cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022)" : 45 Documents clear
PENGARUH KECERDASAN LINGUISTIK DAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Alek Reza Muhammad; Amelia Daeng Pramono; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.38 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika Matematika merupakan salah satu faktor pengaruh prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika Matematika terhadap prestasi akademik mahasiswa. Selain itu penelitian ini juga menjadi pertimbangan sebagai komponen tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu melakukan pengumpulan dan analisa data secara kuantitatif dengan kuesioner dan Intellegence Stucture Test (IST) dan data sekunder dengan IP. Sampel penelitian ini adalah 172 mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS.Hasil: Kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika matematika memiliki nilai R Square 0,035 yang berarti memiliki pengaruh 3,5% kepada prestasi akademik. Hasil yang diperoleh pada kecerdasan linguistik, T statistik 2,282 dan path coefficients -0.225 yang menunjukkan hasil pengaruh negatif yang signifikan, sedangkan kecerdasan logika Matematika memiliki nilai T statistik 1,112 dan path coefficients 0,114 sehingga menunjukkan hubungan positif yang tidak signifikan terhadap pengaruh akademik.Simpulan: Kecerdasan linguistik memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap kecerdsan akademik dan kecerdasan logika matematika memiliki hubungan positif namun tidak signifikan terhadap prestasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan linguistik; kecerdasan logika Matematika; prestasi akademik; dan mahasiswa fakultas kedokteran.
PENGARUH FAKTOR PREDISPOSISI DAN FAKTOR PENGUAT TERHADAP PERILAKU PENCARIAN PELAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL DI KOTA MALANG Adinda Izzati Lalita; Marindra Firmansyah; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.853 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Angka Kematian Ibu di Kota Malang Tahun 2019 yaitu 75,13 per 100.000 kelahiran hidup. Kematian ibu dipengaruhi oleh 3 Terlambat, yaitu terlambat mengambil keputusan, terlambat sampai ke fasilitas kesehatan, dan terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal ini dikarenakan faktor pendidikan, usia, pekerjaan, dan pendapatan yang memiliki hubungan dengan peran suami-istri dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Perempuan, terutama ibu hamil, perlu memiliki kedudukan dan kemampuan agar dapat memenuhi hak kesehatan reproduksinya. Adanya kemampuan yang dimiliki ibu hamil dan keterlibatan suami dalam mendukung ibu hamil mencari pelayanan kesehatan yang dibutuhkan, diharapkan bisa mendapatkan kehamilan yang sehat dan selamat. Hal ini akan membantu mengurangi resiko Angka Kematian Ibu (AKI) di suatu daerah, dimana tingginya AKI menunjukkan bahwa perempuan di suatu daerah tersebut kurang berdaya. Sehingga, peneliti ingin mengetahui mengenai pengaruh faktor predisposisi dan faktor penguat terhadap perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil di Kota Malang.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang berfokus pada observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada 100 ibu hamil yang tinggal dan menetap bersama suami di 5 wilayah kerja puskesmas di Kota Malang, serta pernah melakukan pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil. Kuesioner ini digunakan untuk menilai pemberdayaan perempuan, keterlibatan suami, dan perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil. Uji statistik menggunakan Structural Equation Model (SEM).Hasil: Faktor predisposisi dan faktor penguat berpengaruh signifikan terhadap perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil dengan p value kurang dari 0,001 (signifikan), serta CR masing-masing 5,685 dan 5,867.Kesimpulan: faktor predisposisi dan faktor penguat berpengaruh terhadap perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil.Kata Kunci: Ibu Hamil, Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan
Piper betle L. SEBAGAI PEWARNA BAKTERI : UJI AKURASI DAN PRESISI WARNA PADA Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Annur Affin Niswah; Yoni Rina Bintari; Rio Risandiansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1640.901 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Tanaman Piper betle L.(PB) memiliki kandungan pigmen antosianin dan tannin warna hijau kecoklatanyang dapat digunakan sebagai zat warna pada pewarnaan bakteri sederhana untuk mengurangi dampak negatifpenggunaan pewarna sintesis. Namun, tingkat efektivitas PB sebagai pewarnaan sederhana bakteri belum diketahuisehingga perlu dilakukan uji akurasi dan presisi PB sebagai pewarnaan sederhana bakteri.Metode: Penelitian eksperimental in vitro menggunakan bakteri S. aureus dan E. coli yang dilakukan pewarnaansederhana dengan ekstrak metanol PB (2,5%, 5%, 10%)v/v, methylene blue (kontrol positif) dan metanol (kontrolnegatif). Hasil pewarnaan diamati secara deskriptif kualitatif oleh tiga pengamat pada lima lapang pandang dari gambarmikroskop cahaya. Perhitungan kuantitatif dilakukan dengan imageJ yang dihitung nilai akurasi dan presisinya secaramatematis. Hasil dianalisa dengan Mann-Whitney dan signifikasi ditetapkan pada p<0.05.Hasil: Pewarna methylene blue (MB) memberikan hasil pewarnaan kualitatif 100% sedangkan metanol 0%. Pewarnaanekstrak metanol PB konsentrasi 2,5%, 5%, 10% menunjukkan hasil pengamatan deskriptif kualitatif yaitu 2,40, 5,38,3,22 pada S. aureus dan 2,77, 4,94, 2,68 pada E. coli. Hasil kuantitatif didapatkan nilai akurasi S. aureus yakni 240,51%,158,49%, 160,91% dan 81,22%, 107,02%, 63,01% pada E. coli dengan nilai presisinya yaitu 35,21%, 26,28%, 31,51%pada S. aureus dan 42,14%, 23,78%, 26,23% pada E. coli. Hasil analisa kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwaekstrak metanol PB 5% memiliki kualitas lebih baik daripada 2,5% dan 10%. Adanya bias berupa genangan minyak(micelles) diperkirakan mengganggu perhitungan bakteri dengan imageJ dan kelemahan dalam pemilihan metodepenelitian.Kesimpulan: Ekstrak metanol PB mengandung pigmen zat warna. Namun, uji akurasi dan presisi menunjukkan lebihrendah daripada kontrol positif.Kata Kunci: Daun sirih, pewarnaan sederhana, S. aureus, E. coli, akurasi, presisi
PENURUNAN KADAR HEMOGLOBIN TANPA PERUBAHAN KADAR ZAT BESI SERUM PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Nurbella Sannyngtyas; Yeni Amalia; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.59 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Anemia Defisiensi Besi (ADB) adalah penurunan kadar Hb karena kurangnya zat besi serum yang sering terjadi di Indonesia. Lansia memiliki resiko anemia lebih besar dibanding usia muda terutama wanita. Penelitian ini mengambil responden usia tua dan muda dengan gap kurang lebih 40 tahun untuk mengetahui perbedaan kadar zat besi serum dan Hb pada dua kondisi usia.Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif jenis Cross-sectional dengan responden wanita sehat yang dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok dewasa muda (n=40) dan lansia(n=40). Kadar zat besi serum diukur dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dan kadar Hb dengan menggunakan metode flow cytometry. Data zat besi serum dianalisis dengan uji Independent T-Test, sedangkan data Hb dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Uji korelasi Spearman digunakan untuk menilai hubungan antar variabel yang ada dengan p<0.05 dianggap signifikan.Hasil dan Pembahasan: Kadar zat besi serum dewasa muda dan lansia didapatkan 72.400±26.467 vs 82.700±21.670 (p=0.061). Kadar hemoglobin dewasa muda dan lansia didapatkan 13.905±1.671 vs 13.105±0.991 (p=0.008). Uji korelasi usia dengan kadar zat besi serum didapatkan r=0.246 (p=0.028), sedangkan hasil uji korelasi usia dengan kadar Hb didapatkan r=-0.137 (p=0.226). Hal ini menunjukkan penurunan kadar Hb lansia yang terjadi karena lansia mengalami penurunan fungsi ginjal, sehingga berdampak pada penurunan produksi hormon eritropoietin hingga membuat jumlah eritrosit dan kadar Hb ikut menurun.Kesimpulan: Penuaan berperan dalam penurunan kadar hemoglobin (Hb), namun tidak mempengaruhi kadar serum zat besi.Kata Kunci : Usia, Penuaan, Serum Zat Besi, Hemoglobin (Hb).
PENURUNAN HASIL SHORT PHYSICAL PERFORMANCE BATTERY (SPPB) TEST PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Alif Lailatul Mufidah; Yeni Amalia; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.495 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Short Physical Performance Battery merupakan metode untuk menilai performa fisik dan terbukti dapat memprediksi resiko jatuh. Penelitian ini menggunakan gap 40 tahun dari rentang usia dewasa muda 19-23 tahun dan lansia usia 59-66 tahun untuk menilai perbedaan fungsi tubuh serta mendeteksi lebih dini resiko jatuh dan kecacatan dengan SPPB test pada wanita sehat di Kota Malang.Metode: Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional dengan dua kelompok penelitian, yaitu wanita sehat dewasa muda 19-23 tahun (n=40) dan wanita sehat lansia 59-66 tahun (n=40). Pada kedua kelompok dilakukan pengukuran Short Physical Performance Battery/ SPPB test (balance test, 4-m walking test, dan chair stand test). Data di analisis dengan uji Independen T-Test atau Mann-Whitney dan dilanjutkan dengan uji Spearman correlation.Hasil dan Pembahasan: Hasil 4-m walking test dewasa muda 4.591±0.569 dan lansia 5.344±0.999 (p=0.001). Chair stand test dewasa muda 11.772±1.926 dan lansia 14.549±2.372 (p=0.000). Balance test tanpa ada perbedaan hasil pada kedua kelompok. Skor total SPPB test dewasa muda 10.950±0.959 dan lansia 9.225±1.310 (p=0.000). Uji korelasi antara usia dengan 4-m walking test berkorelasi lemah r=0.367 (p=0.001), dengan chair stand test berkorelasi lemah r=0.494 (p=0.000), dan dengan skor total SPPB test berkorelasi kuat r=-0.557 (p=0.000). Hal ini menunjukkan penuaan menyebabkan penurunan massa dan kekuatan otot yang dilihat dari penurunan performa fisik melalui SPPB test.Kesimpulan: Penuaan menurunkan skor total SPPB test dengan meningkatkan waktu 4-m walking test dan chair stand test. Namun tidak menurunkan hasil balance test pada kelompok wanita sehat lansia.Kata Kunci: Usia, Penuaan, Short Physical Performance Battery/SPPB test (balance test, 4-m walking test, dan chair stand test). 
PENGARUH BURNOUT DAN KONSENTRASI TERHADAP PERFORMA AKADEMIK SAAT PEMBELAJARAN DARING MAHASISWA PRE-KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNISMA Marlena Ayu Windasari; Fenti Kusumawardhani Hidayah; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.197 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pembelajaran daring mengharuskan mahasiswa belajar dan beraktivitas dirumah yang berakibat perkuliahan menjadi monoton, merasa mudah bosan saat mengikuti pembelajaran dan dirasa kurang interaktif sehingga menyababkan penurunan konsentrasi pada mahasiswa. Burnout dan tingkat konsentrasi pada mahasiswa merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran daring selama pandemi COVID 19 terhadap performa akademik. Penelitian mengenai pembelajaran daring di FK UNISMA sudah ada, namun perlu dilakukan penelitian lagi untuk menilai tingkat burnout dan konsentrasi pada pembelajaran daring serta pengaruh terhadap performa akademik mahasiswa pre-klinik di FK UNISMA.Metode: Studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan responden mahasiswa FK UNISMA sejumlah 284 mahasiswa. Penilaian burnout diukur dengan kuisioner Maslach Burnout Inventory dan konsentrasi diukur menggunakan kuisioner The Mindfull Attention Awareness Scale. Data sekunder berupa performa akademik mahasiswa didapatkan dari bagian akademik. Data statistik dianalisa menggunakan regresi logistik dengan SPSS versi 2.5. dan p < 0.05 dianggap signifikan.Hasil: Hasil uji regresi logistik ordinal pada mahasiswa didapat adanya pengaruh signifikan konsentrasi terhadap performa akademik (nilai p-value < 0.05). Namun, pada burnout tidak didapatkan adanya pengaruh signifikan terhadap performa akademik (nilai p-value >0.05).Kesimpulan: Burnout tidak berpengaruh terhadap performa akademik dan konsentrasi adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap performa akademik mahasiswa FK UNISMA.Kata kunci: Performa akademik, burnout mahasiswa, konsentrasi mahasiswa, pembelajaran daring.
MASA STUDI SARJANA DAN PROFESI DOKTER BERPENGARUH TERHADAP KELULUSAN UJI KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM PROFESI DOKTER DI UNIVERSITAS ISLAM MALANG Elisyah Irma Arifiana; Marindra Firmansyah; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.35 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Fakultas Kedokteran UNISMA selama 2 tahun terakhir telah mencapai persentase kelulusan CBT UKMPPD melebihi target angka kelulusan. Untuk mempertahakan persentase kelulusan CBT UKMPPD lebih dari 80% setiap tahunnya merupakan hal yang cukup sulit. Upaya yang dapat dilakukan guna meminimalisisr jumlah peserta yang tidak lulus UKMPPD dengan memperbaiki beragam faktor yang memberi pengaruh pada kelulusan UKMPPD salahsatunya yaitu masa studi. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh masa studi kedokteran dengan kelulusan uji kompetensi mahasiswa program profesi dokter Universitas Islam Malang.Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode observational analytic dengan pendekatan cross sectional. Responden merupakan mahasiswa FK UNISMA prodi Profesi Dokter yang mengikuti CBT dan memenuhi kriteria inklusi sebanyak 358 orang. Data masa studi sarjana, masa studi profesi, dan CBT UKMPPD merupakan data sekunder yang didapatkan dari bagian akademik FK UNISMA. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher untuk melihat hubungan masa studi kedokteran dengan kelulusan CBT UKMPPD dan uji Regresi Logistik Ganda untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh.Hasil : pada uji Fisher korelasi masa studi sarjana terhadap kelulusan CBT UKMPPD didapatkan nilai 0,000 (sig p<0,05) dan korelasi masa studi profesi terhadap kelulusan CBT UKMPPD didapatkan nilai 0,023 (sig p<0,05). Pada uji regresi ligistik ganda didapatkan nilai odds ratio diketahui variabel masa studi sarjana lebih besar daripada masa studi profesi dengan nilai 6.428.Kesimpulan : Masa studi sarjana dan profesi berkorelasi terhadap kelulusan CBT UKMPPD namun untuk mencapai kompetensi mahasiswa FK UNISMA membutuhkan waktu lebih lama. Faktor yang paling memberi pengaruh kepada kelulusan CBT UKMPPD yakni masa studi sarjana dibandingkan masa studi profesi.Kata kunci : Masa studi sarjana, masa studi profesi, kelulusan, UKMPPD
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES PADA SANTRI MELALUI EDUKASI BUKU ILUSTRASI “KREASI” Yusuf Satrio Nugroho; Sasi Purwanti; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.718 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Prevalensi Skabies di kota Malang cukup tinggi dengan angka kejadian sebesar 89,9% terutama di lingkungan pondok pesantren. Hal ini dapat dikurangi dengan pemberian edukasi yang baik melalui buku ilustrasi Kreasi kepada santri. Namun, efek penggunaan buku ilustrasi Kreasi pada pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan Skabies santri belum diketahui sehingga perlu diteliti.Metode: Uji quasi eksperimental jenis pre-test and post-test control group design dengan responden santri laki-laki yang dibagi dalam kelompok kontrol (n=42) dan kelompok intervensi (n=46). Kelompok intervensi mendapatkan pendidikan kesehatan melalui media buku ilustrasi “Kreasi”. Pre-test dan post-test menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan penyakit Skabies dilakukan pada kedua kelompok tersebut. Hasil pre-test dan post-test dianalisa dengan uji Wilcoxon dan uji Post Hoc LSD (dengan p < 0.05 dianggap signifikan).Hasil: Persentase responden yang mendapat nilai pre-test kategori kurang pada kelompok kontrol (pengetahuan 38,1%, sikap 0%, dan perilaku 16,7%) dan pada kelompok intervensi (pengetahuan 47,8%, sikap 0%, dan perilaku 16,7%). Persentase responden kelompok intervensi yang mendapat nilai post-test kategori kurang masing-masing pengetahuan 10,9%, sikap 0%, dan perilaku 17,4%. Uji Wilcoxon didapatkan perbedaan signifikan pada pengetahuan kelompok intervensi (Sig = 0,00). Uji post hoc pada nilai post-test pengetahuan antar kelompok (Sig = 0,001). Intervensi buku hanya bisa merubah pengetahuan, tapi sikap dan perilaku tidak bisa berubah dalam waktu 2 minggu (sikap Sig =0,183, perilaku Sig=0,765).  Kesimpulan: Pemberian edukasi melalui buku ilustrasi dapat meningkatkan pengetahuan namun tidak merubah sikap dan perilaku santri tentang pencegahan Skabies.Kata kunci: Skabies, santri, pengetahuan, sikap, perilaku, buku ilustrasi
KONTRIBUSI KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECERDASAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Muhammad Ilham Bagas Waskito; Amelia Daeng Pramono; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.762 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Kecerdasan spiritual membantu mahasiswa dalam mengambil keputusan dan kecerdasan sosial membantu mahasiswa dalam bersosialisasi ketika perkuliahan. Semakin baik kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial yang dimiliki mahasiswa maka akan semakin baik pula prestasi akademiknya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasi deskriptif analitik dengan pendekatan explanatory squencial mixed method, yaitu melakukan pengumpulan dan analisa data secara kuantitatif dengan kuesioener lalu kualitatif dengan Focus Group Discussion (FGD). Sampel penelitian ini adalah 241 mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang yang didapat dari total sampling dengan kriteria minimal sampel (Morgan and Krecjie Table) dan dianalisis menggunakan aplikasi Smart PLS. Sedangkan Focus Group Discussion menggunakan 12 sampel (6 laki-laki dan 6 perempuan) yang diambil dari variasi maksimum responden dan dianalisis dengan analisa konten model Miles and Huberman.Hasil: Kecerdasan spiritual memiliki nilai T statistik 2,119 sehingga menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik. Sedangkan kecerdasan sosial memiliki nilai T statistik 1,069 sehingga menunjukkan pengaruh positif tidak signifikan.Simpulan: Kecerdasan spiritual berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik sedangkan kecerdasan sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap prestasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan spiritual; kecerdasan sosial; prestasi akademik; dan mahasiswa fakultas kedokteran.
PENGARUH INTENSITAS MEMBACA AL-QUR’AN TERHADAP STABILITAS EMOSI DAN KECENDERUNGAN STRES Ma’rifatul Asiah; Amelia Daeng Aziz; Muhammad Zainul Fadli
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.135 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Peningkatan angka kematian akibat kasus terkonfirmasi Covid-19 menyebabkan munculnya masalah psikologis seperti ketidakstabilan emosi dan kecenderungan stres. Di tengah polemik Covid-19 pengasuh pondok pesantren kembali menetapkan para santri di dalam lingkungan pesantren dan mengikuti kegiatan rutin pondok pesantren bersama-sama. Penelitian terdahulu telah banyak membahas manfaat Al-Qur’an terhadap kesehatan mental. Dalam penelitian ini berusaha menghubungkan apakah terdapat pengaruh rutinitas santri yaitu intensitas membaca Al-Qur’an dengan kualitas kesehatan mental di tengah polemik Covid-19.Metode : Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional untuk melihat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa angket untuk mengukur intensitas membaca Al-Qur’an, kuisioner WWQ mengukur kecenderungan stres dan tes kraepelin mengukur stabilitas emosi. Analisa data hasil menggunakan metode regresi logistik dengan sig t < 0,05 dianggap signifikan, uji indepedensi T dan uji ANOVA.Hasil : Sebesar (90,8%) membaca Al-Qur’an  ≥2x/hari, (93%) santri membaca Al-Qur’an selama 15-30 menit dan (60,5%) santri cukup faham makna ayat Al-Qur’an.  Signifikansi frekuensi membaca Al-Qur’an  ≥  0,05 (0,930; 0,225) dan tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres. Signifikansi durasi membaca Al-Qur’an ≥  0,05 (0,683; 0,574) dan tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres. Signifikansi durasi membaca Al-Qur’an ≥  0,05 (0,082; 0,731) dan tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres.Simpulan : Intensitas membaca Al-Qur’an tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres karena signifikansi frekuensi, durasi dan pemahaman membaca Al-Qur’an ≥ 0,05.Kata Kunci : Membaca Al-Qur’an, stabilitas emosi, kecenderungan stres, dampak Covid-19.