cover
Contact Name
Imam Santoso
Contact Email
mpbindonesia@unisma.ac.id
Phone
+6285649611196
Journal Mail Official
mpbindonesia@unisma.ac.id
Editorial Address
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia PPS Universitas Islam Malang Jalan Mayjen Haryono 193, Telepon (0341) 551932 Fax. (0341) 552249
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah NOSI
ISSN : 23378425     EISSN : -     DOI : 10.33474
Nosi merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian bidang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana Universitas Islam Malang. Jurnal Ilmiah ini berisi artikel hasil penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. Jurnal Ilmiah ini terbit 2 kali setahun.
Articles 183 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN IMAJINASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BAGI SISWA KELAS VIII DI MTsN 9 KEDIRI Iin Yavi Lutfatin
NOSI Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.392 KB)

Abstract

Abstrak: Bentuk menulis kreatif sastra memerlukan sebuah imajinasi, termasuk dalam hal menulis puisi. Materi tersebut adalah salah satu aktivitas menulis kreatif sastra karena berhubungan dengan kreativitas dan daya imajinasi seseorang. Dalam pembelajaran menulis puisi, siswa sering kesulitan bagaimana cara menemukan ide. Oleh karena itu melalui media ini dapat mempermudah siswa dalam pembelajaran tersebut. Tujuan dalam pengembangan ini (1) Mendeskripsikan proses pengembangan media permainan imajinasi dalam pembelajaran menulis puisi bagi siswa kelas VIII di MTsN 9 Kediri, (2) Mendeskripsikanihasil pengembangan media permainan imajinasi dalam pembelajaran menulis puisi bagi siswa kelas VIII di MTsN 9 Kediri, (3) Mendeskripsikan kelayakan pengembangan media permainan imajinasi dalam pembelajaran menulis puisi bagi siswa kelas VIII di MTsN 9 Kediri. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (R&D) dengan prosedur pengembangan mereduksi langkah-langkah pengembangan dari Borg and Gall yang tahapnya sebagai berikut, (1) pengumpulan data dan informasi awal, (2) pengembangan produk, dan (3) uji coba validasi produk. Hasil kelayakan produk media permainan imajinasi dalam pembelajaran menulis puisi bagi kelas VIII ini memenuhi kriteria dan layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Kata Kunci: menulis puisi, media permainan imajinasi.
Nilai Pendidikan dalam Novel “Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata dan Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi” Kajian Intertekstual Masmudi Masmudi
NOSI Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.817 KB)

Abstract

Abstrak: Pada dasarnya dalam sebuah karya sastra terdapat nilai-nilai yang bermanfaat bagi pembaca. Muatan nilai dalam karya sastra adalah nilai moral, nilai religius, dan nilai estetika, nilai sosial. Fokus pada penelitian ini menitik beratkan pada nilai Pendidikan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka dalam nilai pendidikan menggunakan pondasi dasar dari nilai yang terkandng dalam karya sastra.Karya sastra, apa pun jenisnya atau genre-nya, yang lahir dari tangan kreatif pengarang. Tidak ada teks yang benar-benar mandiri, artinya karya sastra satu sama lain memiliki keterkaitan. Intertekstual percaya bahwa terdapat hubungan antara karya sastra yang baru dan  yang mendahuluinnya. Penelitian kualitatif mengedepankan data berupa deskripsi. Penelitian ini sangat efektif digunakan untuk memperoleh sumber data yang berupa teks sastra. Alat pengumpul data dari penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri sehingga peneliti menentukan kualitas data yang diperoleh.Interteks Andrea Hirata dan Ahmad Fuadi dalam hal tema adalah tentang perjuangan dalam mengarungi kehidupan serta kepercayaan terhadap kekuatan sebuah mimpi, cita-cita atau  pengharapan. secara intertekstual novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi terdapat persamaan dan  perbedaan.  Persamaan  dan perbedaan yang dipaparkan dalam kedua novel tersebut dapat disimpulkan bahwa novel Sang Pemimpi adalah hipogram dan novel Ranah 3 Warna merupakan transformasinya. Kata kunci: Kajian intertekstual novel, nilai-nilai pendidikan novel.
NILAI RELIGIUSITAS LIRIK LAGU ALBUM RENUNGAN DALAM NADA KARYA SONETA GROUP Faydirrachman Faydirrachman
NOSI Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.053 KB)

Abstract

Abstrak: Lagu adalah seni musik yang dibuat oleh seorang penulis untuk dinikmati setiap pendengar. Lirik lagu adalah karya seni yang puitis. Lirik yang terdapat dalam lagu tersebut biasanya dapat menggambarkan emosi seseorang, baik itu dalam keadaan sedih, bingung, benci, gembira, jatuh cinta, patah hati, atau sedang menuntun Tuhan. Oleh sebab itu, penelitian ini di tulis dengan judul nilai religiusitas lirik lagu dalam album Renungan dalam Nada Karya Soneta Group,Tujuan penulis meneliti penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan tentang bentuk nilai-nilai religiusitas berdasarkan aspek (a) hubungan manusia dengan tuhan, (b) hubungan manusia dengan manusia, (c) hubungan manusia dengan alam pada lirik lagu dalam Album Renungan dalam Nada  karya Soneta Group; (2) Menjelaskan fungsi nilai-nilai agama dari aspek-aspek berikut: (a) fungsi pendidikan, (b) fungsi penyelamat, (c) fungsi perlindungan, (d) fungsi pengawasan sosial, (e) fungsi menumbuhkan rasa persatuan, (f) fungsi perubahan pada lirik lagu dalam Album Renungan dalam Nada karya Soneta Group.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif . Sumber data dalam penelitian ini adalah  album lagu Renungan dalam Nada Karya Soneta Group berisi 10 lagu yang di rilis pada tahun 1982 oleh perusahaan rekaman Yukawi. Data dari penelitian ini berupa lirik lagu dan isi lagu yang tercantum dalam album lagu. Bentuk atau wujud dari data ini berupa ungkapan-ungkapan dari pikiran pencipta lagu tentang bentuk nilaireligiusitas dan fungsi nilai religiusitas yang terdapat pada Album Renungan dalam Nada karya Soneta Group.            Hasil penelitian dapat diuraikan sebagai berikut. Pertama bentuk nilai-nilai religiusitas lirik lagu album Renungan dalam Nada karya Soneta Group karya Soneta Group. Hubungan antara manusia dan Tuhan, hubungan antara manusia dan manusia, hubungan antara manusia dan alam. Kedua dari fungsi nilai religius menyanyikan lirik album "Renungan dalam Nada" karya Soneta Group. Fungsi pendidikan, fungsi penyelamatan, fungsi perdamaian, fungsi pengawasan sosial, fungsi pembinaan rasa persatuan, fungsi perubahan.  Kata kunci: Nilai Religiusitas, Lirik Lagu, Album Renungan dalam Nada.
INTERPRETASI NILAI-NILAI RELIGIUS ISLAM DALAM NOVEL RINDU KARYA TERE LIYE Muhammad Ilham Rahmatullah Luthfi
NOSI Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.043 KB)

Abstract

Abstrak: Sastra merupakan karya tulis atau cetak terbaik yang dibuat manusia, sebagai makhluk yang diberi akal. Manusia hadir untuk memberikan pemahaman terkait dengan apa yang disampaikan melalui medium bahasa. Namun terkadang untuk sekedar memahami, perlu dikaji secara khusus. Memahami sastra tersebut dari sudut pandang yang berbeda yaitu religius islam. Oleh karenanya, tujuan dilakukannya penelitian sastra berikut adalah menginterpretasi nilai religius Islam pada novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye.Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Peneltian ini berupaya menginterpretasikan atau mendeskripsikan obyek yang diteliti dengan menggambarkan religius Islam. Peneliti bertindak sebagai instrument utama dengan bantuan kodefikasi data. Data yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu data religius Islam yang terdapat pada novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye. Kemudian, yang dijadikan sumber data pada penelitian berikut adalah novel Rindu. Pengarangnya adalah Tere Liye. Diterbitkan oleh Republika pada tahun 2014. Tebal halaman 544.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai religiusitas Islam dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye meliputi: (1) Nilai Tauhid dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye yaitu, diantaranya beriman pada Allah, beriman pada Kitab-Kitab Allah, dan beriman pada ketetapan Qada’ dan Qadar Allah. (2) Nilai Syariah dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye yaitu, diantaranya Ibadah Sholat dan Ibadah Haji. (3) Nilai Akhlak dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye yaitu, diantaranya Akhlak yang berhubungan dengan Allah dan Akhlak yang berhubungan dengan Manusia.Simpulan hasil penelitian berikut dapat dikemukakan bahwa novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye mengandung nilai religius Islam, diantaranya (1) Nilai Tauhid dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye yaitu, diantaranya beriman pada Allah, beriman pada Kitab-Kitab Allah, dan beriman pada ketetapan Qada’ dan Qadar Allah. (2) Nilai Syariah dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye yaitu, diantaranya Ibadah Sholat dan Ibadah Haji. (3) Nilai Akhlak dalam novel Rindu yang dikarang oleh Tere Liye yaitu, diantaranya Akhlak yang berhubungan dengan Allah dan Akhlak yang berhubungan dengan Manusia. Kata kunci: Interpretasi, Religius Islam, Novel Rindu 
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK TEKS EKSPOSISI DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF PRODUKTIF UNTUK SISWA KELAS X SMK BIDANG KEAHLIAN PERHOTELAN Emy Zuroidah
NOSI Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.74 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk (1) mendefinisikan kebutuhan siswa SMK bidang keahlian perhotelan pada bahan ajar teks eksposisi yang layak dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan, (2) merancang bahan ajar teks eksposisi sesuai kebutuhan siswa SMK bidang keahlian perhotelan yang layak dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan, (3) menghasilkan bahan ajar teks eksposisi sesuai kebutuhan siswa SMK bidang keahlian perhotelan yang layak dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan, dan (4) mengetahui efektivitas bahan ajar elektronik teks eksposisi kelas X SMK bidang keahlian perhotelan.            Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 4-Model. Model ini terdiri dari tiga tahap yaitu (1) pendefinisian, (2) perancangan, (3) pengembangan. Uji validasi dilakukan dengan meminta penilaian dari ahli materi bahasa Indonesia, ahli pengembangan bahan ajar, dan praktisi. Sementara itu, uji coba dilakukan pada 26 siswa kelas X SMK Sahid Surakarta bidang keahlian perhotelan            Hasil uji coba menunjukkan peningkatan hasil belajar pada empat kompetensi dasar yang diujicobakan. Selisih rata-rata nilai pretes dan postes pada kompetensi dasar 3.3 yaitu 7,962. Nilai rata-rata pretes dan postes pada kompetensi dasar 3.4 memiliki selisih 7,077. Pada kompetensi dasar 4.3, selisih rata-rata nilai pretes dan postes sebesar 5,615. Sementara itu, pada kompetensi 4.4 terjadi peningkatan antara rata-rata nilai pretes dengan rata-rata nilai postes sebesar 11,50 pada 22 siswa dan empat sisanya memiliki nilai yang sama antara pretes dan postes. Kesemua hasil di atas menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar elektronik teks ekposisi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK bidang keahlian perhotelan.            Berdasarkan hasil pengembangan peneliti mengajukan beberapa saran pemanfaatan. Pertama, guru harus mempertimbangkan ketersediaan perangkat penunjang seperti gawai dan sambungan internet untuk dapat menggunakan bahan ajar elektronik ini. Ketiadaan perangkat penunjang ini akan membuat pengalaman belajar menjadi berkurang. Kedua, strategi kreatif-produktif  sangat mungkin untuk diterapkan pada teks-teks lainnya terutama kompetensi dasar yang memiliki tujuan akhir agar siswa mampu menghasilkan produk. Kompetensi dasar yang sifatnya hanya memberikan pemahaman membutuhkan adaptasi tersendiri. Ketiga, bahan ajar ini disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada satu sekolah sehingga penerapan pada sekolah lain membutuhkan penyesuaian lebih lanjut. Kata kunci: bahan ajar, teks eksposisi, strategi kreatif-produktif, SMK, perhotelan.
PENGEMBANGANnMEDIA PEMBELAJARAN BERBASISaARTICULATE STORYLINE PADA TEKScDRAMA SISWA KELAS VIII SMPeNEGERI 26 MALANG subaidah subaidah
NOSI Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.068 KB)

Abstract

Abstrak: Pengembangan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline merupakan program aplikasi pembelajaranuyang dapat membantucguru dalam menyampaikan materi pembelajaranbsehingga siswa mampu memahaminya dengan mudah serta siswa merasa tidak jenuh ketikaibelajar. Kebutuhan akan adanya media pembelajarancberbasis Articulate Storyline ini didasarkancpada kenyatan bahwa belum adanya media pembelajaran yang menarik dan interaktif yang digunakan dalamcpembelajaran teks drama, sehinggasdalam pembelajaran teks drama yang bersifat monoton dan konvensional bisa berubah. Tekniksyang digunakaniadalah deskriptifikualitatif, menjabarkanihasil (1) prosesipengembangan, (2) hasilcpengembangan, dan (3) hasil kelayakan mediacpembelajaran.Proses pengembanganimedia pembelajaraiberbasis Articulate Storyline padaiteks drama meliputi, pengumpulan data yang terdiri dari tahap penyebaraniangket kebutuhaniguru dani siswa.nSecara keseluruhanihasil analisisiangket kebutuhaniguru dilihatidari skalaipenilaiannya yaituisangat perluisebanyak 52,38%,iPerlu sebanyaki47,62%, tidakiperlu sebanyaki1,0%. Sedangkanihasil anlisisiangket kebutuhanisiswa dilihatidari skalaipenilaiannya yaituisangat perlui sebanyaki33%, perluisebanyak 62%, tidak perlu sebanyak 5%. Artinyaipengembangan mediai pembelajaransberbasis Articulate Storyline padaiteks drama diperlukaniatau dibutuhkanioleh siswaikelas VIIIsSMP Negeri 26 Malang.iSetelah melakukanaproses analisisikebutuhan guru danisiswa terhadapimedia pembelajaraniberbasis Articulate Storyline padaiteksidramaitahapi selanjutnyaiadalah desainiproduk dan validasiiproduk.Hasilipengembangan mediaipembelajaran berupaiproduk mediaipembelajaraniberbasis Articulate Storyline padaiteks drama siswaikelas VIII SMPN yangisudah disesuaikanidengan karakteristikiguru dan siswa. Adapunipembelajaran yangiterdapatipadaimediaipembelajarani berbasis Articulate Storyline yangitelah dikembangkaniyaitu, (1)isampul, (2) halaman Masuk (Login), (3) halaman pendahuluan, (4) tampilan menu utama, (5) standar kompetensi, (6) materi (membengun Konteks dan materi), (7) soa-soal, (8)profil pengembang, (9) referensi, (10) petunjuk.Hasilidata yangidiperoleh dariivalidasi ahliimedia dalam (1)iaspekimediaimendapatkani nilaiidalam bentukipersentase sebesari85%, (2)iaspek bahasaimendapatkan nilaiidalam bentuki persentaseisebesar 75%, (3)iaspek pembelajaranimendapatkan nilaiidalam bentukipersentase sebesar 87,5%, sedangkan aspek isi dalam bentukipersentase sebesari86,11%. (4)ihasil uji coba lapangn media pembelajaran dalam bentuk persentase sebesar 84%, dengan demikian media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada teks drama siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Malang masukikualifikasi sangatibaik, denganiketerangan sangatisesuai/sangat layak/sangat valid/ tidakiperluidirevisi.KataiKunci : pengembangan,imedia pembelajaran,iArticulate Storyline, teks drama.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN TEKNIK MIND MAPPING SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 SINGOSARI Eri Ferdianti
NOSI Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.706 KB)

Abstract

Abstrak: Pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum 2013 dikemas dengan  pembelajaran berbasis teks. Menulis teks eksplanasi merupakan salah satu kompetensi yang harus dipelajari siswa SMK kelas XI berdasarkan Kurikulum 2013. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 2 Singosari Kabupaten Malang, terdapat kendala untuk mencapai tujuan pembelajaran menulis teks eksplanasi. Kendala tersebut meliputi kurangnya penggunaan media yang variatif dan menarik bagi siswa, serta rendahnya  kemampuan siswa dalam menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Berdasarkan paparan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia yang mampu mengatasi kesulitan belajar siswa dalam mencapai kompetensi pembelajaran menulis teks eksplanasi.Pengembangan multimedia ini difokuskan pada pembelajaran menulis teks ekplanasi dengan teknik mind mapping. Pemilihan teknik mind mapping diharapkan mampu membantu siswa agar lebih mudah untuk menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Media ini berupa aplikasi dalam bentuk multimedia interaktif  yang dibuat dengan software adobe flash cs 3. Penggunan aplikasi ini dengan cara diunggah di website sekolah dan dapat diakses oleh siswa dengan bantuan jaringan internet. Produk multimedia ini terdiri atas beberapa bagian, antara lain: (1) petunjuk Penggunaan, (2) KI, KD,  indikator, dan tujuan pembelajaran, (3) materi pembelajaran, (4) praktik menulis, (5) evaluasi, (6) referensi, dan (7) profil.Dalam mengembangkan produk tersebut, peneliti menggunakan model pengembangan yang merujuk pada teori Borg & Gall yang disederhanakan dan dibatasi pada empat tahapan pengembangan, yaitu (1) pengumpulan data dan informasi, (2) pengembangan produk, (3) uji coba, dan (4) revisi produk.            Berdasarkan hasil validasi ahli materi, rata-rata hasil uji mencapai 78,57%. Validasi ahli media menunjukkan rata-rata hasil uji 81,58%. Validasi Guru Bahasa Indonesia menunjukkan rata-rata hasil uji secara keseluruhan mencapai 89,13%. Hasil penilaian siswa pada saat uji coba menunjukkan hasil 88,86%. Hal ini menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif dengan teknik mind mapping siswa kelas XI yang dikembangkan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.Selain data kuantitatif, ada juga data kualitatif yang diperoleh dari komentar dan saran ahli, guru, dan siswa. Berdasarkan komentar dan saran pada saat validasi dan kegiatan uji coba di lapangan, selanjutnya dilakukan perbaikan produk multimedia pembelajaran. Perbaikan dilakukan pada aspek tampilan dan aspek penggunaan bahasa.Kata Kunci:  multimedia pembelajaran interaktif, menulis, teks eksplanasi, teknik mind mapping. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL BERBASIS PLATFORM GOOGLE CLASSROOM PADA MATERI MENCERITAKAN KEMBALI ISI TEKS BIOGRAFI Indra Nurdianto
NOSI Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.563 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan guru dan siswa mengenai media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom pada materi menceritakan kembali isi teks biografi secara tertulis, mengembangkan media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom berdasarkan spesifikasi produk yang meliputi wujud, isi, sistematika, bahasa, dan grafika, mendeskripsikan kevalidan atau kelayakan media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom, serta mendeskripsikan keefektifan penggunaan media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom.Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah prosedural. Model pengembangan ini terdiri dari sepuluh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data atau informasi, desain produk, revisi desain, validasi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan diseminasi. Uji validasi media dilakukan dengan meminta penilaian pada dosen pascasarjana bahasa Indonesia, sedangkan uji coba produk dilakukan dengan meminta penilaian pada guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X IIS 1 MA Almaarif Singosari secara acak.Hasil penelitian pengembangan ini meliputi empat hal. Pertama, berdasarkan hasil analisis angket kebutuhan bahwasannya pengembangan media komik digital biografi B.J. Habibie berbasis platform google classroom sudah sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa dalam aspek pembelajaran maupun aspek media. Kedua, berdasarkan hasil validasi tim ahli bahwasannya media pembelajaran komik digital biografi B.J. Habibie berbasis platform google classroom yang dikembangkan sudah sesuai dengan spesifikasi produk yang meliputi wujud, isi, sistematika, bahasa, dan grafika. Ketiga, hasil uji coba produk pada tim ahli (materi dan media), guru, serta siswa secara berurutan menunjukkan persentase tingkat kevalidan atau kelayakan produk mencapai 81,25%, 85,52%, 83,75%, dan 82,88%. Keempat, uji efektivitas penggunaan produk menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen berdasarkan uji statistik Mann Whitney dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000.Saran pemanfaatan produk media pembelajaran komik digital biografi B.J. Habibie berbasis platform google classroom ditujukan bagi guru bahasa Indonesia, siswa, dan peneliti lain. Petama, guru bahasa Indonesia agar memanfaatkan produk ini sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan minat siswa. Kedua, siswa kelas X agar menggunakan produk ini sebagai stimulus yang memudahkan dalam menceritakan kembali isi teks biografi secara tertulis. Ketiga, peneliti lain agar menjadikan produk ini sebagai pedoman atau pertimbangan dalam melakukan penelitian pengembangan selanjutnya dengan materi yang lebih lengkap. Kata Kunci: pengembangan, komik digital, google classroom, teks biografi.
Penerapan Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Teks Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kepanjen Kurikulum 2013 Revisi 2016 Sulton Ma’arif
NOSI Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.242 KB)

Abstract

Abstrak: Secara keseluruhan, dalam penyelenggaraan pembelajaran tidak terpisahkan dengan penilaian. Penilaian memiliki kedududkan penting dalam serangkaian desain penyelenggaraan pembelajaran, yitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Dalam penerapannya, penilaian merupakan alat untuk mengetahui tercapai tidaknya tujuan instruksional (perubahan tingkah laku yang diinginkan pada diri peserta didik) yang berfungsi sebagai umpan balik bagi perbaikan proses belajar mengajar. Jenis penilaian yang diwajibkan berdasarkan Kurikulum 2013 rivisi 2016 adalah penilaian autentik. Tujuan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah untuk mengukur keterampilan berbahasa dalam berbagai konteks yang mencerminkan situasi dunia nyata.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kepanjen berdasarkan arahan Pengawas SMA, SMK, PK-LK Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dengan pertimbangan sebagai sekolah terbaik yang telah menerapkan penilaian autentik di Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan persiapan penilaian autentik, penerapan penilaian penilaian autentik, dan kendala serta upaya untuk mengatasi kendala penerapan penilaiandi SMA Negeri 1 Kepanjen dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif untuk memperoleh deskripsi penerapan penilaian autentik di SMA Negeri 1 Kepanjen dalam pembelajaran Bahasa Indonesia secara faktual dan ilmiah. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa dokumen dan data kata-kata, bukan data statistik yang berupa data angka. Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian kualitatif, yaitu memperlajari sesuatu dengan latar yang alamiah dan memahaminya.Dalam penelitian ini, pengumpulan data menggunakan teknik nontes, yaitu angket, wawancara, analisis dokumen, dan pengamatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Kepanjen oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teknik induksi tiga tahap dilakukan sebagai teknik analisis kualitatif dnegan tahapan perbandingan data, kategorisasi, dan penyajian data. Pedoman wawancara, pedoman analisis dokumen, dan pedoman pengamatan dibandingan, diberi kode, digolong-golongkan, dan dikelompokkan dengan data sejenis pada tahapan perbandingan antardata.Hasil penelitian mengenai “Penerapan Penilaian Autentik di SMA Negeri 1 Kepanjen dalam pembelajaran Bahasa Indonesia” yang dilakukan melalui observasi, wawancara, pengisian angket, dan studi dokumenter menunjukkan bahwa guru mata elajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kepanjen telah menerapkan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan baik. Hal tersebut mengacu pada persiapan penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang telah memenuhi kriteria generalibity, autenticity, multiple foci, teachability, fairness, feasibility, dan scorability. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kepanjenmenggunakan model penilaian autentik terintegrasi yang mencakup penilaian kinerja, penilaian diri atau sejawat, wawancara lisan, pertanyaan terbuka, pengamatan, menceritakan kembali teks, menulis sampel, proyek, portofolio, pameran, dan demonstrasi. Dalam penerapan penilaian autentik di SMA Negeri 1 Kepanjen dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sudah melakukan tahapan penerapan penilaian autentik dengan baik. Walaupun demikian, dalam penerapan penilaian autentik yang diterapkan di SMA Negeri 1 Kepanjen dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia terdapat kendala yang dihadapi oleh guru. Kendala yang dihadapi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam penerapan penilaian autentik mencakup kendala waktu, sarana dan prasarana, dan kendala penerapan penilaian autentik dalam kompetensi tertentu. Berdasarkan kendala tersebut, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kepanjenmelakukan upaya untuk mengatasi kendala tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di  SMA Negeri 1 Kepanjen sudah merapkan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan baik dan sesuai kurikulum yang berlaku. Kata kunci: penerapan penilaian, penerapan penilaian autentik, pembelajaran         Bahasa Indonesia
PROSES PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA PESERTA DIDIK SABAH MALAYSIA DI SMK BRANTAS KARANGKATES Wawan Setyawan
NOSI Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.134 KB)

Abstract

Abstrak: Pemerolehan Bahasa kedua terjadi setelah seseorang memperoleh bahasa ibunya (B1). Berdasarkan teori behaviorisme dan kognitivisme dapat disimpulkan bahwa faktor lingkungan berperan besar dalam pemerolehan bahasa kedua. Penelitian ini membahas proses pemerolehan bahasa kedua  peserta didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates. Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif deskriptif dengan ancangan studi kasus yang nanti akan diuraikan secara rinci mengenai proses pemerolehan kedua peserta didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik Sabah Malaysia itu sendiri. Pemerolehan bahasa kedua pada peserta didik Sabah Malaysia didapat melalui beberapa proses pemerolehan bahasa yang terdiri dari terdapatnya kemiripan antara Bahasa Ibu dengan Bahasa ke dua dan pemerolehan bahasa kedua dari lingkugan SMK Brantas Karangkates yang diklasifikasikan menjadi dua yaitu di luar kelas dan di dalam kelas Mapel Bahasa Indonesia. Hasilnya, di dalam proses pemerolehan bahasa ke dua peserta didik Sabah Malysia mampu menguasai bahasa kedua dengan baik di SMK Brantas Karangkates karena adanya beberpa faktor yang diantaranya terdapatnya kemiripan antara Bahasa Ibu dengan Bahasa ke dua, Interaksi komunikasi yang dilakukan setiap saat dengan teman sekolah yaitu pembelajar asli dari penduduk Indonesia yang terjadi di luar kelas, dan inputan pengajar yang mendorong berlangsungnya proses pemerolehan bahasa kedua yang terjadi di dalam kelas Mapel Bahasa.Kata kunci : Pemerolehan bahasa kedua, lingkungan sekolah

Page 9 of 19 | Total Record : 183