cover
Contact Name
Wardani
Contact Email
socialpedagogy@metrouniv.ac.id
Phone
+62853666779094
Journal Mail Official
socialpedagogy@metrouniv.ac.id
Editorial Address
Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FTIK Institut Agama Islam Negeri Metro Jl. Ki Hajar Dewantara Kampus 15A Iringmulyo Kota Metro Lampung 34111. email : socialpedagogy@metrouniv.ac.id
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
ISSN : 27227138     EISSN : 27227154     DOI : https://doi.org/10.32332/social-pedagogy
Scope Artikel yang akan dipublikasikan merupakan hasil penelitian dan pengembangan yang di lakukan oleh dosen, guru, dan mahasiswa dalam bidang: Studi Sosial/ Pendidikan IPS Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Kajian Pendidikan Sejarah Kajian Pendidikan Ekonomi Kajian Pendidikan Geografi Kajian Sosiologi Kajian Antropologi Kajian Ilmu-Ilmu Sosial
Articles 171 Documents
Analisis Konflik Antara Masyarakat Dengan Pemerintah Desa di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan Lampung Timur Deri Ciciria; Lian Ferliana; Wellfarina Hamer
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.452 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v2i2.3512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis konflik antara masyarakat dengan pemerintah desa di desa Wonosari Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik yang terjadi antara pemerintah desa dengan masyarakat di Desa Wonosari dilatarbelakangi oleh berbagai faktor seperti kurangnya sosialisasi, kurangnya komunikasi, dan kurangnya keterbukaan antara pemerintah desa kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan untuk resolusi konflik antara pemerintah desa dengan masyarakat yaitu melakukan negoisasi. Pada proses negoisasi ini pemerintah desa menyampaikan dan menjelaskan secara jelas dan mendalam tentang perbaikan saluran air tersebut yang disampaikan kepada kader serta pamong desa, kemudian kader dan pamong desa ini menyampaikan dan menjelaskan kepada masyarakat
UPAYA GURU DALAM MENGATASI KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMP ISLAM KEBUMEN Muhamad Akmal Nur Pasha
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 3 No 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.349 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4993

Abstract

Tujuan yang ingin dicapaiii dari iipenelitian iiiniii iiadalahi untukii iimengetahuiii iiupayai guru dalam iimengatasiii iikenakalanii pesertaii iididikii iidiii iiSMPii iiIslamii iiKebumenii iikecamatanii sumberejoii iikabupatenii iitanggamus. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru dan peserta didik SMP Islam Kebumen, metode pengumpulan data yang digunakan penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa upaya guru di SMP Islam Kebumen dalam mengatasi kenakalan peserta didik telah menggunakan usaha preventif (pencegahan), represif (pembinaan) dan Kuratif (menanggulangi). Selain dengan usaha tersebut guru di SMP Islam juga memberikan punishment (hukuman) kepada peserta didik yang melakukan kenakalan, akan tetapi punishment yang diberikan adalah punishment yang bersifat mendidik, bahwa upaya guru dalam mengatasi kenakalan peserta didik sudah baik akan tetapi perlu ditingkatkan lagi agar peserta didik tidak lagi mengulangi kenakalan-kenakalannya, hal ini terbukti dengan telah diterapkannya program membaca Al-qur’an disetiap pagi sebelum pembelajaran dilaksanakan, dengan adanya program ini diharapkan peserta didik memiliki jiwa al-qur’an yang dapat menjadikan peserta didik berbudi luhur sesuai ajaran Al-qu’an.
Dinamika Kelompok Dasa Wisma dalam Pengembangan Desa Wisata Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan Via Ainun Sholiha Afif; Sugihardjo Sugihardjo; Agung Wibowo
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.335 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedinamisan kelompok dasa wisma melalui unsur-unsur dinamika kelompok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang disajikan dalam analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Terdapat 9 informan dalam penelitian, 3 diantaranya ditentukan secara purposive (sengaja) kemudian sisanya dipilih secara snow ball. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder yang dihasilkan dari teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kelompok dalam Kelompok Dasa Wisma yang telah aktif yakni Melati 1, Melati 2, Melati 3, Dahlia 1, Dahlia 2, dan Dahlia 3 memiliki kedinamisan kelompok yang baik. Terlihat dari kesesuaian keadaan kelompok dengan indikator-indikator penilaian dalam setiap unsur-unsur pembentuk dinamika kelompok. Ada 9 unsur-unsur pembentuk dinamika kelompok yaitu tujuan kelompok, struktur kelompok, fungsi tugas kelompok, pengembangan dan pembinaan kelompok, kekompakan kelompok, suasana kelompok, keefektifan kelompok dan maksud terselubung. Kedinamisan yang terjadi secara tidak langsung mempengaruhi kelompok untuk terlibat mendukung penyelenggaraan kegiatan wisata dalam pengembangan Desa Wisata Genilangit. Keterlibatan ini terwujud dalam kegiatan-kegiatan kelompok yaitu kerajinan pembuatan batik, kebun bibit, jasa catering, dan pembuatan jajanan rumahan.
Sepenggal Pemikiran John Dewey Tentang Demokrasi Tusriyanto Tusriyanto; Karsiwan Karsiwan
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.84 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4321

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan pemikiran Dewey tentang demokrasi bahwasanya tingginya partisipasi rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka dapat mendorong pada terwujudnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pemerintahan yang demikian merupakan pemerintah yang demokratis, kedekatan dengan rakyat akan menjadi perekat bangsa. Sedangkan pentingnya pendidikan demokrasi antara lain dapat dilihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam demokrasi. Nilai nilai demokrasi dipercaya akan membawa kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik dalam semangat egalitarian dibandingkan idiologi non-demokrasi.
Peranan Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pengendalian Sosial Masyarakat Kota Metro Bilal Fakhrudin; Deva Nada Mareta; Tiara Amalia Puspita; Wellfarina Hamer
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.275 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2138

Abstract

Pondok Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan dan keagamaan yang berdasarkan ajaran Islam. Selain itu, Pondok Pesantren juga memiliki beberapa peranan di lingkungan masyarakat, salah satunya adalah sebagai pengendali sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini mengetahui peranan Pondok-Pomdok Pesantren yang terdapat di Kota Metro, dalam mengendalikan kehidupan sosial masyarakat agar lebih kondusif dan minim dari tindakan perilaku-perilaku menyimpang serta menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan dan keagamaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pondok-Pondok Pesantren yang terdapat di Kota Metro berpengaruh positif terhadap perilaku-perilaku masyarakat terkhusus pada pemuda-pemuda Kota Metro, dan menjadikan kehidupan sosial masyarakat yang ada menjadi kondusif dan minim dari tindakan-tindakan perilaku yang menyimpang. Hal ini menjadi bukti bahwa selain sebagai lembaga pendidikan dan keagamaa, Pondok Pesantren juga memiliki peran sebagai pengendali sosial kehidupan bermasyarakat terutama pemuda-pemuda Kota Metro. Kata Kunci : Pengendalian sosial, perilaku menyimpang, pemuda, Pondok Pesantren.
Konflik Antar Masyarakat Etnis Jawa Di Desa Sukaraja Tiga Dan Masyarakat Etnis Lampung Di Desa Gedung Wani Kecamatan Marga Tiga Lampung Timur Vivin Desike; Aprilia Audia; Wardani Wardani
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.821 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v2i2.3517

Abstract

Terlibat dalam konflik secara vertikal maupun horizontal karena perbedaan etnis dan perbedaan cara pandang antara satu sama lain. Perbedaan menjadi sangat mendasar dalam suatu konflik. Di Indonesia termasuk negara yang termasuk dalam berbagai bentuk mulai dari perbedaan agama hingga etnis yang sangat tinggi dan rentan terhadap konflik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan metode yang bersifat deskriptif. Instrument penelitian ini adalah penelitian itu sendiri, sedangkan objek penelitiannya terfokus pada pihak-pihak yang berkonflik, yaitu masyarakat Desa Sukaraja Tiga dan masyarakat Desa Gedung Wani. Salah satu konflik etnis antara etnis Jawa dan etnis Lampung. Kedua etnis itu menempati tempat yang sama yaitu diwilayah yang ada di Kabupaten Lampung Timur. Konflik ini termasuk konflik kecil dan tidak ada yang sampai menyakiti secara fisik. Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui konflik yang terjadi di masyarakat suku Jawa di Desa Sukaraja Tiga dan masyarakat suku Lampung di Desa Gedung Wani serta untuk mengetahui masyarakat kedua desa tersebut dalam mengelola konflik yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah aspek sosial seperti datangnya para transmigran ke Lampung membuat masyarakat pribumi terkucilkan. Masyarakat Lampung menganggap masyarakat Jawa terlalu mendominasi sehingga masyarakat Lampung merasa terjajah diwilayah sendiri. Cara masyarakat Desa Sukaraja Tiga mengelola potensi konflik adalah dengan membatasi pergaulan sehari-hari.
Lagu sebagai Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tingkat Sekolah Menengah Pertama Muhammad Nurul Yaqin
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.831 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2475

Abstract

Penelitian Studi Literatur ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahun Sosial (IPS) dengan menggunakan media lagu (nyanyian). Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan skema studi literarur. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggali data Primer dan Sekunder. Pada penelitian ini penulis mengambil data primer dari jenis literatur beberapa macam yaitu Skripsi, Tesis dan Disertasi. Hal ini akan penulis jadikan acuan primer untuk menghasilkan sebuah kajian yang sesuai dengan fakta yang ada. Data sekunder ini digunakan sebagai pembanding yang akan mendukung dalam pembahasan hasil penelitian, sehingga penulis dapat menarik kesimpulan logis dari penelitian yang bersangkutan. Dengan perpaduan acuan primer dan acuan sekunder dapat menghasilkan sebuah kesimpulan dari penelitian ini nantinya. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hasil teori yang memperkuat efektifitas lagu dapat dijadikan sebagai media pembelajaran mata pelajaran IPS. Hal tersebut dengan adanya data literasi yaitu 2 skripsi peneliatian efektifitas penggunaan media pembelajaran lagu untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMP dari 2 perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Negeri Semarang. Serta didukunya jurnal penelitian yang dilaksanakan tentang lagu sebagai media pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media lagu dapat relevan untuk dijadikan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS.
TOPONIMI DAERAH METRO SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI SEKOLAH Lisa Retno Sari; Karsiwan Karsiwan
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 3 No 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.68 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4865

Abstract

Pemberian nama atau lokasi pada suatu tempat merupakan suatu tinggalan peradaban manusia yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan suatu wilayah. Kesan terhadap suatu tempat bagi manusia begitu mendalam sehingga penamaan suatu tempat seringkali memiliki nilai-nilai yang perlu dilestarikan keberadaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisir nilai sejarah dan budaya yang ada pada toponimi daerah kota Metro dan sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa Toponimi kota metro memiliki karakteristik yang unik, khas dan menarik untuk dikaji sebagai sarana penguat dalam proses belajar. Keunikan yang ditimbulkan merupakan sarana dalam mendukung pembelajaran berbasis lingkungan sehingga proses belajar peserta didik menjadi lebih menarik, menyenangkan dan menantang. Adapun pola toponimi wilayah di kota Metro memiliki dua (2) karakteristik utama yaitu: 1) Penamaan lokasi berdasarkan lokasi asal penduduk; 2) Penamaan lokasi berdasarkan pemetaan pemerintah kolonial Belanda dalam bentuk beddeng angka saat membuka daerah Metro. Materi IPS di sekolah lebih memiliki kekuatan, dan memberikan penguatan kemampuan keterampilan sosial peserta didik seperti keterampilan bertanya, bersikap, bernalar kritis, dan tentunya menyikapi setiap persoalan selama proses belajar peserta didik sehingga memiliki kebermaknaan, dan keterkaiatan langsung dengan kejadian atau peristiwa di lingkungan tinggalnya. Penguatan dan penambahan materi IPS dengan menggunakan, memanfaatkan, dan memfasilitasi peserta didik untuk belajar, mengenal, dan menginternalisasikan nilai-nilai sejarah dan budaya di lingkungan melalui proses belajar. Sehingga pada akhirnya pelajaran IPS dengan demikian diharapkan mampu merangsang peserta didik untuk belajar, berkreasi dan berkarya dalam melestarikan nilai sejarah dan budaya di lingkungan sebagai penguatan karakter peserta didik.
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Terhadap Siswa Melalui Pembelajaran IPS di SDN 02 Metro Timur Rudi Riawan; Anis Fitriyani; Ayu Monika Sari; Lusi Anggraini
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.584 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa melalui pembelajaran IPS di SDN 02 Metro Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mana penelitian ini mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena yang hasil penelitiannya berupa kata, dan menggunakan metode wawancara dan observasi. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa cara penanaman nilai-nilai karakter terhadap siswa melalui pembelajaran IPS yaitu dengan menggunakan metode belajar yang tepat dan model pembelajaran yang menyenangkan, serta di dukung oleh adanya suatu media pembelajaran dan sumber belajar yang tersedia baik di dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah. Adapun nilai-nilai karakter yang dapat tersalurkan seperti ketuhanan, ketakwaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, rasa ingin tahu, nasionalisme dan patriotisme, serat mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan analitis. Kata kunci: pendidikan karakter, pembelajaran IPS, cara menanamkan nilai-nilai karakter terhadap siswa melalui pembelajaran IPS
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII di SMP PGRI 01 Way Serdang Anis Fitriyani; Ayu Andira; Ayu Monika Sari; Wellfarina Hamer
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.372 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa serta ada atau tidaknya peningkatan kemampuan pemecahan masalah oleh siswa. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah pembelajaran yang menitikberatkan pada diskusi oleh kelompok ahli dan kelompok asal. Diskusi yang dilakukan oleh siswa bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah fisika. Masalah yang diajukan berisi tentang materi fisika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Penelitian tindakan kelas ini difokuskan pada peningkatan hasil belajar kognitif yang berupa kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan afektif siswa yang berupa keaktifan siswa saat berlangsungnya pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.

Page 3 of 18 | Total Record : 171


Filter by Year

2020 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 1 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 2 (2024): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 1 (2024): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 4 No 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 4 No 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 3 No 2 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 2 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 3 No 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 2 No 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 1 No 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education More Issue