cover
Contact Name
Widia Ningsih
Contact Email
widianingsih633@gmail.com
Phone
+6285960430213
Journal Mail Official
jcsjurnal@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Recidence, Blk. F No.02, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Comprehensive Science
ISSN : 296247     EISSN : 29624584     DOI : https://doi.org/10.36418/jcs
This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, which includes: Humanities and social sciences, contemporary political science, Educational sciences, religious sciences and philosophy, economics, Engineering sciences, Health sciences, medical sciences, design arts sciences and media. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,222 Documents
Job Satisfaction, Performance Level, and Supervisory Practices of Management in Adventist Medical Center Manila Basis For Program Formulation Aprilia Missah, Laura
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3950

Abstract

This study is determined the relationships of job satisfaction, performance level, and supervisory practices of Management in Adventist Medical Center Manila to come up with the policy that was proposed which may be used to improve the job, performance level and supervisory practices of the employees. This study utilized descriptive research design, which, according to Fain (2013) “describe(s) and explain(s) the nature and magnitude of existing relationships without necessarily clarifying the underlying causal factors in the relationship.” This study is both descriptive and correlational. The subjects of this research study were the one hundred fifty (150) employees who were currently employed as regular and fifty-eight (58) managers in Adventist Medical Center Manila, consisting resident doctors and managers of different divisions/department. The total population of managers is fifty-eight (58).  All the 58 managers agreed to became respondents. The following findings were obtained: All of the employees’ job satisfaction indicators have the interpretation Satisfied. The overall weighted mean is 3.923 and and interpreted as Satisfied with the standard deviation equivalent to 0.1994; the employees’ job performance overall weighted mean is 3.692 and interpreted as Moderately Agree. This implies that the employees believed that they perform well based from the assigned task with less supervision and close monitoring; he overall weighted mean is 4.862 and interpreted as Strongly Agree with a standard deviation of 0.064. This implies that the middle managers believed that they consistently follow certain supervisory practices to ensure the success of their organization; It was found out that there is no significant relationship between the level of job performance and level of job satisfaction. Thus, the null hypothesis which states that there is no significant relationship between the level of Job Satisfaction and Job Performance of the respondents is accepted; The middle managers’ supervisory practices affects the employees’ job satisfaction; hence, the null hypothesis - there is no significant relationship between job satisfaction and supervisory practices is rejected. This is supported by the findings of the study of Hamzah, et al. (2013) which revealed that supervision practices have a positive and strong relationship with job satisfaction. In other words, if the level of supervision practices decreases, so will employees satisfaction; and the job performance and supervisory practices are significantly related, therefore the null hypothesis - there is no significant relationship between job performance and supervisory practices is rejected. The middle managers’ supervisory practices play an important role and have an effect on the employees’ job performance.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Madrasah Ibtidaiyah Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Ritonga, Eva Juliana
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa Madrasah Ibtidaiyah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan model STAD. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 31,25% (10 siswa tuntas) pada Siklus I menjadi 65,6% (21 siswa tuntas) pada Siklus II. Rata-rata nilai kelas juga meningkat dari 48,75 pada Siklus I menjadi 67,5 pada Siklus II. Selain itu, penerapan model STAD terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif, motivasi belajar, serta keterampilan kerja sama siswa dalam proses pembelajaran matematika. Interaksi dalam kelompok heterogen dan sistem penilaian individu berbasis kelompok mendorong siswa untuk saling membantu dan bertanggung jawab terhadap pencapaian tim. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran matematika di Madrasah Ibtidaiyah untuk meningkatkan hasil belajar sekaligus membangun keterampilan sosial siswa.
Hubungan Distress Dengan Disbiosis Microbiota Usus Rara, Roellyana; Awaludin, Muhammad; Kawengian, Ventje Raymond
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3953

Abstract

Distress psikologis pada orang dewasa merupakan kondisi yang berkaitan erat dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan kronis, depresi, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD). Stres yang berlangsung lama dapat mengganggu regulasi sistem saraf pusat melalui aktivasi berulang aksis hipotalamus–hipofisis–adrenal (HPA) dan sistem saraf simpatik, yang berujung pada peningkatan pelepasan kortisol, gangguan fungsi imun, serta terjadinya inflamasi sistemik. Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian penelitian semakin tertuju pada peran mikrobiota usus sebagai mediator biologis yang menghubungkan distress psikologis dengan perubahan fisiologis dan perilaku melalui sumbu mikrobiota–usus–otak. Distress kronis diketahui dapat memengaruhi komposisi dan fungsi mikrobiota usus, menyebabkan disbiosis yang ditandai dengan penurunan bakteri menguntungkan dan peningkatan bakteri proinflamasi, sehingga memperburuk gangguan regulasi neuroimun dan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara distress psikologis dan disbiosis mikrobiota usus pada populasi dewasa, serta menjelaskan mekanisme biologis yang mendasari interaksi tersebut berdasarkan temuan penelitian terkini. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif terhadap hasil penelitian praklinis dan klinis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa interaksi dua arah antara distress dan disbiosis berperan penting dalam patogenesis gangguan psikologis terkait stres. Pemahaman integratif ini membuka peluang pengembangan strategi pencegahan dan intervensi terapeutik berbasis modulasi mikrobiota, seperti probiotik, prebiotik, dan intervensi diet, guna meningkatkan kesejahteraan mental secara holistik.
Karakteristik Klinis Pasien Bell’s Palsy di Rumah Sakit Rujukan Tersier Gorontalo: Studi Deskriptif Ahlan John Pietra Mokoginta, Ritzki; Isman Jusuf, Muhammad; K. Yusuf, Zuhriana; Nora Ismail Siregar, Muchtar; Pratiwi Iman , Dian
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3955

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik klinis pasien Bell's palsy di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Gorontalo, periode 2023 hingga 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang untuk menggambarkan profil demografis dan klinis pasien yang didiagnosis Bell’s palsy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kelompok usia 20–29 tahun (38,5%) dengan prevalensi yang lebih tinggi pada perempuan (65,4%). Gejala klinis yang paling umum adalah asimetri wajah, terutama mulut mencong (31,4%) dan kesulitan menutup mata (19,6%). Kortikosteroid diberikan kepada seluruh pasien, dan sebagian besar mencapai kesembuhan total (65,4%). Penelitian ini menekankan pentingnya diagnosis dan penatalaksanaan dini, terutama pada usia muda, serta menyoroti peran signifikan faktor lingkungan dan komorbiditas seperti hipertensi dan diabetes dalam prognosis Bell’s palsy. Temuan ini memberikan pemahaman lebih baik mengenai manifestasi klinis dan hasil penyakit di Gorontalo, serta memberikan wawasan bagi penyedia layanan kesehatan dalam mengelola Bell’s palsy secara lebih efektif.
Profil Klinis Malaria pada Anak di RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado Periode Januari 2022 - Desember 2024 Oko, Moh. Abdiel Artabony; Tatura, Suryadi N.N.; Umboh, Adrian
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3957

Abstract

Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Kelompok usia yang rentan terpapar malaria adalah anak-anak, terutama di daerah dengan penularan tinggi karena belum mengembangkan kekebalan parsial. Di Indonesia, Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax menjadi penyebab utama infeksi malaria. Provinsi Sulawesi Utara masih menghadapi tantangan dengan banyaknya kasus malaria, khususnya di daerah kepulauan dan terpencil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil klinis malaria pada anak di RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado periode Januari 2022-Desember 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan sumber data sekunder dari rekam medik pasien anak rawat jalan dan rawat inap yang terdiagnosis malaria di Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado periode Januari 2022-Desember 2024. Hasil: Penderita malaria pada anak lebih banyak terjadi pada kelompok usia 13-19 tahun dan 6-12 tahun, dengan jenis kelamin perempuan lebih dominan. Spesies Plasmodium vivax merupakan penyebab utama, diikuti Plasmodium falciparum dan infeksi campuran. Gejala klinis utama adalah demam, menggigil, dan mual, dengan tanda klinis berupa anemia, splenomegali, dan hepatomegali. Status gizi baik ditemukan paling banyak pada penderita. Komplikasi yang ditemukan adalah anemia berat pada 2 kasus. Kesimpulan: Profil klinis malaria pada anak menunjukkan variasi berdasarkan usia, jenis kelamin, spesies Plasmodium, status gizi, manifestasi klinis, dan komplikasi yang perlu menjadi perhatian dalam tatalaksana malaria pada anak.
Pendekatan Herbal Antiacne: Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Cymbopogon Nardus Dan Curcuma Longa Sebagai Bahan Aktif Kosmetik Alami Sari, Yuni Mala; Andriani, Fivit; Way, Hanyfah Honesty; Nanda, Yoan De; Tasman, Anggela Marta
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3959

Abstract

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang umumnya disebabkan oleh aktivitas bakteri, salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Saat ini, penggunaan obat jerawat sintetis masih menjadi pilihan utama dalam penanganannya. Namun, pemakaian jangka panjang terus-menerus berpotensi menimbulkan efek samping dan resitensi bakteri. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alam sebagai antiacne alami terus dikembangkan karena dinilai lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak Cymbopogon nardus dan Curcuma longa terhadap Staphylococcus aureus. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada pada ekstrak tunggal dan kombinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada konsentrasi 50% dan 75%, ekstrak tunggal Cymbopogon  nardus menghasilkan zona hambat sebesar 7,32 dan 8,25 mm, sedangkan Curcuma longa dengan zona hambat 8,35 dan 8,60 mm. Kombinasi ekstrak Curcuma longa + Cymbopogon nardus pada konsentrasi 75 % (50% Curcuma longa dan 25% Cymbopogon nardus) menunjukan zona hambat yang lebih besar, yakni 11,29 mm, dibandingkan kombinasi ekstrak Cymbopogon nardus + Curcuma longa pada konsentrasi yang sama dengan zona hambat sebesar 10,31 mm. Meskipun demikian, kedua kombinasi ekstrak menunjukkan adanya efek sinergis, sehingga ekstrak Cymbopogon nardus dan Curcuma longa berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif kosmetik alami antiacne.
Persepsi Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Puskesmas Arjuno Kota Malang Usman, Umar; Purwadhi, Purwadhi; Widjaja, Yani Restiani; Veranita, Mira
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pasien terhadap mutu pelayanan di Puskesmas Arjuno Kota Malang, dengan fokus pada kualitas pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kesiapan tenaga medis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali pengalaman pasien secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan pasien, observasi lapangan, serta telaah dokumen Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Puskesmas Arjuno Semester I Tahun 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan Puskesmas Arjuno secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik. Aspek sikap dan komunikasi petugas menjadi kekuatan utama yang paling diapresiasi oleh pasien, ditandai dengan keramahan, empati, dan kejelasan informasi yang diberikan. Sarana dan prasarana, khususnya kebersihan lingkungan serta ketersediaan obat, dinilai memadai dan mendukung kenyamanan pelayanan. Kesiapan tenaga medis juga dipersepsikan sangat baik dari sisi kompetensi, profesionalisme, dan perhatian terhadap pasien. Namun demikian, penelitian ini menemukan kelemahan pada aspek proses pelayanan, terutama waktu tunggu yang cenderung meningkat pada jam sibuk serta belum terukurnya waktu tunggu secara sistematis. Selain itu, keterbatasan kapasitas area parkir juga menjadi kendala aksesibilitas bagi sebagian pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mutu pelayanan Puskesmas Arjuno sangat dipengaruhi oleh kekuatan faktor manusia (human factor), sementara peningkatan mutu ke depan perlu difokuskan pada penguatan manajemen proses pelayanan dan sistem antrean berbasis data.
Penerapan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) Dalam Perkembangan Hukum Positive Indonesia Rapali, Mikha
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3967

Abstract

Lahirnya Undang-Undang Republik Indonesia No.1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, bahwa pembaharuan dalam penanganan tindak pidana yang semakin relevan di tengah tuntutan masyarakat terhadap sistem hukum yang berkeadilan dan manusiawi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan keadilan restoratif (restorative justice) dalam peradilan pidana yang merupakan respon terhadap kelemahan sistem peradilan pidana, dimana penyelesaian alternatif perkara pidana yang semula mekanisme peradilan pidana menitik beratkan pada penghukuman pelaku sedangkan keadilan restoratif (restorative justice) bertujuan mengupayakan pemulihan keadaan semula Namun pelaksanaannya dalam sistem peradilan pidana masih belum optimal di berlakukan terutama dalam penerapan oleh aparat penegak hukum yang saling berkepentingan dalam penanganan perkara pidana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yang merupakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Suatu cara penelitian untuk menemukan kebenaran berdasarkan keilmuan hukum yuridis normatif. Hasil penelitian dapat di tarik kesimpulannya bahwa dalam mencapai proses penerapan keadilan restoratif (restorative justice) menjadi mekanisme penyelesaian yang efektif serta solusi yang tepat dibandingkan dengan pendekatan retributif, dengan  prinsip penegakan hukum dalam mencari penyelesaiaan perkara yang adil melalui perdamaian dengan menekankan pemulihan keadaan seperti semula antara pelaku, korban dan masyarakat. Temuan penelitian ini membawa kesegaran terhadap pembaharuan hukum pidana dan memperkuat tujuan penegakan hukum keadilan restoratif (restorative justice) yang berbasis kearifan lokal dan keadilan soasial.
Preliminary Psychometric Analysis of a School as a Learning Organization Scale in Special Education Settings Putri Ramadhania, Andita; Sofwan Effendi, Mohammad; Kamaludin, Kamaludin
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3973

Abstract

Schools are increasingly conceptualized as learning organizations; however, psychometrically sound instruments for assessing this construct in special education contexts remain limited. This study aimed to examine preliminary Rasch-based psychometric evidence for an adapted School as a Learning Organization (SLO) scale administered to teachers in special education settings. The instrument comprised 76 items representing seven theoretically defined SLO dimensions. Data were collected from 40 teachers working in public special schools in Indonesia. Content validity was examined using expert judgment procedures involving six experts in special education, educational psychology, psychometrics, and organizational development. Item-level and scale-level Content Validity Index (CVI) values met recommended criteria, indicating satisfactory content relevance and clarity. Responses were recorded using a four-point Likert scale to reduce neutral response tendencies. Rasch measurement modeling was applied separately to each dimension to evaluate item fit, person and item reliability, and measurement precision. Most items demonstrated acceptable fit to the Rasch model. Item reliability indices were generally high, indicating stable item difficulty ordering, while person reliability varied across dimensions, reflecting differences in respondent differentiation. Pearson correlations among dimensions were positive and moderate to strong, supporting the theoretical coherence of the SLO construct. Given the modest sample size, findings are interpreted as preliminary. Nevertheless, the results provide early measurement evidence supporting the use of the adapted SLO scale in special education contexts and offer a foundation for further validation using larger and more diverse samples.
Pengaruh Penambahan Nanopartikel Silika Terhadap Sifat Rheology dan Filtrate Loss Lumpur Pemboran Berbasis Air Lorenzo, Mario Angelo W; Risna, Risna; Fatma, Fatma
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3978

Abstract

Kegiatan pemboran menjadi salah satu tahapan krusial dalam industri minyak dan gas bumi, salah satu jenis lumpur pemboran yang paling umum digunakan adalah lumpur berbasis air atau water-based mud (WBM), namun masih menghadapi kendala seperti ketidakstabilan Rheology dan tingginya Filtrate Loss. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan Nanopartikel Silika terhadap sifat Rheology dan Filtrate Loss lumpur berbasis air, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen skala laboratorium dengan 5 variasi sampel : 0gr, 2gr, 4gr, 6gr, dan 8gr Nano Silika dalam 350ml air. Pengujian meliputi Mud Weight, Plastic Viscosity, Yield Point, Gel Strength, pH dan Filtrate Loss sesuai standar API 13A. Hasil menunjukkan Mud Weight tetap stabil pada 10,8–10,9 ppg. Penambahan Nanosilika meningkatkan nilai Rheology, dengan PV naik dari 19 cP menjadi 24– 49 cP, YP dari 34 menjadi 37–80 lb/100 ft², serta Gel Strength dari 13/20 menjadi 47/71 lb/100 ft². Filtrate loss menurun pada konsentrasi rendah (2–4 gr) dari 5 ml menjadi 4,4 ml dan 4,1 ml, namun meningkat pada 6–8 gr menjadi 6,1 ml dan 8,3 ml akibat aglomerasi partikel, Kesimpulan penelitian ini adalah nanosilika efektif memperbaiki rheology dan mengurangi filtrate loss pada konsentrasi rendah, sementara konsentrasi tinggi menyebabkan pengentalan berlebih, Konsentrasi optimum berada pada 4 gr Nanosilika.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 11 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 10 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 9 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 7 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 6 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 5 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 12 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 11 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 10 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 9 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 6 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 4 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 12 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 7 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 6 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 5 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 4 (2022): Journal of Comprehensive Science (Jcs) Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) More Issue