cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL" : 10 Documents clear
Marketing Politik dan Strategi Pemenangan Pemilu Roni Tabroni
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.614 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.683

Abstract

In the midst of the political development of the country, a new phenomenon emerged in the context of the campaign. As has been done in some developed countries, politics are now both in terms of both academic and practical studies, other studies have involved the better known political marketing. Political marketing corelation with the process of political socialization either political party or candidate legislative or regional head and the President, in order to be recognized and selected by the public. Therefore, political marketing strategy in relation to political competition. With political marketing, patterns of socialization involves not only political elements, but the communication and business. The purpose of this socialization is introduced the political party and its candidates to convince people to choose from at the time of election, or presidential elections. Included is how political marketing can also restore the image of a political party that has a negative image in public Keyword: Political Marketing, Political Party, Demokracy 
PERAN PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN IMAGE DI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER CIC CIREBON ( Studi Deskriptif kualitatif tentang Peran Public Relations di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer CIC Cirebon ) Noerrochmani Aswita Dian; Rakhmat Hidayat; Widiyanti Widiyanti
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.441 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.688

Abstract

Latar belakang skripsi ini adalah membahas tentang bagaimana peran Public Relations dalam meningkatkan image di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) CIC Cirebon.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran dan strategi apa yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) CIC Cirebon dalam meningkatkan imagenya, juga untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung tercapainya hal tersebut juga untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang ditemui. Kajian teoritis membahas tentang bagaimana peran komunikasi dalam menunjang kegiatan Public Relations dalam hal ini apa pengertian Public Relations, bagaimana peranannya serta ruang lingkupnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang mana data digambarkan secara objektif berdasarkan fakta dan informan. Hasil penelitian yaitu bahwa selama ini peran Public Relations di STMIK CIC sudah dijalankan dengan cukup baik ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar. Kesimpulan dan saran, peran Public Relations telah dijalankan dengan cukup baik, semoga STMIK CIC selalu mempertahankan dan tetap menjalankan peranannya dengan baik agar hasilnya dapat dirasakan oleh semua pihak terutama dalam menciptakan image yang positip. Kata Kunci : Public Relations, Komunikasi, Image.
Strategi Humas Keraton Kasepuhan dalam Meningkatkan Citra Objek Wisata di Kota Cirebon Rifky Zulhardi; Rakhmat Hidayat; Indah Kurniawati
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.486 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.684

Abstract

Pengembangan kepariwisataan berkaitan dengan pengembangan nilai-nilai kepribadian dan pengembangan budaya bangsa. Pemanfaatan disini bukan berarti merubah secara total, tetapi lebih memanfaatkan, mengelola, melestarikan setiap potensi yang ada, dimana potensi tersebut dirangkaikan menjadi satu daya tarik wisata agar mendapatkan citra yang baik bagi masyarakat. Penelitian tentang “Strategi Humas Keraton Kasepuhan Dalam Meningkatkan Citra Objek Wisata Kota Cirebon ” ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan dengan jelas strategi humas Keraton Kasepuhan dalam meningkatkan citra objek wisata kota Cirebon. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung peningkatan citra Keraton Kasepuhan sebagai objek wisata Kota Cirebon (3) Untuk mengetahui hambatanhambatan yang dihadapi dalam meningkatkan citra objek wisata Keraton Kasepuhan Kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Strategi Humas Keraton Kasepuhan yang dijalankan melalui kegiatan publikasi website dan penyebaran brosur ini telah dilaksanakan dengan baik, memberikan kesempatan bekerja sama kepada kelompok ,asyarakat tertentu juga adalah salah satu strategi Humas Keraton Kasepuhan untuk meningkatkan citra positif dan menjadikan Keraton Kasepuhan sebagai objek wisata yang lebih memasyarakat, (2) Nilai sejarah dan budaya yang sudah selalu dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Kasepuhan agar masyarakat juga ikut melestarikannya menjadi faktor yang mendukung Humas Keraton Kasepuhan melakukan serangkaian kegiatan publikasi untuk meningkatkan citranya, dan untuk menjadikan objek wisata Keraton Kasepuhan yang memiliki kegiatan positif di masyarakat, (3) Hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan citra objek wisata Keraton Kasepuhan terdapat pada penilaian wisatawan yang berbeda-beda. Penilaian beberapa wisatawan yang menganggap objek wisata Keraton Kasepuhan masih kurang bersih ini menimbilkan kesan yang tidak baik bagi beberapa wisatawan. Hal ini menjadi hambatan bagi Humas Keraton Kasepuhan karena penilaian, kesan, kepercayaan dan sikap dari wisatawan atau masyarakat akan sangat mempengaruhi citra objek wisata Keraton Kasepuhan.
Interaksi Simbolik Masyarakat Adat Cigugur Kuningan (Studi Etnografi dalam Tradisi Seren Taun) Abdul Jalil Hermawan
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.372 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui simbol simbol apa yang dipergunakan dalam perayaan seren tahun. Untuk menelaah dan memecahkan permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan teoritis dengan teori interaksi simbolis. Dalam prakteknya teori ini, didukung oleh teori etnografi komunikasi. Prosedur penelitian etnografi komunikasi dilakukan dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan telaah atas beberapa data yang dimiliki oleh masyarakat adat.Selain itu peneliti juga melakukan analisis deskriptif mengenai semua data yang diterima. Upaya ini dilakukan demi menyederhanakan semua data yang pada akhirnya dirangkai dalam sebuah penulisan laporan yang memiliki makna. Proses pemaknaan data dilakukan secara terus menerus selama penelitian dilakukan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Peneliti juga melengkapi data dengan melakukan wawancara dengan pihak pemerintah desa.Dasi hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa dalam prosesi budaya Seren Taun dalam komunitas adat Cigugur Kabupaten Kuningan, ditemukan bahwa komunikasi dilakukan tidak hanya secara verbal, tetapi juga banyak ditemukan komunikasi nonverbal dengan menggunakan simbol simbol. Simbol-simbol yang digunakan ini terdiri dari gerakan gerakan tertentu dalam rangkaian upacara adat Seren taun, pakaian, hingga warna pakaian. Secara garis besar dalam perayaan Seren Taun ini ada tiga makna yang terkandung, mulai dari makna ritual, kultural dan makna sosial.Kata Kunci : Interaksi Simbolik, Masyarakat
PESAN SIMBOLIK DALAM SENI TARI BEDAYA KAJONGAN SEBAGAI REALITAS BUDAYA MASYARKAT CIREBON (Studi Kualitatif Upaya Merekonstruksi Seni Tari Bedaya Kajongan di Keraton Kanoman Cirebon) Khaerudin Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.952 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.428

Abstract

AbstrakKarya seni Tari Bedaya Kajongan lahir dari kehidupan sekitar keraton Kanoman Cirebon, yang memiliki nilai-nilai tradisional dalam khasanah sifat-sifat moral manusia, laku lampah, tata busana, dan nilai-nilai falsafah serta sejarahnya. Dalam telaah ilmu komunikasi, kajian ini termasuk dalam bidang garapan pesan komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang difokuskan pada studi kasus pesan simbolik Tari Bedaya Kajongan sebagai realitas masyarakat Cirebon. Merekonstruksi tarian bedaya Kajongan, dilakukan dengan pendekatan interpretatif yang mengacu pada realitas budaya yang berkembang di lingkungan keraton Kanoman Cirebon, melalui interaksi simbolik gerakan tarian yang dimainkan para penari. Pengumpulan data dilakukan sebanyak mungkin dengan melibatkan informan yang dapat memberikan informasi terpercaya mengenai sejarah tarian bedaya Kajongan. Selain diperoleh dari hasil wawancara dengan berbagai pihak dilingkungan keraton Kanoman, penggalian data juga dilakukan melalui data primer dan sumber sejarah diluar keraton. Pedekatan interaksionisme simbolis mengedepankan peran bahasa dan makna-makna gerakan tarian, termasuk pula jenis bunyi gamelan yang dimainkan. Berkaitan  dengan pengungkapan makna gerakan-gerakan sebagai sebuah simbol atau bagian-bagian artistika yang diwujudkan dalam bentuk interpretasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tari Bedaya Kajongan  menggambarkan adegan peperangan, memiliki pesan simbolik perang yang dimaksud adalah peperangan yang harus dilakukan oleh setiap kaum wanita untuk menundukkan hawa nafsunya. Setiap gerakannya mempunyai pesan berupa nilai-nilai spiritual, yang menjadi pegangan hidup. (2) Pagelaran seni Tari Bedaya Kajongan menjadi momentum dan ruang yang sangat tepat bagi Sultan Raja keraton Kanoman Cirebon, untuk bersilaturahmi dan bertatap muka dengan masyarakat disekitar keraton maupun masyarakat luar tanpa memandang status sosial. 
ANALISIS KOMUNIKASI ANTAR PERSONAL MANAGER ON DUTY (MOD) KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN CUSTOMER (Study Deskriptif Komunikasi Antar Personal yang dilakukan MOD KFC Kartini Cirebon) Wiken Kurniawati; Heriyani Agustina; Farida Nurfalah
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.669 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.685

Abstract

” Analisis Komunikasi Antarpersonal Manager On Duty (MOD) Kentucky Fried Chicken (KFC) dalam Meningkatkan Kepuasan Cutomer” (Study Deskriptif Komunkasi Antarpersonal yang Dilakukan MOD KFC Kartini Cirebon). Komunikasi berfungsi sebagai penyampaian pesan terhadap komunikator dan komunikan, selain itu juga menjadi media marketing bagi sebuah bidang jasa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis komunikasi antarpersonal di sebuah perusahaan waralaba dengan menggunakan metode wawancara, analisis data dan triangulas data. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1. Mengetahui pelaksanaan komunikasi yang dilakukan 2. Hambatan- hambatan pelaksanaan 3. Kualitas jasa pelaksanan yang dilakukan oleh Manager On Duty. Penelitian ini difokuskan pada tiga bulan di Kentucky Fried Chicken (KFC) Kartini kota Cirebon dengan analisis dan mengamati pelaksanaan pola komunikasi yang dilakukan manager on duty. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan komunikasi dilakukan pada low seasion dan peak season, hambatan yang ditemui yaitu pola jadwal yang tidak sesuai. Kata Kunci : Komunikasi antar personal, Kepuasan customer
ANALISIS INTERAKSI SOSIAL PELAJAR SMK PGRI I JATIWANGI KABUPATEN MAJALENGKA PENGGUNA BLACKBERRY PADA SITUASI LINGKUNGAN ( Studi Deskriptif Kualitatif Pada Komunikasi Antar Personal ) Eko Fandi Prasetyawan; Heriyani Agustina; Nuruzzaman Nuruzzaman
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.019 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.681

Abstract

Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran terhadap pentingnya interaksi sosial yang efektif pada situasi lingkungan yang terjadi disekitar kita. Salah satu inovasi yang mempermudah proses komunikasi adalah telepon selular berbasis Smartphone khususnya Blackberry atau yang biasa disingkat dengan kata BB. Media ponsel memberikan kemudahan berkomunikasi melalui fitur-fitur yang dapat memudahkan kita dalam berkomunikasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah selain memberikan manfaat, BlackBerry juga memberikan dampak yang negatif bagi kalangan masyarakat. Dampak negatif dari penggunaan BlackBerry bagi masyarakat salah satunya adalah orang yang terlalu asyik dengan BlackBerrynya memberikan pengaruh dengan lingkungan sekitar terutama dengan efektivitas interaksi sosialnya. Hal ini sering kita jumpai dimana saat kita sedang berbicara dengan seseorang, namun orang tersebut sedang sibuk dengan dunianya sendiri, mereka mendengarkan apa yang kita bicarakan namun mereka tetap terfokus dengan kesibukan menggerakan jari-jarinya diatas handphone. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini untuk mengetahui alasan audiens memilih menggunakan media tertentu, dan mengetahui fungsi Ponsel bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, dan khususnya pelajar SMK PGRI 1 Jatiwangi Kabupaten Majalengka. Kata Kunci : Interaksi Sosial, Situasi Lingkungan
STRATEGI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PADA PENYEBARAN INFORMASI KELUARGA BERENCANA OLEH PETUGAS PENYULUH KELUARGA BERENCANA DI KECAMATAN TALUN CIREBON Studi Deskriptif kualitatif pada Penyebaran Informasi Keluarga Berencana oleh petugas Penyuluh Keluarga Berencana di Unit Pelaksana Teknis Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kecamatan Talun Cirebon Dedi Kusnadi; Mochamad Sutarjo; Nuruzzaman Nuruzzaman
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.033 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Strategi Komunikasi Antarpribadi pada Penyebaran Informasi KB Oleh petugas Penyuluh KB di Kecamatan Talun Cirebon .Untuk menjawab masalah diatas maka peneliti mengangkat indikator Rencana, Pesan, Kegiatan, Tujuan, Media, dan Sasaran untuk mengukur variabel penelitian yakni Strategi Komunikasi AntarPribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptf Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi pustaka, Informan penelitiannya adalah anggota UPT PP dan KB Kecamatan Talun berjumlah 4 ( empat ) orang dari masyarakat berjumlah 1 ( satu ) orang dan dari Perangkat Desa berjumlah 1 ( satu ) orang yang bertugas Pada Penyebaran informasi keluarga berencana , berdasarkan Teknik sampling total sampling dan subyek penelitian sebanyak 6 (enam) orang. Teknik analisis data adalah penyeleksian data, reduksi data, kiasifikasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan UPT PP dan KB Kecamatan Talun Cirebon memiliki rencana yang telah disusun, dengan melihat situasi dan kondisi dilapangan, melalui pesan yang bersifat informatif dan persuasif dan melakukan kegiatan pelayanan khusus dengan kerjasama dengan mitra kerja untuk mencapai tujuan yaitu terwujudnya visi dan misi Badan PP dan KB Kabupaten Cirebon , melalui Penyebaran Informasi KB dengan melakukan KIE Petugas Penyuluh KB menyampaikan informasi tentang program KB kepada sasaran yang dituju. Berdasarkan hasil pengolahan data dan penyajian data maka dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi Antarpribadi Pada Penyebaran Informasi KB oleh Petugas KB lebih banyak menggunakan pendekatan-pendekatan baik secara individu maupun kelompok serta peningkatan kualitas pelayanan program KB. Kata Kunci: Strategi, komunikasi, informasi, Antarpribadi, Keluarga Berencana.
KONSTRUKSI MAKNA MAHASISWA TENTANG PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON Mahmudah Mahmudah
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.114 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.682

Abstract

Tuntutan pengembangan sumber daya manusia dari waktu kewaktu semakin meningkat. Oleh karena itu layanan pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan tersebut. Selain keluarga dan sekolah, masyarakat memiliki peran tersendiri terhadap pendidikan. Kenyataannya sering kita jumpai banyak pelajar atau mahasiswa yang tidak mampu menyikapi dengan baik pendidikan yang ditempuhnya. Ketidakmampuannya tersebut menyebabkan nilai prestasi dalam kuliahnya hampir semuanya jelek. Kondisi tersebut diantaranya terjadi karena waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk berhura-hura sepulang dia kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi makna mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati tentang pendidikan di perguruan tinggi, yang meliputi : makna Unswagati sebagai perguruan tinggi, makna perkuliahan, makna dosen dan makna kegiatan kemahasiswaan. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa yang mempunyai pengalaman tentang pendidikan di Unswagati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian mahasiswa memaknai gedung Unswagati cukup megah, cukup bagus, dan belum megah.  Nama Unswagati dimaknai populer, manajemennya dimakanai kurang bagus, cukup bagus lulusannya dinilai banyak yang berhasil.  Pendidikannya lebih baik dan biaya pendidikannya mahal.  Perkuliahan dimaknai cukup kondusif, kondusif, dan kurang kondusif.  Dosen dimaknai cukup kompeten, kompeten, dan kurang kompeten.  Kegiatan kemahasiswaan dimaknai mengembangkan pemikiran, menumbuhkan kemandirian, membentuk jiwa pemimpin yang bermanfaat bagi orang lain, memupuk mental spiritual, dan memupuk rasa kemanusiaan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai kehidupan di dunia kampus.Kata Kunci :  Konstruksi makna, mahasiswa, perguruan tinggi. 
Pengaruh Sosialisasi Bahaya HIV/ AIDS Oleh HUPMAS PT Pertamina EP Region Jawa Terhadap Sikap Masyarakat Tentang HIV/ AIDS di Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon Renatha Rosaline; Mukarto Siswoyo; Sri Wulandari
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.156 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.687

Abstract

Penelitian yang penulis angkat mengenai “Pengaruh Sosialisasi Bahaya HIV/ AIDS Oleh HUPMAS PT Pertamina EP Region Jawa Terhadap Sikap Masyarakat Tentang HIV/ AIDS di Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan dari gejala dan infeksi atau biasa disebut sindrom yang diakibatkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia karena virus HIV sementara HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang dapat melemahkan kekebalan tubuh pada manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sosialisasi terhadap sikap masyarakat tentang HIV/ AIDS. PT Pertamina EP Region Jawa mengadakan program CSR salah satunya yaitu sosialisasi bahaya HIV/ AI DS dalam rangka bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kecamatan Gunung Jati. Seperti telah diketahui HIV/ AIDS adalah penyakit menular terkejam di dunia, penyakit ini ditularkan melalui virus. Penyakit ini pertama muncul di Negara Afrika, penyakit ini telah menginfeksi lebih dari 38 juta jiwa penduduk dunia. Berawal dari keinginan penulis mengambil judul tentang CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan dan pada akhirnya sampai kepada sosialisasi mengenai bahaya HIV/ AIDS yang dirasa kurang optimal seperti dari segi komunikasi yang kurang efektif, pengambilan waktu pelaksanaan yang tidak sesuai, kondisi tempat yang kurang memungkinkan, undangan yang dibatasi menjadi hambatan dalam proses sosialisasi. Hipotesis yang penulis ajukan adalah : “Sosialisasi yang dilakukan oleh PT Pertamina EP Region Jawa berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap sikap masyarakat di Kecamatan Gunung Jati” dimana Ha diterima dan H0 ditolak. Metode yang penulis gunakan adalah survai dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu menganalisis variabel penelitian dengan didukung dengan data yang diolah dengan menggunakan rumus statistik. Hasil penelitian membuktikan bahwa PT Pertamina EP Region Jawa dalam mengadakan sosialisasi bahaya HIV/ AIDS kurang optimal hal tersebut terbukti dari total skor sosialisasi 1682 atau sebesar 58.1%. Kemudian variabel sikap masyarakat tentang HIV/ AIDS 840 atau sebesar 60%. Sosialisasi bahaya HIV/ AIDS berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap masyarakat tentang HIV/ AIDS di Kecamatan Gunung Jati terlihat dari nilai ryx hitung sebesar 0.770 dibandingkan nilai ryx tabel sebesar 0.632 dinyatakan signifikan. Koefisien Penentu sebesar 59.3% berarti pengaruh sosialisasi terhadap sikap masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS sebesar 59.3% dan pengaruh faktor lain (yang tidak terindifikasi) sebesar 40.7%

Page 1 of 1 | Total Record : 10