cover
Contact Name
Ahyansyah
Contact Email
Ahyansyah.um55@gmail.com
Phone
+6285239186574
Journal Mail Official
Ahyansyah.um55@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan No 6 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 28071107     DOI : https://doi.org/10.22021/pacu.v2i1
Core Subject : Education,
The focus and scope of the manuscript covered in educational research related to but not limited to best practices in Elementary Education and Early Childhood Education. Topics include: 1. Learning Innovation for Elementary Education and Early Childhood Education. 2. Elementary Education and Early Childhood Education Curriculum. 3. Evaluation, Assessment and Research in Elementary Education and Early Childhood Education Practices. 4. Development of Learning Media, Techniques and Methods in Elementary Education and Early Childhood Education. 5. Practice the Digital Learning Era in Elementary and Kindergarten. 6. ICT in Learning Elementary Education and Early Childhood Education. 7. Guidance and Counseling in Elementary Schools and Early Childhood Education 8. Teaching and Training of Elementary and Early Childhood Teachers 9. Character Education in Elementary Education and Early Childhood Education, and other relevant topics.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Team Quiz Yuntawati Yuntawati; Lalu Abdul Aziz
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 2 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v2i2.300

Abstract

This research is based on students' learning completeness which is still low, lack of enthusiasm of students in expressing opinions during the learning process, especially in providing feedback on the problems given by the teacher. The purpose of this study is to describe the steps of the Team Quiz learning method so that it can improve the activities and results of learning mathematics of class VIII students of MTs Al-Raisiyah Sekarbela Mataram. The type of research used is classroom action research (CAR) which consists of two cycles, where each cycle consists of four stages, namely the stages of planning, action, observation, and reflection. The instruments used were in the form of activity observation sheets and evaluation tests. The results obtained were analyzed by percentage formula. Based on the results of the analysis that has been carried out, the results of the student questionnaire obtained at the first meeting of the first cycle were 43.06% and the results of the student questionnaire were obtained at the second meeting of the first cycle of 48.61%. In the second cycle the results of the student questionnaire were obtained at the first meeting of the second cycle of 68.06% and the results of the student questionnaire were obtained at the second meeting of the second cycle of 77.78%. Both of these values ​​indicate that students in the category are quite active in the first cycle and the active category in the second cycle. Furthermore, for evaluation of learning outcomes in the first cycle obtained classical completeness of 63.63% with the number of students who did not complete is 8 people out of a total of 22 students, while in the second cycle there was an increase in learning outcomes where classical completeness was 86.36%, with the number of students not complete decreased to 3 people out of a total of 22 students. Based on the results that have been obtained, it can be concluded that the application of Team Quiz learning methods can improve the activities and results of learning mathematics of class VIII MTs Al-Raisiyah Sekarbela Mataram academic year 2018/2019.
Penerapan Model Pembelajaran Open Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Kelas I Sekolah Dasar Novi Sutia; Riza Fatimah Zahrah; Winarti Dwi Febriani
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematis siswa pada mata pelajaran matematika materi mengurutkan bilangan kelas 1 SDN 2 Setiamulya. Sebagai alternatif penyelesaian masalah dilakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran open ended pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar dengan menerapkan model pembelajaran open ended pada pelajaran matematika materi mengurutkan bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek peneltian siswa kelas 1 SDN 2 Setiamulya. Berdasarkan hasil penerapan model pembelajaran open ended pada proses pembelajaran diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran open ended dapat meningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas I SDN 2 Setiamulya. Hal ini dapat dilihat dari presentase siswa tuntas pemahaman konsep matematis siswa meningkat dari siklus I ke siklus II dengan rata-rata 70,17 mencapai ketuntasan 52,64% dan tergolong kategori rendah. Pada siklus II rata-rata 85,19 dengan kategori tingkat keberhasilan belajar tinggi dengan ketuntasan belajar mencapai 84,22%. Total peningkatan dari prasiklus ke siklus II sebanyak 63,16%. Model pembelajaran open ended direkomendasikan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada mata pelajaran matematika materi mengurutkan bilangan kelas I.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Whole Brain Teaching Pada Pembelajaran PPKn SD Lilis Lilis; Winarti Dwi Febriani; Febri Fajar Pratama
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.341

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran PPKn materi keberagaman karakteristik individu kelas IV SDN Guha, dari jumlah 27 siswa hanya 10 siswa yang memiliki motivasi belajar dalam kategori baik (37,07%) dan 17 siswa (62,96%) memiliki motivasi belajar dalam kategori rendah. Alternatif penyelesaian masalah dengan menerapkan model pembelajaran whole brain teaching pada pembelajaran PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui model pembelajaran whole brain teaching pada pembelajaran PPKN materi keberagaman karakteristik individu. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian siswa kelas IV SDN Guha dengan jumlah siswa 27 siswa 16 laki-laki dan 11 orang perempuan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran whole brain teaching dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran PPKn materi keberagaman karakteristik individu pada siswa kelas IV SDN Guha. Dari hasil penelitian pada siklus I terdapat 17 siswa yang memiliki motivasi belajar dalam kategori baik (62,96%) dan 10 siswa memiliki motivasi belajar dalam kategori rendah. Siklus II terdapat 24 siswa (88,88%) memiliki motivasi belajar dalam kategori baik dan 3 siswa (11,11%) memiliki motivasi belajar dalam kategori rendah. Dengan demikian model pembelajaran whole brain teaching mampu meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV pada pembelajaran PPKn di SD Guha.
Penerapan Model Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pelajaran PPKn Di Kelas VI SD Anti Siti Fatmala; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.346

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keaktifan siswa kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya yang rendah, dari jumlah siswa 39 orang hanya 8 siswa (20,51%) yang sudah memenuhi indikator keaktifan, sedangkan 31 siswa (79,49%) belum memenuhi indikator keaktifan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan model Snowball Throwing pada mata pelajaran PPKn di kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dariperencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya dengan jumlah 39 siswa, 12 laki-laki dan 18 orang perempuan. Dari hasil penelitian pada siklus I diperoleh hasil persentase keaktifan siswa yaitu 48,71% dengan kategori “cukup baik”. Siklus II diperoleh hasil persentase keaktifan siswa yaitu 87,17% dengan kategori “baik”. Dengan demikian model Snowball Throwing mampu meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Group Investigation(GI) Siswa Sekolah Dasar Anisa Nisatul Muharam; Fajar Nugraha; Febri Fajar Pratama
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.351

Abstract

Tujuan penelitiann ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS pada materi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam dengan menggunakan model group investigation(GI). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan prosedur penelitian perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan model group investigation(GI) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS pada materi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam. Persentase kenaikan keaktifan siswa pada siklus I sebesar 58,08% dengan kategori “cukup baik” dan untuk siklus II sebesar 85,41% dengan kategori “sangat baik”. Peningkatan hasul belajar untuk persentase jumlah siswa pada siklus I yaitu sebesar 52,08% (25 siswa), dan pada siklus II meningkat menjadi 81,25% (39 siswa) dari 48 siswa.
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Wafiq Rahmasari; Yus Darusman; Hatma Heris Mahendra
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa di SDN 2 Setiamulya Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 2 Setiamulya dengan menggunakan sampel sebanyak 182 siswa yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada orang tua siswa dan dokumen hasil belajar siswa dari masing-masing guru kelas. Analisis data dengan metode statistik deskriptif, koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang didapatkan adalah: (1) Terdapat pengaruh signifikan antara tingkat pendidikan orang tua terhadap hasil belajar siswa sebesar 11,6% yang dibuktikan dengan t hitung > t tabel yaitu 4,361 > 1,973 serta nilai signifikan pada uji t yang didapatkan yaitu 0,000 < 0,05. (2) Terdapat pengaruh signifikan atara perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa sebesar 4,4% yang dibuktikan oleh nilai t hitung > t tabel yaitu 1,999 > 1,973 serta nilai signifikan pada uji t yang didapatkan yaitu 0,047 < 005. (3) Terdapat pengaruh secara bersama-sama antara tingkat pendidikan dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa sebesar 13,6% yang dibuktikan oleh nilai f hitung > f tabel yaitu 14,062 > 3,05 serta niai signifikan yang didapatkan pada uji f yaitu 0,000 < 0,05.
Manajemen Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di PKBM Janji Baik Della Permata; Nurul Yasmin Damayanti; Ika Rohmawati; Fachrurozi Fachrurozi; Moch. Ganiadi
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.377

Abstract

PKBM Janji Baik merupakan lembaga pendidikan nonformal yang bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang tidak mampu melanjutkan pendidikan formal. PKBM Janji Baik telah beroperasi selama 1 tahun dan telah melayani banyak peserta didik dari berbagai latar belakang dan usia. Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan, PKBM Janji Baik perlu dilakukan supervisi dan monitoring secara rutin. Supervisi dan monitoring diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kinerja lembaga dan memberikan masukan-masukan yang berguna dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembelajaran yang diberikan. Teknik analisis data menggunakan penelitian penelitian kualitatif, dengan maksud agar memperoleh gambaran secara mendalam mengenai manajemen program pendidikan kesetaraan paket A di pkbm janji baik. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, dan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Hasil penelitian meunjukan bahwa 1). perencanaan proses pembelajarannya meggunaan RPP harian dan modul yang dibetuk oleh canvas think janji baik. 2). Pelaksanaan aktivitas pembelajarannya dilakukan dua kali dalam seminggu setiap hari sabtu dan minggu melalui online dengan menggunakan zoom. 3). Pencapaian indikator ini menggunakan KKM Minimal nilai 65 pada PKBM Janji Baik. 4). Tenaga pengajar dan pengelola pada PKBM. ini sekitar 60% dikelola oleh lulusan PNF/PLS. 5). Anggaran biaya administrasi di PKBM Janji Baik tidak dipungut biaya Kata Kunci (PKBM Janji Baik, Manajemen, Evaluasi, Pembelajaran)
Mengevaluasi Proses Pembelajaran Dengan Metode Student Centered Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Di PAUD Alya Rachma Assyifa; Diva Safitri; Shabrina Aulia Septiani; Wanda Yusriyah; M. Ganiadi
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.378

Abstract

Evaluasi pembelajaran dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kelemahan peserta didik dalam suatu proses pembelajaran agar mencapai tujuan pendidikan. Dalam mengevaluasi dibutuhkan metode belajar yang sesuai dengan kurikulum yang dipakai, dalam kurikulum PAUD yaitu K-13 menekankan bahwa dalam proses pembelajaran peserta didik harus memliki kompetensi dan keterampilan sehingga metode pembelajaran yang digunakan sekarang tersebut berpusat pada siswa. Dengan metode Student Centered Learning ini evaluasi tersebut dapat mendorong peserta didik nya lebih giat belajar secara terus menerus karena pada proses pembelajaran siswa mampu menjadi peserta didik yang aktif dan mandiri dalam proses pembelajarannya, bertanggung jawab dan memiliki inisiatif untuk mengenali kebutuhan belajarnya, serta menemukan sumber informasi untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pendidik secara kritis sehingga menjadikan proses pembelajaran tersebut memperoleh peningkatan hasil belajar.
Efektivitas Model Evaluasi CIPP Pada Program Pelatihan Komputer Di LPK Teknoss Ciruas Serang Banten Muhammad Iqbalsyah; Novan Ramadani Agia; Aristu Anan Rizki
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.379

Abstract

LPK Teknoss merupakan lembaga pendidikan non formal yang mengadakan program pelatihan untuk warga belajar yang ingin memiliki keahlian dibidang komputer. Kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan mengoperasikan komputer seperti mengetik, menggunakan aplikasi-aplikasi administrasi seperti microsoft merupakan salah satu program kecakapan hidup yang diselenggarakan oleh LPK Teknoss. Kegiatan evaluasi ini dilakukan untuk mengevaluasi program secara menyeluruh terhadap program pelatihan komputer di LPK Teknoss dengan menggunakan model evaluasi CIPP. Evaluasi ini menggunakan studi deskriptif evaluative dengan pendekatan kualitatif. Metode evaluasi kualitatif digunakan untuk mengevaluasi pada kondisi objek alamiah, dimana evaluator merupakan instrumen kunci. Model CIPP (Context, Input, Process and Product) merupakan kerangka yang komprehensif untuk mengarahkan pelaksanaan evaluasi formatif dan evaluasi sumatif terhadap objek program, proyek, personalia, produk, institusi, dan sistem. Hasil dari evaluasi ini adalah analisis kebutuhan pada program pelatihan komputer di LPK Teknoss sudah sesuai dengan standard yang ditentukan, tujuan dan sasaran program sudah sesuai dengan perencanaan program. Kurikulum program pelatihan komputer di LKP Teknoss sudah sesuai dengan standar ideal kurikulum, instruktur yang mengajar mempunyai latar belakang pendidikan yang kurang sesuai dengan jurusan pelatihan yaitu komputer.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Matematika Kelas V Nadia Ikhwa Nurhuda; Neneng Sri Wulan; Elli Suharti
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi operasi hitung akar pangkat tiga di kelas V SDN 178 Gegerkalong KPAD Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Adapun subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas V-C SDN 178 Gegerkalong KPAD tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase ketuntasan belajar peserta didik berada pada kategori baik dimana pada siklus 1 persentase ketuntasan belajar adalah 39% dengan nilai rata-rata 68,8 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 75% dengan nilai rata-rata 80,8. Berdasarkan hasil penelitian dapat didisimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika.