cover
Contact Name
Nia Ekawati
Contact Email
niaekawati@poltektedc.ac.id
Phone
+6285220258385
Journal Mail Official
uppm@poltektedc.ac.id
Editorial Address
UPPM Politeknik TEDC Bandung Jl. Pesantren KM 2 Cibabat Cimahi Utara Cimahi 40513 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Tedc
Published by Politeknik TEDC
ISSN : 19780060     EISSN : 2776723X     DOI : -
Jurnal Ilmiah TEDC merupakan Jurnal Ilmiah Berkala yang diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik TEDC. Jurnal Ilmiah TEDC mempublikasikan artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan kosepsi dalam ilmu pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ekonomi dan bisnis maupun bidang-bidang ilmu lainnya. Jurnal Ilmiah TEDC berisis artikel ilmiah dari kalangan akademisi Politeknik TEDC maupun dari luar Politeknik TEDC.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
PENGUJIAN JARINGAN NIRKABEL STT BANDUNG MENGGUNAKAN QUALITY OF SERVICE (QOS) Muchamad Rusdan
Jurnal TEDC Vol 13 No 1 (2019): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.976 KB)

Abstract

Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian Quality of Service (QoS) pada jaringan nirkabel STT Bandung. Pada saat ini kebutuhan akan teknologi informasi dan komunikasi semakin tinggi. Menuntut pengguna layanan untuk dapat berkomunikasi dan terhubung dengan internet setiap saat tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Perangkat mobile saat ini harus dapat terhubung dengan jaringan nirkabel yang menawarkan konektivitas dan mobilitas yang tinggi untuk dapat terhubung dengan internet. Jaringan nirkabel menjadi salah satu fasilitas standar yang disediakan pada tempat-tempat seperti kampus, cafe, swalayan, mall, kantor, dan hotel. Pengujian jaringan nirkabel pada STT Bandung mencakup seluruh bagian lantai gedung, baik ruang kelas maupun fasilitas umum. QoS merupakan teknik untuk mengelola bandwidth, delay, jitter, dan packet loss untuk aliran dalam jaringan komputer. Pengujian QoS jaringan nirkabel STT Bandung menekankan pada pengukuran parameter delay, jitter, packet loss, dan throughput. Pengukuran QoS dilakukan secara langsung pada jaringan nirkabel dengan melakukan pengujian yang dilakukan pada tiap lantai gedung STT Bandung menggunakan aplikasi Axence netTools. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, pada jaringan nirkabel STT Bandung diperoleh nilai rata-rata delay 90,71 ms, nilai rata-rata jitter 11,92 ms, nilai rata-rata packet loss 3,90 (3%) dan nilai rata-rata throughput 28,78 ms (89%), maka merujuk pada kategori standar TIPHON jaringan nirkabel STT Bandung dapat dikategorikan bagus dengan index rata-rata 3,5.
APLIKASI DESKTOP MULTI PLATFORM UNTUK REDIS CLIENT BERBASIS TEKNOLOGI WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK ELECTRONJS DAN REACTJS D. S. Ramdan
Jurnal TEDC Vol 14 No 3 (2020): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.804 KB)

Abstract

Aplikasi desktop adalah perangkat lunak yang berdiri sendiri yang dapat dijalankan di PC desktop atau laptop. Dikalangan pengguna, perangkat lunak aplikasi desktop ini sangat populer, karena memeliki beberapa kelebihan diantaranya: (1) aplikasi desktop dapat diakses secara offline, (2) aplikasi desktop memiliki respon yang cepat, (3) aplikasi desktop kaya akan user experience (Patel et al., 2017). Perangkat lunak multi platform adalah perangkat lunak yang dapat berjalan pada lebih dari arsitektur komputer dan sitem operasi. Pengembangan aplikasi desktop multi platform memerlukan sumber daya yang banyak baik itu waktu, human resource maupun cost, karena setiap sistem operasi memiliki API yang berbeda untuk mejalan sebuah aplikasi diatasnya, sehingga developer harus menggunakan tools dan code base yang berbeda untuk membuat aplikasi yang berjalan pada multi paltfrom (Wikipedia, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengebangkan aplikasi desktop multi platform yang memiliki user experience yag sama dengan native desktop application menggunakan tools dan code base yang sama untuk setiap platform sehingga dapat mengurangi sumber daya yang dibutuhkan baik waktu, human resource dan cost dengan menggunakan ElectronJS dan ReactJS dengan studi kasus aplikasi Redis Client. Kata kunci: aplikasi desktop, multi platform, electronjs, reactjs, redis, teknologi web
ANALISIS DATABASE DAN PERANCANGAN DATA WAREHOUSE BIDANG CIPTA KARYA Nana Suryana
Jurnal TEDC Vol 12 No 2 (2018): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.037 KB)

Abstract

Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merupakan sebuah unit organisasi yang berada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang lingkup tugasnya meliputi Infrastruktur Pemukiman, Penataan Bangunan, Pengembangan Kawasan Pemukiman serta Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman. Dengan semakin tingginya tingkat pembangunan yang diselenggarakan oleh Ditjen Cipta Karya, maka semakin besar pula data yang diolah, dan hal ini membutuhkan kemampuan pengolahan data yang besar, cepat dan mempunyai informasi yang dibutuhkan oleh manajemen dalam menentukan arah kebijakan di masa depan. Maka dari itu dibutuhkan suatu Data Warehouse , dimana data warehouse ini dirancang dan dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar aplikasi yang dibangun tidak mengikuti suatu standarisasi data yang baku. Namun demikian, analisis terhadap aplikasi database yang ada di Ditjen Cipta Karya sangat membantu guna menentukan arah kebijakan Teknologi Informasi dan Komputer di lingkungan Ditjen Cipta Karya. Kata kunci: data, informasi, data warehouse
PENGGUNAAN METODE FORMAL PADA SISTEM FAULT TOLERAN INTEGRATED MODULAR AVIONICS Ida Bagus Budiyanto
Jurnal TEDC Vol 8 No 1 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.738 KB)

Abstract

Tahap analisis dan perancangan merupakan tahap yang sangat penting dalam pengembangan sebuah sistem. Kesalahan pada tahap ini akan berdampak pada tahap berikutnya, dan pada akhirnya berdampak pada kegagalan sistem. Spesifikasi yang dibuat menggunakan bahasa alami memiliki banyak kelemahan seperti kontradiktif, rancu, samar, bermakna ganda, dan tidak lengkap. Metode formal yang menggunakan logika formal dan matematika mulai digunakan untuk mengatasi hal ini. Makalah ini menggambarkan beberapa pemakaian metode formal dalam sistem fault tolerance khususnya sistem avionik modular terintegrasi. Kata kunci : metode formal, fault toleran, IMA.
ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN LEMBARAN RINGKASAN MASUK DAN KELUAR REKAM MEDIS RAWAT INAP KSM ILMU KESEHATAN ANAK GUNA MENUNJANG MUTU REKAM MEDIS DI RSUP DR HASAN SADIKIN BANDUNG Encep Hada; Neni Rohaeni; Luqmanul Hakim; Wowo Trianto; Ayu Hendrati Rahayu
Jurnal TEDC Vol 13 No 2 (2019): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.867 KB)

Abstract

Completeness of filling medical record summary sheets primarily in and out is one of the indicators of medical record quality. This research aims to know the description of the completeness of the summary sheet in and outpatient medical record inpatient internal medicine to support the quality of the medical record in a general hospital area RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. The research method used is descriptive research method. Research on data collection techniques: observation, interviews, documentation and library studies. The results showed that the completeness of the summary sheet in and out conducted by the authors obtained the percentage of completeness of charging for the months of January and February Year 2019 with a total 228 medical record file is 175 (77%) and for the incompleteness of filling of 53 (23%). The authors suggest to the hospital that: (1) Carry out the completion of the incoming and outgoing hospital outpatient submission sheets must be in accordance with the operational standards of the established procedure. (2) Increased coordination to all room officers of physicians and nurses or personnel concerned about the importance of completeness and filling in medical records. (3) Creating incomplete data on filling in incoming and outgoing summary sheets to be presented to the relevant physician.
RANCANG BANGUN RANGKA PADA MESIN PENCUCI KEONG SAWAH Agus Shaleh; Fajar Martha Budiman
Jurnal TEDC Vol 14 No 1 (2020): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.973 KB)

Abstract

Abstrak Keong sawah atau sering disebut Tutut (Bahasa Sunda) sering diolah menjadi makanan camilan khas sunda. Tutut ini sebelum menjadi makanan camilan terlebih dahulu diolah. Kendala yang dihadapi pada pengolahan tutut salah satunya dalam hal pencucian yang memakan waktu dan energi yang masih terlalu besar sehingga pengolahan tutut dirasa kurang efektif. Tentu ini suatu masalah tersendiri dalam proses pengolahan tutut. Rencana rancangan dibuat secara keseluruhan sebagai acuan dalam menentukan komponen-komponen dan proses assembling serta memperlihatkan gambaran secara utuh mesin yang akan dibuat. Dalam perancangan mesin pencuci tutut ini akan diulas terlebih dahulu secara fokus ke bagian komponen rangka kemudian selanjutnya ke penentuan komponen-komponen lainnya. Desain dan stress analisis pada rangka mesin tutut dilakukan dengan menggunakan bantuan software. Perhitungan secara manual dilakukan dan dibandingkan dengan hasil pada software agar hasil perhitungan yang diperoleh dapat akurat. Pemilihan material diambil St.37 dengan profil siku ukuran 38x38x3 mm. Pada proses akhir dilakukan pengujian pada rangka atas dan kaki rangka dimana semua komponen mesin dipasang pada rangka .Hasilnya rangka utama mampu menopang semua komponen ,rangka tidak melengkung, dan semua terpasang dengan tepat. Kata kunci: rangka, keong sawah, tutut, mesin pencuci
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN KONTROL PORTAL OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) DAN SENSOR PASSIVE INFRA RED (PIR) BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 Eva Damayanti; Terissa Nur’arini
Jurnal TEDC Vol 9 No 1 (2015): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.387 KB)

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan teknologi berkembang dengan pesat yang ditandai denganhadirnya alat-alat yang mempunyai teknnlogi berbasis otomatisasi. Salah satu contoh yaitu Portal otomatisdengan kartu RFID. Alat ini dibuat dengan tujuan mempermudah pembukaan dan penutupan portal secaraotomatis. Selain itu portal ini juga membantu meningkatkan keamanan karena untuk membuka portal kitadiharuskan memiliki kartu RFID dengan kode yang telah terdaftar di database. Kode kartu yang dimiliki olehsetiap pengendara juga berbeda satu sama lain. Metode perancangan dilakukan melalui beberapa tahapanyaitu, studi literatur dari berbagai referensi, observasi, pengumpulan data dan tahapan persiapanperancangan. Portal yang dibuat ini hanya dapat dipakai untuk akses jalan satu arah. Selain itu portal otomatisyang dibuat ini khusus untuk pengendara sepeda motor, karena digunakan sensor PIR (Passive Infra Red)dimana hanya dapat mendeteksi gerakan manusia. Sensor PIR dipilih karena harganya terjangkau dan mudahdigunakan serta lebih menjamin keselamatan pengendara karena portal akan tertutup jika sensor sudah tidakmendeteksi adanya pengendara yang melewati portal. Seluruh sistem pengaturan pada portal ini dikontrol olehMikrokontroler Atmega 8535.Kata Kunci: Portal, otomatis, RFID, PIR, Mikrokontroler ATmega 8535,
SIMULASI PERHITUNGAN INTENSITAS RADIASI DAN ENERGI SURYA DENGAN TURBO PASCAL 5.5 Ahmad Kurnia
Jurnal TEDC Vol 15 No 3 (2021): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.625 KB)

Abstract

Potensi Energi Surya sebagai energi baru dan terbarukan di Indonesia sangat besar, per-harinya mencapai 4800 watt-jam/m2 atau 17 juta joule/m2. Salah satu faktor penyebabnya karena letak geografis Indonesia di daerah tropis, dimana matahari memancarkan sinarnya setiap tahun. Melihat begitu besarnya potensi energi surya, maka perencanaan pemanfaatannya sangat diperlukan, dan untuk tujuan dimaksud perlu simulasi perhitungan dalam memprediksi besarnya energi surya di suatu lokasi. Tulisan ini membahas simulasi perhitungan model matematis radiasi surya dengan menghitung radiasi surya global dari persamaan geometri surya dan data kondisi cuaca di suatu lokasi. Perhitungan menggunakan program Turbo Pascal 5.5, salah satu program yang banyak digunakan untuk komputasi di bidang sains dan teknik. Hasil perhitungan untuk energi harian rata-rata dengan sampel kota Bandung, diperoleh yang tertinggi pada bulan Januari yakni 8515 Wh/m2 dan terendah bulan Juli 5936 Wh/m2. Untuk perbedaan hasil simulasi besarnya radiasi surya global per detik di kota Bandung pada radiasi puncak (tengah hari pukul 11.00 – 13.00) antara bulan Januari dan Juli mencapai 486 W/m2 . Sedangkan perbedaan besar radiasi surya bila dilihat hanya pengaruh jarak bumi-matahari, yakni radiasi saat jarak terjauh (aphelion) tanggal 6 Juli dan saat jarak terdekat (perihelion) tanggal 5 Januari, hanya berbeda 57,9 W/m2. Ini berarti Deklinasi Surya kota Bandung pada bulan Januari dan Juli menjadi faktor utama tinggi-rendahnya radiasi surya di dua bulan tersebut dan bukan karena faktor jarak bumi-matahari terdekat dan terjauh. Hasil perhitungan dalam simulasi ini cukup akurat, hanya berbeda 3,6% dengan hasil pengukuran oleh LAPAN, sehingga model matematis simulasi perhitungan energi radiasi surya ini dapat digunakan untuk perencanaan pemanfaatan energi surya di suatu tempat dalam suatu waktu tertentu. Kata kunci: energi surya, radiasi surya global, simulasi perhitungan, aphelion-perihelion, deklinasi surya
RANCANG BANGUN MESIN PEMOTONG MONCONG KEONG SAWAH Agus Saleh; Aditya Karisma
Jurnal TEDC Vol 12 No 1 (2018): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.185 KB)

Abstract

Keong sawah (Pila ampullacea) adalah sejenis siput air yang mudah dijumpai di perairan tawar Asiatropis, seperti di sawah, aliran parit, serta danau. Hewan bercangkang ini dikenal pula sebagai Keong gondang, siput sawah, siput air, atau sawah. Bentuk keong sawah agak menyerupai siput murbai, masih berkerabat, tetapi keong sawah memiliki warna cangkang hijau pekat sampai hitam. Metode perancangan yang digunakan adalah dengan Alur diagram tahapan perancangan dan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data antara lain wawancara, studi pustaka, dan pengamatan. Perancangan dalam pembuatan mesin pemotong moncong keong sawah ini berguna untuk mempermudah proses pemotongan dari sistem konvensional ke sistem semi otomatis sehingga keamanan pada saat proses pemotongan bisa lebih terjaga dan meningkatkan kuantitas hasil pemotongan. Alat yang digunakan untuk memotong moncong keong sawah menggunakan motor listrik dan pully cutting blade. Bahan pisau mesin pemotong keong sawah ini menggunakan 304 stainles steel, merupakan baja dengan karbon cukup tinggi dan chromium tinggi, kekerasan tinggi maximal 60 hrc sangat tahan karat dan kekerasannya cukup baik. Stainles 304 cukup sulit terserang korosif dan karat sehingga jenis bahan ini sangat cocok untuk bahan pemotong dimana bahan yang akan di potong mengandung air atau lembab salah satunya keong sawah. Kata kunci: keong sawah, motor listrik, stainless
TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP PEMAKAIAN PEWARNA SINTETIK RHODAMIN B PADA MASYARAKAT Ina Yulianti
Jurnal TEDC Vol 11 No 3 (2017): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.023 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat,menyebabkan tingginya pemenuhan kebutuhan bahan pangan, yang berimbas pada persaingan diantarapara produsen. Penambahan zat aditif seperti pewarna sistetis pada bahan olahan pangan ditujukan untukmeningkatkan kualitas bahan pangan tersebut supaya terlihat menarik dengan warna yang cerah. Pemakaianzat aditif pewarna tekstil rhodamin B terhadap campuran bahan pangan olahan sangat dilarang danmelanggar peraturan nomor No. 722/Menkes/Per/IX/1988 karena dapat merusak sistem organ dalam tubuhkhususnya hati dan ginjal. Tanggung jawab sosial seorang ilmuwan dalam hal ini sangat dibutuhkan untukmeluruskan kekeliruan yang ada di masyarakat. Selain dari menganalisis kebenaran opini tersebut, jugaharus diteliti secara ilmiah terhadap sampel yang tercermar bahan aditif pewarna tekstil seperti rhodamin B.Ilmuwan harus bersifat konsisten terhadap proses penelaahan keilmuan, imperatif menempatkan masalahsesuai pada proporsi yang sebenarnya, perspektif terhadap kebenaran, untung-rugi, baik-buruk sehinggapermasalahan diselesaikan secara objektif dan masyarakat dapat menerima keputusan hasil dari penjelasanilmuwan tersebut. Tanggung jawab sosial terhadap pemakaian rhodamin B di masyarakat harus diselesaikanilmuwan secara persuasif, argumentatif, menyampaikan dengan bahasa yang dapat dimengerti olehmasyarakat pada umumnya, tidak hanya mengandalkan pengetahuan dan daya analisisnya akan tetapi jugadidukung dengan integritas kepribadiannyaKata kunci: tanggung jawab sosial, rhodamin B, konsisten, perspektif, argumentatif