cover
Contact Name
Moh. Anas kholish
Contact Email
pjeb@peradabanpublishing.com
Phone
+62881026016404
Journal Mail Official
pjeb@peradabanpublishing.com
Editorial Address
Vila Bukit Tidar Blok E2 No 163-164 Karang Besuki Sukun, Kota Malang Postal Code 65149
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
PERADABAN JOURNAL of ECONOMIC and BUSINESS
Published by Pustaka Peradaban
ISSN : -     EISSN : 28291441     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
PERADABAN JORNAL of ECONOMIC and BUSINESS focuses its discussion concerning on theoretical and empirical topics in economics, Business and Management. Topics include, but not only, in the areas of: Monetary economics, macroeconomics and international economics. Financial management, investment, accounting, financial institutions, banking and insurance. Leadership, strategic leadership, corporate governance, organizational behavior and industrial psychology Marketing and sales management Human resources management and Human capital Management Entrepreneurship and management of small and medium enterprises Sustainable business and economy Islamic economy and Islamic financial system
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026)" : 16 Documents clear
Transformasi Digital UMKM di Kota Makassar: Analisis Faktor Teknologi, Organisasi, dan Lingkungan Berdasarkan Kerangka TOE Sachrir, Muh. Irshan; Anas, Agung Muliaman; Eryanti K, Ade Vidya; Dwiyanti, Dwiyanti
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.816

Abstract

The development of digital technology has driven transformations in the operational and marketing strategies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including in Makassar City as one of the major trading centers in eastern Indonesia. This study aims to analyze the challenges and opportunities of MSME digitalization in Makassar through an integrative literature review approach using the Technology–Organization–Environment (TOE) framework. The research data were obtained from various national and international journal publications relevant to the topics of digital transformation and MSME development. The synthesis of the literature indicates that the success of MSME digitalization is influenced by the interaction between technological readiness, organizational capabilities, and supportive environmental policies. The findings highlight the importance of harmonizing internal and external factors to support the digital transformation of MSMEs in Makassar, while also providing strategic implications for local governments and stakeholders in designing more contextual and sustainable MSME digitalization policies. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi operasional dan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di Kota Makassar sebagai pusat perdagangan di kawasan timur Indonesia. Transformasi digital membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan efisiensi usaha, namun juga menghadirkan tantangan struktural dan kultural bagi pelaku UMKM lokal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual tantangan dan peluang digitalisasi UMKM di Kota Makassar melalui pendekatan studi literatur dengan menggunakan kerangka Technology–Organization–Environment (TOE). Data dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional bereputasi serta publikasi relevan yang membahas digitalisasi, e-commerce, dan inklusi keuangan UMKM. Hasil sintesis menunjukkan bahwa peluang utama digitalisasi meliputi perluasan akses pasar berbasis platform bold, peningkatan efisiensi operasional melalui aplikasi bisnis digital, serta penguatan inklusi keuangan berbasis fintech. Di sisi lain, tantangan yang dominan mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan kapasitas manajerial dan investasi teknologi, hambatan regulasi dan pembiayaan, serta resistensi organisasi terhadap perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi UMKM digital di Makassar bergantung pada kesiapan integrasi internal, dukungan kebijakan daerah, dan penguatan ekosistem digital yang kolaboratif. Artikel ini memberikan kesan strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan digitalisasi UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengaruh Permodalan Dan Kebijakan Pemerintah (Regulasi) Terhadap Penentuan Harga Umkm Pedagang Kaki Lima Tandipau: Pengaruh Struktur Permodalan dan Kebijakan Pemerintah pada PKL Kota Palopo Raswandi; Ramli, Muh.; Wijaya, Hasrul
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.720

Abstract

Capital and government regulations are crucial factors influencing cost structures, sales strategies, and price-setting flexibility, particularly within the informal sector. This study aims to analyze the impact of capital and government policies on price determination among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) operating as street vendors in Tandipau, Palopo City. Using a quantitative approach with an associative method, data were gathered through questionnaires and structured observations from samples selected via purposive sampling. The data were subsequently analyzed using multiple linear regression. The results indicate that capital and government policies, both partially and simultaneously, significantly influence price determination, with capital identified as the most dominant factor. Theoretically, this study enriches the literature on informal sector economic behavior regarding price-setting mechanisms. Practically, the findings serve as a strategic reference for local governments in formulating capital support and business regulations to foster MSME sustainability and price stability within the informal sector. Permodalan dan regulasi pemerintah merupakan faktor krusial yang memengaruhi struktur biaya, strategi penjualan, serta fleksibilitas pelaku usaha dalam menetapkan harga, khususnya pada sektor informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permodalan dan kebijakan pemerintah terhadap penentuan harga pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pedagang kaki lima di Tandipau, Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi terstruktur terhadap sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permodalan dan kebijakan pemerintah, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh signifikan terhadap penentuan harga, dengan permodalan sebagai faktor paling dominan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur perilaku ekonomi sektor informal terkait mekanisme penentuan harga. Secara praktis, temuan ini menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dukungan permodalan dan regulasi usaha guna mendorong keberlanjutan UMKM serta stabilitas harga di sektor informal.
Adopsi Pembayaran Digital di Pedesaan: Perubahan Prilaku Finansial dan Tantangan Inklusi Keuangan Irawan, Heru; Senima, Bram Aprizon P; Sasongko, Mukti; Septijantini, Maria
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.734

Abstract

This study examines the adoption of digital payment systems in rural communities and its impact on financial behavior, using Pekalongan Village, East Lampung Regency, as a case study. A mixed-methods approach was employed to provide a comprehensive analysis. Quantitative data from a survey were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), while qualitative data from in-depth interviews were used to enrich the empirical findings. The results reveal that digital payment adoption in rural areas has not yet reached the level of a daily habit. Perceived ease of use, usefulness, trust, digital literacy, and infrastructure access significantly and positively influence adoption. Furthermore, the integration of digital payments contributes to improved financial behavior, specifically in transaction record-keeping, expenditure control, and saving practices. These findings underscore the critical role of digital infrastructure and literacy as prerequisites for sustainable financial inclusion. Theoretically, this research bridges the gap between technology adoption and behavioral finance in a rural context, providing strategic implications for policymakers to foster a more inclusive digital economy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adopsi sistem pembayaran digital pada masyarakat pedesaan serta dampaknya terhadap perilaku keuangan, dengan studi kasus di Desa Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) untuk memberikan analisis yang komprehensif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam untuk memperkaya temuan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi pembayaran digital di wilayah pedesaan belum menjadi kebiasaan sehari-hari. Faktor persepsi kemudahan, kemanfaatan, kepercayaan, literasi digital, serta akses infrastruktur terbukti berpengaruh positif terhadap adopsi sistem tersebut. Lebih lanjut, penggunaan pembayaran digital berkontribusi pada perbaikan perilaku keuangan masyarakat, khususnya dalam hal pencatatan transaksi, pengendalian pengeluaran, dan pola menabung. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital dan peningkatan literasi merupakan prasyarat utama dalam mendorong inklusi keuangan yang berkelanjutan di pedesaan. Secara teoretis, penelitian ini menghubungkan antara adopsi teknologi dengan keuangan keperilakuan, serta memberikan implikasi strategis bagi pengambil kebijakan dalam mempercepat ekonomi digital yang inklusif.
Keputusan Pembelian di TikTok Shop: Peran Trend Fashion, Celebrity Endorsement, dan Customer Rating Khalilah; Hastriana, Anna Zakiyah
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.806

Abstract

The development of TikTok Shop as a leading social commerce ecosystem has established a new paradigm in consumer behavior dynamics, particularly at the stage of consideration and purchasing decision-making for fashion products. This study aims to explore and analyze in depth how fashion trends, celebrity endorsements, and customer ratings influence consumers’ purchasing decisions on the platform. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to active TikTok Shop users and analyzed using inferential statistical techniques to test the partial effects of each variable. Respondents selected through purposive sampling participated by providing responses based on a Likert scale. Multiple linear regression analysis was employed to examine the relationships among variables comprehensively. The findings reveal that fashion trends have a significant influence on purchasing decisions, whereas celebrity endorsements do not exert a positive impact. In contrast, customer ratings demonstrate a strong and significant contribution in encouraging consumers to make purchases. Theoretically, this study enriches the marketing literature by providing empirical evidence regarding the relative roles of these factors within the consumer decision-making model, challenging traditional assumptions about the effectiveness of celebrity endorsements, and encouraging the development of new theories that emphasize peer-to-peer social influence through customer reviews in the fashion industry. Practically, these results offer guidance for marketers and business practitioners to optimize promotional strategies by prioritizing up-to-date fashion trend campaigns and transparent customer rating systems, while reducing investment in less effective celebrity endorsements. This approach can enhance marketing efficiency, consumer satisfaction, and competitiveness in the dynamic fashion market. Perkembangan TikTok Shop sebagai ekosistem social commerce terdepan telah membentuk paradigma baru dalam dinamika perilaku konsumen, khususnya pada tahap pertimbangan dan pengambilan keputusan pembelian produk fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secaraa mendalam bagaimana trend fashion, celebrity endorsement, serta customer rating berperan dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen di platform tersebut. Pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang ditujukan kepada pengguna aktif TikTok Shop, lalu dianalisis menggunakan teknik statistik inferensial guna menguji pengaruh parsial masing-masing variabel. Responden yang dipilih melalui purposive sampling berpartisipasi dengan memberikan tanggapan berdasarkan skala Likert. Metode analisis regresi linier berganda diterapkan untuk menguji hubungan antar variabel secara komprehensif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa trend fashion memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan celebrity endorsement tidak memberikan dampak positif, namun customer rating terbukti memberikan kontribusi yang kuat dan signifikan dalam mendorong konsumen untuk membeli. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur pemasaran dengan bukti empiris tentang peran relatif faktor-faktor tersebut dalam model keputusan pembelian konsumen, menantang asumsi efektivitas tradisional dukungan celebrity, dan mendorong pengembangan teori baru yang lebih menekankan pengaruh sosial peer-to-peer melalui ulasan pelanggan di industri fashion. Secara praktis, hasil ini memberikan panduan bagi pemasar dan pelaku bisnis untuk mengoptimalkan strategi promosi dengan memprioritaskan kampanye trend fashion terkini serta sistem customer rating yang transparan, sambil mengurangi investasi pada endorsement selebriti yang kurang efektif, sehingga meningkatkan efisiensi pemasaran, kepuasan konsumen, dan daya saing di pasar fashion yang dinamis.
Activity-Based Budgeting: Innovative Budgeting or an Efficiency Illusion? : A Systematic Literature Study Sivano, Tamara Theresia; Sinta, Clara; Rizkiyah, Miftahul; Vanesca, Naqiyyah Ghina Kurnia; Sulbahari, Rifani Akbar
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.812

Abstract

This study evaluates the effectiveness of Activity-Based Budgeting (ABB) and Activity-Based Management (ABM) implementation to determine whether these systems constitute a strategic innovation or merely an illusion of efficiency. Employing a Systematic Literature Review (SLR) methodology in accordance with the PRISMA 2020 protocol, this research synthesizes 19 internationally reputable articles published between 2011 and 2025. The findings reveal a significant dialectic in global budgeting practices; while the majority of the literature positions ABB/ABM as a genuine innovation that enhances cost accuracy and resource transparency, the study also uncovers an "administrative illusion." In such cases, systems are often exploited for strategic behavioral manipulation or hindered by organizational cultural resistance. Additionally, neutral outcomes are observed in several contexts due to technical complexities and bureaucratic barriers. This study concludes that the transformation from traditional budgeting to activity-based systems requires robust institutional commitment and advanced data infrastructure to prevent the system from becoming a mere administrative formality. Theoretically, this research contributes to the contingency theory of management accounting, while practically, it provides a framework for organizations to assess their readiness for ABB/ABM adoption. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas implementasi Activity-Based Budgeting (ABB) dan Activity-Based Management (ABM) untuk menentukan apakah sistem ini merupakan inovasi strategis atau sekadar ilusi efisiensi. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) sesuai protokol PRISMA 2020, penelitian ini menyintesis 19 artikel bereputasi internasional yang diterbitkan antara tahun 2011 dan 2025. Temuan menunjukkan adanya dialektika yang signifikan dalam praktik penganggaran global; mayoritas literatur memosisikan ABB/ABM sebagai inovasi nyata yang meningkatkan akurasi biaya dan transparansi sumber daya. Namun, penelitian ini juga mengungkap adanya "ilusi administratif," di mana sistem dieksploitasi untuk manipulasi perilaku strategis atau terhambat oleh resistensi budaya organisasi. Selain itu, hasil netral ditemukan pada beberapa konteks akibat kompleksitas teknis dan hambatan birokrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi dari penganggaran tradisional ke sistem berbasis aktivitas memerlukan komitmen institusional yang kuat dan infrastruktur data yang mumpuni agar tidak menjadi formalitas administratif semata. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada teori kontingensi akuntansi manajemen, sementara secara praktis, penelitian ini menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk menilai kesiapan adopsi ABB/ABM.
Drivers of Firm Value: Profitability Mediating Leverage and Firm Size in Mining Companies Mubaraq, Muhammad Raihan; Muh. Qodri Alfairus; Alia Rezki Amalia
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.833

Abstract

This study examines the effects of leverage and firm size on firm value, as well as the mediating role of profitability in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The mining sector, being capital-intensive and sensitive to global commodity price fluctuations, requires effective financial management to sustain firm value and investor confidence. A quantitative causal-comparative design was applied, with data analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS 4. The sample consisted of 75 observations from mining companies during the 2022–2024 period The results indicate that leverage has a positive and significant effect on firm value, while firm size shows a positive but non-significant effect. Profitability has a strong positive influence on firm value. However, neither leverage nor firm size significantly affects profitability, and profitability does not mediate the relationship between these variables and firm value. These findings highlight the importance of managing leverage and enhancing profitability to improve firm value in the mining sector. This study contributes to the literature by clarifying the role of financial structure and profitability in firm valuation within capital-intensive industries. Practically, the results provide guidance for mining companies in optimizing financial strategies and strengthening investor confidence, while policymakers may consider measures to support profitability stability and market performance. Penelitian ini menganalisis pengaruh leverage dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan, serta peran profitabilitas sebagai variabel mediasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sektor pertambangan, sebagai industri yang padat modal dan sensitif terhadap fluktuasi harga komoditas global, memerlukan manajemen keuangan yang efektif untuk menjaga nilai perusahaan dan kepercayaan investor. Desain penelitian kuantitatif kausal-komparatif diterapkan dalam studi ini, dengan analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Sampel penelitian terdiri dari 75 observasi dari perusahaan pertambangan selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara ukuran perusahaan menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan. Profitabilitas ditemukan memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap nilai perusahaan. Namun, baik leverage maupun ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, dan profitabilitas tidak memediasi hubungan antara variabel-variabel tersebut terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan leverage dan peningkatan profitabilitas untuk mengoptimalkan nilai perusahaan di sektor pertambangan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memperjelas peran struktur keuangan dan profitabilitas dalam penilaian perusahaan pada industri padat modal. Secara praktis, hasil ini memberikan panduan bagi perusahaan pertambangan dalam mengoptimalkan strategi keuangan dan memperkuat kepercayaan investor, sementara bagi pembuat kebijakan, hasil ini dapat menjadi pertimbangan dalam merumuskan langkah-langkah untuk mendukung stabilitas profitabilitas dan kinerja pasar.

Page 2 of 2 | Total Record : 16