cover
Contact Name
Ita Suhermin Ingsih
Contact Email
ita.suhermin@unisma.ac.id
Phone
+62341-552249
Journal Mail Official
rekayasa.sipil.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang Jl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
ISSN : 23377720     EISSN : 23377739     DOI : 10.33474
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua pemerhati keteknik sipil an untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain.
Articles 240 Documents
Studi Penelitian Perbaikan Tanah Dengan Metode Vertical Drains Untuk Penanggulangan Kerusakan Jalan dan Bangunan Rumah Di Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Israil Israil; Warsito Warsito; Eko Noerhayati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung adalah tanah yang termasuk tanah cohesif serta salah satu tanah yang mempunyai daya dukung yang rendah, sifat kembang susut yang besar dan deformasi yang terjadi sangat besar dan waktu proses yang lama. Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis mencoba melakukan penelitian untuk perbaikan dengan usaha stabilitas menggunakan metode vertical drains dengan menambahkan pasir lolos saringan no. 4 dan tertinggal di saringan no. 10. Penelitian ini dilakukan melalui 2 tahap, pertama dengan uji konsolidasi dan kedua dengan metode vertical drains. Pada metode vertical drains menggunakan pasir sebagai drain dengan 3 sampel benda uji silinder. Sampel pertama dengan drain besar berdiameter 4,75 cm, sampel kedua dengan drain kecil berdiameter 2,54 cm, dan sampel ketiga tanpa tambahan drain. Dengan masing-masing tinggi silinder 17,8 cm dan diameter 15,2 cm. Hasil dari setiap penurunan vertical drains ini akan dibandingkan dengan hasil penurunan dari konsolidasiKata kunci : Konsolidasi, Tanah Lempung, Vertical Drains
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN SISTEMDISTRIBUSI AIR BERSIHDAN AIRLIMBAH DIGEDUNG NEO HOTEL MALANG Kiki Ayu Adelia; Bambang Suprapto; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Neo merupakan salah Hotel yang berada pada kota Malang. Perencanaan distribusi air bersih pada hotel ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air sehingga dapat diketahui kapasitas tampungan, jaringan pipa, diameter pipa dengan kehilangan energinya, besarnya tekanan serta kapasitas dan daya pompa yangdigunakan. Sedangkan perencanaan system pembuangan air limbah akan diketahui jumlah debit air limbah, kapasitas bak ekualisasi (sum pit), jaringan pipa, diameter pipa serta kapasitas pompa air limbah. Sistem distribusi air bersih yang digunakan adalah sistem tangki atap dan dari hasil perhitungan didapatkan total kebutuhan air bersih adalah 103,92m3 /hari, kapasitas tangka bawah yang didistribusikan ke tangka atap yaitu berkapasitas 12m3 . Sedangkan pipa yang digunakan adalah pipa PVC dengan diameter 15 mm sampai 65 mm. Untuk sistem pipa air kotor dan air buangan dipisahkan. Air kotor ditampung oleh Bio Septic Tank. Air kotor dan air buangan dialirkanmenuju pipa shaft yang berdiameter antara 65 mm( 2 ½ inchi)sampai 100 mm (4 inchi). Air kotor dan air buangan daripipa shaft kemudian melewati pipa utama yang berdiameter 100 mm( 4 inch) samapai 200 ( 8 inch).Kata Kunci : Sistem Distribusi Air Bersih dan Sistem Pembuangan Air Limbah
STUDI PENGOLAHAN AIR LIMBAH IRIGASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA) DI DESA SUKOANYAR KEC. PAKIS KAB. MALANG Annisa Mar'atus Safitri; Eko Noerhayati; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang sebagian besar mata pencaharian penduduk bertumpu pada sektor pertanian dan salah satu hasil pertaniannya adalah kacang hijau. Petani mengairi lahan pertanian kacang hijau menggunakan saluran air irigasi, sedangkan air irigasi pada daerah tersebut sudah tercemar dan berbau, akibatnya dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Pengolahan air limbah irigasi dapat menurunkan kadar zat kontaminan yang ada pada air limbah irigasi. Tujuan dari pengolahan air limbah yaitu dapat menghasilkan air bersih sesuai dengan baku mutu kebutuhan air tanaman. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan teknologi anaerobic filter dan proses fitoremediasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengolahan air limbah adalah meningkatkan kadar pH menjadi 7; menurunkan kadar COD hingga 41,55%; BOD hingga 54,6%; Fosfat hingga 23,13%; dan Nitrat hingga 90,22%. Air hasil olahan diberikan pada tanaman kacang hijau sehingga dapat tumbuh lebih cepat dan subur dengan persentase sebesar 65,33%.Kata kunci : Air Limbah Irigasi, Anaerobic Filter, dan Kacang Hijau
STUDI PERENCANAAN GEOMETRIK DAN PERKERASAN LENTUR JALAN JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 KARANGGONGSO – NGLARAP (STA 0+000 – STA 10+625) KAB. TRENGGALEK – KAB. TULUNGAGUNG Mohamad Fauzi; Azizah Rokhmawati; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang sedang berkembang di berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, budaya dan lain-lain. Di Provinsi Jawa Timur mempunyai jaringan jalan di wilayah utara dan selatan. Pergerakan lalu lintas barang dan manusia di wilayah utara lebih cepat jika dibandingkan dengan wilayah selatan. Demi menghilangkan jenjang tersebut, kebijakan pembangunan Propinsi Jawa Timur diarahkan ke wilayah selatan melalui pembangunan jalan “Jalur Lintas Selatan (JLS)” Jawa Timur yang direncanakan sepanjang 654,67 km. Maka dari itu diperlukan perencanaan geometrik jalan yang paling efektif dan tebal perkerasan yang cukup. Dalam tugas akhir ini, jalur lintas selatan yang akan dibahas adalah pada Lot. 6 yaitu Karanggongso – Nglarap (Sta 0+000 – Sta 10+625) Kab. Trenggalek – Kab. Tulungagung sepanjang 10625m. Data yang digunakan hanya mencakup data sekunder dari proyek tersebut yaitu data LHR, data pengujian tanah, dan data layout gambar. Analisis data menggunakan Manual Desain Pekerasan Jalan 2017, Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota DPU Bina Marga, Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014. Hasil perencanaan jalan pada Lot. 6 yaitu Karanggongso – Nglarap (Sta 0+000 – Sta 10+625) Kab. Trenggalek – Kab. Tulungagung alinemen geometrik dengan lebar jalan 7 meter dan bahu jalan 1,75 meter. Direncanakan dengan kecepatan rencana 50km/jam memiliki 45 tikungan dengan tipe SCS dan 9 tikungan dengan tipe SS, sedangkan alinyemen vertikal memiliki 30 lengkung cembung dan 31 lengkung cekung. Ruas ini membutuhkan lapis perkerasan AC-WC setebal 40mm, AC Binder setebal 60 mm, AC Base setebal 180 mm, dan LPA setebal 300 mm.Kata kunci : Geometrik, JLS, MDP 2017, Perencanaan Perkerasan Lentur.
STUDI PERENCANAAN SISTEM JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA PERUMAHAN THE OZ-AUSTRALIAN CITY OF MALANG Warda Khumairo Milena; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Malang termasuk daerah yang padat penduduk dan tiap tahunnya semakin meningkat, maka dari itu perlu dilakukan pengembangan kebutuhan air bersih. Studi perencanaan di Perumahan ini bertujuan untuk merencanakan Sistem Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih di Perumahan The Oz – Australian City Of Malang yang berada di Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Perencanaan Kebutuhan Air Bersih ini menggunakan estimasi Pertumbuhan Penduduk 10 Tahun mendatang. Pengolahan data di penelitian ini memakai aplikasi Epanet 2.2 dengan memasukkan hasil perhitungan diameter pipa, kecepatan pada jam puncak, data pipa primer, pipa sekunder dan pipa tersier yang langsung disambungkan ke rumah penduduk. Hasil dari Output Software Epanet 2.2 menunjukkan Kebutuhan Air pada Jam Puncak sebesar 9,12 liter/deti, sehingga memenuhi Debit Air yang tersedia sebesar 15 liter/detik. Dimensi yang dihasilkan adalah Diameter Pipa Primer 225 mm atau 9”, Diameter Pipa Sekunder 160 mm atau 6”, dan Diameter Pipa Tersier 40 mm atau 1 1/4 “. Dengan Kedalaman Pipa Primer 0,9 m, Pipa Sekunder 0,8 m; dan Pipa Tersier 0,7m.Kata Kunci : Distribusi Air Bersih, Perumahan The Oz Australian City Of Malang, Software Epanet 2.2
Studi Alternatif Analisa Sedimentasi Terhadap Umur Bendungan Bagong Kabupaten Trenggalek Berbasis Arc Gis Mahmad Alfian Ni'am; Eko Noerhayati; Warsito Warsito
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendungan Bagong adalah sebuah bendungan yang terletak di Desa Sumurup dan Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Bendungan Bagong terletak di Aliran Sungai Bagong. Bendungan ini memiliki tujuan untuk meminimalisir terjadinya banjir.Analisa sedimentasi pada Bendungan Bagong digunakan untuk mengetahui klasifikasi tingkat erosi dan simulasi perubahan konservasi lahan di DAS Bagong. Metode yang digunakan adalah metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan bantuan aplikasi software ArcGIS. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diambil kesimpulan sebagai Berikut. Besar laju Erosi yang masuk ke dalam Bendungan Bagong dengan menggunakan metode USLE adalah sebesar 676,73 Ton/Ha/Tahun, Besar laju Sedimentasi yang masuk ke dalam Bendungan Bagong dengan pendekatan SDR adalah sebesar 52753,87 m3/ha/Tahun, Umur Guna Bendungan Bagong adalah sebesar 62 - 63 Tahun setelah Bendungan selesai dibangun di tahun 2023. Kata Kunci : ArcGIS,Bendungan Bagong,Sedimentasi, Umur Guna
STUDI EVALUASI PEMANFAATAN EMBUNG JAMBESARI UNTUK AIR IRIGASI DESA SUMBERJAMBE KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Elly Novi Saputri; Eko Noerhayati; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air untuk irigasi merupakan salah satu aspek yang sangat perlu diperhatikan dalam perencanan dan pengelolaan sistem irigasi mengingat Indonesia adalah negara dengan dua musim dimana pada umumnya ketersediaan air pada musim hujan melimpah dan berbanding terbalik dengan ketersediaan air pada musim kemarau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil dari perhitungan nilai ketersediaan air, kebutuhan air tanaman, dan perhitungan neraca air pada Embung Jambesari, Tahapan penelitian ini antara lain dengan analisis DAS, analisis tutupan lahan, analisis curah hujan efektif, analisis kebutuhan air untuk penggantian lapisan, analisis kehilangan air akibat perkolasi, analisis kebutuhan air untuk penyiapan lahan, analisis nilai penggunaan konsumtif, dan analisis evapotranspirasi serta analisis ketersediaan air di Embung. Output dari masing-masing analisis tersebut selanjutnya dibandingkan dan diperoleh necara air. Hasil perhitungan menunjukkan 1) Kebutuhan air irigasi terbesar Bulan Oktober periode III dengan nilai 13,69 lt/10 hari, sedangkan nilai terendah terjadi pada Bulan Januari periode III dengan nilai -2.9 lt/ 10 hari, 2) Ketersediaan air pada Embung Jambesari didapatkan nilai terbesar terjadi pada Bulan Juni periode III dengan nilai 5714 lt/10 hari, sedangkan nilai terendah terjadi pada Bulan November periode III dengan nilai 13 lt/10 hari, dan 3) Perhitungan neraca air adalah debit ketersediaan air pada Embung Jambesari mencukupi terhadap kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi Embung Jambesari. Kata Kunci : Air Irigasi, Daerah Irigasi, Embung Jambesari, Neraca Air
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR WILAYAH BRI MALANG Andrean Rizal Pratama; Warsito Warsito; Azizah Rokhmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembangunan Gedung Kantor Wilayah BRI Kota Malang terletak di Jalan Laksamanan Martadinata No. 80 Kota Lama Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.  Gedung ini memiliki 10 lantai, 2 lantai bawah untuk basement dan 8 lantai untuk, perkantor, dan tinggi bangunan 34,4 m. yang termasuk dalam struktur gedung tinggi dan beresiko untuk mengalami keruntuhan saat terjadi gempa bumi, terlebih lagi gedung ini masuk dalam kategori desain seismic D. Untuk itu diperlukan perencanaan gedung yang mampu menerima beban gempa resiko tinggi, menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) sesuai dengan peraturan persyaratan beton bertulang dengan SNI 2847-2013, tata perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung SNI 1726-2012, Serta peraturan lain yang berlaku di indonesia. Perhitungan struktur ini menggunakan pemodelan portal 3D dengan bantuan aplikasi ETABS V18.1.1 dan SpColumn.Hasil dari perhitungan adalah tebal pelat 125 mm, gempa rencana menggunakan metode respon spectrum dengan nilai V sebesar 1797,11 kN atau sama dengan 183254,2471 Kg. Dimensi balok induk B1 40/60, B2 45/70, dan dimensi kolom K1 80/80, dengan menggunakan pondasi tiang pancang berdiamater 50 cm dengan kedalaman 7,8 m.Kata Kunci : Gempa, Gedung Kantor Wilayah BRI Kota Malang, SRPMKABSTRACTThe building of BRI is located on 80 laksamana martadinata street, klojen, malang, east java. 10 floors, two floors down to the basement and eight floors to the office. This building has a 38.6 m (150 ft) structure in the high-rise and risk collapsing during an earthquake. It is included in the seismic design category D. So it requires design buildings capable of receiving high risk earthquake loads by using the SRPMK according to regulations in SNI 03-2847-2013, SNI 1726-2012 and other regulations that apply in Indonesia. These structure calculation uses 3D portal modelling with the help of ETABS V18.1.1 and SpColumn applications.  The calculations result of plate thickness is 125 mm. Earthquake plan is using a method of respons spectrum with V value of 1797.11 kN or 183254.2471 Kg, main beam dimension B1 40/60, B2 45/70 And column dimension K1 80/80. Using a pile foundation with a diameter of 50 cm and depth of 7.8 cm.Keywords : Earthquake, BRI Regional Office Building Malang City, SRPMK
ANALISA PREDIKSI SEDIMENTASI PADA DAS METRO KOTA MALANG DENGAN METODE HEC-RAS Firdaus Ihwan Ibadi; Eko Noerhayati; Azizah Rokhmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDAS Metro adalah merupakan daerah yang rawan terjadi tanah longsor dan banjir, peristiwa itu terjadi karena mengingat di sepanjang DAS berdiri perumahan padat penduduk mengakibatkan lebar sungai mengalami penyempitan dan pendangkalan yang apabila terjadi penambahan debit air yang tinggi secara tiba-tiba tentu membuat air tersebut meluap ke perkampungan penduduk. Tujuan dari penelitihan ini untuk mengetahui besar debit aliran sungai, mengetahui nilai rata- rata sedimentasi, karekteristik sedimen, dan terakhir untuk mengetahui rata- rata nilai angkutan sedimen. HEC-RAS merupakan aplikasi (software) untuk memodelkan aliran di sungai, satu dimensi aliran permanen maupun tak permanen (steady and unsteady onedimensional flow model). Dari perhitungan didapatkan nilai angkutan sedimen di titik A diperoleh hasil 3,997 m3/det/m, di titik B diperoleh hasil 7,111 m3/det/m, di titik C diperoleh hasil 4,721, dan di titik D diperoleh hasil 5,952. Dari kedua nilai angkutan sedimen tersebut rata-rata nilai angkutan sedimen di Sungai Metro sebesar 5,455 m3/det/m. Pengaruh sedimen yang berpindah mengakibatkan sungai menjadi lebih dalam. Angkutan sedimen juga meningkat seiring panjangnya sungai dapat dilihat perbandingan pada STA 0+000 hingga STA 4+300. Dari hasil running simulasi sedimen menggunakan program HEC-RAS dapat dilihat bahwa pada sungai Metro pergerakan angkutan sedimen mengarah pada proses Erosi.Kata Kunci : Sedimentasi, HEC-RAS, Debit Aliran, Sungai Metro Malang.                                                   ABSTRACT                                              The Metro watershed is an area that is prone to landslides and floods, this incident occurred because along the watershed there were dense housing estates, resulting in narrow and shallow river widths which if there was a sudden addition of high water discharge, of course, the water overflowed. to populated villages. The purpose of this study was to determine the amount of river flow discharge, to determine the average value of sedimentation, sediment characteristics, and finally to determine the average value of sediment transport. HEC-RAS is an application (software) for modeling flow in rivers, one-dimensional permanent flow or non-permanent (steady and non-steady one-dimensional flow models). From the calculation, it is obtained that the sediment transport value at point A is 3,997 m3/s/m, at point B the results are 7,111 m3/s/m, at point C the results are 4,721, and at point D the results are 4,721. 5,952 results were obtained. From the two values of sediment transport, the average value of sediment transport in the Metro River is 5,455 m3/s/m. The influence of moving sediment causes the river to become deeper. Sediment transport also increases with the length of the river that can be seen compared to STA 0+000 to STA 4+300. From the simulation results of running sediment using the HEC-RAS program, it can be seen that in the Metro river the movement of sediment transport leads to the erosion process.Key Words : Sedimentation, HEC-RAS, Flow Discharge, Metro Malang River
``ANALISA TUNDAAN AKIBAT PENUTUP PALANG PINTU KERETA API (RUAS JALAN SULTAN AGUNG DESA KEPANJEN KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG ) Fitria Indah Dwi Cahyanti; Azizah Rokhmawati; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perlintasan yang terbentuk dari pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi yaitu jalan raya dengan jalan rel merupakan bentuk pertemuan yang sering menimbulkan tundaan, seperti pada perlintasan di jalan Sultan Agung Desa Kepanjen Kabupaten Malang iniTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kendaraan dan panjang antrian tundaan yang terjadi akibat kereta api perlintasan nutup pada setiap lajur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data Primer didapat dengan cara survei langsung di lokasi penelitian meliputi survei kondisi dan geometrik jalan, survei geometik dan titik pengamatan pertama sampai ketiga, sedangkan data sekunder didapat dari jadwal kedatangan kereta api. Untuk Perhitungan Tundaan, Kerapatan, Kecepatan, dan volume ini mengacu pada Pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesiia 1997 dan menggunakan Metode Greenshield untuk menganalisis hubungan Kecepatan dengan Kerapatan, Volume dengan Kecepatan. Berdasarkan hasil analisa didapatkan durasi penutup terlama hari Jum’at pukul 14.49 dan durasi penutup tercepat hari Minggu pukul 16.55. Volume arus lalu lintas minimal hari Jum’at sebesar 2681,6 smp/jam dan volume lalu lintas maksimal hiri Minggu sebesar 2797,6 smp/jam. Kecepatan Kendaraan melintas setelah kereta api melintas terlama hari Senin selama 16.56 menit dan yang tercepat hari Rabu selama 14.14 menit. Kerapatan terpanjang pada hari Minggu sebesar 174,8 meter dan terpendek hari Selasa sebesar 133,6 meter. Sedangkan hasil menggunakan metode Greenshield hubungan Kecepatan dengan Kerapatan diperoleh nilai maksimum hari Selasa sebesar 56,3 km/jam dan nilai minimum hari Kamis sebesar 51,6 km/jam. Hubungan Volume dengan Kecepatan nilai maksimum hari Minggu sebesar 9445,9 smp/jam dan nilai minimum hari Selasa sebesar 5786,8 smp/jam. Kata Kunci : Tundaan, Panjang Antrian, MKJI 1997, Metode Greenshield. ABSTRACT Crossings that are formed from the meeting between two types of transportation infrastructure, namely highways and railroads are a form of meeting that often causes delays, such as the crossing on Jalan Sultan Agung, Kepanjen Village, Malang Regency. railroad crossings are closed on each lane. This research was conducted using primary data and secondary data. Primary data was obtained by direct survey at the research site including road condition and geometric surveys, geometric surveys and the first to third observation points, while secondary data was obtained from train arrival schedules. For the calculation of delay, density, speed, and volume, this refers to the 1997 Indonesian Road Capacity Manual and uses the Greenshield Method to analyze the relationship between Speed and Density, Volume and Speed. Based on the analysis results, the longest closing duration is Friday at 14.49 and the fastest closing duration is Sunday at 16.55. The minimum traffic volume on Friday is 2681.6 pcu/hour and the maximum traffic volume on Sunday is 2797.6 pcu/hour. The speed of the vehicle passing after the train was the longest on Monday for 16.56 minutes and the fastest on W ednesday for 14.14 minutes. The longest density on Sunday is 174.8 meters and the shortest on Tuesday is 133.6 meters. The results using the Greenshield method of speed-density relationship obtained a maximum value on Tuesday of 56.3 km/hour and a minimum value of 51.6 km/hour on Thursday. The relationship between Volume and Speed, the maximum value on Sunday is 9445.9 pcu/hour and the minimum value on Tuesday is 5786.8 pcu/hour.Keywords : Delay, Queue Length, MKJI 1997, Greenshield Method.

Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2022) Vol 12 No 2 (2022) Vol 12 No 1 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 5 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil More Issue