cover
Contact Name
Khairul Anwar
Contact Email
mathanwar@unja.ac.id
Phone
+6285273944759
Journal Mail Official
mathanwar@unja.ac.id
Editorial Address
Mathematics Education Studies Program Faculty of Teacher Training and Education Jambi University Jl. Jambi-Ma.Bulian Km 15 Mendalo Darat, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Jambi
ISSN : 20882157     EISSN : 25800779     DOI : -
Core Subject : Education,
Edumatica Journal is a journal on mathematics education. The Journal publishes articles of research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 293 Documents
Trajektori dalam Pembelajaran Matematika Nurdin ,
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika 2011: Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.003 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v1i01.189

Abstract

Abstrak Alur belajar telah banyak diteliti dibeberapa negara. Beberapa penelitian berhasil merumuskan alur belajar hipotesis untuk suatu sajian materi pokok tertentu seperti pada materi pokok statistik dan materi pokok pecahan. Pada artikel akan diuraikan tentang apa yang dimaksud dengan alur belajar, apa mamfaat alur belajar dan bagaimana merumuskan alur belajar hipotesis. Uraian tersebut didasarkan pada kajian pustaka dan beberapa hasil penelitian. Kata kunci: alur belajar, matematika.
Penanaman Konsep Bilangan Desimal dengan Menggunakan Kalkulator pada Siswa Kelas IV SD Negeri No. 7 Ngulak Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika 2011: Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.742 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v1i01.190

Abstract

Abstrak Artikel ini mendeskripsikan penanaman konsep bilangan desimal dengan menggunakan kalkulator pada siswa Kelas IV SD Negeri No. 7 Ngulak.. Penanaman konsep bilangan desimal dengan menggunakan kalkulator dalam penelitian ini hanya untuk menanamkan konsep bilangan desimal sehingga dengan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran diharapkan siswa benar-benar yakin dengan konsep yang ditemukan dan siswa benar-benar  mengerti arti atau makna bilangan desimal. Sedangkan dalam mengerjakan soal-soal siswa tidak diperkenankan menggunakan kalkulator. Hasil penelitian menunjukkan kalkulator dapat memudahkan siswa menemukan pola bilangan pecahan yang penyebutnya 10, 100, dan 1000 menjadi bilangan desimal, dan sebaliknya, mengerti konsep lambang bilangan berbeda apabila dikalikan atau dibagikan bilangan yang sama menghasilkan bilangan yang sama, dan konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal. Kata Kunci: Penanaman Konsep, bilangan desimal, kalkulator.
PEMBELAJARAN KUBUS DAN BALOK MENURUT STANDAR PENGAJARAN NCTM DENGAN SETTING KOOPERATIF Elli Kusumawati
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika 2011: Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.982 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v1i01.191

Abstract

Abstract This design should enable the students to improve the creativity, create a challenging and comfortable condition for the students, provide various learning experience, and make the student learn by doing something. The mathematic learning method based on the NCTM teaching standard can be used by the teacher to increase the student’s comprehension. The NCTM teaching standard consists of 4 components, namely (1) giving task, (2) discourse, (3) learning environment, (4) analysis. Based on those standard, the learning process is carried out with cooperative setting. The early step, teacher  explain the learning objectives and explains the learning steps they are going to conduct and form a learning group. The primary step consists of giving task, accomplishing discourse in a group, presentation, and discussion about the group work result, arranging the learning environmental, and analysis of teaching and learning. The final step is the learning analysis in form of opinion on the student’s activity during the learning process and giving final test. The accomplishment of assignment in cooperative study group helps students understand the materials. The given task makes students fell being challenged so that they can dig their intellectual capacity. The arrangement of learning environment done by the teacher will create the classroom atmosphere. Students give a positive respond to this learning method. Student’s states that they enjoy with the learning situation.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE-LEARNING BERBASIS SOFTWARE CLASSPAD CASIO PADA MATA KULIAH GEOMETRI DATAR DI PERGURUAN TINGGI Achmad Buchori; Herry Agus Susanto
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1478.103 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh media pembelajaran Mobile-Learning yang valid untuk belajar mandiri mahasiswa pada mata kuliah geometri datar. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester I pendidikan matematika IKIP PGRI Semarang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Dalam penelitian pengembangan media Mobile-Learning ini dilakukan dengan 4 (empat) tahap yaitu (a) Analisis pendahuluan, (b) Perancangan, (c) Evaluasi, (d) Revisi. Pengolahan data dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Sesuai hasil angket tentang pengembangan media Mobile-Learning di peroleh nilai sig = 0.00 dan R= 0.541, yang artinya motivasi mempengaruhi sebesar 54.1% terhadap hasil belajar mahasiswa. Diperoleh rata-rata hasil belajar yang lebih baik antara kelas eksperimen sebesar 84.27 dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 80.05. Dari hasil tersebut diperoleh media pembelajaran Mobile-Learning yang valid untuk belajar mandiri mahasiswa pada mata kuliah geometri datar sesuai teori perkembangan Akker .
PENGARUH KEMAMPUAN SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 KOTA JAMBI Junsella Harmony; Roseli Theis
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.39 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.598

Abstract

Beberapa area dari pemecahan masalah matematika berhubungan dengan kemampuan spasial. Adanya konseptualisasi spasial yang baik merupakan aset untuk memahami konsep-konsep matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan spasial yang dimiliki siswa kelas VII SMP N 9 Kota Jambi T.A 2009/2010 dan ada tidaknya pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Kota Jambi. Sampel pada penelitian ini adalah 30% hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 9 Kota Jambi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen berupa tes kemampuan spasial, serta tes hasil belajar matematika siswa dalam bentuk tes objektif. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji regresi linear. Dari hasil analisa data kemampuan spasial siswa kelas VII SMP Negeri 9 Kota Jambi diperoleh bahwa dari 81 orang siswa SMP N 9 Kota Jambi sebagai sampel penelitian, 28 siswa termasuk dalam kategori sangat tinggi, 42 siswa termasuk dalam kategori tinggi, 8 siswa termasuk dalam kategori sedang, dan 3 siswa termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa kelas VII SMP N 9 Kota Jambi memiliki kemampuan spasial yang tinggi. Dari hasil uji regresi linear diperoleh persamaan regresi yaitu  yang berarti bahwa setiap kenaikan satu poin kemampuan spasial maka akan meningkatkan hasil belajar matematikanya sebesar 0,37 poin. Selain itu, untuk pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung = 8,295 dan ttabel = 1,997 sehingga diperoleh thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan spasial terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP N 9 Kota Jambi. Setelah melakukan pengujian hipotesis, diperoleh besarnya koefisien determinasi sebesar 46,55%  yang berarti bahwa kemampuan spasial berpengaruh sebesar 46,55% terhadap hasil belajar matematika siswa.
PENANAMAN KONSEP KESAMAAN DAN KETAKSAMAAN BILANGAN DESIMAL DENGAN MENGGUNAKAN KALKULATOR PADA SISWA KELAS IV SDN NO. 7 NGULAK Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.531 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.599

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan penanaman konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal dengan menggunakan kalkulator. Penanaman konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal dengan menggunakan kalkulator dalam penelitian ini hanya untuk menanamkan konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal sehingga dengan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran diharapkan siswa benar-benar yakin dengan konsep yang ditemukan dan siswa benar-benar  mengerti arti atau makna konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal. Selanjutnya pada saat siswa mengerjakan soal-soal tentang kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal sebaliknya siswa tidak diperkenankan menggunakan kalkulator. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan kalkulator dapat memudahkan siswa untuk mengerti konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan desimal, sehingga pada saat menyelesaikan soal-soal kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal siswa tidak mengalami kesulitan.
PENGARUH PROBLEM STRES MATEMATIKA SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI T. A 2009/2010 Efriana Wulandari; Roseli Theis
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.437 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.600

Abstract

Problem stres matematika sekolah adalah kondisi stres yang dialami oleh siswa akibat adanya tuntutan sekolah mengenai pelajaran matematika yang dinilai menekan. Problem stress matematika sekolah ini muncul akibat banyaknya tuntutan-tuntutan sekolah yang diberikan kepada siswa, diantaranya : tuntutan fisik, tuntutan tugas, tuntutan peran, dan tuntutan interpersonal. Dengan adanya tuntutan-tuntutan dari sekolah ini akan meningkatkan semangat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat problem stress matematika sekolah yang dimiliki siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Jambi dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dan asosiatif dengan subjek penelitian 54 orang siswa atau 25% dari 214 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen yang berupa angket tertutup, serta tes hasil belajar matematika dalam bentuk tes objektif. Instrumen penelitian yang digunakan diuji coba terlebih dahulu di luar sampel. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji regresi linear. Dari hasil analisa data untuk tingkat problem stres matematika sekolah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Jambi diperoleh 1 orang siswa atau 1,85% yang berada dalam kategori sangat tinggi, 30 orang siswa atau 55,55% yang berada dalam kategori tinggi, 22 orang siswa atau 40,47% yang berada dalam kategori sedang dan 1 orang siswa atau 1,85% berada dalam kategori rendah. Dari hasil uji regresi linear diperoleh persamaan regresi yaitu . Selain itu, pada pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung = 3,093 dan ttabel = 2,008 sehingga diperoleh thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara problem stres matematika sekolah terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMA N 4 Kota Jambi. Selanjutnya diperoleh  koefisien determinasi sebesar 15,53% yang berarti bahwa problem stres matematika sekolah berpengaruh sebesar 15,53% terhadap hasil belajar matematika siswa.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Pendekatan PendidikanMatematika Realistik Syaiful -
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.885 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.603

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis yang merupakan hasil dari proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Perubahan proses pembelajaran dari paradigma mengajar (berpusat pada guru) menjadi paradigma belajar (berpusat pada siswa) harus dilakukan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang menggunakan desain eksperimen kelompok kontrol pretes-postes. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas VII SMP Negeri di Kota Bekasi, sedangkan sampel diambil dari dua sekolah level sedang, masing-masing sekolah diambil dua kelas dengan teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen diberi perlakuan pembelajaran dengan PMR sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan, pembelajarannya dengan PMB. Instrumen yang digunakan, yaitu: tes kemampuan pemecahan masalah matematis, lembar observasi, angket respon siswa, dan lembar pedoman wawancara. Untuk keperluan pengujian hipotesis, data dianalisis dengan uji-t, uji ANOVA satu jalur, uji ANOVA dua jalur, dan dilengkapi dengan analisis deskriftif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan PMR lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran dengan PMB. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kelompok kemampuan matematis siswa terhadap peningkatan kemampuan tersebut. Kesulitan siswa terutama pada permasalahan pemecahan masalah matematis pada evaluasi level tinggi yang menuntut kemampuan yang kompleks seperti berpikir dan memberi alasan secara matematis, dan generalisasi yang sebagian besar perwujudannya dilakukan oleh siswa sendiri. Kesulitan lain bagi siswa pada aspek berpikir logis yang memuat kemampuan berpikir deduktif, dan kemampuan berpikir induktif. Aktivitas siswa dalam proses  pembelajaran yang menggunakan PMR, sangat aktif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.669 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.604

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang diajar dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning dan diajar dengan menggunakan Pendekatan Konvensional, perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari level siswa, serta interaksi antara pendekatan pembelajaran dan level pengetahuan awal matematika siswa dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap persiapan, meliputi pembuatan dan pengembangan instrumen, penyiapan perangkat pembelajaran, validasi instrumen dan perangkat pembelajaran, ujicoba instrumen, dan perbaikan instrumen; (2) tahap pelaksanaan, meliputi pemilihan sampel, melakukan tes PAM, melakukan pretes, menerapkan pembelajaran, dan melakukan postes; (3) tahap analisis data hasil penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Nilai gain diperoleh dari rumus Meltzer dengan hasil : untuk kelas eksperimen nilai gain minimum = -0,60 dan maksimum = 1, sedangkan untuk kelas kontrol nilai gain minimum = -0,20 dan maksimum = 1. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa antara yang pembelajarannya menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning dan menggunakan Pendekatan Konvensional, (2) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa pada level pengetahuan awal matematika tinggi, sedang, dan rendah, dan (3) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan level pengetahuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
PEMBELAJARAN MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DI SMP Rohati -
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.464 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.605

Abstract

Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) merupakan salah satu pendekatan dalam pembelajaran matematika mampu mengaitkan pengalaman kehidupan nyata dengan materi matematika.  Matematika sebagai suatu bentuk aktivitas manusia, bukan hanya sekedar objek yang harus ditranfer dari guru ke siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan bagaimana gambaran pelaksanaan pembelajaran materi bangun ruang dengan pendekatan materi realistik dan respon siswa terhadap pembelajaran materi bangun ruang sisi lengkung di SMP Negeri 22 Palembang. Dari hasil penelitian pada saat proses pembelajaran dan ketika siswa menjawab LKS diperoleh gambaran  siswa mampu mengerjakan LKS dengan baik dengan rata-rata nilai baik. Hasil tes akhir menunjukkan siswa yang memperoleh skor  60 sebanyak  ≥ 77% dari jumlah siswa. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Disini siswa terlibat secara aktif didalam menemukan volume kerucut dengan melakukan percobaan penakaran beras menggunakan media tabung dan kerucut. Interaksi antara siswa dengan siswa,  siswa dengan guru juga muncul pada saat proses pembelajaran.  

Page 2 of 30 | Total Record : 293


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 3 (2025): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Desember 2025) Vol 15 No 2 (2025): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Agustus 2025) Vol 15 No 1 (2025): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2025) Vol 14 No 3 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Desember 2024) Vol 14 No 2 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Agustus 2024) Vol 14 No 1 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2024) Vol 13 No 3 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2023) Vol 13 No 2 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Agustus 2023) Vol 13 No 1 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2023) Vol 12 No 3 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Desember 2022) Vol 12 No 2 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 3 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2022) Vol 11 No 1 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2021) Vol 11 No 2 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2020): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2020) Vol 10 No 1 (2020): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2020) Vol 9 No 2 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (October 2019) Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2019) Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2018) Vol 8 No 1 (2018): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2018) Vol 7 No 2 (2017): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2017) Vol 7 No 1 (2017): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2017) Vol 6 No 2 (2016): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2016) Vol 6 No 1 (2016): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (April 2016) Vol 5 No 02 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 01 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 01 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2012): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika 2011: Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue