Untuk pasien rawat jalan 98.8% pemberian obat sesuai indikasi, dan 11,2% tidak sesuai dosis dan frekuensinya. Golongan obat antidepresan terbanyak yang diberikan pada pasien rawat jalan maupun rawat inap adalah Sertralin (42.8% pasien rawat inap dan 70.7% pasien rawat jalan).
The Prevalence of Myopia and its Associated Factors Among School-Aged Children in Pamijahan Village, Bogor District Julie Dewi Barliana; Yeni Dwi Lestari; Ghina Fedora; Laura Agnestasia Djunaedi; Anthea Casey; Tri Rahayu; Ratna Sitompul; Andi Arus Victor; Saleha Sungkar
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.210.3

Abstract

Globaly, the prevalence of refractive errors, especially myopia in children, has increased significantly. The cause of myopia is multifactorial. Near-work activities and family history are some suggested factors associated with myopia. However, there has not been enough data on these factors and their association with myopia in Indonesia. This study aims to determine the prevalence and factors associated with myopia in primary and middle schoolaged children in Pamijahan Village, Bogor District, West Java, Indonesia. Data were taken in a cross-sectional design based on the visual acuity, anterior and posterior eye examination. A 14-item questionnaire regarding myopia-associated factors including family history, playing outdoors, and near-work activities, was distributed to the subjects. The data were taken from June to September 2018. Analysis was conducted using SPSS version 20. The prevalence of myopia in Pamijahan Village is 4,9% out of 474 subjects. Family history, including parental (p=0.001, OR 4.49) and sibling history (p=0.001, OR 5.58), was shown to be associated with the increasing risk of myopia in children while near-work activities and playing outdoors were not associated with myopia in children of Pamijahan Village.
Characteristic of Skin Diseases in Two Public Boarding Schools Occupantsin West Java 2018 Sandra Widaty; Joses Saputra; Novita Suprapto; Joanne Natasha; Mochamad H Azis; Dewi Lestarini; Lili Legiawati; Lis Surachmiati; Yudo Irawan
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.217.14

Abstract

Skin diseases are among the most common diseases found in developing countries, and it is very commonly encountered especially in children living in groups. This study aimed to identify the ten most common skin diseases in two public boarding schools in West Java and the environmental factors that influence them. This study was part of large scabies and pediculosis study in two public boarding schools on 2018 in West Java. Diagnosis was made through history taking and physical examination using Deskabâ instrument. The results showed that 93% of children had skin diseases. Skin diseases were found to be higher in girls (94.5%) than in boys (91.1%), but no significant differences (p= 0.08) were obtained. The most common skin diseases were pediculosis (50.14%), scabies (40.51%), dermatitis (8.15%), dermatophytosis (6.6%), insect bite hypersensitivity (6.18%), post-inflammatory hypo/hyperpigmentation (4.92%), acne vulgaris (3.51%), miliaria (3.37%), xerosis cutis (2.25%), and folliculitis (1.83%). Some environmental factors might influence the incidence of infectious skin diseases in public boarding schools, such as open-space areas, the number of bedrooms, and the number of individuals occupying each bedroom.
Vaginal Estrogen Cream in Menopausal Women Using Pessary to Reduce Bacterial Vaginosis Surahman Hakim; Budi Iman Santoso; Raymond Surya; Andrew Pratama Kurniawan
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.226.52

Abstract

Vaginal estrogen cream has widely been used for vaginal atrophy in menopausal women. However, the effectiveness in preventing bacterial vaginosis (BV) in women with pessary is limited. The study aims to evaluate the effectiveness of vaginal estrogen cream in preventing bacterial vaginosis in menopausal uterine prolapse women with a pessary. A literature search was conducted on PubMed®, Scopus®, and google scholar® before May 2022 using MeSH. Two investigators searched, extracted, and appraised the evidence. The studies were appraised using the Centre for Evidence-Based Medicine, University of Oxford, randomized controlled trial appraisal tools. There were two articles appropriate to the inclusion and exclusion criteria. Both studies were valid, important and applicable to our case. The relative risk of bacterial vaginosis after locally applied vaginal estrogen was 0.91-0.92, with a number needed to treat (NNT) 63.3-186.6. Estrogen vaginal cream did not reduce the risk of BV for menopausal women with pessary in the short term; however, BV incidence is reduced in the longer term.
Blok Erector Spinae Plane (ESP) pada Operasi Tulang Belakang Lumbal: Laporan Kasus Berbasis Bukti Annisaa Yuneva; Maria Y. Tita; Hana F. Herianti; Andy Omega; Riyadh Firdaus
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.229.59

Abstract

Pada pasien yang menjalani operasi tulang belakang area lumbal, nyeri pasca operasi merupakan salah satu yang menyebabkan tingginya kebutuhan opioid, memperpanjang durasi lama rawat, dan ketidakpuasan pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah. menentukan efektivitas blok erector spinae plane (ESP) pada operasi tulang belakang area lumbal berdasarkan langkah-langkah Evidence-based Medicine (EBM). Pencarian literatur dilakukan sesuai pertanyaan klinis dan terstruktur menggunakan PubMed, Cochrane Library, dan ProQuest. Pada artikel yang terpilih kemudian dilakukan telaah kritis terhadap kesahihan (validity), pentingnya hasil (importance), dan kemamputerapan (applicability) pada hasil. Setelah proses seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan satu artikel yang sesuai dengan tujuan laporan ini, berupa 5 RCT dan 2 tinjauan sistematis. Luaran dari studi ini melingkupi nyeri pasca operasi, kebutuhan analgesi tambahan, insidensi post-operative nausea and vomiting (PONV), kepuasan pasien, dan komplikasi blok ESP. Disimpulkan, blok ESP efektif dalam memberikan analgesi intraoperatif dan pasca operasi pada pasien yang menjalani operasi tulang belakang area lumbal, dengan prosedur yang relatif aman dan komplikasi minimal.
Hubungan Kadar D-dimer dengan Kejadian Post-COVID Neurological Syndrome pada Pasien COVID-19 Rita Mulyana; Dessy R. Emril; Endang Mutiawati; Nurrahmah Yusuf; Fauzul Husna
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.234.19

Abstract

Gejala neurologis pasca-COVID-19 seperti kelelahan, gangguan penciuman, gangguan pengecapan, nyeri kepala, gangguan tidur, dan mialgia dapat bertahan lama setelah COVID-19, yang terjadi tiga minggu bahkan lebih dari 12 minggu yang disebut Post-COVID Neurological Syndrome (PCNS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar D-dimer dan PCNS pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan November 2021 sd. April 2022 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin, dengan jumlah sampel adalah 100 sampel. Pengumpulan data dari pasien COVID-19 berusia <65 tahun yang pernah dirawat bulan Juli sd. September 2021, dilakukan wawancara menggunakan kuesioner setelah tiga sampai enam bulan rawatan. Pengolahan data dengan analisis bivariat menggunakan uji tabulasi silang Chi-Square dengan nilai signifikansi 0,05 atau tingkat kepercayaan 95%, dan dilanjutkan dengan uji korelatif Spearman. Gejala PCNS diantaranya gangguan penciuman, gangguan pengecapan, nyeri kepala, gangguan tidur, mialgia, dan yang paling banyak terdapat pada gejala kelelahan (89%). Analisis hasil tabulasi silang didapat bahwa terdapat hubungan kadar D-dimer dengan kejadian PCNS (p = 0,000). Uji korelatif Spearman didapatkan hubungan yang signifikan antara kadar D-dimer terhadap kejadian PCNS (p = 0,003) dengan kekuatan korelasi yang rendah (r = 0,293) dan arah korelasi yang positif. Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar D-dimer terhadap kejadian PCNSyang menunjukkan kondisi hiperkoagulabilitas pada PCNS.
Role of Hydrodistention and Intravesical Hyaluronic Acid in Treatment of Bladder Pain Syndrome: Case Report Fanny Riana Ridwan; Bagus Baskoro Yusuf; Harrina Erlianti Rahardjo
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.237.68

Abstract

Bladder pain syndrome (BPS) causes decreased mental and physical quality of life. The diagnosis and treatment of BPS must be made effective; however, the treatment of BPS was still not satisfactory for most patients. Two cases of BPS were presented to the urology clinic and were treated with a combination of hydrodistention and intravesical hyaluronic acid (HA) periodically. After 3-8 hydrodistension and hyaluronic acid instillation, the patients showed symptom improvement indicated by O’Leary Sant Questionnaire (symptom score 19-21 before treatment became 3-4 after treatment, problem score 8-16 before treatment became 0-2 after treatment), visual analogue scale (7-10 before treatment to 3-4 after treatment), and the global response assessment (GRA) scale were markedly improved. Both patients had glomerulations during cystoscopy, and the second had Hunner Lesion. A pathological examination of bladder biopsy specimens indicated acute and chronic inflammatory cell infiltration. The combination of hydrodistention and intravesical HA was beneficial for treating BPS in this study. Further study such as a clinical trial is needed to prove the efficacy and safety of this treatment.
Model Prolaps Uteri Berdasarkan Risiko Klinis dan Biologi Molekular Erwinanto Erwinanto; Budi I. Santoso; Junizaf Junizaf; Noor Pramono; Jajah Fachiroch; Yusra Yusra; Saptawati Bardosono; Indra Wijaya
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.338.76

Abstract

Prevalensi prolaps uteri tergolong tinggi dan meningkat sejalan dengan paritas. Angka tersebut akanterus meningkat karena usia harapan hidup perempuan juga meningkat. Hal tersebut berdampak padakualitas hidup perempuan. Faktor risiko klinis yang saling terkait proses perkembangan prolaps uteri adalahkehamilan, persalinan, berat lahir bayi, obesitas, menopause, kebiasaan mengangkat benda berat, batuklama, dan konstipasi. Kerusakan penyokong organ panggul (ligamen dan fasia) ditandai dengan perubahantingkat selular. Protein Hoxa11, Col3a1, dan MMP menunjukkan perbedaan ekspresi pada ligamen sakrouterina (LSU) pasien prolaps uteri dibandingkan LSU normal. Perubahan histologi LSU juga berkaitan denganperubahan matriks ekstra seluler (extra cellular matrix/ECM). Perlu dipahami pula pengaruh genetik padahomeostasis ECM dan interaksi masing-masing. Beberapa penelitian terakhir menunjukkan perubahan DNA,seperti pada gen HOXA11 yang memberikan kode dalam perkembangan LSU dan pada gen Col3a1 yangmemberikan kode dalam pembentukan protein untuk memperkuat jaringan tubuh. Interaksi faktor klinis danperubahan internal dalam tubuh dapat memberikan pemahaman tentang penyebab mendasar prolaps uteriyang mendukung pengembangan pilihan penatalaksanaan pasien prolaps uteri.

Page 1 of 1 | Total Record : 10