cover
Contact Name
Lidia Susanti
Contact Email
jurnalstipakmalang@gmail.com
Phone
+6283834939393
Journal Mail Official
jurnalstipakmalang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Janti Barat Blok A No. 47 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan
ISSN : -     EISSN : 26212110     DOI : 10.32490
Aim and Scope DIDAKTIKOS adalah: Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Pendidikan Agama Kristen di Gereja Manajemen Pendidikan Kristiani Pendidikan Kristen dan Media Pembelajaran Pendidikan Kristiani dan Evaluasi Belajar
Articles 123 Documents
Pengaruh Penerapan Engagement Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Karakter Kristen Siswa Sekolah Dasar Uniek Dini Damayanti; Lidia Susanti
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 9 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v9i1.275

Abstract

Maraknya kasus penurunan karakter siswa akhir-akhir ini telah mempertanyakan keberhasilan pendidikan. Kasus ini menggambarkan bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan untuk membentuk generasi penerus bangsa melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan engagement learning terhadap karakter siswa Kristen pada pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei- Cross-Sectional, menggunakan sampling jenuh. Dalam penelitian ini, responden berjumlah 50 siswa Kristen di Sekolah Dasar Negeri yang berada di Gugus 2 Kecamatan Pagelaran-Kabupaten Malang Jawa Timur. Hipotesis penelitian kemudian dianalisis menggunakan SPSS 29,00. Hasil penelitian ini didapatkan Pearson Correlation 0,691 dengan sig 0,001, menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara strategi Engagement Learning dengan karakter siswa Kristen. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 6,622 lebih besar daripada t-tabel sebesar 2,011 dengan nilai sig 0,001 (< 0,05), dengan demikian, Engagement Learning berpengaruh secara signifikan terhadap karakter siswa Kristen. Hasil uji F menunjukkan nilai F-hitung sebesar 43,847 dengan sig 0,001 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa model regresi signifikan, sehingga Engagement Learning secara keseluruhan berpengaruh terhadap karakter siswa Kristen. Nilai R Square sebesar 0,604 menunjukkan bahwa Engagement Learning memberikan kontribusi sebesar 60,4% terhadap karakter siswa Kristen. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan hipotesis terbukti bahwa ada pengaruh penerapan engagement learning terhadap karakter siswa Kristen sebesar 60,4%.
Evaluasi Program Waktu Pribadi Dengan Allah (WPDA) Bagi Pertumbuhan Spritualitas Jemaat Menggunakan Model Countenance STAKE FEBY KAKIAY
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 9 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v9i1.299

Abstract

Program Waktu Pribadi Dengan Allah (WPDA) dirancang untuk menumbuhkan spiritualitas jemaat melalui pembacaan Alkitab dan doa. Kondisi ideal yang diharapkan dalam proses menjalankan WPDA adalah mampu meluangkan waktu, seperti halnya tentang tindakan Yesus mencari tempat sepi untuk berdoa. Namun, realitas menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan program dengan pelaksanaannya, di mana banyak anggota hanya berpartisipasi secara administratif tanpa mengalami transformasi rohani yang signifikan. Penelitian ini menekankan tiga fase, yaitu antecedents, transaction, dan outcomes. Penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk memperkuat proses evaluasi. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa program WPDA berada pada kategori kurang dalam hal kesesuaian antara intens dan observasi pada komponen antecedents (35%) dan transaction (30%). Adapun outcomes juga memperlihatkan rendahnya konsistensi anggota dalam aktivitas pembacaan Alkitab dan doa. Indikator ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu rasa malas, komitmen lemah, serta kurang memahami pentingnya WPDA. Dengan demikian, hasil yang dicapai belum menunjukkan dampak yang nyata terhadap pertumbuhan spiritualitas jemaat secara holisti, sehingga masih diperlukan perbaikan menyeluruh mulai dari tahap persiapan, proses, hingga pendampingan hasil agar program menjadi sarana transformasi spiritual yang efektif bagi jemaat.
Panggilan Pelayanan Sebagai Dasar Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Febriyanti Siramba; Yafarman zai
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 9 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v9i1.301

Abstract

Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) menempati posisi strategis dalam pendidikan karena mengemban tanggung jawab pedagogis sekaligus teologis. Dalam konteks pendidikan formal, guru PAK dituntut untuk memenuhi standar profesionalisme, sementara dalam perspektif iman Kristen, tugas mengajar dipahami sebagai panggilan pelayanan. Ketegangan antara dimensi profesional dan panggilan pelayanan sering kali belum dikaji secara mendalam dalam kajian pendidikan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis konsep panggilan pelayanan sebagai dasar profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen melalui studi pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap sumber-sumber teologi pendidikan Kristen, teori profesionalisme guru, serta kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa panggilan pelayanan bukan hanya dimensi spiritual personal, tetapi berfungsi sebagai fondasi normatif dan etis bagi profesionalisme guru PAK, yang mencakup kompetensi pedagogik, integritas moral, spiritualitas pendidik, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi panggilan pelayanan dan profesionalisme merupakan prasyarat bagi praktik Pendidikan Agama Kristen yang reflektif, holistik, dan transformatif.

Page 13 of 13 | Total Record : 123