cover
Contact Name
ROBERT PURBA
Contact Email
jurnalpneumatikos@stapin.ac.id
Phone
+6281329494800
Journal Mail Official
jurnalpneumatikos@stapin.ac.id
Editorial Address
Linkungan Pasir Asih No. 802-821 RT. 03 RW. 10 Majalengka 45411
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi/Kependetaan
ISSN : 22524088     EISSN : 26858002     DOI : https://doi.org/10.56438
PNEUMATIKOS merupakan wadah untuk memublikasikan hasil penelitian teologi, baik penelitian literatur maupun lapangan, yang dilakukan oleh para dosen Sekolah Tinggi Teologi STAPIN Majalengka dan STT lain di seluruh Indonesia. Focus dari Jurnal ini ialah: Biblika (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) Dogmatika Kristen Historika Gereja Pentakostalisme Teologi Praktika
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Peran dan Tanggung Jawab Gereja dalam Upaya Menangani Degradasi Moral Pemuda di Era Modernisasi dan Globalisasi Eben Munthe
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 13 No. 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v13i2.78

Abstract

Moral degradation is a decline and moral setback experienced by young people in this era. This is due to the era of modernization and globalization, which is experiencing development at this time, as for the moral degradation experienced by youth, such as free sex, drunkenness, drug abuse, loss of decency values, for example: how to speak words, how to dress, behavior, and so on. From this, the church has a role and responsibility in dealing with the moral degradation experienced by youth. This article aims to provide ways for believers and churches to deal with the moral degradation experienced by youth. This research uses qualitative methods in literature or library research, and library research is carried out by methods, namely through data collection, reading and recording, and processing of research materials. This study concludes that the church must be a role model and apply discipleship such as youth categorical services, cell groups (cell groups), Bible Camp, and follow-up coaching services. Abstrak Degradasi moral merupakan kemerosotan dan kemunduran moral yang dialami oleh para pemuda pada zaman ini. Hal ini disebabkan oleh adanya era modernisasi dan globalisasi yang mengalami perkembangan pada saat ini. Adapun degradasi moral yang dialami pemuda, seperti: sex bebas, mabuk-mabukkan, penyalahgunakan narkoba, hilangnya nila-nilai kesopanan, misalnya: cara bertutur kata, cara berpakaian, tingkah laku, dan sebagainya. Dari hal tersebut gereja mempunyai peran dan tanggung jawab dalam menangani degradasi moral yang dialami oleh pemuda. Artikel ini bertujuan untuk memberikan cara bagi orang percaya dan gereja dalam menangani degradasi moral yang dialami oleh pemuda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif secara literatur atau penelitian kepustakaan, penelitian kepustakaan adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan metode yaitu melalui pengumpulan data, membaca dan men-catat serta mengolah bahan penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gereja harus menjadi teladan dan kemudian menerapkan pemuridan seperti pelayanan kategorial kepemu-daan, komsel (kelompok sel), Bible Camp, dan pelayanan pembinaan lanjutan (follow up).
Pemberdayaan Ekonomi Sebagai Strategi Penjangkauan dalam Pelayanan Misi Penginjilan Markus Kusni
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 13 No. 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v13i2.79

Abstract

Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu strategi gereja atau gembala untuk melakukan penjangkauan pelayanan misi penginjilan. Dalam penjangkauan misi penginjilan, selain membutuhkan kerohanian yang mantap hal-hal jasmani juga sangat dibutuhkan dalam pelayanan, karena dapat membantu penjangkauan pelayanan misi penginjilan. Salah satu bentuk bantuannya ialah gereja dan gembala dapat memberkati orang-orang yang akan di injili, dengan melakukan hal ini terjadilah satu pendekatan yang baik sehingga dapat memudahkan penjangkauan pelayanan misi penginjilan. Penjangkauan pelayanan misi penginjilan ialah salah satu tugas yang sangat mulia dari Allah yang di percayakan kepada hamba-Nya yang memiliki karunia di bidang ini. Adapun tujuan dari permbahasan yang peneliti uraikan dalam hal ini sebagai upaya untuk gereja dapat menjangkau atau menjawab kebutuhan jemaat baik jasmani maupun rohani melalui pemberdayaan ekonomi yang di terapkan oleh gembala sebagai strategi gereja dalam penjangkauan pelayanan misi penginjilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data karya tulis ilmiah yang mengarah kepada objek penelitian. Adapun hasil yang dapat dipresentasikan melalui pemberdayaan ekonomi ialah dapat memberkati para jiwa-jiwa, serta membantu dalam melakukan penjangkauan pelayanan misi penginjilan.
Pengaruh Pelayanan Multimedia terhadap Pelayanan Gereja Nehemia Pasaribu
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 13 No. 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v13i2.80

Abstract

The rapid development of technology greatly affects human life. Technology has become a human need in the era of globalization. Along with the development of existing technology, the church is also taking advantage of it. The church develops multimedia-based technology. Multimedia has become an essential technology for the church in the city and the region. With the development of increasingly sophisticated multimedia, it can help the church in carrying out church programs. However, many churches still do not understand that the influence of multimedia is very large for church services, advancing the ministry, and even exploring the gospel through online media and reaching souls for His glory. Churches that utilize multimedia-based technology will experience better and more efficient services faster. Thus the church must move so as not to be left behind by the sophistication of multimedia-based technology. This study uses a qualitative method by reading various articles as references that support the creation of articles. Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Teknologi sudah menjadi kebutuhan manusia era globalisasi. Seiring dengan perkembangan teknologi yang ada, gereja juga memanfaatkan hal tersebut. Gereja mengembangkan teknologi berbasis multimedia. Multimedia menjadi teknologi yang sangat penting bagi gereja, baik gereja di kota maupun di daerah. Dengan perkembangan multimedia yang semakin canggih, dapat membantu gereja dalam menjalankan program gereja. Namun, gereja masih banyak yang belum memahami bahwasannya pengaruh multimedia sangat besar bagi pelayanan gereja, untuk memajukan pelayanan, bahkan sampai kepada mengeksplor injil melalui media online serta menjangkau jiwa bagi kemuliaan-Nya. Gereja yang memanfaatkan teknologi berbasis multimedia akan lebih cepat mengalami pelayanan yang lebih baik dan efisien. Dengan demikianlah gereja harus bergerak agar tidak ketinggalan dengan kecanggihan teknologi yang berbasis multimedia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan membaca berbagai artike sebagai refrensi yang mendukung pembuatan artikel.
Membangun Keluarga Harmonis melalui Pendampingan Pastoral bagi Pasangan Baru Menikah Rapi Gultom
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 14 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v14i1.83

Abstract

Abstract: Pastoral assistance is one of the activities of the pastor's ministry in providing spiritual and several aspects of human life. Pastoral care is one of the most important services in the church and pastor in creating a harmonious family and solving problems for newly married couples. However, if we look at the reality, pastoral assistance services are still not evenly distributed in all church organizations and not many pastors have implemented it. The purpose of this research study is to obtain information data about the application of pastoral assistance to newly married couples in order to create harmony in the family. The data carried out in this research is to use the library method by collecting data on scientific papers or literacy that leads to the object of research. The results that can be expressed through pastoral care services are success in creating a harmonious family, loving each other, being loyal, and being able to prevent divorce in the household. Therefore, pastoral care services need to be maximized through capacity, namely growing a relationship with God. Keywords: Pastoral Assistance; Church Strategy; Harmonious Family Abstrak: Pendampingan pastoral merupakan salah satu kegiatan pelayanan gembala dalam melakukan pembekalan kerohanian dan beberapa aspek kehidupan manusia. Pelayanan pendampingan pastoral adalah salah satu pelayanan yang terpenting dalam gereja dan gembala dalam menciptakan keluarga yang harmonis serta mengatasi masalah terhadap pasangan yang baru menikah. Namun kalau dilihat dari realitanya pelayanan pendampingan pastoral masih belum mereta di seluruh organisasi gereja dan belum banyak gembala yang menerapkannya. Tujuan kajian penelitian ini adalah untuk memperoleh data informasi tentang penerapan pendampingan pastoral terhadap pasangan yang baru menikah demi menciptakan keharmonisan di dalam keluarga. Data yang di lakukan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kepustakaan dengan mengumpulkan data karya tulis ilmiah atau literasi yang mengarah kepada objek penelitian. Adapun hasil yang dapat diutarakan melalui pelayanan pendampingan pastoral ialah berhasli dalam menciptakan keluarga harmonis, saling mengasihi, setia, serta dapat mencegah perceraian dalam rumah tangga. Oleh sebab itu pelayanan pendampingan pastoral perlu dimaksimalkan melalui kapasitas, ialah menumbuhkan hubungan kepada Tuhan. Kata Kunci: Pendampingan Pastoral; Strategi Gereja; Keluarga Harmonis
Dampak Integritas Pemimpin Jemaat di Gereja Pedesaan terhadap Keharmonisan Jemaat Lokal Pieter Anggiat Napitupulu
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 14 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v14i1.84

Abstract

Abstract: a leader with integrity is able to create a harmony in the midst of differences in the church, especially in local congregations in rural areas. In making this article using a qualitative descriptive method, and through the results of research that the integrity of the leader is carried out by involving the Love of Christ in it, everything will be carried out well, even the congregation can accept it so that through the love of Christ in the church leader and accepted by the congregation, harmony desired will be created, through the love of Christ there is acceptance and mutual love for one another. Keywords: Integrity; leader; local congregation; harmony; the love of Christ. Abstrak: seorang pemimpin yang berintegritas sanggup menciptakan sebuah keharmonisan di tengah-tengah perbedaan didalam gereja terkhususnya pada jemaat lokal di pedesaan. Dalam pembuatan artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan melalui hasil penelitian bahwa integritas pemimpin di lakukan dengan melibatkan Kasih Kristus di dalamnya maka semua akan terlaksana dengan baik bahkan jemaat dapat menerima sehingga melalui kasih Kristus yang ada pada pemimpin gereja dan di terimah oleh jemaat maka keharmonisan yang diinginkan akan tercipta, melalui kasih Kristus ada penerimaan dan saling mengasihi satu dengan yang lain. Kata kunci: Integritas; pemimpin; jemaat lokal; keharmonisan; kasih Kristus.
Strategi Gereja Menciptakan Kemandirian Ekonomi melalui Pengembangan Jiwa Entrepreneurship Jemaat Markus Kusni
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 14 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v14i1.86

Abstract

Abstrak Gereja dalam menjalankan Amanat Agung Kristus dan sebagai rekan sekerja Allah dalam menjalankan misi Allah di dunia memiliki peran dan tanggung jawab dalam pertumbuhan jemaat baik secara jasmani maupun rohani agar dapat menjadi jemaat yang mandiri dan hal ini terletak kepada pemimpin gereja apakah pemimpin tersebut kreatif dan inovatif dalam menemukan strategi-strategi yang tepat guna dan tepat sasaran. Salah satu strategi yang dapat gereja terapkan untuk menciptakan jemaat yang mandiri adalah dengan mengembangkan jiwa Entrepreneurship atau kewirausahaan jemaat gereja terutama pada masa era digitalisasi dan masa pandemi covid-19 dimana dunia sedang mengalami krisis ekonomi dan banyak perusahaan yang mengurangi karyawannya bahkan sampai harus menutup perusahaanya sehingga banyak orang yang tidak bekerja hal ini sangat berdampak terhadap banyak orang. Gereja berperan penting untuk mengajarkan kewirausahaan kepada jemaat sehingga mereka tidak lagi berpikir sebagai seorang pegawai atau karyawan namun mereka memiliki paradigma sebagai pencipta lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Setelah jemaat mandiri serta dapat bertumbuh secara jasmani dan rohani maka akan menghasilkan pertumbuhan gereja setempat terutama pada masa pandemi Covid-19 dan pasca covid-19. Metode yang akan digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif yang menggunakan sistem library research yaitu studi keperpustakaan dalam mengumpulkan bahan-bahan referensi yang dijadikan acuan dalam penulisan ini. Kata kunci: Entrepreneurhip, Strategi Gereja, Mandiri
Gembala Sidang dan Pendampingan Pastoral bagi Jemaat yang Mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga Andreas Danang Rusmiyanto; Yonatan Alex Arifianto
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 14 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v14i1.87

Abstract

Gembala jemaat adalah orang yang dipercaya dan mendapat mandat dari Tuhan untuk menggembalakan kawanan domba Allah. Oleh karena kepercayaan Tuhan tersebut, seorang gembala wajib memperhatikan pertumbuhan iman, dan menjaga serta menolong jemaat dalam kehidupan keluarga. Paper jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi redaksional dari berbagai sumber literatur. Informasi dari berbagai sumber tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap dan memberikan deskripsi yang relevan dan proporsional. Perhatian gembala kepada jemaat yang dipercayakan sangat berdampak besar dalam pertumbuhan iman. Pada ada saat jemaat mengalami kekerasan dalam rumah tangga, pendampingan gembala menjadi kekuatan yang sangat dibutuhkan untuk bertahan menghadapi dan mengatasinya. Peristiwa itu, sangat mempengaruhi secara psikologis dan psikis dari korban KDRT yang sebagian besar dialami oleh seorang istri atau wanita. Kiranya penelitian ini memberikan sumbangsih bagi pelayanan para gembala jemaat yang saat ini mendapat mandat untuk menggembalakan jemaat dan juga secara lebih luas bagi setiap orang percaya.
Pemberdayaan Jemaat dalam Menghadapi Dampak Modernisasi dan Globalisasi Nehemia Pasaribu
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 14 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56438/pneuma.v14i1.88

Abstract

Gereja dalam keragamannya yang kaya memiliki peran unik sebagai komunitas yang benar-benar global. Orang Kristen perlu berjejaring dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan globalisasi. Gereja membutuhkan suara global yang bersatu untuk menanggapi kerusakan yang disebabkan oleh globalisasi baik terhadap manusia maupun lingkungan. Tidak ada ruang untuk ketidakpedulian terhadap cara dunia dijalankan. Orang Kristen harus terlibat dalam debat terkini tentang globalisasi adalah mengenali peluang dan tantangannya. Globalisasi menawarkan peluang yang luar biasa yaitu kemudahan komunikasi, transportasi dan perjalanan dapat digunakan untuk berbuat banyak kebaikan dalam memberdayakan masyarakat miskin dan kurang mampu. Sementara orang-orang Kristen berperang melawan modernitas dalam masalah moral, kita sering menganggap netral masalah lain yang berasal dari modernitas seperti individualisme, materialisme, dan konsumerisme. Meskipun globalisasi berkontribusi pada penciptaan masyarakat yang lebih terbuka dan telah membawa manfaat ekonomi bagi banyak orang, itu sering berarti pengucilan besar-besaran orang miskin. Sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk pemuridan integral, yang melibatkan penggunaan sumber daya ciptaan Tuhan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kita dipanggil untuk mengubah dimensi moral, intelektual, ekonomi, budaya dan politik kehidupan kita. Tugas gereja yang paling kritis di generasi kita adalah menawarkan alternatif yang menarik bagi ketidakseimbangan yang tidak adil dalam tatanan ekonomi dunia dan nilai-nilai budaya konsumennya.