cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Rancang Bangun Mesin Peniris Bawang Goreng untuk Meningkatkan Produksi Bawang Goreng pada Industri Rumah Tangga Rusdi Nur
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 8, No 2 (2010): Oktober 2010
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.035 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v8i2.1057

Abstract

Tujuan yang ingin diperoleh pada penelitian ini adalah membuat mesin yang dapat meniriskan bawang goreng yang telah dilakukan proses penggorengan untuk dijadikan produk tambahan pada masakan saji. Pembuatan mesin peniris bawang goreng ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: (1) perancangan dalam bentuk desain gambar dan ukuran; (2) persiapan alat dan bahan yang akan digunakan (3) pembuatan mesin peniris bawang goreng dengan menggunakan mesin las listrik, mesin gergaji, mesin bubut, mesin frais, dan mesin bor; (4) melakukan uji coba dan pengujian kuantitas dan kapasitas (5) melakukan pengujian kualitas bawang goreng yang dihasilkan yang dibandingkan dengan bawang goreng yang ada di pasaran. Berdasarkan hasil pembuatan dan pengujian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa mesin peniris bawang goreng dapat memproduksi (13,912 kg/jam) 12 kali lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan media kertas koran (1,02 kg/jam), sedangkan kualitas yang dihasilkan menunjukkan bahwa kadar minyak bawang goreng yang dihasilkan (19%) lebih sedikit dibandingkan dengan bawang goreng di pasaran (23%).
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA Anthonius L.S. Haans; Arthur Khalik Razak; Habibi Habibi; Nur Ilham; Ditha Gracecia
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.291 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i1.1196

Abstract

Dari proses pengolahan buah kelapa akan menghasilkan limbah berupa serat kelapa yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri. Potensi sabut kelapa sangat besar, akan tetapi belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan produktif karena kurangnya teknologi alat yang dapat memisahkan komponenkomponen buah kelapa. Proses pengupasan kebanyakan masih dilakukan secara konvensional dengan linggis sehingga selain menguras tenaga juga berbahaya bagi pekerja. Dengan menggunakan cara itu kecepatan pengupasan sabut kelapa dapat mencapai 2 sampai 3 buah kelapa dalam 1 menit. Tujuan penelitian ini adalah membuat mesin pengolah sabut kelapa yang dapat memudahkan pengupasan sabut dan untuk meningkatkan kapasitas  produksi pengpasan sabut kelapa. Hasil penelitian desain pengolah sabut kelapa dirancang dengan menggunakan penggerak motor bakar 6.5 HP 3800 rpm, ukuran rangka 90x40x79 cm, menggunakan rangkaian transmisi pullisabuk, rantai sproket dan reducer 1:30 untuk mengurangi kecepatan putaran menjadi 55 rpm, roda gigi diameter 14 cm, 2 buah poros pisau yang berputar berlawanan arah sebagai mesia pengupas sabut kelapa, penutup mesin dengan ukuran 2x45x45 cm untuk memudahkan menahan kelapa yang sedang dikupas. Rancangan mesin yang dibuat mampu memudahkan pengupasan karena langkahyang diperlukan untuk mengupas lebih sedikit dibanding dengan menggunakan linggis sehingga tenaga yang dibutuhkan saat mengupas dengan menggunka mesin ini lebih sedikit pula. Mesin ini dapat mengupas sebuah kelapa selama 14.67 detik atau 4 buah kelapa dalam waktu 1 menit.
Analisis Modifikasi Sudut Pahat Gurdi terhadap Keausan Pahat pada Penggurdian Material Komposit Karbon/Epoxy Luther Sonda; Abdul Salam
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 10, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.762 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v10i2.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana keausan pahat pada penggurdian material komposit karbon/epoxy dengan menggunakan pahat gurdi konvensional HSS yang dimodifikasi sudut 2Kr nya menjadi dua tingkat. Selain itu, untuk mendapatkan besarnya putaran mesin, gerak makan, dan bentuk sudut 2Kr yang dimodifikasi agar diperoleh keausan pahat.yang paling minimal. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengaruh variabel putaran mesin, gerak makan, dan sudut pahat modifikasi terhadap respon keausan pahat adalah berturut-turut sebagai berikut 10,128%, 8,653%, dan 5,394%. Setting kondisi optimum respon keausan pahat yang memberikan nilai keausan pahat paling minimum sebesar 0,2284 mm adalah berturut-turut sebagai berikut S = 650 rpm, F = 55 mm/min, dan 2Kr = 740. Dibandingkan dengan penggunaan pahat gurdi HSS standar untuk range variabel permesinan yang sama, keausan pahat rata-rata adalah 0,3280 mm, dengan demikian penggunaan pahat gurdi HSS yang dimodifikasi dapat mereduksi keausan pahat sekitar 30,5%.
Rancang Bangun Alat Uji Tarik Serat Alam Muhammad Arsyad; Jeremiah Ritto; Abdul Rachman; Dewi Rachma Ayu Lestari; Edyson Palembangan
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.07 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i1.1594

Abstract

The aim of this research are to design and to make natural fiber tensile strength test as well as to recognize the characteristics of natural fiber. The specimen testing is done using ASTM 3379-02 standard. The methods that we used are designing, making, assembling and testing. This equipment is designed simply by using water as a load. When used, the water continues to be flowed to the reservoir which is connected in such a way that the fiber breaks. When the fiber breaks, the mass of water is weighed as a burden which causes the fiber to break. Tensile strength of the results of testing equipment is 282.35 N/mm2 compared with the tensile strength of the results of the tensile test equipment at UNM 186.42 N/mm2 and the value of the tensile strength of the literature 284.08 N/mm2. The value obtained is between the tensile strength of the results of the UNM tensile test equipment with the tensile strength of the literature. According to these results it was concluded that the tensile test equipment made can be used to determine the tensile strength of natural fibers, one of which is coconut fiber. The natural fiber tensile test equipment can be used to determine the tensile strains of coconut fiber.
Pengaruh Penggunaan Motor Listrik terhadap Peningkatan Jumlah Produksi pada Usaha Kripik Singkong Muh Tekad; Sukma Abadi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.016 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i2.1132

Abstract

Kripik singkong yang diproduksi oleh pedagang memiliki kualitas masih rendah, dimana pemotongannya masih dilakukan secara manual menggunakan pisau potong tangan. Penggunaan pisau potong tangan menghasilkan pemotongan yang tidak sempurna baik dari ketebalan potong maupun terpotong secara sempurna. Penggunaan pisau potong tangan juga menyebabkan kuantitas produk yang dihasilkan sangat kurang. Untuk mendapatkan kualitas kripik singkong yang lebih baik, maka diadakanlah mesin pemotong singkong. Pengadaan mesin pemotong singkong mampu menjaga kualitas produk dan meningkatkan kuantitas produksi dari usaha produksi kripik singkong. Penggunaan mesin pemotorng tersebut dapat dibantu dengan motor listrik ataupun tanpa motor listrik (diputar dengan tangan). Penggunaan mesin pemotong singkong menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang terjamin, yaitu menghasilkan potongan kripik singkong yang memiliki ketebalan yang seragam (0,8 hingga 1,5 mm) dan terpotong secara sempurna serta dapat meningkatkan kuantitas produksi. Kapasitas produksi alat pemotong singkong jika menggunakan motor listrik adalah 111,63 hingga 124,44 kg/jam. Kapasitas produksi alat pemotong singkong untuk produksi keripik singkong dengan cara manual (diputar tangan) adalah 63,46 hingga 64,02 kg/jam. Penggunaan mesin listrik dapat meningkatkan kapasitas produksi dari alat pemotong singkong sebesar 74,37 % hingga 96,09 %. Penggunaan mesin listrik pada alat pemotong singkong mengakibatkan bertambahnya ongkos produksi, sehingga hanya digunakan jika jumlah produksi sudah besar.
Analisa Perawatan Diesel Engine Generator (DEG) Tunu South Production Platform Pertamina Hulu Mahakam Abdul Zain; Wildan Alif Imam Putra
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.411 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i2.1581

Abstract

Routinely, oil and gas activity at PT Pertamina Hulu Mahakam has been supplying electric power by Diesel Engine Generator (DEG). Writer takes this research object because Diesel Engine Generator is one of the critical asset with intention of understand preventive maintenance procedural steps, frequent faults occur during electrical generation system. Writer takes this analysis based on operational history from least one year occured fault auxiliary system frequently. Such as current transformer and magnetic pick-up which involving a process shutdown and loss electrical power causes less contribution on Tunu South Production Platform. And other reason cause unplanned shutdown were during maintenance on 6 monthly nor Yearly didn’t checking on auxiliary system, The procedure wasn’t update causes unplanned shutdown possibility in the further.
Pengembangan Desain Konstruksi Kendaraan Becak Motor (Bentor) Abdi Wibowo; Muhammmad Suradi; Musrady Mulyadi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 6, No 2 (2008): Oktober 2008
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.476 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v6i2.1023

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan suatu prototipe bentor hasil pengembangan desain konstruksi dari bentor tipe dorong (tipe existing) menjadi bentor tipe gandengan atau tempelan/tipe samping yang memenuhi kriteria persyaratan teknis dan hukum. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi instansi pemerintah daerah dalam penerapan kebijakan regulasi transportasi angkutan darat khususnya dalam mengatasi problem bentor tipe dorong yang selama ini menimbulkan polemik keberadaannya beroperasi di jalan raya. Metode penelitian yang dilakukan ialah dengan cara mengoptimalkan faktor desain teknis (estetika, kekuatan, kenyamanan dan safety) dan meminimalkan komponen bentor existing yang terbuang atau memaksimalkan penggunaan material komponen yang sudah ada. Hal ini diharapkan dapat menekan faktor biaya rekonstruksi dari bentor lama ke bentor yang baru. Penelitian ini meliputi survai data teknik dari segi konstruksi kendaraan bentor berupa pengukuran dimensi awal dari bentor existing dan membuat gambar desain hasil pengembangan konstruksi bentor yakni bentor tipe gandengan/tipe samping. Penelitian ini menghasilkan protoptipe bentor tipe gandengan/tipe samping yang telah memenuhi syarat hukum. Sedangkan syarat teknis diharapkan dapat dipenuhi pada penelitian lanjutan tahap II (tahun 2009).
ANALISIS TABUNG BULAT DI BAWAH BEBAN IMPAK AKSIAL BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA UNTUK STRUKTUR OTOMOTIF Ilyas Renreng
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.831 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i1.1155

Abstract

Abstrak: Kemampuan hancur dari tabung bulat berdinding tipis berbahan aluminium dibawah beban impak aksial telah dianalisis dalam penelitian ini. Jenis tabung bulat ini biasanya digunakan pada struktur kereta untuk menyerap tenaga akibat benturan. Untuk memodelkan dan menganalisa sifat crashworthiness digunakan metoda elemen hingga (MEH). Perangkat lunak yang diaplikasikan untuk metode elemen hingga. Parameter crashworthiness yang dievaluasi berupa penyerapan tenaga, penyerapan tenaga tertentu dan efisiensi daya hancur. Hasil numerik ini mengevaluasi tabung berdinding tipis berbahan paduan aluminium (AA6060-T4) dengan variasi variabel bebas yaitu variasi ketebalan dinding tabung, diameter dinding tabung dan kecepatan impak. Temuan utama adalah sifat hancur dari tabung bundar sebagai komponen keselamatan penumpang yang dipasang pada struktur depan untuk mengatasi tabrakan depan kerangka otomotif.
Analisis Pengaruh Nitridasi terhadap Sifat-Sifat Mekanis Baja St. 32 dan Paduan Aluminium Cor 2014 Ilyas Mansur; Nur Wahyuni
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 7, No 2 (2009): Oktober 2009
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.517 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v7i2.1048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh variasi waktu dan temperatur nitridasi terhadap sifat-sifat mekanis, pengaruh kecepatan pengecoran baja St.32 dan paduan aluminium cor 2014 yang di variasi waktu dan temperatur nitridasi terhadap sifat-sifat mekanis. Metode penelitian berupa pengujian bahan baja St.32 dan paduan aluminium cor 2014 hasil proses nitridasi yang divariasi waktu dan temepratur perlakuan, dan diuji sifat-sifat mekanis berupa pengujian struktur mikro, uji tarik, uji kekerasan dan uji pukul takik. Hasil penelitian menunjukkan dengan variasi waktu dan temperatur nitridasi menghasilkan peningkatan nilai kekerasan pada baja St.32 dan paduan aluminium cor 2014. meningkatnya nilai kekuatan tarik dan nilai pukul takik pada baja St. 32, dan menurunnya nilai kekuatan tarik dan pukul takik pada paduan aluminium cor 2014. Variasi kecepatan pengecoran paduan aluminium cor 2014 dan baja St.32 yang di variasi waktu dan temperatur nitridasi menghasilkan peningkatan nilai sifat mekanis pada baja St.32 kecepatan pengecoran 150 mm/min, paduan aluminium cor 2014 kecepatan pengecoran100 mm/min.
STUDI POTENSI DAN ANALISIS EKONOMI PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRID DI PULAU BAHULUANG KECAMATAN BONTOSIKUYU, KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Andareas Pangkung; Apollo Apollo; Arham Muhazzaf; Abdul Rahim
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 15, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1711.306 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v15i2.1187

Abstract

Pulau Bahuluang merupakan salah satu daerah yang terpisah dari daratan Kabupaten Kepulauan Selayar yang dalam pemenuhan akan kebutuhan listrik tidak mendapat pasokan listrik dari PLN (Pelayanan Listrik Nasional) Selayar. Kebutuhan listrik sehari-hari diperoleh dari generator diesel yang dioperasikan hanya 5 jam per hari dikarenakan biaya operasional yang tinggi pada bahan bakar, itupun dengan harga solar bersubsidi. Struktur pulau Bahuluang yang sebagian besar terdiri dari hamparan dan sabana yang cukup luas serta titik koordinat dari pulau tersebut menyebabkan pulai ini dilalaui angin barat dan angin timur yang cukup berpotensi untuk dimanfaatkan dimana rata-rata kecepatan angin pertahun di Pulau Bahuluang yang bisa dimanfatkan sebesar 7,89 m/s (Dinas Pertambangan dan Energi Kab. Kep. Selayar) serta rata-rata potensi intensitas radiasi matahari pertahun di pulau Bahuluang yang bisa dimanfaatkan sebesar 6 kWh/m2/d dari situs internet (Solar and Wind Energy Resource Assesment).Studi ini mengusulkan pembangkit listrik hibrida di pulau tersebut yang terdiri atas PV (Photo Voltaic) dan WT (Wind Turbine) serta Generator Diesel agar dapat memenuhi kebutuhan listrik 24 jam. Software HOMER (Hybrid Optimization Model for Electric Renewable) digunakan untuk simulasi dan analisis dengan tujuan menghasilkan perencanaan pembangkit listrik hibrida yang optimal di Pulau Bahuluang mengacu pada NPC (Net Present Cost), modal awal dan biaya operasional. Hasil simulasi menunjukan Produksi dan konsumsi energi (kWh/tahun) dari PV (Photo Voltaic) sebesar 22,70% dan WT (Wind Turbine) sebesar 13,51% setidaknya dapat menurunkan biaya operasional dibanding sistem hanya menggunakan Generator Diesel.

Page 5 of 42 | Total Record : 417