cover
Contact Name
Marsita Satriandhini
Contact Email
marsita.satriandhini@gmail.com
Phone
+6285712144450
Journal Mail Official
ejounal.komunikasikesehatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Boro Kulon, Kec. Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
JKK
ISSN : 20874960     EISSN : 28291093     DOI : https://doi.org/10.56772/jkk.v13i1
Core Subject : Health,
JKK is a public accessible health communication journal published by the community service research institute and scientific publications of the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology. This journal is published twice a year, every April and October. which aims to publish research results (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies in the health sector
Articles 231 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN MASA KERJA DENGAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM MENIMBANG BALITA MENGGUNAKAN DACIN DI KABUPATEN PURWOREJO Ulfah Hidayati
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i1.189

Abstract

Latar Belakang: Keterampilan kader posyandu merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan dan masa kerja dengan keterampilan kader posyandu.Subyek Penelitian: Penelitian melibatkan 200 kader posyandu di Kabupaten Purworejo yang dipilih menggunakan simple random sampling.Metode: Merupakan penelitian analitik observsional dengan pendekatan cross sectional. Data didapat menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan aplikasi SPSS Versi 21.Hasil: Hasil uji menunjukan ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan keterampilan kader posyandu (OR= 3.96; CI 95%= 1.87 hingga 8.38; p= <0.001) dan ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan keterampilan (OR= 4.63; CI 95%= 2.29 hingga 9.34; p= <0.001).Kesimpulan: Ada hubungan antara pendidikan dan masa kerja dengan keterampilan kader. Kader yang berpendidikan SMA atau lebih memiliki kemungkinan untuk berketerampilan baik 3.96 kali. Kader posyandu kader yang memiliki masa kerja ≥3 tahun memiliki kemungkinan 4.63 kali berketerampilan baik
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET FE DI PUSKESMAS BANYUASIN KABUPATEN PURWOREJO Umi Atiqoh; Tri Puspa Kusumaningsih
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i1.190

Abstract

Latar Belakang: Hasil studi pendahuluan dengan wawancara didapatkan 4 ibu hamil teratur mengkonsumsi tablet Fe dan 6 ibu hamil tidak teratur dikarenakan sikap dalam mengkonsumsi tablet Fe kurang baik.Tujuan Penelitian: Mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan sikap ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Banyuasin Kabupaten Purworejo.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan crossectional. Intrumen pengumpulan data menggunakan checklist dan kuesioner dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling aksidentalsebanyak 82 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat (chi kuadrat).Hasil Penelitian: Ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,000), tingkat pendidikan (p value = 0,000), umur (p value = 0,001), motivasi (0,000) dan dukungan keluarga (p value = 0,000) dengan sikap ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe.Kesimpulan: Dilakukan Terdapat hubungan antara pengetahuan, pendidikan, umur, motivasi dan dukungan keluarga dengan sikap ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe.
PENGARUH PENYULUHAN AKDR TERHADAP SIKAP IBU TENTANG AKDR DI DESA JONO, KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN PURWOREJO Nur Sholichah; Indah Murnitasari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i1.191

Abstract

Latar Belakang : Jumlah PUS peserta KB aktif di Wilayah Kerja Kecamatan Bayan sebanyak 50 dengan jumlah peserta AKDR 4, MOW 2, MOP 0, Implan 1, Suntik 43, PIL 0, Kondom 0Tujuan : Mengetahui pengaruh penyuluhan AKDR terhadap sikap ibu tentang AKDR di Desa Jono Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo.Metode Penelitian : Preeksperimen Design dengan Pretest – Posttest Design. Jumlah populasi 175 responden dengan Tehnik sampling Accidental Sampling 121 responden. Waktu penelitian 29 Februari - 8 Maret 2020. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner terbuka. Uji analisis data menggunakan Kolmogorov-Smirnov.Hasil Penelitian : Hasil analisis data didapatkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) (0,003) < α (0,05), nilai Z (1,802) maka terdapat pengaruh penyuluhan AKDR terhadap sikap Ibu tentang AKDRSimpulan : Ada pengaruh penyuluhan AKDR terhadap sikap ibu tentang AKDR Di Desa Jono, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.Saran : Tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan tentang KB khususnya AKDR secara berkesinambungan untuk mensukseskan program KB
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATFAL 1 BALEDONO, KECAMATAN PURWOREJO, KABUPATEN PURWOREJO Nur Sholichah; Ni’matul ‘Ulya
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i1.192

Abstract

Latar belakang penelitian : Dari hasil riset Kesehatan Dasar tahun 2013, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 37,2% . pada pemantauan gizi tahun 2016, mencapai 27,5% , sedangkan batasan WHO < 20%.Tujuan penelitian : Mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang stunting di TK ABA 1 BaledonoMetode penelitian: Jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 60 responden dnegan teknik sampel Accidental Sampling 48 responden. Waktu penelitian Maret-April 2020. Metode pengambilandata menggunakan kuisioner tertutup. Uji analisis data menggunakan central tendency.Hasil dan bahasan penelitian : Dari hasil analisa univariat menunjukan bahwa 48 ibu (14.6%) berpengetahuan baik, (31,3%) berpengetahuan kurang, dan (54,1%) berpengetahuan kurang.Simpulan : Pengetahuan ibu tentang Stunting di TK ABA 1 Baledono kurang (54,1%).Saran : Bagi ibu lebih memahami tentang stunting pada balita.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR TENTANG ISI PIRINGKU Tri Puspa Kusumaningsih; Risky Dwi Listia
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i2.196

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat berdasarkan Inpres No 1 Tahun 2017 bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Hasil Riskesdas (2018) menunjukkan bahwa secara nasional perilaku penduduk umur >10 tahun kurang mengonsumsi sayur dan buah (95,5%),di Kabupaten Purworejo (53,4%). Kementerian Kesehatan membuat slogan isi piringku guna memaksimalkan pola makan gizi seimbang. Hasil survey yang telah dilakukan di Sekolah Dasar pada 6 anak, terdapat 4 anak yang tidak memahami porsi isi piringku dan terdapat 2 anak belum mengerti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa di Sekolah Dasar tentang isi piringku. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, instrument penelitian menggunakan checklist. Jumlah responden 57 orang. Total sampling. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (87,72%) tentang isi piringku, tingkat pengetahuan cukup (12,28%), dan tidak ada yang kurang. Nilai rata-rata responden 86,55, Modus 91,67, dan Median 87,50. Dari hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan responden tentang isi piringku sebagian besar baik.
ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL, BERSALIN, NIFAS, DAN BAYI BARU LAHIR PADA NY. D DI BPM SRI MULYANI, Amd.Keb KECAMATAN BUTUH Nurma Ika Zuliyanti; Putri Nuary Priyanto
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i2.197

Abstract

Pada saat ini Angka Kematian Ibu di Indonesia masih sangat tinggi, khususnya Angka kematian ibu melahirkan di provinsi Jawa Tengah tahun 2012 berdasarkan laporan dari kabupaten/kota, mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan AKI pada tahun 2011. Untuk menurunkan Angka Kematian Ibu melahirkan perlu dilakukan pengkajian, intervensi data, diagnosa masalah, antisipasi, penatalaksanaan, evaluasi dan membahas kesenjangan antara teori dan praktik. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif ini adalah pendekatan dengan memberikan asuhan kebidanan secara langsung kepada klien dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan dan studi dokumentasi. Klien memeriksakan kehamilannya saat usia kehamilan 37+6 minggu, kemudian melahirkan pada usia kehamilan 38 minggu secara spontan, melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan, masa nifas klien berjalan normal dan tidak ada penyulit. Setelah masa nifas minggu ke-6 akhirnya klien memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif dari kehamilan umur 37 minggu sampai KB dapat disimpulkan bahwa klien tidak ada komplikasi apapun dan dalam keadaan sehat.
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU SAAT HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 0-24 BULAN DI PUSKESMAS KALIGESING PURWOREJO Fetty Chandra Wulandari; Susanti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i2.198

Abstract

Studi pendahuluan di Puskesmas Kaligesing pada bulan Desember 2020 terdapat 83 balita usia 0-24 bulan yang mengalami stunting. Sedangkan balita yang berusia 25-60 bulan yang mengalami stunting sebanyak 250 balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 0-24 bulan di Puskesmas Kaligesing Purworejo. Metode penelitian menggunakan case control dengan pendekatan retrospective. Pengumpulan data menggunakan data sekunder. Populasi ibu dan balita usia 0-24 Bulan di Puskesmas Kaligesing Purworejo sebanyak 666 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 56 sampel. Instrumen penelitian ini menggunakan check list. Teknik uji statistik menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara status gizi ibu saat hamil (p value = 0,003) dengan kejadian stunting pada balita.
PEMANTAUAN KEHAMILAN DENGAN MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL: SCOPING REVIEW Restu Pangestuti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i2.199

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan suatu kegiatan belajar kelompok bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai kehamilan. Tujuan pembangunan Kesehatan menuju Indonesia Sehat 2025 adalah meningkatnya kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setip orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Faktor resiko pada kehamilan menyebabkan kecemasan pada ibu yang dapat mengganggu proses kehamilan bahkan proses persalinan. Adanya program Kelas Ibu Hamil dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu mengenai kehamilan, persalinan, perawatan nifas dan perawatan bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini memetakan evidence yang sudah tersedia terkait dengan pemantauan kehamilan dengan keikutsertaan kelas ibu hamil. Peneliti mengaplikasikan pendekatan scoping review dengan enam tahapan utama yaitu identifikasi masalah, mengidentifikasi sumber literatur, seleksi literatur, pemetaan dan mengumpulkan literatur, menyusun dan melaporkan hasil, dan konsultasi kepada pihak kompeten. Hasil dari review menunjukkan bahwa terdapat 8 artikel yang didapatkan dari proses pencarian.
GAMBARAN PELAKSANAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI DESA TLOGOREJO KECAMATAN BUTUH KABUPATEN PURWOREJO Nindya Kurniawati; Siti Amanah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v12i2.200

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) menjadi pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Dari hasil studi pendahuluan dari 10 Kepala Keluarga didapatkan 7 diantaranya belum melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat di desa tlogorejo kecamatan butuh kabupaten purworejo berdasarkan karakteristik responden. Jenis penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Jumlah populasi yaitu sebanyak 133 Kepala Keluarga dan sampel sebanyak 100 Kepala Keluarga, pengambilan sampel dengan Tehnik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui observasi checklist. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis univariat dengan rumus prosentase. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat di Desa Tlogorejo Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo yang dilakukan oleh masyarakat yang sesuai dengan teori yaitu sebanyak 27 Kepala Keluarga (27.0%) dan yang belum melaksanakan keseluruhan yaitu sebanyak 73 Kepala Keluarga (73.0%). Terdapat kesesuaian teori pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat yaitu sebanyak 27 Kepala Keluarga (27.0%) yang sudah melakukan gerakan masyarakat hidup sehat dengan baik dan secara keseluruhan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWI TENTANG PERUBAHAN FISIK PADA MASA PUBERTAS DENGAN MENARCHE DI SMP N 2 PANJATAN KECAMATAN PANJATAN KABUPATEN KULON PROGO Nur Sholichah; Evita Sovlianti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.203

Abstract

Latar Belakang Penelitian : Pada masa pubertas terjadi perubahan fisik yang cepat disertai banyak perubahan, termasuk di dalamnya pertumbuhan organ-organ reproduksi (organ seksual) untuk mencapai kematangan yang ditunjukkan dengan kemampuan melaksanakan fungsi reproduksi dan terjadinya menstruasi. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti di SMP N 2 Panjatan Kabupaten Kulon Progo. Peneliti bertanya pada 10 siswi kelas VII tentang perubahan fisik pada masa pubertas dan menarche, terdapat 6 siswa menjawab belum mengetahui, 4 siswi sudah mengetahui tentang perubahan fisik pada masa pubertas. Penulis juga melakukan wawancara tentang menarche, seperti pengertian menarche itu apa, pada saat menstruasi ganti pembalut berapa kali sehari. Dari hasil wawancara tersebut terdapat 4 siswi tahu dan 6 siswi lainnya belum tahu tentang menarche.Tujuan Penelitian : Diketahuinya gambaran tingkat pengetahuan siswi tentang perubahan fisik pada masa pubertas dengan menarche di SMP N 2 Panjatan Kulon Progo.Metode Penelitian : Jenis dan desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, populasinya seluruh siswi SMP N 2 Panjatan Kulon Progo sebanyak 174. Teknik sampling yang digunakan random sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat.Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan siswi tentang perubahan fisik pubertas dengan menarche menunjukkan 17 responden (32,7%) berpengetahuan baik, 30 responden (57,7%) berpengetahuan cukup, 5 responden (9,6%) berpengetahuan kurang.Simpulan : Tingkat pengetahuan siswi tentang perubahan fisik pada masa pubertas dengan menarche di SMP N 2 Panjatan Kulon Progo dikategorikan cukup.Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai masukan yang dapat dijadikan pertimbangan dalam pengambilan kebijaksanaan bagi instansi terkai juga bagi tenaga kesehatan.

Filter by Year

2010 2025