cover
Contact Name
Kadek Adi Indra Brata
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ikawahyuni@gmail.com
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Warmadewa, Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Jalan Terompong no 24, Denpasar, Bali-Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Daya
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 27760863     EISSN : 27762548     DOI : https://doi.org/10.22225/jad
Core Subject : Engineering,
ABDI DAYA (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan) merupakan jurnal IPTEK Infrastruktur dan Perencanaan Wilayah yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Magister Infrastruktur dan Teknik Lingkungan, Universitas Warmadewa. MRIL merupakan program studi terbaru program pascasarjana di Universitas Warmadewa dengan konsentrasi pada sanitasi dan air bersih, infrastruktur dan material mutakhir, serta mitigasi bencana dan pengelolaan wilayah pesisir. Sehingga konsentrasi inilah yang menjadi ruang lingkup jurnal ini.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "38-45" : 1 Documents clear
Peringatan Dini Terhadap Ancaman Banjir dan Longsor di Dusun Dukuh, Kintamani I Nengah Sinarta; Mahabojana, Kadek AGus; Kusuma Wiranata, I Made
Jurnal Abdi Daya 38-45
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.5.1.2025.38-45

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Dusun Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman banjir bandang dan longsor. Wilayah ini sangat rentan terhadap bencana akibat kondisi geologi vulkanik, lereng terjal, serta intensitas hujan yang tinggi. Sebagai Dusun yang rawan bencana, dan sudah terbentuknya tim siaga bencana, perlu tetap dilakukan edukasi dan pemahaman teknologi peringatan dini sehingga kesiapsiagaan tetap berkelanjutan.Edukasi kesiapsiagaan dan Focus Group Discussion (FGD) dengan masyarakat, dilanjutkan dengan pemasangan alat Early Warning System (EWS) berbasis Internet of Things yang menunjukkan kondisi cuaca yang salah-satunya Adalah intensitas curah hujan. EWS di setting pada intensitas hujan 80 mm/jam dan 210 mm/jam dalam waktu 3 jam, untuk memberikan peringatan dini melalui bunyi dan notifikasi digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 70 meningkat menjadi 90 pada post-test, yang menandakan adanya peningkatan kesadaran terhadap potensi bencana dan prosedur evakuasi.Dampak kegiatan menunjukkan kesiapan Tim Siaga Bencana, serta kebermanfaatan nyata dalam mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material. Ke depan, tim PKM merencanakan pengembangan prototipe sensor pergerakan lereng untuk memperkuat sistem peringatan dini yang telah terpasang. Dengan demikian, program ini menjadi model mitigasi yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana serupa.

Page 1 of 1 | Total Record : 1