cover
Contact Name
Delfitriani
Contact Email
delfitriani@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.agroindustrihalal@unida.ac.id
Editorial Address
Jl. Tol Ciawi 01 P.O. Box Ciawi 35 Bogor 16720 Jawa Barat Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL
ISSN : 24423548     EISSN : 25500163     DOI : https://doi.org/10.30997/jah.v8i1
Jurnal Agroindustri Halal Merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan dan pertukaran informasi hasil penelitian di bidang teknologi pertanian secara umum dan kehalalan secara khusus. Publikasi yang termasuk di dalamnya dapat berupa hasil penelitian dengan tema kimia pangan, biokimia pangan, pengolahan pangan halal, teknologi industri pertanian, manajemen dan pemodelan agroindustri, teknik dan sistem industri, teknik manajemen lingkungan agroindustri, rekayasa dan bioproses produk biomaterial halal.
Articles 295 Documents
Formulasi Kopi Biji Pepaya dengan Penambahan Bubuk Cokelat dan Bubuk Jahe Gettik Andri Purwanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.555 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.2755

Abstract

Pemanfaatan buah papaya (Carica papaya L.) selama ini banyak dikonsumsi sebagai buah segar dan olahan, namun pemanfaatan terhadap biji papaya tidak termanfaatkan dan hanya terbuang tersebut dapat memiliki nilai apabila mendapatkan perlakuan dan inovasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi kopi biji papaya dengan penambahan cokelat dan jahe yang disukai oleh konsumen. Formulasi kopi biji papaya menggunakan bahan tambahan berupa bubuk cokelat dan bubuk jahe. Variasi komposisi diantaranya adalah 426, 247, 573, 361, 475 dan 253 dengan jumlah konsentrasi bubuk kopi (60;70 dan 80%) dan konsentrasi bubuk cokelat dan bubuk jahe (40;30 dan 20%). Analisis berupa uji sensori menggunakan uji rating hedonic meliputi atribut rasa, aroma, kekentalan, warna, dan keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa dari keenam formulasi kopi biji papaya formula 253 memiliki rata-rata tertinggi pada tiga parameter yaitu warna, kekentalan dan keseluruhan.
Aplikasi Mikroenkapsulasi Lactobacillus acidophilus dalam Butter Buah Nanas (Ananas comosus (L). Merr.) Diana lestari; Marvina Marvina; Rianita Pramitasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.72 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.2788

Abstract

Microencapsulation is a technique that can improve the viability of probiotics and protect the cells from adverse environment by entrapping the cell inside a bead matrix. Probiotic strains Lactobacillus acidophilus was microencapsulated by an emulsion method using sodium alginate, palm oil, and Tween 80. The aim of this research were to produce microencapsulated L. acidophilus by emulsion method and evaluate the stability of microencapsulated probiotic during storage in pineapple fruit butter. Microencapsulation could protect probiotic during storage (significantly different (p=0,05)) than without microencapsulation. During two weeks storage, free cells decreased dramatically (2,5 log CFU/g) than encapsulated cells (1,2 log CFU/g). Storaging microencasulated probiotic in refrigerator temperature (4°C) caused microencapsulated probiotic had longer shelf life (22 days) than room temperature (9 days). pH of pineapple butter containing microencapsulated probiotic cells were found as more stable during storage than were the free cells.
Sistem Halal-HACCP Muhammad - Fajri
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.548 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3145

Abstract

ABSTRACTFood is a basic human need that is very important for life. For the sake of human survival, food must be guaranteed in its quality, safety, and halal (lawful) for Muslims. Halal-HACCP system is an approach to analyze the potential hazards and haram (prohibited) substances during food processing which can interfere with health and violate religious (Islamic) law. This approach refers to the system of HACCP and HCCP. This study aims to integrate HCCP and HACCP in one system, which is called the Halal-HACCP system. The research method applied was a review of the principles of HACCP combined with HCCP analysis. This system is expected to assist food producers in producing food that is guaranteed in their safety and halal status. Besides, the food companies will also be able to improve the efficiency of time, manpower, and costs in managing guarantees in the quality, safety, and halal of their processed food. Keywords: Halal, safety, HACCP, HCCP ABSTRAKPangan adalah kebutuhan dasar manusia yang sangat penting bagi kehidupan. Demi kelangsungan hidup manusia, pangan harus dijamin mutunya, keamanannya dan halal bagi umat Islam. Sistem Halal-HACCP adalah pendekatan untuk menganalisis potensi bahaya dan bahan haram (terlarang) selama pengolahan pangan yang dapat mengganggu kesehatan dan melanggar hukum agama (Islam). Pendekatan ini mengacu pada sistem HACCP dan HCCP. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan HCCP (Halal Critical Control Points) dan HACCP (Hazards Analysis Critical Control Points) dalam satu sistem, yang disebut sistem Halal-HACCP. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan prinsip-prinsip HACCP dikombinasikan dengan analisis HCCP. Sistem ini diharapkan dapat membantu produsen makanan dalam memproduksi makanan yang dijamin dalam keamanan dan status halal mereka. Selain itu, perusahaan makanan juga akan dapat meningkatkan efisiensi waktu, tenaga dan biaya dalam mengelola jaminan dalam kualitas, keamanan dan kehalalan makanan olahan mereka. Kata kunci: Halal, keamanan, HACCP, HCCP
Phytochemical screening and Total Phenolics of Stem and Leaf extracts of Sandoricum koetjape Susy Saadah; Silvester Maximus Tulandi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.222 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3156

Abstract

Sandoricum koetjape belongs to the family Meliaceae which is known to have antioxidant activity. Natives of Betawi use stem of S. koetjape for the treatment of helminthiasis meanwhile leaf of S. koetjape was used for the treatment of fever. Stem and leaf of that plant were tested for phytochemical and total phenolics content. Phytochemical screening of plants extracts revealed the presence of quinon. Quantitative determination of total phenolics of methanol and chloride acid extract was carried out using colorimetric methods. The mean total phenolics content was found to be 1.4155 mg/g and 3.1469 mg/g for stem and leaf respectively (ANOVA, p=0.000). There is significant difference in total phenolics content between the stem and leaf of Sandoricum koetjape.
Sifat Mutu Fisik Mi Basah Berbahan Baku Tepung Campolay Masak Penuh Aminullah Aminullah; Risdelita Purba; Titi Rohmayanti; Sri Rejeki Retna Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.849 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3168

Abstract

Buah campolay masak penuh dapat diolah menjadi tepung campolay dan dibuat menjadi mi basah non gluten. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh formulasi rasio mocaf dengan tepung campolay dan konsentrasi guar gum terhadap mutu fisik mi.   Penelitian ini menggunakan dua faktorial, faktor pertama adalah perbandingan mocaf dan tepung campolay (70%:30%, 60%:40%, 50%:50%) dan faktor kedua adalah konsentrasi guar gum (0%, 1%, 2%), dengan dua kali pengulangan. Analisis mi basah meliputi uji cooking loss, kekerasan, kekenyalan, kelengketan. Hasil menunjukkan bahwa semakin banyak tepung campolay yang ditambahkan pada formula mi basah menghasilkan cooking loss semakin tinggi,   tetapi semakin tinggi konsentrasi guar gum yang ditambahkan pada formula mi cenderung   menurunkan nilai cooking loss. Peningkatan konsentrasi  tepung  campolay dan dapat  menurunkan  kekerasan,  akan tetapi tidak berpengaruh secara nyata terhadap kekenyalan dan  kelengketan. Sedangkan peningkatan konsentrasi guar gum dapat menurunkan kekerasan, kelengketan dan meningkatkan kekenyalan mi basah campolay.
Pengaruh Substitusi Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Terhadap Sifat Kimia dan Sensori Pancake Nina Hairiyah; Adzani Ghani Ilmannafian; Mella Wulandary
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Agroindustri Halal 7(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.007 KB) | DOI: 10.30997/jah.v7i1.3201

Abstract

Pancake is a dish that has a sweet and savory taste than baked in a frying pan and is round and flat. So far, pancakes are made from wheat flour, thus increasing the use of wheat flour. Therefore, it is necessary to reduce dependence on wheat flour. One way is to optimize local ingredients, one of which is pumpkin. Based on this background, research was carried out with the following objectives: 1) Analyzing the effect of pumpkin flour substitution on the chemical and sensory characteristics of the pancakes produced 2) Determining the best formulation of pumpkin flour substitution in making pancakes to produce the preferred pancakes. The object of research in this study was a pancake substitution of pumpkin flour which was different, namely 0%, 5%, 15%, 25%. The data analysis method used was the ANOVA method and to find the best formulation used the preference test (Hedonic). The results of the ANOVA study showed that the addition of pumpkin flour had a significant effect on the water content, ash content, fat content and carbohydrate content of the pancakes. The pancake sample that the public likes is sample F2 with the addition of 15% pumpkin flour.
Minuman Ekstrak Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss) dengan Penambahan Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) dan Gula Aren Muhammad Fakih Kurniawan; Noli Novidahlia; Dwi Novian Irawanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Agroindustri Halal 7(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.474 KB) | DOI: 10.30997/jah.v7i1.3204

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh perbedaan formulasi minuman ekstrak bayam merah dengan penambahan ekstrak jahe dan gula aren terhadap uji organoleptik serta uji fisik dan mengetahui jumlah zat besi dan antioksidan pada produk terpilih. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga taraf perlakuan (ekstrak bayam merah : ekstrak jahe : gula aren) yaitu (70% : 15% : 15%), (80% : 10%10%) dan (85% : 7,5% : 7,5%). Analisis produk yang dilakukan meliputi uji organoleptik (uji hedonik), nilai pH, total padatan terlarut (TPT) untuk menentukan produk terpilih. Analisis terhadap produk minuman ekstrak bayam merah terpilih yaitu uji zat besi dan antioksidan. Analisis data yang digunakan yaitu ANOVA dan uji lanjut Duncan. Minuman ekstrak bayam merah terpilih adalah (ekstrak bayam merah 70%, ekstrak jahe 15% dan gula aren 15%), yang memiliki nilai pH 7,2, total padatan terlarut 15,5 °Brix, dan zat besi 0,39 mg/100 g dan antioksidan dengan nilai 7,58 mg/mL (7580 ppm).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MINUMAN SEREAL INSTAN DARI SORGUM (Sorgum bicolor) DAN TEPUNG TEMPE Noli Novidahlia; Intan Kusumaningrum; Aisyah Intan Pamela
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.831 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk minuman sereal instan dari sorgum dan tepung tempe serta untuk mengetahui dan mempelajari tentang karakteristik fisikokimia dan sensori produk minuman sereal instan dari sorgum dan tepung tempe. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dan tiga taraf perlakuan. Faktor perlakuannya adalah perbandingan sorgum dan tepung tempe dengan tiga taraf perlakuan , yaitu (25%:10%), (20%:10%), (15%:15%). Analisis yang dilakukan meliputi uji fisik (daya serap air, waktu rehidrasi, dan viskositas), uji kimia (kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar, dan karbohidrat), uji sensori (hedonik). Produk terpilih akan dihitung nilai energi. Berdasarkan hasil data penelitian minuman sereal instan terpilih yaitu perlakuan perbandingan sorgum dan tepung tempe (20%:10%) mengandung daya serap air 269,03 %, waktu rehidrasi 269,50 seconds,  viskositas 6,09 cp , kadar air 4,60 %, kadar abu 3,28 %, kadar protein14,81 %, kadar lemak 14,80 %, kadar serat kasar 2,09 %, karbohidrat 62,85 % , total kalori 444 Kkal.
Antibacterial Effectiveness of Seaweed (Eucheuma cottonii) Extract with Different Solvent Muhammad Fahrul; Ira Sari; Dian Iriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Agroindustri Halal 7(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.322 KB) | DOI: 10.30997/jah.v7i1.3253

Abstract

This research was aims to determine the antibacterial characteristics of seaweed extract Eucheuma cottonii with different solvents against bacteria Bacillus cereus and Salmonella typhi, to determine the diameter of the inhibition zone and the minimum inhibition concentration of Bacillus cereus and Salmonella typhi bacteria. The research method used was an experimental method by extraction of Eucheuma cottonii with different solvents, namely ethanol 96% and hexane. The analysis parameters consisted of phytochemical identification tested, antibacterial tested, inhibition zone diameter, and minimum inhibition concentration. The results showed that E. cottonii seaweed extracted with ethanol 96% had of yield 3.16% and hexane 2.19%. The results of the phytochemical identification test (qualitative) showed a positive presence of phenolic compounds, steroids/triterpenoids, flavonoids, saponins. Both extractions are classified as having antibacterial activity against Bacillus cereus and Salmonella typhi bacteria. The 6% concentration of ethanol 96% solvent was the most effective in inhibiting the growth of Bacillus cereus bacteria with 7.33 mm of inhibition zone diameter. Meanwhile, the 4% concentration of ethanol 96% solvent was the most effective in inhibiting the growth of Salmonella typhi bacteria with 5 mm of inhibition zone diameter. Antibacterial from seaweed (Eucheuma cottonii) extracted with ethanol 96% and hexane solvent tends to be more effective in inhibiting the growth of Bacillus cereus bacteria than bacteria Salmonella typhi.Keywords: Eucheuma cottonii, Ethanol, Hexane, Antibacterial
Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Karakteristik Sensori dan Daya Kembang Roti Mocaf (Modified Cassava Flour) Dwi Aryanti Nur'utami; Tiana Fitrilia; Devi Oktavia
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.659 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu fermentasi/proofing terbaik dalam pembuatan roti dengan penambahan 20% mocaf (Modified Cassava Flour/ tepung singkong termodifikasi). Metode yang dilakukan dalam pembuatan roti mocaf yaitu dengan straight dough dengan lama waktu fermentasi yang dilakukan yaitu 30, 45, dan 60 menit. Lama waktu fermentasi terbaik yang menghasilkan karakteristik mutu sensori seperti tekstur, warna, rasa, dan aroma yang mirip dengan karakteristik roti tanpa penambahan mocaf adalah selama 60 menit. Selain itu baik tingkat kesukaan maupun daya kembang roti mocaf terbaik diperoleh dengan melakukan fermentasi/proofing selama 60 menit. Daya kembang roti mocaf yang difermentasi selama 60 menit menghasilkan daya kembang sebesar 1234,945.Kata kunci: roti, mocaf, waktu fermentasi