cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Pengaruh Variasi Suhu dan Waktu Pada Proses Nitridasi Terhadap Perubahan Sifat Mekanis Baja St 40 Trisbenheiser Trisbenheiser
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 20, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.964 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v20i1.3474

Abstract

This research aimed to determine the changes of strength, micro structure, and wearing out of  St 40 after nitriding process using the urea fertilizers as the sourcse of nitrogen. In this research, the process of nitridation was carried out using the variation of temperature of 4500C, 5000C, and 5500C, and the variation of endurance time of 1 hour, then 3 hours, and 5 hours. The experiment results indicated that the highest hardness value of the steel ST 40 at the temperature of 5500C were consecutively for the endurance time of 1 hour, 3 hours, and 5 hours were 115,46 HB, 116,30 HB, and 116,51 HB.  The increase in the surface hardness of the specimen is affected by the increase in temperature and holding time. Meanwhile, the results of the smallest wearing out of the steel ST 40 at temperature of 5500C with the endurance time 5 hours were consecutively at the wearing out time of 60 minutes, 90 minutes, and 120 minutes were 0,38 mm3/ minute, 0,44 mm3/minute, and 0,57 mm3/minute. The value of the wearing out on the specimen is affected by temperatue and holding time during nitriding.  As for the results of the obsevation using the microscope at the micro structure of stell St 40 after undergoing nitiridation, showed an increase of number of fasa perlite at the specimen surface, the higher the heating temperature the more the fasa perlits formed, this is directly roportional with the hardness of the specimen surface.The fasa perlite formed has better hardness than of fasa ferrite.
Perencanaan Mesin Pembersih Pasir Ilyas Renreng
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 10, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.562 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v10i1.1080

Abstract

Sejalan dengan perkembangan zaman maka pembangunan infrastruktur pun semakin pesat sehingga di butuhkan ilmu di bidang keteknikan yang terus mendukung pembangunan. Dalam proses pembangunan fisik atau pembangunan konstruksi khususnya pembangunan jalanan dibutuhkan pula kualitas dari pasir yang digunakan. Berdasarkan pemikiran diatas maka penulis merencanakan mesin pembersih pasir dengan mekanisme screw conveyor dan belt conveyor. Dalam prosespembersihan ini, pasir yang berasal dari feeder dituang ke ayakan terus dari ayakan kemudian masuk ke screw konveyor untuk dibilas dengan air agar bersih dari tanah setelah itu lalu dituang kebelt conveyor untuk di angkut ke tempat penampungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas beban maksimun yang terjadi, besarnya daya motor yang di perlukan dan dimensi dari mesin yang direncanakan.Diawali dengan mencari atau menentukan data awal, kemudian merencanakan screw dan belt conveyor dan menghitung daya penggerak screw dan belt, selanjutnya menghitung dimensi screw dan poros screw, menghitung besarnya tegangan yang akan terjadi pada mesin pembersih pasir. Dari hasil perhitungan diperoleh dimensi screw 589 mm, poros screw 50 mm, daya penggerak screw 4,575 hp, panjang belt 20,9891 m, lebar 400 mm, daya penggerak belt 2,13 hp, dimensi pulli 315x500 mm, dimensi rol pembawa 70x160 mm, dimensi rol kembali 90x500 mm,adapun besarnya tegangan yg terjadi σ = 8,94 kg/cm2dan  = 0,098 kg/cm2.
Pengaruh Perlakuan Panas Terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro Paduan Alumunium Silikon Ahmad Zubair Sultan; Abram Tangkemanda; Irsyad Amru Djafar; Rio Triwanto Rantepadang
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.473 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i2.2083

Abstract

: The use of aluminum silicon alloys as automotive components is growing along with the growing desire to reduce the weight of the components used. However, aluminum alloys still have low mechanical properties, so other processes are needed to increase their hardness, one of them by heat treatment process. This alloy material is commonly used for motorcycle piston. This study aims to determine the effect of heat treatment on mechanical properties and microstructure of Aluminum Silicon A383 using the age hardening method with variations in aging temperature and different holding times. The testing of mechanical properties is done by testing the hardness and thermal conductivity. From the testing results, composition of aluminum alloy A383 composed of 73.30% aluminum, 22.08% silicon and highest hardness 105.9HB at an aging temperature 2000C within 30 minutes and the optimal value of the hardness and thermal conductivity of the aging variations performed are at temperature 2000C at holding time 88 minute. As the aging temperature increases, the hardness of aluminum increases and amount of silicon also increase. 
Penyelesaian Aliran Daya 37 Bus Dengan Metode Newton Raphson (Studi Kasus Sistem Interkoneksi 150 kV Sulawesi Selatan) Muhammad Ruswandi Djalal; Yudhi Leo Chandra; Muhammad Yusuf Yunus; Herman Nauwir
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.36 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i1.1115

Abstract

Changing in structure systems although in power plants, it must be concerned, because if one of the components out of the system, will be followed by changes in power flow and voltage profile. Study of power flow becomes very necessary to analyze power flow that occurs in electric power systems, both now and for the planning system in the future. ETAP 4.0 (Electric Transient and Analysis Program) is a software that supports the power system. Iteration method (numerical) is one of the techniques to solve power flow studies, one of the method is Newton Raphson Method. The advantage of this method is more appropriate to calculate the power flow in systems with large numbers. From the results obtained with two study cases or two conditions that is used to power flow analyze, that is : normal conditions and with the installation of shunt capacitors on the bus who suffered critical voltage, where for Buses are experiencing critical voltage at Bosowa distribution bus of 10.438 kV or 94,9% and Tanjung Bunga distribution bus at 18.818 kV or 94.1%, whereas after the addition of shunt capacitors on Bosowa distribution Bus at 10.490 kV or 95.4 % and Tanjung Bunga distribution bus at 19.209 kV or 96.0 %. Total losses amounted to 7.483 MW, where the biggest losses are on the transmission line Barru to Pangkep, that is 950.6 kW. The greatest of Active Power (P) is 62.46 MW, which flows from bus 7 Barru to bus 8 Pangkep. The greatest of Reactive Power ( Q ) is 12.55 MVAR, which flows from Bus 26 Pangkep 70 kV to Bus 27 Tonasa 70 kV. The largest voltage Buses is Bus 22 Bone about 152,315 kV or 101,54 % for normal conditions and 152,893 kV or 101.93 % after the addition of the capacitor. Thus, analysis of the results it can be concluded that after the addition of a shunt capacitor, voltage improvement made to meet the standard operating voltage, because the minimum limit of PT.PLN standard is +5% and -5%
Rancang Bangun Sistem Kontrol Kursi Terapi Bagi Penderita Cerebral Palsy Muhammad Arsyad; Simon Ka’ka; A.Muh. Rahmat; Mustajabah Mustajabah; Irmin Irmin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.72 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2252

Abstract

Kursi terapi untuk penderita cerebral palsy merupakan suatu alat yang didesain untuk membantu para penderita melakukan proses terapi . Alat ini terdiri dari sistem kontrol yang memudahkan penderita untuk meningkatkan kemandirian penderita dalam mengoperasikan alat tersebut. Tujuan pembuatan alat ini ialah untuk meningkat terapi cerebral palsy. Pada kursi ini menggunakan sistem hidrolik sebagi aktuator dan arduino sebagai alat kontrol. Metode ini diterapkan yaitu perancangan, pembuatan, perakitan dan uji coba. Hasil penelitian ini menunjukkan pada percobaan yang telah dilakukan diperoleh bahwa untuk mengatur posisi kursi terapi hingga pasiesn berdiri membutuhkan waktu terendah pada pasien A ialah 65 detik dengan berat badan pasien yaitu 70  kg sedangkan untuk waktu tertinggi yaitu pada pasien D ialah 92 detik dengan berat badan pasien 73 Kg. Berdasarkan hasil pengujian tersebut disimpulkan bahwa kursi terapi dengan sistem kontrol arduino uno dapat memudahkan pasien dalam pengoperasiaan dan mengefesiensikan waktu yang digunakan dalam proses terapi.
Analisis Prestasi Kerja Motor Bensin Toyota Type 7k Sebagai Pengganti Perkins Ford Type 2271 E Abdul Rahman; Jamal Jamal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 6, No 1 (2008): April 2008
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.483 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v6i1.1014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik motor bensin Toyota type 7 K tersebut di atas dan kesesuainnya dengan peralatan ukur yang ada, serta diharapkan menjadi referensi dalam pengambilan data praktikum dan penelitian yang berkaitan dengan motor bensin. Metode penelitian diarahkan pada perbaikan alat ukur dan pengujian karakteristik dengan bukaan katup konstan dan putaran yang bervariasi. Hasil analisis memaparkan efisiensi tertinggi motor bakar Toyota type 7 K sebesar 29,2237% (24,369 kW) pada bukaan katup gas (throttle) 40%, putaran 2800 rpm, sedangkan nilai efisiensi tertinggi Perkins Ford 2271 E sebesar 24,329% (14,8189 kW) pada pembukaan katup gas (throttle) 80%, putaran 2800 rpm.
Rancang Bangun Kompor Sekam Padi La Ode Musa; Muhammad Nuzul; Dzuljalali Wal Ikram
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 7, No 1 (2009): April 2009
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.939 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v7i1.1037

Abstract

Sekam padi merupakan hasil pertanian yang banyak terdapat di wilayah Indonesia. Tidak banyak masyarakat Indonesia mengetahui bagaimana cara untuk memanfaatkan limbah sekam padi, sebahagian dari masyarakat petani hanya menggunakan sekam padi sebagai abu gosok untuk pembersih alat-alat rumah tangga, yaitu dengan hasil pembakaran langsung sekam padi sampai menjadi abu. Pada perancangan kompor ini, sekam padi dijadikan sebagai bahan bakar. Dalam pembakaran 1 kg sekam padi membutuhkan 4,7 kg udara primer, pembakaran yang menggunakan 30 sampai 40 % udara sekunder yang dibutuhkan dalam proses pembakaran yang akan mengubah sekam padi menjadi gas, dimana gas yang mudah terbakar dan akan menghasilkan suatu nyala api yang berwarna kebiru-biruan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sekam padi yang terbakar mendapat suplai udara primer yang melalui celah sekam padi dari kipas angin dan udara sekunder yang melalui lubang sungkup dapat menghasilkan nyala api yang berwarna kebiru-biruan. Nyala api ini dapat mendidihkan 3 kg air dalam waktu 12 menit 34 detik pada star dingin. 
EVALUASI INSTALASI LISTRIK DAN PENGGUNAAN LAMPU LED UNTUK PENGHEMATAN ENERGI PADA KAMAR HOTEL Suryanto Suryanto; Sonong Sonong; A Alif Mubarak; A Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 15, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.93 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v15i1.1178

Abstract

Biaya energi listrik pada hotel mencapai rata-rata 30% dari total biaya operasional, sehingga penerapan managemen energi yang tepat akan memberi dampak yang positif terhadap kinerja keuangan. Kapasitas penggunaan energi, khususnya padakamar hotel umumnya cukup besar (kisaran 1 sampai dengan 3 kW). Untuk menjamin energi managemen berlangsung dengan baik dan berkesinambungan pada kamar hotel, maka instalasi listrik yang disertai dengan sistem kontrol yang efektif akan menjamin penggunaan energi secara efisien dan tepat guna. Pada penelitian ini telah dirancang dan diaplikasikan suatu instalasi dengan menggunakan sistem satu zona untuk setiap kamar yang dilengakapi sistem saklar kartu (key tag). Selain itu pada instalasi ini juga dilengkapi dengan kontrol sensor untuk beban lampu yang ada pada kama rmandi dan penggunaan jenis beban penerangan yang hemat energi. Pengukuran untuk menghitung konsumsi energi pada kamar menggunakan sistem data akusisi sehingga perhitungan dapat dilakukan dengan langsung dan kerkesinambungan.. Instalasi kelistrikan dengan sistem saklar kartu dan penggunaan kontrol serta jenis lampu LED dapat menghemat konsumsi energi pada kamar hotelsebesar 1.000 kWh perbulan dibandingkan jika menggunakan instalasi konvensional/biasa. Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk pemakaian energi listrik juga semakin berkurang. Oleh karena itu penggunaan instalasi dengan control sistem saklar kartu dan lampu LED dan sensor pada kamar hotel dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik
Modifikasi Prototipe Robot Pelontar Pakan Ikan dan Sistem Monitoring Level Air pada Tambak Muslimah Widyaningrum; Gusti Rangga; Abdul Kadir Muhammad; Mukhtar Mukhtar
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 20, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.8 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v20i1.3416

Abstract

Fisheries are one of the sectors that are relied upon for national development. In 2019, the export value of Indonesian fishery products reached Rp. 73,681,883,000, which is an increase of 10.1% from 2018 exports. Marine products such as shrimp, tuna, squid, octopus, crabs and seaweed are sought-after commodities. The development of fish farming can be carried out if the availability of good quality seeds and available in sufficient quantities, proper feed, prevention and treatment of disease and a good living environment. The survival rate at the seed stage is influenced by the type of feed given and the amount according to the needs of the fish. This study aims to modify the previous feed throwing robot so that it can be thrown further and the feed is not destroyed so that it can help the work of fish pond farmers in providing fish feed, modify the tool to help fish pond farmers work in knowing the pond water level, design and build a filling system. manually and automatically using solar panels and modifying the information system on the previous tool so that it can display more information to fish pond farmers. The results showed that the ideal distance of feed throw 5.1 meters, and maximum charging using solar panels 14.28 Watts per hour. The feeding system, water level regulator, information system and charging system can facilitate the pond management process
Analisa Pengaruh Turbocharger terhadap Kinerja Mesin Diesel Mitsubishi Type Man-8v 52/55 pada PLTD Sektor Tello Syah Risal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.962 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v9i2.1071

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisa sejauh mana pengaruh penggunaan Turbocharger terhadap kinerja mesin diesel. Metode penelitian yang dilakukan adalah memilih salah satu dari beberapa konstruksi mesin diesel yang ada di Pembangkit Listrik Tenaga diesel (PLTD) Sektor Tello Makassar sebagai mesin yang akan dipergunakan dalam penganalisaan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemakaian turbocharger akan meningkatkan efisiensi dan daya mesin, tetapi pemakaian bahan bakar akan meningkat pula. 

Page 6 of 42 | Total Record : 417