cover
Contact Name
Erwinsyah Tuhuteru
Contact Email
clapeyron.unkhair@gmail.com
Phone
+6281244380182
Journal Mail Official
clapeyron.unkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Yusuf Abdulrahman, Gambesi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Khairun
ISSN : -     EISSN : 2776463X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil adalah merupakan wadah ilmiah untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan kajian analisis yang berkaitan dengan bidang teknik dan Rekayasa yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Khairun. CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Alamat Digital Object Identifier (DOI) yang diterbitkan dari Crossref DOI: http://doi.org/10.3387/clapeyron
Articles 61 Documents
PENGARUH VARIASI TULANGAN TERHADAP LENDUTAN PADA BALOK BETON BERTULANG Popi Y Sangaji; Mufti Amir Sultan; Edward Rizky Ahadian
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2021): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.591 KB)

Abstract

AbstrakBalok beton bertulang merupakan salah satu elemen struktur yang berfungsi menerima beban berupa beban mati dan beban hidup. Akibat pembebanan tersebut maka balok akan memberikan respon terhadap beban yang bekerja. Jika beban melampaui batas kekuatan balok beton bertulang tersebut, maka lendutan akan semakin besar dan akhirnya terjadi retak pada daerah balok yang mengalami tarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar beban pada keadaan batas runtuh balok akibat lendutan yang terjadi pada balok beton bertulang dengan variasi tulangan tetapi luas penampang tetap sama. Balok beton bertulang yang terdiri atas 3 variasi pada tulangan lentur dengan profil balok 15x15x70 cm.Balok B1 2Ø8 divariasi dengan 2Ø6, BalokB2 2Ø8 divariasi dengan 3Ø6 dan BalokB3 2Ø8 divariasi dengan 4Ø6. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penambahan tulangan terhadap kapasitas lentur balok dari menerima beban retak dan beban maksimum Kata kunci—Balok, Lendutan, Tulangan
STUDI KINERJA LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN PASIR PANTAI Sofyan Kamarullah; Arbain Tata; Sabaruddin Sabaruddin
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2022): CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.474 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lentur balok beton bertulang dengan agregat pasir pantai dibandingkan dengan balok beton bertulang dengan agregat pasir normal. Terdapat 4 varian model penulangan yang digunakan dengan masing-masing varian dibuat 2 sampel untuk beton pasir Kalumata (BN) dan beton pasir pantai Loto (BPP). Pemeriksaan kuat beton menunjukkan beton pasir pantai 12,5% lebih rendah dibandingkan beton pasir normal. Perilaku lentur balok beton pasir pantai (BBPP) menunjukan ketahanan beban dan lendutan balok lebih rendah dibandingkan balok beton normal (BBN). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pasir pantai menyebabkan kepadatan beton menjadi berkurang sehingga beton cenderung menjadi kaku atau tidak elastis. Secara keseluruhan pola keruntuhan balok yang didapat pada balok beton pasir pantai Loto (BBPP) dan balok beton pasir Kalumata (BBN) adalah sama yaitu keruntuhan Kata kunci—Kinerjia Lentur, Pasir Pantai, Balok, Beton Bertulang
KUAT TEKAN DAN KUAT LEKAT PASANGAN BATA SEMEN PASIR APUNG Muhdar Ishak; Mufti amir Sultan; Muhammad Taufik Yudasaputra
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.166 KB) | DOI: 10.33387/clapeyron.v1i2.3181

Abstract

Kota Tidore Kepulauan memiliki potensi sumber daya alam berupa ketersediaan pasir apung yang banyak.Pasir apung adalah jenis butiran yang berwarna terang, mengandung buih yang terbuat dari gelembungberdinding gelas dan biasanya disebut juga sebagai butiran gelas vulkanik silikat. Beton ringan banyakdipilih dalam pekerjaan konstruksi karena mudah dibentuk sehingga memudakan dalam instalasinya sertaberatnya yang ringan dan mampu menjadi isolator suhu, meredam suara, salah satunya caramenghasilkan beton ringan adalah dengan menggunakan batu apung dalam campuran mortar. Dindingbangunan gedung adalah suatu komponen bangunan gedung yang terbentuk bidang vertikal yang bergunauntuk melindungi, membagi, atau membatasi suatu ruang dengan ruang lain. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh uji sifat mekanis dinding bata dengan perkuatan menggunakan pasir apungdan pasir biasa.Tinjauan pada penelitian ini berupa berat volume batako dan tahapan yang dilakukanantara lain : pengujian karakteristik material, perencanaan komposisi campuran 1PC : 4PS, dan variasiperkuatan batako yang digunakan yaitu 176 kN dengan jumlah sampel 18 untuk pengujian kuat lekattanpa perkuatan dan 18 buah untuk uji kuat lekat dengan perkuatan. Hasil penelitian memperlihatkanBata semen pasir apung lebih ringan 14,20% dibandingkan dengan bata semen pasaran (kontrol),sehingga apabila bata semen pasir apung digunakan sebagai pengganti bata pasaran maka dapatmengurangi beban dinding pada suatu kontsruksi. Setelah pasangan bata diberi perkuatan dengan kawatram, dari ketiga jenis bata semen cenderung mengalami kenaikan kuat tekan > 35%. Kuat lekat rata-ratapasangan bata tanpa perkuatan maupun dengan perkuatan mempunyai kecenderung kuat lekat pasanganbata semen dengan pasir apung lebih besar dari kedua jenis bata semen.
UJI SIFAT MEKANIS PAVING BLOCK GEOPOLYMER Amrin Wanda; Mufti Amir Sultan; Arbain Tata
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2021): CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.763 KB) | DOI: 10.33387/clapeyron.v2i2.3905

Abstract

AbstrakPembangunan infrastruktur di Indonesia bersamaan dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat tentu perlu adanya penyesuaian antara infrastruktur dan juga teknologi bahan yang dipakai. Pemanfaatan sampah plastik dengan tujuan suatu inovasi, sebuah tempat yang terletak di desa Falabishaya, Kecamatan Mangoli Utara Kabupaten Kepulauan Sula,memanfaatkan sampah plastik untuk membuat bahan dasar paving block yaitu menggantikan semen dengan sampah plastik sebagai bahan perekat. Namun pemanfaatan dengan tujuan membuat paving block yang dilakukan tidak berdasarkan prosedur penelitian atau pengujian sifat mekanisnya. Penelitian ini menggunakan plastik yang dilelehkan sebagai bahan pengikat dengan prosentase terhadap berat campuran yaitu 18%, 22%, 27%, 32%, 37%,42 dan 100%. Dari hasil pengujian sebagai bahan perekat didapat kuat tekan dengan persentase plastik 18 %, 22%, 27%, 32%, 37%,42 dan 100%menghasilkan kuat tekan rata-rata masing-masing 0 Mpa, 5,7 MPa, 14,5 MPa, 20,8 MPa, 24,1 MPa dan 10,5 MPa. Uji penyerapanya menghasilkan penyerapan rata-rata masing-masing 0 %,pada persentase plastik 22 % dan persentase pasir 78 % penyerapan rata–rata sama dengan 0 %. Persentase plastik 27 % dmenghasilkan penyerapan rata–rata 0,35 %, 0,52 %, 0,46 %, 0,45 % dan 0%. Pengujian terhadap uji tekan menggunakan plastik berdasarkan SNI-03-0691-1996 tentang syarat mutunya mencapai klasifikasi mutu B digunakan untuk peralatan parkir. Kata kunci: Geopolymer, Paving Block, Kuat Tekan, Penyerapan
MODEL WAKTU PERJALANAN PEKERJA PADA WILAYAH KEPULAUAN (STUDI KASUS TERNATE- SOFIFI) Raudha Hakim; Abdul Gaus
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2021): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.738 KB)

Abstract

AbstrakTransportasi laut sebagai sarana penghubung antar pulau masih sangat minim, kurangnya infrastruktur, terbatasnya jumlah angkutan sampai biaya transportasi yang tinggi.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik perjalanan dan memodelkan waktu perjalanan pekerja pada wilayah kepulauan.Survei wawancara dilakukan untuk menentukan berbagai karakteristik pribadi dan pola perjalanan  yang  mempengaruhi waktu perjalanan pekerja pada wilayah kepulauan. Model regresi linier dikembangkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan waktu perjalanan dengan perangkat lunak pengolah data ms excel untuk menjelaskan pola perjalanan dan pilihan model waktu perjalanan. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan gambaran tentang  karakteristik perjalanan dan model waktuperjalanan pekerja pada wilayah kepulauan wilayah gugus pulau di Provinsi Maluku Utara.Kata kunci—Pekerja, waktu perjalanan, wilayah kepulauan.
STUDI KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT KASAR BATU KAPUR SANGOWO DENGAN VARIASI FAS Walid Mododok; Fitro Darwis; Mufti Amir Sultan
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v1i2.3906

Abstract

AbstrakPulau Morotai memiliki potensi sumber agregat yang beragam, salah satunya adalah Batu Kapur yang berasal dari Desa Sangowo yang sering dimanfaatkan untuk pekerjaan konstruksi. Pemanfaatan batu kapur atau sejenisnya telah banyak diteliti antara lain :penggunaan batu kapur sebagai kricak atau agregat kasar dari wilayah Grobogan, Purwodadi dan Blora di mana bata kapur tersebut cukup baik digunakan pada campuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Batu Kapur yang berasal dari Desa Sangowo terhadap kuat tekan beton. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan variasi fas 0,45; 0,50; 0,55; 0,60 dan 0,65 dengan jumlah benda uji 30 buah. Agregat halus berasal dari quarry Kalumata Kota Ternate dan agregat kasar dari Desa Sangowo Kabupaten Pulau Morotai.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan variasi FAS pada agregat kasar limestone Sangowo mempunyai kekuatan maksimum pada FAS 0,5 yaitu sebesar 6,76 MPa. Kuat tekan pada saat 100% agregat kasar lime stone Sangowo mengindikasikan bahwa agregat ini tidak direkomendasikan untuk digunakan pada elemen struktural Kata kunci—BatuKapur, KuatTekan, Sangowo
KARAKTERISTIK BETON MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN YANG DIPENGARUHI LINGKUNGAN LAUT Ruslan Ruslan
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2021): CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v2i2.5045

Abstract

AbstrakPembangunan struktur beton yang berada di daerah lingkungan ekstrim seperti daerah pantai akanmengakibatkan penurunan kekuatan bahkan mengalami kerusakan beton, ini diakibatkan adanya klorida yangterdapat pada air laut. Bahan pengganti semen banyak digunakan untuk mengurangi dampak buruk terhadaplingkungan sekaligus dapat meningkatkan kekuatan dan durabilitas beton. Abu Sekam Padi (ASP) merupakansalah satu alternatif bahan pengganti semen, yang telah banyak diteliti dan bahwa dapat bermanfaat dalamcampuran beton serta ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajianeksperimental di Laboratorium untuk meyelidiki durabilitas beton. Subtitusi ASP yang digunakan yaitu 10%terhadap berat semen. Hasil pengujian kuat tekan beton untuk lingkungan, menunjukan hasil di mana kuattekan Beton Normal (BN) terbesar berada pada di daerah lingkungan pesisir pantai untuk waktu perlakuan3 (tiga) bulan yaitu, 352.044 kg/cm², dan untuk Beton Abu Sekam Padi (B-ASP) berada pada lingkunganpesisir pantai waktu 3 bulan sebesar 302.988 kg/cm².Kata kunci—Abu Sekam Padi, Beton, Durabilitas, Lingkungan Laut
ANALISIS PENJADWALAN WAKTU PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE LINE of BALANCE (LoB) PADA PERUMAHAN SHAFIRA RESIDENCE KELURAHAN NGADE Erwinsyah Tuhuteru
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v1i2.4642

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sesuatu rangkaian kegiatan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu dalam batasan waktu. Perencanaan merupakan salah satu fungsi vital dalam kegiatan manajemen proyek, karena untuk mencapai tujuan, manajemen harus membuat langkah-langkah  proaktif dalam melakukan perencanaan yang komprehensif agar sasaran dan tujuan dapat dicapai, salah satu hasil dari perencanaan adalah penjadwalan proyek. Metode Line of Balance (LoB) merupakan salah satu  metode  penjadwalan  yang dapat diaplikasikan pada proyek yang memiliki karateristik berulang (R epetitive) Keuntungan utama dari metodologi LoB adalah menyediakan tingkat produktifitas dan informasi durasi dalam bentuk format grafik. Berdasarkan uraian diatas maka pada tugas akhir ini akan dilakukan “Analisis Penjadwalan Waktu Proyek Konstruksi Dengan Mengunakan Diagram Metode Line of Balance (LoB)”, Studi Kasus: Pembangunan Perumahan Shafira Residence, Kel. Ngade, Kec.Ternate Selatan”. Dengan mengunakan penjadwalan metode LoB ini diharapkan dapat mempermudah pengerjaan proyek tipikal yang mempunyai kegiatan yang berulang (Repetitive) dan dengan jangka waktu yang relatif panjang menjadi lebih efektif dalam tahapan pembangunannya. Rumusan Masalah bagaimanakah penjadwalan proyek pada konstruksi perumahan menggunakan Metode Line of Balance (LoB) ?,Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun rencana penjadwalan dengan mengunakan Metode Line of Balance (LoB) Pada Perumahan Shafira  Residence, Kelurahan Ngade). Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dan juga penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan hubungan-hubunganya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis dan teori-teori. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari hasil penelitian Tugas Akhir ini, setelah dilakukan rencana penjadwalan mengunakan metode Line of Balance (LoB), maka diperoleh kesimpulan bahwa dengan mengunakan metode Line Of Balance, didapatkan total waktu untuk menyelesaikan proyek pembangunan pada perumahan Shafira Residence  dengan rencana untuk 10 unit rumah memiliki Durasi (Waktu) adalah  266 hari dan dalam hal pembacaan produktifitas tiap item pekerjaan lebih mudah,  mengetahui item pekerjaan kapan harus di mulai dan selesai. Kata kunci— Penjadwalan, Durasi, Line of Balance (LoB)
ANALISA KUAT LENTUR BALOK SANDWICH Hilman Abdullah
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2022): CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi struktur beton dalam konstruksi sipil sudah sangat luas dan berkembang dengan pesat. Beton bertulang banyak digunakan dalam berbagai konstruksi sipil karena karakteristik kekuatannya yang mampu sama ditempatkan pada bagian struktur di mana keduanya menahan gaya tekan. Penelitian ini melakukan analisis simulasi terhadap perilaku nonlinear material beton akibat beban aksial yang dimodelkan dalam balok beton sandwich dengan dimensi lebar 15 cm, tinggi 20 cm, dan panjang 300 cm. Variasi balok beton sandwich adalah BU-1 (Balok Uji 1), BU-2 (Balok Uji 2), BU-3 (Balok Uji 3) dan BU-4 (Balok Uji 4). Studi analisis yang dilakukan meliputi analisa kuat lentur, kekakuan dan pola retak pada balok sandwich. beban aksial Model balok sandwich  meningkat, mulai dari nol sampai gagal. Berdasarkan perangkat lunak analisis elemen hingga ditingkatkan, beban aksial yang diterima lebih besar dari 15,22 kN, 15,24 kN, 15,52 kN, 16,00 kN. Untuk nilai kekakuan makin bertambah dengan meningkatnya mutu beton pada balok dengaan nilai 2882,57576 kN/m, 2886,36364 kN/m, 2917,29323 kN/m, 2909,091 kN/m. Retak yang terjadi pada semua elemen balok sandwich adalah retak lentur, dimana momen lentur terbesar terjadi pada daerah tersebut.Dari hasil studi yang dilakukan terlihat bahwa secara umum program bantu yang digunakan dapat menunjukan perilaku lentur pada balok. Respon perilaku linear material yang dihasilkan dari studi simulasi dapat dengan baik digambarkan oleh program tersebut.  Kata kunci—Balok Sandwich, Kuat Lentur, FEM
PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN METODE ANALISIS NILAI HASIL MENGGUNAKAN MICROSOFT PROJECT Dewi Fajria Aman; Edward Rizky Ahadian; Muhammad Rizal
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2021): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proyek konstruksi dibutuhkan suatu sistem pengendalian proyek yang diharapkan dapat membantu pelaksanaan proyek tetap berjalan dalam batas biaya, waktu dan performan yang ditetapkan dalam rencana. Earned Value Analysis merupakan salah satu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan waktu proyek. Metode Earned Value Analysis menggunakan perbandingan antara nilai hasil dari apa yang telah dikerjakan dalam suatu proyek, sehingga dapat diketahui kinerja proyek dari segi biaya dan waktu. Metode ini mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), Time Schedule rencana, Analisa Harga Satuan (AHS), laporan bulanan pembiayaan proyek dan laporan bulanan kemajuan proyek. Dari hasil analisis data, Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Kawasan Kampung Makasar Timur pada peninjauan bulan ke IV sampai dengan bulan ke VI menunjukkan nilai CPI < 1 yang berarti pengeluaran proyek lebih besar dari rencana. Untuk nilai SPI > 1 terjadi pada bulan IV yang artinya pelaksanaan proyek mengalami percepatan waktu dari jadwal rencana, namun sebaliknya terjadi penurunan kinerja waktu pada bulan ke V dan bulan ke VI yang ditunjukkan dengan nilai SPI < 1. Dari hasil perhitungan prakiraan penyelesaian proyek pada akhir peninjauan di bulan ke VI membutuhkan waktu selama 211 hari dan biaya sebesar Rp 9.214.316.185,00,- hal ini menunjukkan bahwa proyek akan mengalami keterlambatan waktu dan penambahan biaya jika kinerja proyek tetap sama seperti pada bulan ke VI.