cover
Contact Name
Ita Suhermin Ingsih
Contact Email
ita.suhermin@unisma.ac.id
Phone
+62341-552249
Journal Mail Official
rekayasa.sipil.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang Jl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
ISSN : 23377720     EISSN : 23377739     DOI : 10.33474
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua pemerhati keteknik sipil an untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain.
Articles 240 Documents
ANALISA KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT) PADA RUAS JALAN RAYA MAJANGTENGAH KECAMATAN DAMPIT – JALAN RAYA TLOGOSARI KECAMATAN TIRTOYUDO KABUPATEN MALANG DENGAN MENGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) m. mulyadi; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa kerusakan perkerasan lentur (Flexible Pavement) pada ruas Jalan Raya Majangtengah Kecamatan Dampit – ruas Jalan Raya Tlogosari Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang,sistem penilaian kerusakan perkerasan jalan mengacu kepada jenis,dimensi dan tingkat kerusakan yang terjadi, dan dapat menjadi salah satu acuan untuk menentukan jenis pemeliharaan kerusakan pada perkerasan jalan. Ruas jalan raya Majangtengah – Tlogosari menjadi salah satu akses utama,mengakibatkan banyak kendaraan yang melintas pada ruas jalan raya Majangtengah – Tlogosari, sehingga beban yang diterima jalan menjadi semakin besar yang akan mengakibatkan terjadinya kerusakan pada perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan pada ruas jalan raya Majangtengah – Tlogosari dengan mengunakan metode pavement condition index (PCI). Dengan panjang ruas jalan yaitu 10 km dibagi menjadi 20 segmen dimana masing - masing segmen memiliki ukuran 500 x 7m. Analisa masing – masing segemen dilakukan secara visual dilapangan dengan mengukur dimensi kerusakan, identifikasi jenis kerusakan, dan tingkat kerusakan untuk mengetahui nilai pavement condition index (PCI). Hasil survei dilapangan di temukuan jenis kerusakan seperti lubang,tambalan,amblas,benjol dan turun,butiran lepas,retak kulit buaya,retak memanjang dan melintang serta retak pingir. Nilai PCI pada ruas jalan raya Majangtengah – Tlogosari adalah 80 yang berarti kondisi perkerasan pada ruas jalan raya Majangtengah – Tlogosari adalah sempurna,sehingga janis pemeliharaan yang dipakai adalah pemeliharaan rutin yang dilakukan dengan penanganan terhadap lapis permukaan yang sifatnya untuk meningkatkan kualitas berkendara tanpa meningkatkan kekuatan struktur dan dilakukan sepanjang tahun. Kata Kunci : analisa keruksan jalan,jenis kerusakan jalan,PCI.
Studi Perhitungan Kebutuhan Alat Berat dan Biaya Lapis Pondasi Aggregat Kelas A Pada Jalan Sepunggur - Gunung Tinggi Kab. Tanah Bumbu Rizky Primayandhi
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.295 KB)

Abstract

Dalam suatu pekerjaan, terutama pada pekerjaan-pekerjaan dengan volume besar serta dikejar target penyelesaiannya peran alat berat sangat berpengaruh. Untuk itu dalam penggunaan alat berat tersebut seharusnya pihak pelaksana maupun perencana sudah dapat mengira-ngira berapa produksi tiap jam maupun tiap harinya, agar target pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Perencanaan matang dalam hal pemilihan jenis dan jumlah alat berat serta metode pelaksaanannya baik secara individu atau gabungan yang akan digunakan suatu proyek, artinya fungsi dan guna alat harus sesuai dengan kondisi medan kerja, kondisi peralatan dan kondisi pemeliharaan. Perencanaan yang kurang baik akan mengakibatkan bermacam persoalan dan masalah yang menjurus pada kerugian atau penggunaan dana yang kurang bermanfaat dan kesulitan kesulitan lainnya. Selain tentang perencanaan yang matang, perhitungan investasi alat pun juga sangat berpengaruh dalam kelancaran operasional alat tersebut. Investasi alat yang dimaksud adalah dimana pembiayaan operasinya ditanggung oleh alat itu sendiri, yang artinya apabila alat tidak berproduksi maka itu merupakan kerugian. Alat Berat yang berbagai macam serta fungsinya, pada dasarnya produksi alal-alat berat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antar lain : kondisi kemampuan alat, kapasitas blade atau bucket, kondisi material, waktu siklus, kondisi kerja, kondisi operasi, dan faktor operator. Penelitian ini dilakukan pada proyek Pengaspalan Jalan Sepunggur – Gunung Tinggi Kabupaten, Tanah Bumbu yang merupakan jalan penghubung dari jalan lintas provinsi ke kantor bupati Kabupaten Tanah Bumbu. Metode yang digunakan dalam pengerjaan dan pengumpulan data pada tugas akhir ini adalah metode deskripsi dan kepustakaan. Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Metode kepustakaan merupakan pengumpulan data dari buku, artikel dan bacaan lainnya yang berhubungan dengan materi penulisan. Dengan volume pekerjaan LPA dan LPB jalan sebesar 8640 M3 didapat Produksi Komatsu wheel loader sebanyak 438,934 m³/hari, motor grader 888,3 m³/hari, dan excavator 1496,88 m³. Sedangkan untuk alat berat merk Caterpillar produksi wheel loader sebanyak 351,148 m³/hari, motor grader 1.065,96 m³/hari, dan excavator 2494,8 m³/hari. Jumlah kebutuhan alat berat untuk merk Caterpillar dan Komatsu memilik nilai yang sama yaitu, Wheel Loader sebanyak 2 unit, Motor Grader sebanyak 1 unit, dan Hydraulic Excavator sebanyak 1 unit. Kata Kunci : Alat Berat, Produksi, Biaya
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH (SPILLWAY) BENDUNGAN MILA DI KECAMATAN WOJA KABUPATEN DOMPU PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT MAT SALEH; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.598 KB)

Abstract

Kabupaten Dompu adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Secara geografis Bendungan Mila terletak antara 118o23’59” Bujur Timur sampai 8o31’22” Lintang Selatan. Perencanaan bangunan pelimpah Bendungan Mila Kabupaten Dompu merupakan bagian penting dalam perencanaan Bendungan Mila. Dalam merencanakan bangunan pelimpah dimpertimbangkan dengan kondisi topografi, kondisi hidrologi dan hidrolika. Setelah itu menganalisa stabilitas bangunan pelimpah yang ditinjau dari stabilitas guling, stablitas geser dan daya dukung tanah. Sebagai salah satu komponen bangunan bendungan, bangunan pelimpah berfungsi untuk mencegah limpasan air yang terjadi pada tubuh Bendungan Mila (overtopping) dan untuk menyuplai air irigasi. Maka kelebihan limpasan air dilokalisasi dengan dibangunnya bangunan pelimpah yang lokasinya dipilih menurut kondisi topografi. Berdasarkan hasil dari perhitungan maka didapat analisa debit banjir rancangan Inflow Q1000th = 278,64 m3/det, Inflow Q1000th = 44,02 m3/det. Lebar ambang 10 m dan tinggi 3 m. Desain ambang pelimpah direncanakan dengan tipe side channel spillway, tipe mercu menggunakan tipe ogee I. Selanjutnya analisa stabilitas ditinjau dalam keadaan normal dan gempa, stabilitas guling keadaan normal SF = 9,47 > 1,5 (memenuhi syarat uji), stabilitas guling keadaan gempa SF = 13,21 > 1,2 (memenuhi syarat uji), stabilitas geser keadaan normal SF = 3,46 > 1,5 (memenuhi syarat uji), stabilitas geser keadaan gempa SF = 12,88 > 1,2 (memenuhi syarat uji). Dan daya dukung tanah ditinjau dalam keadaan normal dan gempa. Eksentrisitas dalam keadaan normal e = 0,52 < 1,33 (memenuhi syarat uji), Eksentrisitas dalam keadaan gempa e = 0,61 < 1,33 (memenuhi syarat uji). Daya dukung tanah dalam keadaan normal maks = 43,78 < 71,98 (memenuhi syarat uji), min = 10,33 < 71,98 (memenuhi syarat uji), dan daya dukung tanah dalam keadaan gempa maks = 47,09 < 71,98 (memenuhi syarat uji), min = 7,37 < 71,98 (memenuhi syarat uji).
Studi Alternatif Perencanaan Jembatan Nglongsor Kabupaten Trenggalek Dengan Menggunakan Konstruksi Plate Girder Dicky Ardian Felsaputra; Warsito Warsito
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.451 KB)

Abstract

Jembatan Nglongsor merupakan penghubung jalur utama jurusan Trenggalek-Ponorogo. Lokasinya yang berjarak sekitar tiga kilometer dari pusat kota dan letaknya yang berada di jalur arteri menyebabkan jembatan ini dilalui lalu lintas yang sangat padat. Pada penyusunan tugas akhir ini penulis mengambil alternatif perencanaan jembatan dengan plate girder.Panjang bentang yang direncanakan adalah 45 m dengan lebar lantai kendaraan 9 m dan lebar trotoar masing – masing 1 m. Pada perencanaan jembatan ini, dipakai peraturan pembebanan untuk jembatan (SNI-1725-2016). Hasil perencanaan besarnya pembebanan dari perhitungan Beban primer didapat: Berat plat lantai kendaraan: 1273,746 kg/m, Beban sendiri gelagar: 1372,965 kg/m, beban hidup: 2025 kg/m, dan beban garis ”P”: 11466 kg. Sedangkan untuk beban sekunder didapat Beban angin: 1677,248 kg/m dan akibat Gaya rem: 3528,125 kg. Perencanaan dimensi plat lantai kendaraan diperoleh tebal: 20 cm, Tulangan tarik: D16-150 mm, dan Tulangan tekan: D16-300 mm. Hasil perhitungan dimensi gelagar tipe plat tinggi 188 cm, lebar flens atas dan bawah 60 cm, tebal flens 9 cm, tebal badan 3 cm. Pengaku vertikal dengan tebal 2 cm, lebar 15 cm, dan tinggi 157,5 cm dipasang pada jarak 200 cm dari tumpuan dan pada jarak 227,778 cm pada tengah bentang sepanjang jembatan. Panjang gelagar 45 meter terbagi menjadi 8 sambungan baut dengan panjang 5 meter. Pada perencanaan pondasi, pondasi yang digunakan adalah tiang pancang dengan diameter 40 cm, kedalaman 26,5 meter, sebanyak 40 buah dan menggunakan tulangan 9Æ12 mm.Kata Kunci : Jembatan, Plate Girder
STUDI EVALUASI PENGOPERASIAN PINTU BENDUNG GERAK UNTUK PENGENDALI BANJIR DI KABUPATEN OKU TIMUR SUMATERA SELATAN fitriya qurota ayun
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.617 KB)

Abstract

Daerah kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di daerah Sungai Komering sering terjadi becana banjir. Tingginya curah hujan dan outflow dari Bendung Perjaya dapat mengakibatkan sungai atau saluran air tidak mampu menampung debit air dan . sehingga sungai atau saluran air meluap dan menyebabkan banjir. Lamanya curah hujan dengan intensitas tinggi merupakan faktor utama yang menyebabkan risiko banjir. Salah satu upaya penanganan masalah tersebut adalah dengan mensimulasi bukaan pintu dengan Kala Ulang 50 tahun. Metode yang digunakan untuk mencari debit banjir rancangan pada Bendung Perjaya adalah Metode hidrograf nakayasu, yang berfungsi untuk menjaga tinggi muka air agar tetap pada kondisi normal, Dan mengetahui pola operasi Bendung Gerak Perjaya yang mengacu pada buku pedoman dasar pengoperasian Bendung Gerak dari Dinas PU Oku Timur, Agar pengoperasian bendung lebih efektif dan menjaga elevasi muka air, sehingga aliran air bisa terkontrol dengan baik.Hasil penelitian Debit banjir rancangan  dengan  menggunakan Kala Ulang 50 Tahun diperoleh debit sebesar Q = 161,56 m3/det. Dan simulasi bukaan pintu air saat kondisi meluap adalah sebesar 0,9 m. pengoperasian pintu akan dimulai ketika Q>9,36 m3/dt dengan Tinggi bukaan awal pintu Flap Gate minimum 0,1 m.Kata Kunci : Bendung Peraya, pengoprasian pintu, simulasi pintu.
STUDI PERENCANAAN MODEL KEBUTUHAN PARKIR DI UNIVERSITAS ISLAM MALANG Fitriyansah Fitriyansah
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.203 KB)

Abstract

Universitas Islam Malang mengalami perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahun, mulai dari fasilitas pembangunannya, sarana dan prasarana hingga jumlah mahasiswa yang semakin meningkat. Universitas Islam Malang memiliki tiga lokasi parkir, yaitu parkir di halaman depan, tengah, dan belakang. Namun, ketiga lokasi parkir ini belum memenuhi kebutuhan parkir yang dibutuhkan oleh dosen karyawan dan mahasiswa. Tujuan penelitian ini mengetahui jumlah kapasitas parkir, bentuk pemodelan parkir yang optimal, perencanaan pemodelan lahan parkir, dan mengetahui cara penataan ruang parkir di Universitas Islam Malang. Jumlah kapasitas parkir diperoleh dari hasil perhitungan, untuk parkir depan 828 kendaraan, parkir tengah 961 kendaraan untuk mobil dan 1507 kendaraan untuk motor, dan parkir belakang 2216 kendaraan. Bentuk parkir yang optimal diketahui dengan menggunakan metode solver. Penataan ruang parkir sesuai dengan Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk parkir depan membutuhkan luas 7164 m2 dengan jumlah 474 kendaraan , parkir tengah untuk mobil 8113 m2 dengan jumlah 558 kendaraan dan motor 1750 m2 dengan jumlah 954 kendaraan, serta untuk parkir belakang membutuhkan luas 4683 m2 dengan jumlah 1322 kendaraan. Pemodelan parkir didapat dengan metode regresi linear berganda, untuk parkir depan di peroleh model Y = 1240,166 + 12,497X1 – 12,474X2 – 12,528X3 – 0,133X4 sebesar 1302 petak/ruang parkir. Untuk parkir tengah (mobil) Y1 = 1455,173 + 12,566X1 – 12,550X2 – 12,564X3 – 0,168X4 sebesar 1519 petak/ruang parkir, dan untuk (motor) Y2 = 1453,900 + 1,492X1 – 1,502X2 – 1,463X3 – 0,015X4 sebesar 1560 petak/ruang parkir. Sedangkan untuk parkir belakang Y = 2700,297 + 1,500X1 – 0,098X2 + 0,079X3 – 1,500X4 sebesar 3538 petak/ruang parkir.Kata Kunci: Kebutuhan Parkir, Kapasitas Parkir, Pemodelan Parkir, Regresi Linear.
Pengaruh Bahan Tambahan PET (Polythylene Terthalate) Terhadap Karakteristik Marshall Pada Aspal AC-WC Ismaya Adlinatika Ilham Rosyida; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.019 KB)

Abstract

Bersamaan dengan melonjaknya lalulintas jalan akhir-akhir ini bersamaan dengan minimnya anggaran biaya perawatan perkerasan jalan dapat memacu banyaknya kehancuran jalan. Untuk menanggulangi kehancuran tersebut dibutuhkan kegiatan yaitu dengan cara kenaikan pemeliharaan jalan, perbaikan rancangan perkerasan jalan serta menambah mutu perkerasan jalan. Aspal ialah material bercorak gelap kecoklatan serta karakteristik lapisan yang sangat sensitif terhadap beban survai dan temperatur. Sifat kesensitifan ini dapat menciptakan aspal sanggup membungkus serta menyetop agregat agar konsisten di lokasinya sepanjang prosedur pembuatan serta durasi pelayanan. Target dalam studi yakni untuk mengenali sifat marshall. Dalam studi berikut ini ialah memanfaatkan polimer limbah Polyethylenet Terepthalate (PET) menjadi material tambahan pada aspal beton AC-WC. Studi mencoba menggunakan dengan teknik memberi serpihan botol plastik yang dipotong dengan ukuran ±2mm supaya mudah dan cepat pada waktu pelelehan. Untuk pengujian ini dilakukan dengan cara kering (dry process). Sebelum penambahan PET, terlebih dahulu membuat benda uji dari susunan batasan tengah. Jumlah Kadar Aspal Optimum (KAO) yang dihasilkan pada gabungan benda percobaan ialah sejumlah 6,47%. Setelah itu mengerjakan penyisipan PET dengan kombinasi agregat yakni 1%, 3%, 5% serta 7% dari berat aspal. Hasil studi menunjukkan jika karakteristik marshall terbaik adalah pada tambahan Polyethylene Terepthalate (PET) 3% yaitu dengan nilai stabilitas 1618,859 kg. Akan tetapi semua presentase PET dalam penelitian ini seperti nilai VMA, VIM, VFA, Kelelehan (flow), Stabilitas, serta Marshall quotient (MQ) sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018 meskipun nilai tidak stabil atau naik turun. Kata kunci: Aspal, AC-WC, Polyethylene Terepthalate (PET), KAO
Optimasi Anggaran Proyek Konstruksi Dengan Teknik Linear Programing (Studi Kasus Pilar Panca Group) Anang Bakhtiar; Bayu Teguh Ujianto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.491 KB)

Abstract

Linear Programing merupakan suatu model umum yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah pengalokasian sumber-sumber yang terbatas.  Dengan menggunakan teknik Linear Programing dapat dianalisa kemampuan perusahaan dalam menangani proyek-proyek yang akan berjalan, selain itu juga dapat dianalisa jumlah dana tambahan yang dapat dialokasikan pada proyek tersebut seandainya dana yang tersedia di perusahaan tidak memenuhi syarat. Penelitian ini akan menganalisa kemampuan dalam mengerjakan proyek, perencanaan pendanaan dan keuntungan yang optimal bagi Pilar Panca Group, dengan cara membandingkan metode pekerjaan yang  dikerjakan secara single project dan multi project. Proses penelitian ini diawali dengan penghitungan cashflow tiap-tiap proyek yang menjadi obyek penelitian untuk menentukan nilai variabel proyek, dan kemudian menerjemahkannya menjadi permodelan matematis untuk dimasukkan dan dijalankan kedalam alat bantu penelitian (software WinQSB). Hasil penelitian menunjukkan modal awal yang dibutuhkan (diluar pinjaman) apabila dikerjakan secara multi project lebih kecil yaitu 8,55%, dibandingkan dengan metode pengerjaan single project Proyek I 13,51%, Proyek II 33,94%, Proyek III 8,70% dan Proyek IV 67,49%. Dana pinjaman yang dibutuhkan untuk multi project juga lebih kecil yaitu Rp. 321juta apabila dibandingkan dengan pekerjaan single project (Proyek III) yaitu Rp. 335juta. Dari segi keuntungan kotor, nilai yang dihasilkan tidak jauh berbeda antara kedua jenis metode pekerjaan, yaitu untuk multi project didapatkan keuntungan 22,19%, sedangkan untuk single project keuntungan Proyek I, II, III dan IV masing-masing menghasilkan keuntungan 22,17%, 22,45%, 22,13% dan 22,17%. Keuntungan bersih antara metode pekerjaan single project (Proyek III) dan multi project memiliki perbedaan persentase, walaupun tidak terlalu besar yaitu 19,22% untuk Proyek III dan 20,82% untuk pekerjaan multi project.    Kata Kunci:  linear programming, optimasi anggaran, keuntungan maksimal, cashflow
Studi Optimasi Distribusi Air Irigasi dan Operasi Pintu Pada Daerah Irigasi Gondang Saluran Sekunder German Kabupaten Lamongan Kintan Axnestian Pratiwi; Bambang Suprapto; Azizah Rokhmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan dalam bidang pertanian yang menjadi salah satu prioritas utama yaitu pembangunan ketahanan pangan, menimbulkan berbagai permasalahan yang harus dihadapi seiring peningkatan jumlah penduduk di Indonesia yang semakin pesat. Dengan adanya permasalahan tersebut maka pemanfaatan sumber daya air untuk kebutuhan irigasi perlu sistem distribusi air yang baik agar ketersediaan air dapat merata. Terciptanya pengolaan sistem distribusi air irigasi yang baik yaitu berdasarkan ketersediaan air sesuai pola tata tanam rencana dengan memperhitungkan pengaturan tinggi bukaan pintu agar pemberiaan air dapat tercukupi. Daerah Irigasi German dengan luas 740 ha merupakan salah satu saluran sekunder dari Daerah Irigasi Gondang, irigasi ini menerima air dari Waduk German yang mana merupakan bangunan suplesi dari Waduk Gondang. Penggunaan optimasi air pada daerah irigasi dimaksudkan sebagai pengaturan debit air untuk mengatasi neraca air agar seimbang, serta memperoleh luas dan keuntungan hasil produksi yang maksimal. Penelitian ini memerlukan Data Curah Hujan 10 tahun terakhir pada 3 stasiun curah hujan yang meliputi Stasiun Gondang, Stasiun Kembangbahu dan Stasiun Sukodadi. Teknik optimasi menggunakan metode solver yang telah dirumuskan menjadi model matematik dengan mempertimbangkan fungsi tujuan dan fungsi kendala. Pada musim tanam III di saluran Gmt.1.ki terjadi bukaan pintu maksimum setinggi 0,3935 m. Keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan metode solver pada Microsoft Excel untuk musim tanam I adalah Rp  46.117.868.500,- untuk musim tanam II adalah Rp  40.703.680.000,- untuk musim tanam III adalah Rp  33.599.279.000,-
Studi Peningkatan Jalan (Overlay) Pada Ruas Pamekasan-Sumenep Madura, KM. 138+900- KM. 148+000 Dengan Perkerasan Lentur Yusuf Setyo Prayugo; Warsito Warsito; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.553 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi darat yang membentuk jaringan transportasi untuk menghubungkan daerah satu ke daerah yang lain, sehingga roda perekonomian dan pembangunan dapat berputar dengan baik.Seiring dengan perkembangan kepemilikan kendaraan dan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat,sementara kapasitas jalan tetap,hal ini akan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas,maka akan sangat berpengaruh terhadap kondisi jalan dan berkurangnya kenyamanan bagi para pengendara yang melintasi jalan tersebut.Pada ruas jalan Pamekasan-Sumenep telah mengalami banyak perubahan seperti retak-retak maupun berlubang.Maka untuk mengembalikan kenyamanan dan kekuatan pada jalan tersebut, salah satu alternatif yang dapat digunakan yaitu tambahan lapisan ulang pada jalan (overlay).Perkerasan lentur (FlexiblePavement), adalah perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikatnya.Untuk perkerasan lentur ini memiliki kelebihan yaitu dapat di gunakan untuk semua kelas jalan dan tingkat volume lalu lintas.Untuk ruas jalan Pamekasan-Sumenep ini masuk dalam kelas II B. Selain itu pada ruas jalan Pamekasan-Sumenep ini tidak di dukung oleh saluran drainase yang memadai.Sehingga perlu juga untuk perencanaan untuk saluran drainase. Tebal lapisan perkerasan dengan lapisan tambahan (overlay) pada jalan Pamekasan-Sumenep Madura yaitu 9 cm. Dimensi perencanaan saluran drainase pada jalan Pamekasan-Sumenep: Segmen I ( Sta. 0 +000 – 0 +900) W=0,20 m, h=0,60 m, b=0,50 m; Segmen II ( Sta. 2 +200 – 3 +100) W=0,25 m, h=0,70 m, b=0,60 m; Segmen III ( Sta. 4 +100 – 5 +450) W=0,35 m, h=1,10 m, b=0,90 m; Segmen IV ( Sta. 5 +600 – 7 +000)  W=0,30 m, h=0,85 m, b=0,70 m; Segmen IV ( Sta. 7 +000 – 8 +100) W=0,30 m, h=0,95 m, b=0,80 m. Kata Kunci : Jalan, Overlay, Pamekasan-Sumenep, Perkerasan, Lentur

Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2022) Vol 12 No 2 (2022) Vol 12 No 1 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 5 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil More Issue