cover
Contact Name
Tommy
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6285695565558
Journal Mail Official
tommy@admi.or.id
Editorial Address
Perumahan Bumi Dirgantara Permai Blok CL NO 5, Jl. Durian, Jati Asih, Bekasi, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (JUSHPEN)
ISSN : 28290410     EISSN : 28290534     DOI : https://doi.org/10.56127/jushpen.v1i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Dosen Muda Indonesia dan di payungi Oleh Yayasan Dosen Muda Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: April, Agustus dan Desember.
Articles 211 Documents
Translation Equivalence of Plenger in Instagram Captions Raden Roro Shinta Felisia
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jushpen.v5i2.3041

Abstract

Since last year, plenger has become a common expression on social media, especially among Indonesian users. According to a post by Balaibahasaprovinsintb, plenger refers to someone who behaves strangely, carelessly, foolishly, or absent-mindedly. Although plenger is generally described as having a negative connotation, it can also refer to a positive condition, such as someone who is fully devoted to their hobbies, interests, or areas of expertise (Popbela.com). This study describes the English translations of plenger. Five instances of plenger (71%) are translated into English, while two instances (29%) were retained as plenger in the translation. The types of translation equivalence identified for plenger are pragmatic equivalence (57%), formal equivalence (29%), and denotative equivalence (14%).