cover
Contact Name
Rizki Amalia Tri Cahyani
Contact Email
rizkiatcahyani@gmail.com
Phone
+6285233000052
Journal Mail Official
media.teknik.sipil@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Media Teknik Sipil
ISSN : 16933095     EISSN : 25977660     DOI : 10.2229.
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 433 Documents
EVALUASI OPERASIONAL ANGKUTAN UMUM PENUMPANG TRAYEK L1 KOTA BANYUWANGI Khoirul Abadi
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3707

Abstract

Angkutan umum penumpang di kota Banyuwangi Trayek L1 Jumlah total armada beroperasi yaitu 32 unit. Berdasarkan peraturan Bupati Banyuwangi Nomor : 24 tahun 2014, tarif angkutan umum penumpang jauh dekat Rp. 5000 untuk penumpang umum dan Rp. 3000 untuk penumpang pelajar berseragam. Angkutan umum penumpang Trayek L1 Terminal Brawijaya – Terminal Blambangan (Via Jl. Jend. A. Yani) beroperasi rata – rata 5 kali pulang pergi (PP) atau 10 rit perjalanan setiap harinya. Tujuan studi ini untuk mengetahui operasional Angkutan umum penumpang L1 , Metode yang digunakan dalam studi ini metode mengadopsi dari Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan dalam Rute Tetap dan Teratur (Direktorat Jendral Perhubungan Darat 2002). Hasil studi kinerja angkutan umum penumpang trayek L1 tahun 2105, Load factor rata-rata  48,33 %, frekuensi rata-rata 26,17 kend/jam, headway waktu rata-rata 2,46 menit, waktu tempuh rata-rata 3,11 menit/km dengan kecepatan tempuh rata-rata 19,30 km/jam.
EVALUASI AMDAL PEMBANGUNAN GEDUNG 10 LANTAI DI PUSAT KOTA BANDUNG Rina Marina Masri
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3708

Abstract

Pembangunan yang tidak terkendali di Kota Bandung  berdampak pada tingginya tingkat pencemaran lingkungan. Hal ini mengisyaratkan bahwa AMDAL belum dapat dijadikan sebagai salah satu instrument untuk mitigasi bencana serta pelengkap bagi kelayakan  lingkungan.Tujuan penelitian: (1) mengevaluasi dokumen kerangka acuan pembangunan gedung 10 lantai di pusat Kota Bandung, (2) mengevaluasi hasil analisis dampak lingkungan (ANDAL), (3) mengevaluasi RKL dan RPL, (4) mengevaluasi implementasi AMDAL  pembangunan gedung 10 lantai di pusat Kota Bandung ditinjau dari ketepatan waktu, ketepatan tindakan dan ketepatan hasil guna mengurangi dampak negatif serta meningkatkan dampak positif. Metode pemecahan masalah dengan deskriptif dan teknik analisis analisis isi (content analysis). Hasil penelitian:1) dokumen KA disusun oleh konsultan dengan jumlah tenaga akhli kurang dari yang disyaratkan sehingga konsultan tidak mampu  menelaah secara cermat, holistik dan integral dalam menyusun dokumen ANDAL,  (2) studi ANDAL cenderung kekurangan informasi komponen- lngkungan yang berdampak negatif dan positif terhadap lingkungan, (3) para konsultan penyusun RKL- RPL tidak mengetahui secara tepat komitmen dan mekanisme koordinasi yang mengikat secara kelembagaan dalam merencanakan pengelolaan lingkungan untuk mengurangi dampak negatif serta meningkatkan dampak positif. (4) produk AMDAL hanya menjadi dokumen yang disimpan tanpa sangsi jika indikator-indikator ANDAL, RKL dan RPL dilanggar.  
EKSTRAPOLASI DATA HUJAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACK PROPAGATION Rr. Rintis Hadiani
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3709

Abstract

Dalam suatu analisis hidrologi, dibutuhkan paling sedikit 10 tahun data hujan Jika data kurang dari 10 tahun maka dilakukan ekstrapolasi data hujan. Hal ini dilakukan agar jumlah data memenuhi syarat analisis. Karakteristik data hujan merupakan deret data yang stasioner, tidak mempunyai trend, dan mempunyai pola musiman. Salah satu metode yang sesuai dengan karakter tersebut adalah Jaringan Syaraf Tiruan dengan Back Propagation (JSTBP). Metode ini sesuai dengan data hujan yang bersifat stochastik. Objek Penelitian adalah stasiun hujan yang terletak di DAS Kaliasem, Kab. Lumajang. Langkah yang dilakukan adalah pemodelan dengan JST, kemudian verifikasi model. Selanjutnya dilakukan implementasi model. Stasiun hujan yang dipilih adalah yang berpengaruh pada DAS Kaliasem. Dipilih 3 stasiun hujan, yaitu sta. Kedungsangku dan sta. Senduro, Sta. Ranupakis. Sta. Kedungsangku digunakan sebagai pembangun model ekstrapolasi. Sta. Senduro sebagai data verifikasi. Dan implementasi pada stasiun Ranupakis. Hasil penelitian ini diterapkan pada sub DAS Bengawan Solo, di Kab. Wonogiri. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ini mempunyai keandalanan 58% sampai 79% (Shakti, D.W., 2014; Ginting, J.E. dkk, 2014; Prasetyo,H.E. dkk, 2014; Shakti, D.W. dkk, 2014).  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keandalan mencapai 80% pada Confidence Interval (CI) = 95% (berdasarkan parameter model yang sesuai). Hasil akhir menunjukkan bahwa JSTBP mempunyai parameter 2 layer tersembunyi dengan 2 neuron.
KAJIAN PENGGUNAAN COPPER SLAG SEBAGAI AGREGAT HALUS BETON Rofikatul Karimah
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3710

Abstract

Penggunaan copper slag sebagai bahan pengganti sebagian agregat halus karena copper slag memiliki bentuk dan gradasi yang menyerupai pasir alam. Bentuk fisik copper slag yaitu berbentuk pipih dan runcing (tajam) dan sebagian besar mengandung oksida besi dan silikat serta mempunyai sifat kimia yang stabil. Komposisi kimia copper slag terdiri dari Fe2O3, SiO2, CaO, Al2O3. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan copper slag sebagai pengganti sebagian agregat halus terhadap berat isi, kuat tekan, dan kuat tarik belah beton dengan variasi penggunaan copper slag sebesar 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% dari volume agregat halus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan copper slag dapat meningkatkan berat isi, kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Dari hasil pengujian, semakin bertambah variasi pemberian copper slag maka semakin bertambah pula berat isi beton tersebut. Kuat tekan tertinggi terjadi pada variasi 60% sebesar 35,73 MPa atau naik sekitar 22,32%. Dan untuk kuat tarik belah tertinggi terjadi pada variasi 60%  sebesar 3,12 MPa atau naik sekitar 5,76%.
PENGEMBANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO TERPADU BERKELANJUTAN DI BUMIAJI – KOTA BATU Suwignyo Suwignyo; Ilyas Masudin; Ali Mokhtar
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3711

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) merupakan teknologi bidang kelistrikan dari sumber energi terbarukan hidro. Potensi energi hidro di Indonesia cukup besar dan tersebar luas di seluruh kepulauan nusantara. Teknologi PLTMH terus berkembang dan perlu terus dikembangkan serta disebarluaskan kepada masyarakat, agar pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan hidro semakin luas dan semakin meningkat. Penelitian bertujuan mendesain dan mengaplikasikan PLTMH yang terpadu dengan pemanfaatannya untuk penyediaan air minum perdesaan, dipadukan dengan upaya konservasi daerah aliran sungai dan pengembangan sarana wisata edukasi teknologi energi terbarukan. Metode dan tahapan penelitian meliputi survey pemilihan lokasi, pengukuran dan analisa debit pembangkit, pengukuran dan penentuan tinggi jatuh hidrolik, desain bangunan sipil, pemilihan tipe turbin dan desain pekerjaan mekanikal-elektrikal dan penggambaran desain PLTMH. Hasil penelitian PLTMH Bumiaji adalah debit pembangkit (Q) 0,25 m3/dt, total tinggi jatuh hidrolik (Htotal) 4,00 m, daya terbangkit (P) 7,28 kW, tipe turbin propeller. PLTMH Bumiaji di manfaatkan untuk mendukung penyediaan air minum perdesaan, sebagai sarana wisata edukasi teknologi energi terbarukan dan diintregasikan dengan upaya konservasi daerah aliran sungai.
PENGEMBANGAN INDEKS BIAYA KONSTRUKSI RUMAH SEJAHTERA MURAH DI BEBERAPA DAERAH DI INDONESIA Tabita Tania Libianto; Andi Andi; Lie Arijanto
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3712

Abstract

Pemerintah Indonesia memiliki program pembangunan Rumah Sejahtera Murah yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Akan tetapi biaya di suatu daerah dengan  biaya daerah lain tidaklah sama. Apabila kontraktor memiliki keterbatasan waktu dan informasi harga pada saat tender, mereka dapat mengalami kerugian dalam proyek luar daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengusulkan sistem informasi yang dapat memudahkan dalam membandingkan biaya antar daerah yaitu berupa Indeks Biaya Konstruksi (CCI). Indeks Biaya Konstruksi (CCI) dibentuk dari bobot dan harga di tiap daerah. Data harga tersebut menggunakan data dari Jurnal Harga Satuan Bahan Bangunan Konstruksi dan Interior tahun 2015. Indeks menggunakan Laspeyres Formula dengan dibentuk dari bobot material dan upah (w) di kota dasar dan Indeks Biaya Material (IM) dan Indeks Biaya Upah (IL) dari Eurostat. Dasar indeks harga adalah kota Jakarta. Hasil penelitian adalah Indeks Biaya Material (MCI), Upah (LCI) dan Biaya Total (CCI), indeks – indeks tersebut tiap daerah memiliki perbedaan. Indeks dibagi dalam 6 zona. Indeks Biaya Material Jakarta berada di zona 4, Indeks Upah Jakarta berada di zona 6 dan indeks total Jakarta berada di zona 5. Indeks kota Tanggamus adalah yang paling tinggi.
PENGGUNAAN BENDUNG KONSOLIDASI SEBAGAI KONTROL MUKA AIR UNTUK MENGURANGI RESIKO LONGSOR PALUNG SUNGAI BRANTAS DI KAMPUS III UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Chairil Saleh; Ach Hadi S
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3746

Abstract

Analisa kecepatan aliran pada ruas sungai merupakan tahap awal dalam menentukan langkah upaya penanganan masalah gerusan yang terjadi pada palung sungai. Seiring dengan perkembangan piranti lunak (software) yang demikian pesat model matematika seringkali menjadi pilihan sebagai alat untuk memperoleh prilaku yang terjadi, oleh karena disamping biayanya yang murah model ini dapat mencangkup dimensi ruang dan waktu yang panjang. Surface Water Modeling Systemmerupakan salah satu program untuk memecahkan model  matematika yang dibangun berdasarkan konsep gerak air dan gerak sedimen yang secara matematis dipecahkan dengan menggunakan metode elemen hingga (finite element) melalui pendekatan dua dimensi horisontal. Dengan berbagai kelebihannya, model ini diharapkan mampu memberikan hasil yang memuaskan sehingga dapat memperbaiki kinerja dari metode-metode pendekatan yang umum digunakan sebelumnya. Lokasi penelitian adalah Sungai Brantas depan  Kampus III UMM di Kabupaten Malang Jawa Timur yang  memiliki masalah akibat gerusan di Palung Sungai yang cukup mengkhawatirkan. Dari hasil analisa terhadap gerusan yang terjadi memperlihatkan tingkat kecepatan aliran sangat besar, dengan memasukan nilai  n Manning = 0,045, di peroleh hasil kecepatan yang sangat tinggi yaitu Maksimum = 0.25 m/det dan Minimum = 0,03  m/det melebihi kecepatan kritis D50 sebesar 0,045 m/det, sedangkan hasil penempatan bendung didapat hasil kecepatan sebesar Maksimum = 0.043 m/det dan Minimum = 0,010 m/det dibawah kecepatan kritis D50.
STUDI GENANGAN KAWASAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Fitriansyah Fitriansyah; Akhmad Sibawahi
Media Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3747

Abstract

Kota Banjarmasin yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai terletak di bagian hilir Sungai Martapura yang bermuara di Sungai Barito secara administrasi pemerintahan Kota Banjarmasin memiliki lima kawasan yaitu kawasan Banjarmasin Utara, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin Barat, Banjarmasin Timur, dan Banjarmasin Selatan. Dalam rencana tata ruang kota Banjarmasin kawasan Banjarmasin utara merupakan salah satuPusatPelayanan Kota sebagai pusat pertumbuhan utama dan pusat kegiatan wilayah perkotaan, Oleh sebab itu sangat perlu untuk dilakukan Studi Genangan kawasan Banjarmasin Utara untuk menangani genangan di wilayah tersebut. Genangan yang terjadi di Kota Banjarmasin disebabkan oleh air sungai pasang, air hujan maupun hujan yang bersamaan dengan air sungai pasang.Dalam stud igenangan kawasan Banjarmasin Utara dilakukan dengan pengumpulan data survey genangan, penyebab genangan, survey pasang surut sungai, kemudian dilakukan pemetaan genangan. Untuk mencapai tujuan dari studi ini maka perlu dilakukan tahapan-tahapan analisis  berupa : Analisa Hidrologi untuk mengetahi curah hujan rata-rata dan menghitung debit banjir rencana (debit puncak limpasan permukaan) pada DAS, analisa genangan dengan kenaikan elevasi muka air yang di simulasikan dalam peta, dan peta genangan yang diproyeksikan pada peta dibeberapa sub DAS yaitu pada sub DAS Andai, sub DAS Awang, sub DAS Jahri Saleh, sub DAS Kedaung, dan sub DAS Kuin.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN POLYPROPILENE (PP) DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PADA CAMPURAN LASTON_WC Anita Rahmawati
Media Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2017): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v15i1.4414

Abstract

Aspal dapat dimodifikasi dengan menambahkan berbagai jenis aditif. Salah satu aditif yang biasa digunakan adalah berupa polimer seperti Polypropilene (PP) dan High Density Polyethylene (HDPE). Penambahan polimer biasanya meningkatkan kekakuan aspal dan meningkatkan kerentanan suhu. Peningkatan kekakuan aspal akan meningkatkan ketahanan campuran terhadap rutting dari suhu dan cuaca yang  panas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatkan limbah plastik PP dan HDPE sebagai campuran pada  beton aspal (Laston_WC) dengan menggunakan parameter Marshall. Parameter Marshall yang digunakan yaitu stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA dan MQ. Prosentase PP dan HDPE yang digunakan sebagai campuran aspal sebesar 0%, 2%, 4% dan 6% dari berat aspal yang digunakan. Hasil uji Marshall menunjukkan bahwa nilai stabilitas, flow, VFA dan MQ memiliki kecenderungan mengalami peningkatan dengan bertambahnya  prosentase kadar PP dan HDPE yang digunakan. Tetapi, nilai VIM dan VMA memiliki kecenderungan menurun dengan bertambahnya prosentase PP dan HDPE. Hal ini dapat dilihat bahwa pengaruh penambahan PP pada campuran aspal beton akan memberikan nilai karakterisk Marshall yang lebih baik dari campuran aspal beton dengan HDPE.
KAJIAN KARAKTERISTIK DAS UNTUK DAERAH TANGKAPAN HUJAN WADUK SERMO KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Silta Yulan Nifen; Bambang Agus Kironoto; Djoko Luknanto
Media Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2017): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v15i1.4415

Abstract

Manusia memiliki peran penting terhadap suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Setiap aktivitas yang dilakukan manusia sangat berpengaruh terhadap DAS, baik secara langsung maupun tidak langsug. Pengolahan Karakterisitik DAS untuk DTH Waduk Sermo menggunakan software Arc.GIS 10.1. Parameter Bifurcation Ratio DTH Waduk Sermo diperoleh Br < 3 yang berarti alur sungai mempunyai kenaikan muka air banjir dengan cepat sedangkan penurunnya lambat, perhitungan nilai kerapatan aliran (Dd) DTH Waduk Sermo yaitu 1,86 km/km2 tergolong sedang berarti kondisi material bawah permukaannya kedap air dengan vegetasi yang sedang. Untuk Indeks CN DTH Waduk Sermo memperoleh 81,3 yang berarti potensi aliran permukaan tinggi, kandungan liat tinggi dan permeabilitas rendah.