cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 292 Documents
PERENCANAAN DAN PENJADWALAN PROYEK FABRIKASI DRYER 21M-362 MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT DENGAN PROGRAM LINIER Afan Avif Rahmatul Lailli
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5457

Abstract

Completion of the project on time and according to the budgeted cost is not an easy task. The project planning and scheduling process determines whether or not the project is achieved against the requirements given by users. This study aims to analyze the trade-off between time and cost in the Dryer 21M-362 fabrication project carried out by Department Bengkel & Fabrikasi of PT Petrokimia Gresik with a completion time of 123 days from the normal time of 265 days. The Critical Path Method (CPM) and Project Evaluation and Review Technique (PERT) methods are used to analyze the critical path of activities in the project network and project life with a high probability using trial and error approach which is useful for simulating work acceleration logic, while for Linear Programming used to determine the most optimal project life. Initially the company had made its own schedule of activities at a cost of Rp. 1,273,314,964 with a project completion time of 123 days. Further analysis revealed that the shortest time to complete this project was 123 days with a total cost of IDR 1,162,853,872. this proves that the proper and appropriate scheduling of activities, the costs incurred will be lower by Rp.110,461,092.
ANALISIS SIMULASI SISTEM ANTRIAN PEMESANAN MAKANAN PADA WARUNG APUNG RAHMAWATI GRESIK Kurniawan Kurniawan; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5542

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesibukan yang terdapat pada pelayanan di Warung Apung Rahmawti, Gresik dan memberikan usulan perbaikan sistem antrian berdasrkan model antrian yang sesuai pada Warung Apung Rahmawati. Metode yang digunakan adalah metode simulasi dengan software arena. Metode simulasi dapat memberikan penyelidikan yang langsung dan terperinci dalam periode waktu tertentu dan lebih realistis terhadap sistem nyata. Data yang digunakan untuk analisis sistem antrian ini adalah data primer, yaitu berupa data waktu kedatangan pelanggan dan data waktu pelayanan (server), untuk pengukuran waktu dilakukan dengan menggunakan bantuan stopwatch. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat antrian sebanyak 14 orang dengan tingkat utilitas pekerja pada restoran ini sebesar 99.25%. Hal tersebut dapat menurunkan tingkat kepuasan pelanggan karena terlalu lama mengatri. Berdasarkan hasil dari 3 skenario, maka dipilihlah skenario 2 dengan pemanbahan 1 server / kasir karena dapat menurunkan antrian pelanggan menjadi 1 orang dengan tingkat kesibukan sebesar 70.83%
MEMANFAATKAN SOFTWARE ARENA UNTUK ANALISIS SISTEM ANTRIAN BBM PADA SPBU XYZ M. Afdholul Fikri; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5549

Abstract

Jalur SPBU merupakan gambaran fasilitas publik yang sangat diandalkan oleh masyarakat umum. Jalur pengisian bahan bakar kendaraan roda dua pada jam sibuk pagi hari menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk mengembangkan model simulasi dan simulasi alternatif untuk mempersingkat waktu antrean. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang merupakan hasil perhitungan statistik untuk mengetahui jumlah antrean fasilitas terbaik dan waktu pelayanan fasilitas saat pengisian di SPBU. Nilai utilitas server pada skenario 3 memiliki nilai terendah menurut data. operator dan satu server yang menunjukkan bahwa nilainya mendekati 0,5. Akibatnya, server mungkin tidak lagi melayani sejumlah besar pelanggan, sehingga menurunkan nilai utilitasnya
Analisa Kecacatan Pada Pemasangan Support dan Pipa Fresh Water dan Hot Water di Kapal SSV 293 dengan Menggunakan Pendekatan Six Sigma rohmat rohmat; hidayat hidayat
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5492

Abstract

Untuk menghasilkan produk yang bekualitas yang baik dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, maka dari itu perusahaan harus mengadakan kegiatan pengendalian kualitas. Hal ini juga sedang diupayakan oleh PT PAL Indonesia (Persero) selaku perusahaan galangan kapal. Dalam pembangunan sebuah kapal, masih ada kualitas produk tidak sesuai dengan standar. Diantaranya adalah masalah kecacatan produk yang terjadi pada hasil proses pemasangan support dan pipa fresh water hot water di kapal SSV 293. Dalam penelitian ini, penyebabnya adalah faktor manusia. Hal ini terjadi karena pekerja kurang kompeten, kurang teliti dan merupakan masih pekerja baru yang kurang berpengalaman. Dengan menggunakan pendekatan six sigma diketahui bahwa cacat pada hasil proses pemasangan support dan pipa fresh water hot water di kapal SSV 293 rata-rata nilai sigmanya adalah 2,68 dan DPMO nya 118672,9 hal ini berarti produk cacat ini berada di level sigma tingkat 2. Artinya perbaikan kualitas harus dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi cacat hingga yang diharapkan menuju level tingkat sigma yang lebih tinggi lagi. Kata Kunci: Cacat, Six Sigma, Support, Pipa Fresh Water dan Hot Water.
ANALISIS SIMULASI ANTRIAN PADA PROSES PRODUKSI SARUNG TENUN DI UMKM DESA WEDANI GRESIK Abdul Azis Alghushan; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5543

Abstract

ABSTRAK Perkembangan UMKM di indonesia terus mengalami peningkatan salah satunya yaitu UMKM produksi sarung tenun yang merupakan ciri khas dari Indonesia yang tidak boleh pudar. Sarung tenun juga banyak diminat karena beragamnya motif yang indah dan warna yang menarik. Dengan meningkatnya permintaan pelanggan maka sebagai produsen kepuasan pelanggan menjadi prioritas yang harus didahulukan. Dalam memproduksi sarung tenun UMKM desa wedani masih menggunakan ATBM (alat tenun bukan mesin ) sehingga dengan meningkatnya permintaan akan berdampak timbulnya suatu antrian. Salah satu cara dalam mengatasi antrian yang terjadi yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang ada seperti simulasi. Simulasi dapat dilakukan dengan bantuan software arena. Hasil yang didapatkan dari simulasi menggunakan software arena yaitu terdapat 4 proses yang mengalami antrian sehingga terjadi penumpukan barang setengah jadi yang akan di proses ke proses selanjutnya, yaitu: (1) proses warna 140, (2) proses perendaman 210, (3) proses warna 210, (4) proses perendaman 140 serta rendahnya utilitas dalam proses produksi. Dimana masalah tersebut sudah diselesaikan dengan menambahkan server di proses yang terdapat antrian sehingga mengurangi antrian yang terjadi di proses produksi, yang secara tidak langsung utilitas juga meningkat meskipun tidak signifikan. Peningkatan utilitas tersebut tidak melebihi batas nilai beban kerja yang berlebihan pada karyawan.
PENGUKURAN BEBAN KERJA PADA KARYAWAN NON ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DEP. JASA BENGKEL DAN FABRIKASI DI PT. PETROKIMIA GRESIK abdul kholim
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5334

Abstract

Having a focus on agro-industry, Petrokimia Gresik is required to carry out high productivity in order to meet the demand for fertilizer in Indonesia. The Workshop and Fabrication Services Department is one of the work units at Petrokimia Gresik which is responsible for carrying out the fabrication process of factory equipment which is then used by the production work unit. In all work activities in fabrication, the workload of workers and operators in the fabrication workshop is inseparable. many workers experience physical and mental complaints in every work activity because fabrication work is a fairly large environment. Associated with manual handling, noisy areas, high temperatures. From the various types of work received by the various fabrication teams, the fabrication team is required to have high skills and creativity because to meet the production targets requested by the user, workers have to work overtime and have to work more than usual hours. There are several jobs given to workers who are considered by some workers to be not in accordance with the abilities of these workers, causing mental workload and workers getting pressure from superiors. So it is necessary to measure in a study way to review the value of the workload that occurs in the pharmaceutical process. Measurement of workload using the Heart Rate approach for physiology and NASA-TLX subjectively for psychology. It was found that the highest performance dimension results with a score of 5290 in the accumulation of workload carried out on 25 respondents (all fabrication workers) in 4 worker classifications. Companies are advised to provide training or certification to workers in order to improve competence in order to obtain new work technology methods that are efficient and motivating. Plus workers can be more active, dynamic, and intense towards the specified classification field. In line with the fabrication process can more optimally support the company's production. Keywords : Workload, Subjective Measurement, Heart Rate, NASA-TLX
ANALISIS SIMULASI SISTEM ANTRIAN PT. BANK XYZ DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ARENA Hanif Rahma Saputra; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5550

Abstract

Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang berkualitas dan efisien, peneliti menganalisis antrian pada teller bank di PT. Bank XYZ. Mereka menggunakan perangkat lunak Arena untuk mempelajari keefektifan simulasi. Dengan melakukan penelitian ini, mereka berharap dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan mereka, serta memenuhi kebutuhan tersebut dengan waktu dan tenaga yang paling sedikit. Sebelum menerapkan sistem nyata, ada gunanya mempelajari sistemnya untuk menghindari kerugian. Hal ini dilakukan dengan beberapa langkah: mengumpulkan data, mengolahnya, memeriksa hasil dan memvalidasi hasil. Setelah ini selesai, peneliti menganalisis hasil mereka dan datang dengan kemungkinan kesimpulan. Dengan menjalankan data melalui perangkat lunak, ditemukan bahwa tidak ada antrian yang menunda proses layanan bank. Perangkat lunak menentukan bahwa menggunakan skenario perbaikan memiliki total waktu pelanggan rata-rata 0,08 menit. Ini ditentukan sebagai Skenario Peningkatan 3 karena menghasilkan waktu layanan tercepat untuk teller dibandingkan dengan skenario lainnya
GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PRODUKSI TEH HITAM (BLACK TEA) DI PTPN XII MALANG JAWA TIMUR Sutrisno Adi Prayitno; Dwi Retnaningtyas Utami; Domas Galih Patria; Silvy Novita Antrisna Putri; Sugiyati Ningrum; Rahmad Jumadi; Ainanda Al Fatina
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5526

Abstract

Teh sebagai bahan pangan (minuman) merupakan produk yang memiliki kepopuleran di semua lapisan masyarakat. Teh juga merupakan komoditi penghasil devisa Negara Indonesia. Produk teh memiliki ragam jenis, seperti teh hijau, teh putih dan the hitam. Salah satu produsen besar yang ada di Jawa Timur adalah PTPN yang memproduksi the dengan label “Teh Rolas”. Jenis teh yang diproduksi berupa teh hijau dan teh hitam. Untuk menjalakan produksi dan menjaga kualitas pada produk teh yang dihasilkan PTPN melaksanakan program kelayak dasar berupa penerapan GMP. Program tersebut dilaksanakan demi mendukung dan mewujudkan salah satu misi perusahaan yaitu berupa Competitive Advantage. Tahapan dalam proses pengolahan teh adalah penerimaan bahan baku, pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis, pengeringan, sortasi, pengemasan, penyimpanan dan pengiriman. Untuk mendukung proses produksi, proses penerapan GMP dilakukan dengan pengawasan yang baik. Bebrapa aspek penerapan GMP yang di PTPN adalah lingkungan dan lokasi pabrik, bangunan dan fasilitas, penyediaan dan pemeliharaan fasilitas sanitasi, peralatan pengolahan, pengendalian hama, sanitasi dan higiene karyawan, pengawasan proses produksi, manajemen pengawasan, pencatan dan dokumentasi. PTPN telah melaksanakan program kelayak dasar (GMP) dengan baik dalam menjaga mutu utama teh yang diproduksi. Untuk mempertahankan penerapan GMP perlu dilakukan improvisasi dan kesadaran pada karyawan pada setiap lini proses produksi. Selain itu proses pengawasan terhadap karyawan dan aspek program kelayakan dasar perlu untuk ditingkatkan dalam menjaga mutu serta aspek dalam lingkungan produksi.
SISTEM ANTRIAN PADA WAKTU TUNGGU PELAYANAN DI BENGKEL PINATIH JAYA MOTOR DENGAN METODE SIMULASI MENGGUNAKAN SOFTWARE ARENA Muhammad Ainul Yaqin; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5544

Abstract

Bengkel Pinatih Jaya Motor adalah usaha dibidang jasa service motor dengan segala merek motor. Ketidaksesuaian bengkel dengan kriteria keinginan pelanggan menjadi salah satu kendala peningkatan kualitas bengkel tersebut. Akibat pelayanan bengkel yang bertentangan dengan keinginan pelanggan, pelanggan merasa tidak puas terhadap pelayanan tersebut dan dapat menyebabkan pelanggan beralih ke pelayanan lain yang memenuhi kriteria pelanggan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni menggunakan metode Simulasi dengan menggunakan software Arena. Model antrian yang dibuat terdiri atas model awal dan model usulan perbaikan. Dari beberapa model sekenario perbaikan yang dibuat mendapatkan sebuah hasil yang berbeda-beda. Untuk model sekenario menghasilkan perhitungan skenario 1 µ1µ2 ≤ -7,14 ≤ 10,86, lalu model skenario 2 µ1µ2 ≤ -6,77 ≤ 11,23 dan model skenario 3 µ1µ2 ≤ -7,19 ≤ 10,81. Untuk ketiga skenario didapatkan H0 diterima karena 0 berada di rentang confidenc interval. Jadi skenario yang terpilih adalah skenario 3
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN HIGH FREQUENCY WELDING MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN FAULT TREE ANALYSIS DI PT INDAL STEEL PIPE GRESIK Kevin Muktavin Romadhoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 3 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i3.5406

Abstract

Perkembangan teknologi selalu beriringan dengan perkembangan ilmu yang ada. Dampak dari perkembangan teknologi tersebut adalah banyaknya tenaga kerja manusia yang tidak diperlukan lagi di dunia perindustrian. Pemicunya, banyak industri yang mulai beralih menggunakan mesin daripada manusia dalam proses produksinya (Nurwulan dan Fikri, 2020). Penggunaan mesin dianggap dapat menghasilkan nilai efisien yang lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan tenaga kerja manusia. Namun, fungsi mesin terkadang mengalami penurunan kinerja seiring dengan bertambahnya usia mesin dan juga penggunaan oleh sumber daya manusia yang kurang berpengalaman. Oleh karena itu perlu adanya perawatan secara berkelanjutan dan periodik demi kelangsungan efektifitas mesin. Berdasarkan Latar Belakang yang telah dijabarkan, maka perlu dilakukan pengukuran tingkat efektivitas guna untuk mengetahui tingkat kinerja fasilitas pada proses produksi pipa-pipa baja di mesin HFW, karena di perusahaan belum ada alat dalam mengukur kinerja mesin sehingga sangat tepat jika pengukuran kinerja mesin tersebut menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan memberikan masukan terhadap menurunnya losses yang teridentifikasi dari six big losses serta menganalisis penyebab six big losses mesin HFW dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA).