Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 7 (2024)"
:
10 Documents
clear
PENERAPAN SCAFFOLDING UNTUK MENGUATKAN PEMAHAMAN MATERI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X SMAN 6 MALANG
Aditya Wardana, Muhammad
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um063v4i7p1
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan scaffolding pada zone of proximal development (ZPD) peserta didik dalam pembelajaran sejarah di kelas X SMAN 6 Malang serta bagaimana tahapan yang dapat dilakukan dalam menerapkan scaffolding dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan alamiah (natural setting) dan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tahapan yang harus dilakukan dalam menerapkan scaffolding dalam proses pembelajaran. Dengan menerapakan scaffolding pada ZPD peserta didik maka akan dapat menciptakan suasana kelas yang aman dan nyaman untuk belajar. Kondisi pembelajaran peserta didik dapat menjadi lebih menyenangkan, variative serta dapat menumbuhkan sikap saling tolonh-menolong antara satu sama lain
PENUGASAN VIDEO VLOG KUNJUNGAN BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA MALANG SEBAGAI BENTUK ASESMEN FOR LEARNING DENGAN PENDEKATAN CRT
Ningsih, Indah Suharti
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini mengusulkan penugasan video vlog kunjungan bangunan bersejarah di Kota Malang sebagai bentuk Asesmen for Learning (AfL) dengan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Vlog ini memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi sejarah kota secara kreatif dan interaktif, sekaligus mempromosikan inklusivitas dan kesadaran budaya dalam pembelajaran. Melalui penugasan ini, siswa dapat mempelajari sejarah dan budaya Kota Malang secara mendalam melalui observasi langsung dan riset mandiri, mengembangkan keterampilan komunikasi dan presentasi dengan memproduksi video vlog yang menarik dan informatif, meningkatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya lokal, menerapkan pendekatan CRT dengan menghargai keragaman budaya dan mempromosikan inklusivitas dalam pembuatan vlog. Penilaian vlog akan fokus pada keakuratan informasi sejarah, kreativitas penyampaian, dan keterlibatan dengan pendekatan CRT. Artikel ini mendemonstrasikan bagaimana AfL dengan pendekatan CRT dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran sejarah yang autentik dan bermakna bagi siswa
PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP NEGERI 15 MALANG MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENYAMBUT ERA 5.0
Mahilda, Rolliyana Riska
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pentingnya penguatan karakter peserta didik sebagai mata pelajaran wajib dalam rangka menyambut era 5.0. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian hasil kajian pustaka (prosiding online, buku dan media berita baik online atau offline serta jurnal online). Hasil pemikiran menunjukkan bahwa di era 5.0, pendidikan kewarganegaraan di sekolah memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam membangun dan memperkuat karakter peserta didik berdasarkan nilai Pancasila. Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter individu dapat dibentuk dengan baik jika individu bisa berpikir positif pada hal-hal yang akan dihadapi ketika bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Peran guru juga amat penting terhadap terlaksananya pembelajaran karena kaitannya dengan karakter dan moral peserta didik. Guru semestinya mempunyai kompetensi dan strategi dalam mengimplementasikan karakter yang akan dicapai sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dibuat. Dengan demikian, penguatan karakter peserta didik, perlu dibangun melalui pendidikan kewarganegaraan dan peran guru di sekolah serta strategi dalam mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter terutama pada tingkat satuan pendidikan dapat melalui keikutsertaan dalam kegiatan Intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler yang efektif dalam menyambut era 5.0.
PENINGKATAN KARAKTER LUHUR TOLERANSI SISWA MELALUI PENGAMALAN NILAI PANCASILA (STUDI KASUS SISWA KELAS VII F SMPN 24 MALANG)
Budi Hartono, Selamat;
Purnomo, Agus
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana strategi dalam meningkatkan karakter luhur toleransi siswa kelas VII F SMPN 24 Malang. Melalui pengamalan nilai Pancasila diharapkan siswa bisa belajar dan memahami betapa pentingnya toleransi sebagai upaya dalam mengoptimalisasikan hubungan sehat dengan sesama teman, guru, dan warga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kerakter luhur toleransi siswa Kelas VII F melalui pembiasaan terlatih dalam mengikuti setiap proses pembelajaran mulai dari tahapan pembelajaran, keteladanan, penguatan, dan pembiasaan serta diiringin dengan penerapan nilai Pancasila di kelas dengan aktivitas dimulai dari berdo’a, pembentukan kelompok diskusi berdasarkan asesmen diagnostik awal, bertutur kata baik, menjalankan tugas dengan tanggung jawab, membantu tanpa mengharapkan imbalan.
PENERAPAN TEKNOLOGI BERBASIS INOVASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)
Handayani, Dian Ratna;
Gede Agung, Dewa Agung;
Agustiyanto, Achmad
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan merupakan suatu kata kunci dari sebuah usaha untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Perekmbangan paradigma pendidikan yang terjadi dimana proses pendidikan yang semula berpusat pada guru bergeser menjadi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam pembelajaran secara mandiri ini akan berkaitan dengan kemajuan teknologi Pihak sekolah terutama guru sebagai pihak yang berperan sangat aktif didalam pembelajaran juga telah memanfaatkan penggunaan teknologi digital sebagai pelaksanaan kegiatan dalam pembelajaran. di SMPN 12 Malang tepatnya pada kelas 9 untuk mata pelajaran IPS pendidik belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi inovatif. Dari pemaparan tersebut penulis mengembangkan sebuah penerapan teknologi berbasis inovasi untuk meningkatkan hasil belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Adapun penggunaan media berbasisi aplikasi ini dapat mempermuda dalam penyampaian materi yang menyenangkan. Metode yang digunakan yatu kualitatif dengan pendekatan dikriptif. Hasil yang didapatkan yaitu terdapat penigkatan hasil belajar yang didapatkan oleh setiap peserta didik tidak hanya itu dengan penerapan teknologi berbasis inovasi ini dapat menguragi kebosanan peserta didik
JAUH LEBIH DARI PENGAJAR: ESENSI KARAKTER LUHUR GURU DALAM MEMAHAMI KEBUTUHAN PESERTA DIDIK PADA FILM “TAARE ZAMEEN PAR”
Rochmah, Dinta Wisnu Nur;
Setiawan, Heru Dwi;
Septyana, Risa;
Damayanti, Rizky Eka;
Subkhiyah, Tutimatus
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui esensi karakter luhur guru dalam memahami kebutuhan peserta didik pada film “Taare Zameen Par” dan penting menerapkan karakter luhur dalam diri guru bagi peserta didik dan lingkungannya. Hal tersebut berangkat dari sebuah pandangan penerapan karakter luhur dalam memberikan dampak positif pada perkembangan peserta didik. Guru memiliki peran sentral dalam membentuk lingkungan belajar yang sehat dan membawa nilai-nilai positif kepada peserta didik. Penulisan ini menunjukkan bahwa karakter luhur guru memiliki dampak lebih besar, inspiratif dan memberikan teladan bagi peserta didik untuk mengembangkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. “Taare Zameen Par” merupakan salah satu film yang merefleksikan hubungan antara peserta didik dengan guru, peserta didik dengan lingkungannya, dan hubungan peserta didik dengan keluarga yang kerap kita jumpai di kehidupan nyata. Manfaat dari penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang esensi pendidikan secara holistik melalui pembentukan karakter luhur pada guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu dengan membahas objek penelitian sesuai data-data yang diperoleh dari kegiatan observasi dan dokumentasi. Fokus utama penulisan adalah menjelaskan bagaimana karakter luhur guru, seperti: Respectful, Religius dan Menjauhi Ghibah, Responsif, Open minded, Tulus dan Menjiwai, Sehat dan Bugar dalam pengaruhnya kepada lingkungan sekitar. Bagaimana karakter luhur guru dapat mempengaruhi atmosfer kelas, membentuk karakter peserta didik dan memotivasi mengembangkan potensi peserta didik dalam hasil belajar
KAJIAN LITERATUR PENERAPAN PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL PADA MATA PELAJARAN SAINS
Fildaniyah, Masroul;
Habidin, Habidin;
Purwikoro, Radit
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan Sains telah mengalami perkembangan yang signifikan dengan memperhatikan aspek Social-Emotional Learning (SEL) sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penerapan Pembelajaran Sosial-Emosional (SEL) dalam konteks pendidikan Sains. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dari beberapa artikel ilmiah terkait penerapan pembelajaran SEL dalam mata pelajaran Sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SEL dalam pembelajaran Sains memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa serta pengembangan keterampilan sosial dan emosional mereka. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa pembelajaran Sains yang memperhatikan aspek SEL tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga membantu mereka mengelola emosi, meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran, dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting untuk kesuksesan di masa depan. Dengan demikian, integrasi SEL dalam pendidikan Sains bukan hanya meningkatkan prestasi akademik siswa, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mendukung perkembangan pribadi siswa, dan menciptakan suasana kelas yang positif.
ANALISIS NILAI-NILAI RELIEF GARUDEYA PADA SITUS CANDI KIDAL TERHADAP PENGUATAN KARAKTER KEBHINEKAAN PESERTA DIDIK DI SMKN 10 MALANG
Fitria Intan, Marsha;
Rahmah, Nadya;
Andriani, Prasepti;
Nugroho Widiadi, Aditya
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tantangan degradasi moral akibat globalisasi yang terjadi di Indonesia merupana fenomena yang ironos. Untuk itu perlu adanya pengimplementasian konsep pendidikan budaya dan karakter bangsa melalui sektor pendidikan. Konsep budaya yang dimaksud bisa budaya tak benda atau budaya benda seperti candi Kidal. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah nilai-nilai karakter yang terdapat pada relief Garudeya yang ada di Candi Kidal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian sejarah. Pada langkah heuristik, Peneliti melakukan dokumentasi relief garudeya dan didukung literatur yang relevan.Kemudian langkah kritik dilakukan dengan menyelidiki kesahihan data-data yang telah didapat pada proses heuristic. Dilanjutkan dengan langkah interpretasi yakni proses merangkai fakta supaya menjadi sebuah keseluruhan yang rasiona. Langkah ke empat adalah historiografi yaitu kegitan menulis hasil penelitian. Teknik penelitian yakni menggunakan observasi dan wawancara yang dilakukan kepada pendidik dan peserta didik di SMKN 10 Malang sebagai objek penelitian ini. Berdasarkan penelitian ini, diketahui bahwa SMKN 10 Malang telah berhasil menerapkan nilai-nilai karakter relief Garudeya dalam lingkungan pendidikannya. Nilai-Nilai karakter yang telah diterapkan yaitu nilai kejujuran,disiplin, kerja keras, demokratis, semangat kebangsaan dan cinta tanah air dan tanggung jawab.
A REFLECTIVE STUDY OF GARDNER'S MULTIPLE INTELLIGENCE (MI) THEORY: RELEVANCE AND ITS IMPLICATIONS FOR SOCIAL SCIENCE LEARNING
Romadhina, Lailatul;
Ruja, I Nyoman
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini mendiskusikan teori kecerdasan majemuk yang digagas oleh Howard Gardner dan bagaimana sebetulnya teori tersebut cukup relevan dengan problem-problem kompleks dalam dunia pendidikan di Indonesia secara umum dan juga terhadap model, pendekatan, dan strategi dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial secara khusus. Penelitian ini menguraikan analisis mendalam dengan berbasis pada studi Pustaka (library research). Tiga persoalan yang didiskusikan dalam artikel ini meliputu: problem pendidikan dan pendekatan dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial; Kecerdasan majemuk dalam pandangan Gardner; dan Relevansi serta implikasinya terhadap pendekatan pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks terutama terkait dengan paradigma pendidikan tradisional yang masih dominan dan kesenjangan sosial yang memengaruhi ketersampaian kurikulum. Paradigma top-down yang diadopsi oleh Kurikulum Merdeka tampaknya hanya mencapai kalangan elit, sementara wilayah akar rumput terabaikan karena berbagai faktor seperti sarana-prasarana, sumber daya manusia yang terbatas, dan watak pendidik itu sendiri. Dalam konteks ini, teori Kecerdasan Majemuk Gardner menawarkan pandangan baru bahwa setiap individu memiliki kecerdasan yang beragam, yang perlu dipahami oleh pendidik dalam merancang strategi pembelajaran, terutama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dengan mempertimbangkan keberagaman kecerdasan, pendidik IPS dapat merancang pembelajaran yang inklusif dan responsif, menggunakan berbagai metode pengajaran dan alat bantu yang memungkinkan setiap siswa untuk mengeksplorasi materi melalui kecerdasan yang paling dominan bagi mereka. Ini memungkinkan siswa dengan kecerdasan logis-matematis untuk mendalami analisis data ekonomi atau konflik sejarah, sementara siswa dengan kecerdasan interpersonal dapat berkolaborasi dalam mengeksplorasi isu-isu sosial. Dengan demikian, pendekatan berbasis teori Kecerdasan Majemuk memungkinkan pendidik untuk merancang pembelajaran yang lebih bervariasi dan relevan dengan kebutuhan dan kecerdasan individual siswa dalam konteks pembelajaran Imu pengetahuan sosial
PERAN FILOSOFI PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA
Insani, Silvi Nur;
Haryono, Agung;
Fahrudin, Ria Nuzul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh nasional Indonesia yang terkenal karena perjuangannya di bidang pendidikan, memainkan peran penting dalam pembentukan karakter siswa melalui konsep-konsep filosofisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan filosofis yang dikemukakannya dalam membentuk karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara, khususnya Tri Pusat Pendidikan dan Sistem Among, berperan signifikan dalam pendidikan karakter siswa. Tri Pusat Pendidikan menegaskan pentingnya pendidikan dalam tiga lingkungan: keluarga, sekolah formal, dan masyarakat non-formal. Sementara itu, Sistem Among menekankan peran guru sebagai teladan dalam pembentukan karakter siswa. Kesimpulannya, filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam aspek kepemimpinan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial, serta memberikan wawasan berharga dalam konteks pendidikan modern. Implementasi filosofi ini juga dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih holistik dan mendukung perkembangan moral siswa. Dengan demikian, ajaran-ajaran Ki Hadjar Dewantara tetap relevan dan dapat diaplikasikan dalam sistem pendidikan saat ini untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas tinggi.