Articles
171 Documents
Kesantunan Linguistik dan Kesantunan Pragmatik dalam Tuturan Imperatif Peserta Didik
Candra Pratiwi
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.747 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v2i2.3513
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesantunan linguistik dan kesantunan pragmatik yang digunakan oleh anak usia sepuluh tahun pada jenjang sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan linguistik dan kesantunan pragmatik dalam tuturan imperatif anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang anak berusia sepuluh tahun yang sedang menempuh pendidikan di sekolah dasar. Data dalam penelitian ini berupa kesantunan linguistik dan kesantunan pragmatik dalam tuturan imperatif oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan dalam tuturan imperatif yang dituturkan oleh subjek penelitian dilakukan dengan dua bentuk kesantunan, yaitu kesantunan linguistik dan kesantunan pragmatik. Kesantunan linguistik terlihat dari tiga bentuk, yakni dari panjang-pendek tuturan, urutan tutur dan penggunaan ungkapan-ungkapan penanda kesantunan yang digunakan oleh subjek penelitian. Sementara itu, kesantunan pragmatik dalam tuturan imperatif anak usia sekolah dasar diwujudkan dalam dua bentuk tuturan, yakni tuturan deklaratif dan tuturan interogatif. Kesantunan pragmatik imperatif dalam tuturan deklaratif berupa tuturan deklaratif ajakan, sedangkan kesantunan pragmatik imperatif dalam tuturan interogatif diwujudkan dalam bentuk pertanyaan.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI MASA PANDEMI (Studi Kualitatif Pada Guru IPS di SMP N 1 Kibang)
Titik Muji Rahayu;
Tusriyanto Tusriyanto;
Sri Wahyuni
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 3 No 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.97 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4992
Penelitian ini berfokus pada Kompetensi Pedagogik Guru yang mencakup empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kurangnya profesionalitas guru dalam pembelajaran di masa pandemi, dilihat dari tidak diterapkannya kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPS SMP N 1 Kibang, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer guru IPS SMP N 1 Kibang. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduction, data display dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kompetensi Pedagogik Guru IPS di SMP N 1 Kibang sudah baik, hal ini dapat dilihat dari penguasaan indikator kompetensi pedagogik guru yaitu kemampuan guru dalam pemahaman peserta didik, perancangan dan pelaksanaan dari perangkat pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik.
Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 267 K/Ag/2018 Tentang Sengketa Hibah Harta Bersama dalam Perkawinan
Serli Sulasina;
Teki Prasetyo Sulaksono;
Yuli Kurniasih
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.426 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2733
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang sengketa hibah harta bersama dari putusan Mahkamah Agung nomor 267 K/Ag/2018. Harta kekayaan merupakan salah satu faktor yang penting dalam perkawinan karena dapat dikatakan sebagai penggerak suatu kehidupan perkawinan. Suami memiliki kewajiban memberi nafkah pada keluarga, namun di masa sekarang wanita hampir sama memiliki kesempatan dalam pergaulan sosial, wanita juga sering berperan dalam kehidupan ekonomi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepuskaan yang termasuk dalam yuridis normatif, yaitu penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Dalam setiap penulisan hukum, instrumen yang selalu digunakan untuk menjadi jalan penyelesaian masalah adalah instrumen yuridis yang bersumber pada UUD 1945, Pancasila serta semua berbagai peraturan perundangan lain Pertimbangan hakim dalam memutuskan Perkara Nomor 267 K/Ag/2018 Tentang sengketa hibah harta bersama sangatlah sejalan dengan teori mashlahah, yakni sebagaimana prinsip maqashid syariah dalam hal menjaga jiwa dan menjaga harta. Dengan adanya putusan tersebut tentu akan memberikan ketenangan jiwa bagi istri sirri dan juga memberikan harta yang sudah semestinya menjadi bagian istri sirri dan anaknya.
Analisis Perilaku Siswa Dalam Proses Belajar Mata Pelajaran IPS Yang Mengalami Broken Home Di SMPN 1 Seputih Surabaya
Aditya Wibowo;
Linda Nurlatifah;
Rifda Shofhatunnaja;
Zainul Muklis;
Karsiwan Karsiwan
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.568 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4322
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti Perilaku Siswa Dalam Proses Belajar Mata Pelajaran Ips Yang Mengalami Broken Home Di Smpn 1 Seputih Surabaya. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam jurnal ini adalah tehnik dokumentasi serta menggukan metode penelitian kepustakaan. Serta teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari hasil peneitian dan analisis bahwa broken home” biasanya digunakan untuk menggambarkan keluarga yang berantakan akibat orangtua tak lagi peduli dengan situasi dan keadaan keluarga serta anaknya di rumah. Orangtua tidak lagi perhatian terhadap anak-anaknya, baik masalah di rumah, sekolah, sampai pada perkembangan pergaulan di masyarakat. Broken home bisa juga diartikan dengan kondisi keluarga yang tidak harmonis dan ridak berjalan layaknya keluarga yang rukun, damai, dan sejahtera karena sering terjadi keributan serta perselisihan yang menyebabkan pertengkaran dan berakhir pada perceraian. Bahwa siswa yang mengalami keluarga broken home mengalami perubahan kebiasaan belajar dari beberapa aspek yaitu mempersiapkan semua keperluan study pada malam harinya sebelum berangkat ke sekolah, selalu berusaha senantiasa hadir di kelas sebelum pelajaran dimulai
Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Di Desa Rejo Binangun
Dewi Chantika Surahman;
Anita Lisdiana;
Wardani Wardani
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.202 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2141
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengetahui perubahan sosial budaya pertanian pada masyarakat di Desa Rejo Binangun Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur dengan menganalisis perubahan sosial yang terjadi akibat dari kemajuan teknologi mesin. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Analisis berdasarkan pada fenomena sosial, literatur yang relevan, dan kajian historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan sosial budaya masyarakat di bidang pertanian pada masyarakat Desa Rejo Binangun Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Masyarakat Suku Bali mengalami perubahan sosial di bidang pertanian yang awalnya bertani secara konvensional, perlahan bergeser mulai menggunakan mesin dan ke arah industrial. Budaya derep perlahan-lahan mulai berkurang. Hal ini disebabkan oleh adanya teknologi baru berupa mesin pertanian pada proses panen padi. Kata Kunci: perubahan sosial, budaya, derep
Manajemen Konflik Dalam Menyelesaikan Konflik di Dalam Organisasi Risma Di Desa Makarti Kecamatan Tumijajar
Nikmatullah Taufiquzzaman;
Suni Nurul Wajilah;
Anita Lisdiana
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.359 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v2i2.3518
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen konflik dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di dalam organisasi RISMA. Dalam penelitian ini akan membahas apa saja langkah-langkah dalam menejemen konflik yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan konflik dalam organisasi RISMA, kemudian dalam penelitian ini juga membahas bagaimana peran menejemen konflik dalam menyelesaikan konflik yang ada dalam organisasi RISMA tersebut. Dalam penelitian tersebut metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif hasil dari penelitian tersebut yaitu, terdapat lima langkah-langkah yang di lakukan dalam menejemen konflik untuk menyelesaikan sebuah konflik yaitu Pengenalan Diagnosis, Menyepakati solusi, Pelaksanaan, Evaluasi dan kemudian menejemen konflik memiliki peraan dalam menyelesaikan konflik dalam suatu organisasi rima yaitu, dengan adanya menejemen konflik diharapkan dapat menyelesaikan konflik dengan baik, serta dapat mengatasi masalah dengan langkah-langkah yang benar sehingga konflik yang terjadi dapat dimanfaatkan ke arah produktif bila di kelola secara baik.
Penggunaan Media Pembelajaran Wayang Kreasi untuk Mengenalkan Suku dan Budaya di Indonesia Serta Menanamkan Sikap Toleransi Siswa pada Mata Pelajaran IPS
maulida maulida khafidoh
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.125 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2741
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran wayang kreasi untuk mengenalkan suku dan budaya di Indonesia serta menanamkan sikap toleransi siswa pada mata pemlajaran IPS kelas 5 di rumah belajar desa berdaya Somawangi kecamatan Mandiraja, kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mana penelitian ini mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena yang hasil penelitiannya berupa deskriptif, dan menggunakan metode wawancara dan observasi. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan media media pembelajaran wayang kreasi untuk mengenalkan suku dan budaya di Indonesia serta menanamkan sikap toleransi siswa pada mata pelajaran IPS merupakan media pembelajaran yang tepat, menciptakan suasana yang kondusif, asyik dan menyenangkan, Dari lembar observasi yang telah di isi setiap kelompok, terdapat 4 kelompok menjawab benar semua dan sempurna dan 1 kelompok yang lain menjawab baik namun kurang sempurna, hal ini diakumulasi dalam tahapan baik karna 90% keberhasian pembelajaran tercapai. Dari hasil Tanya jawab tersebut 88% dari 25 siswa dapat menyebutkan keragaman suku dan budaya di Indonesia serta penanaman sikap toleransi yang telah dipelajari dengan baik dan 12% lainya masih dikatakan kurang baik
PERAN FINANCIAL TECHNOLOGY SYSTEM DI PERBANKAN INDONESIA DI ERA PANDEMI COVID 19
Sari Narulita;
Vetri Yanti Zainal
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 3 No 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.354 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4622
Perkembangan Fintech di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, terbukti pada saat pandemi COVID 19 penggunaan FinTech masih mengalami kenaikan meskipun lambat, diharapkan setelah paska pandemi COVID 19 FinTech di Indonesia bisa menjalin kolaborasi yang baik dengan industry perbankan dan Lembaga Keuangan Perbankan, karena timbul semacam tren digitalisasi pada gaya hidup masyarakat Indonesia yang dipicu oleh peraturan pemerintah seperti jaga jarak sosial, jaga jarak secara fisik dan kerja dari rumah. Kata Kunci : Fintech,Perbankan
Mitigasi Ancaman Krisis Ekonomi Keluarga Akibat Pandemi Covid 19
Candra Pratiwi;
Arista Wati;
Citra Ayyuhda
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.297 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2140
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Mitigasi terhadap ancaman krisis ekonomi keluarga yang dilakukan oleh pemerintah akibat pandemi Covid-19. Subjek penelitian ini adalah pemerintah selaku pelaksana proses mitigasi dalam meminimalisir ancaman krisis ekonomi keluarga akibat dari adanya Pandemi Covid 19. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencari informasi dari berbagai sumber terkait pandemi covid 19, mulai dari pengetian, gejala, upaya pencegahan, mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah dalam meminimalisir kerugian maupun korban dari bencana pandemi hingga bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan krisis ekonomi keluarga. Data yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil informasi yang diperoleh peneliti bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan krisis ekonomi keluarga yang mengharuskan pemerintah melakukan mitigasi dalam rangka meminimalisir korban maupun kerugian yang dialami dengan memberikan berbagai macam bantuan sosial yang bertujuan agar sedikit meringkan krisis ekonomi keluarga ditengah wabah pandemi Covid-19. Kata Kunci: Mitigasi, Krisis Ekonomi Keluarga, Pandemi dan Covid-19
Peranan Orang Tua Dalam Membimbing Serta Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Di Tengah Pandemi Covid-19
Deri Ciciria;
Fikry Ulan Sari;
Khoirun Khoirun;
Sumiyati Sumiyati;
Tubagus Ali Rachman Puja Kesuma
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.134 KB)
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4318
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam membimbing serta mengatasi kesulitan belajar anak di tengah pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran orang tua dalam Pembelajaran jarak jauh atau daring sangatlah penting, karena dalam pembelajaran daring ini anak lebih banyak berinteraksi dengan orang tua, sehingga orang tua memiliki peranan besar dalam proses pembelajaran daring ini. Dalam pembelajaran daring ini orang tua juga kerap kali mengalami kendala seperti tidak memiliki gadget/Hp yang memadai, sinyal internet yang kurang lancar, terbatasnya biaya untuk membeli pulsa, dan masih banyak lagi. Tetapi di samping itu semua banyak dari orang tua yang mengusahakan kenyamanan anak dalam pembelajaran daring ini.