cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 292 Documents
USULAN DESAIN KEMASAN PRODUK OLAHAN IKAN BANDENG KEPADA UMKM (USAHA, MIKRO KECIL,MENENGAH) Ahmad Gafan Abdillah; Purwanto; Mu’tafiqul haqiqi; Hifdzi Romadloni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol. 5 No. 4 (2024): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi desain kemasan produk olahan ikan bandeng, khususnya bandeng presto, guna meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian lokal, namun sering kali menghadapi kendala dalam hal kemasan produk yang kurang menarik dan tidak informatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan makro mead yang mencakup observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, prototyping, dan uji coba desain kemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kemasan baru mampu mencerminkan identitas lokal (100%), bersifat ramah lingkungan (92%), dan memiliki daya tarik visual tinggi (96%). Namun, aspek kejelasan informasi masih menjadi kelemahan utama (76%). Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan SWOT, yang menunjukkan bahwa desain baru memiliki potensi pasar yang besar, khususnya pada sektor oleh-oleh wisata. Prototipe kemasan yang dikembangkan lebih kokoh, ergonomis, dan menggunakan bahan ramah lingkungan seperti daun pisang. Meskipun demikian, tantangan utama masih pada biaya produksi dan persaingan dengan produk bermerek. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan desain kemasan UMKM berbasis lokalitas dan keberlanjutan lingkungan.
PENERAPAN TATA LETAK GUDANG PT MFR DENGAN METODE ABC DAN 5S M Faiz Rizqillah; Fandy Valentino; Rizqi Wahyudi
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol. 5 No. 4 (2024): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui observasi dan wawancara dengan karyawan gudang, teridentifikasi permasalahan utama, yaitu tidak adanya standar peletakan posisi sparepart. Mengakibatkan karyawan gudang cukup kesulitan dalam proses pencarian sparepart. Tujuan dari penelitian adalah mengusulkan penerapan metode ABC dan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) sebagai solusi. Metode ABC digunakan untuk mengelompokkan sparepart berdasarkan popularitas, menghasilkan tiga kelas: A, B, dan C. Implementasi layout gudang berdasarkan metode ABC mampu menurunkan total jarak material handling sebesar 23,37%. Prinsip 5S diterapkan dengan melakukan penyortiran, membuat standar peletakan, visual display, jadwal piket, dan pembuatan lembar inspeksi 5S. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan ini memberikan dampak positif pada tata letak dan pengelolaan gudang sparepart. Dari hasil analisis metode ABC, sparepart dikategorikan ke dalam tiga kelas: kelas A (76,79% penggunaan, 8 sparepart), kelas B (14,77% penggunaan, 6 sparepart), dan kelas C (8,44% penggunaan, 61 sparepart). Penerapan layout berdasarkan metode ABC berhasil menurunkan total jarak material handling sebesar 23,37% (dari 50.475,2 meter menjadi 38.677,4 meter). Implementasi perbaikan berdasarkan prinsip 5S membawa perubahan positif pada tata letak dan keberlanjutan pengelolaan gudang sparepart. Dengan adanya usulan perbaikan berbasis ABC dan 5S, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional gudang, mengurangi waktu pencarian sparepart, dan memastikan keberlanjutan program pengelolaan gudang