cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jilmupendidikan@gmail.com
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jilmupendidikan@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JIP/Editorial
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 23017740     EISSN : 27454193     DOI : -
Core Subject : Education,
IP adalah jurnal penelitian akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Muslim Universitas Nusantara Al Washliyah (LP2M-UMNAW). JIP menerima artikel penelitian yang ditulis oleh peneliti, guru, siswa, akademisi, profesional, dan praktisi, jurnal ini diterbitkan setiap bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
ANALISIS PENGARUH COACHING GURU TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Meike Pakpahan, Nora Fransiska Butar-Butar, Hardi Tambunan, Sarianto Togatoro, Benni Polin Parsaulia
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tindakan coaching guru terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Medang Deras, dengan sampel sebanyak 239 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan telah tervalidasi dan reliabilitasnya terjamin. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara coaching yang diterima oleh guru terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematika siswa. Proses coaching memungkinkan guru untuk lebih memahami tantangan yang dihadapi siswa dan mencari solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Dengan demikian, coaching guru terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di tingkat sekolah menengah, terutama dalam hal pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematika siswa.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA DI ERA DIGITAL Abdurahmansyah, Hafiz Alfansyah, Rita Novita Sari, Dewi Tiara Sari, Nurul Afifah,
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4440

Abstract

Education is a conscious and planned effort to improve the quality of human resources so that we can compete in the future. Education is a long-term investment and is the key to a better future in the life of our nation and nation. Education is the most important process in the country. It is necessary to take strategic steps to build teacher professionalism competence. The purpose of this article is to see the extent to which the development of teachers' personalism competencies in dealing with problems in the digital era This change emphasizes the need for teachers to have skills that are in accordance with the learning needs of the digital era. The research methods used are descriptive qualitative methods and literature study methods. It is hoped that the results of this study will provide a deeper understanding of the importance of improving teachers' professional skills, which include pedagogical, personality, social, and professional aspects.
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN PERILAKU SOSIAL SISWA SD MARDI WALUYA CIBINONG Natasya, Agnes Niken
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan perilaku sosial siswa ke arah yang lebih baik. Jenis penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah satu orang siswa kelas V Sekolah Dasar Mardi Waluya Cibinong. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan tringulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak penggunaan gadget membuat siswa memiliki perkembangan sosial dan perilaku yang mengarah ke arah yang lebih baik. Penggunaan gadget yang tepat bagi siswa membuat mereka memiliki perkembangan sosial dan perilaku yang sesuai dengan usianya dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk dapat belajar dengan pengetahuan yang meningkat dan meraih prestasi, serta pencapaian kreativitasnya juga meningkat.
EKSPLORASI KEBIASAAN DIGITAL SISWA SD DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEAMANAN SIBER Nurul Mukhlisah, Rukli
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4639

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah membawa anak-anak usia sekolah dasar ke dalam dunia yang terhubung secara daring sejak dini. Namun, penggunaan teknologi yang tidak disertai dengan pemahaman akan risiko digital berpotensi membahayakan keamanan siber mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebiasaan digital siswa kelas V di UPT SD Negeri 6 Tanrutedong dan menganalisis implikasinya terhadap aspek keamanan siber. Desain penelitian yang digunakan bersifat eksploratif-deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sampel terdiri dari siswa kelas V, guru, dan orang tua yang dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner, panduan wawancara, dan lembar observasi. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, wawancara mendalam, serta diskusi kelas, sementara analisis data dilakukan secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki akses harian terhadap perangkat digital, namun masih memiliki pemahaman yang rendah tentang keamanan siber. Banyak siswa belum memahami pentingnya menjaga data pribadi dan belum mengenali potensi risiko digital. Kegiatan edukatif yang dilakukan berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai etika berinternet dan perlindungan diri di ruang digital. Kesimpulannya, literasi digital dan pendidikan keamanan siber harus menjadi bagian integral dari pembelajaran dasar, dengan dukungan sinergis antara sekolah dan keluarga untuk menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak.
EKSPLORASI HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH DASAR Dahlan, Suratmi
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4644

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menjadi kebutuhan mendesak di era abad ke-21. Literasi digital, sebagai kompetensi utama dalam menghadapi tantangan global, seharusnya sudah terintegrasi secara menyeluruh dalam pembelajaran di sekolah dasar. Namun, implementasi literasi digital di daerah terpencil masih menghadapi banyak hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan-hambatan yang menghalangi pelaksanaan literasi digital di SD Negeri 188 Halmahera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi, meliputi wawancara, observasi, dan penyebaran angket kepada siswa kelas IV, guru, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi (seperti perangkat dan koneksi internet), rendahnya kompetensi guru dalam teknologi pendidikan, belum adanya kebijakan sekolah yang mendukung integrasi teknologi, serta minimnya dukungan dari lingkungan sosial dan keluarga. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan teknologi, namun masih lemah dalam keterampilan berpikir kritis dan etika digital. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dan kolaboratif dalam mengatasi hambatan literasi digital, termasuk melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas digital, keterlibatan orang tua, dan penyusunan kebijakan sekolah yang mendukung. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Literasi digital tidak cukup hanya disediakan secara teknis, tetapi juga harus dibentuk secara kultural dan struktural sebagai bagian dari pendidikan karakter abad ke-21.
DESKRIPSI KESIAPAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH DASAR Khatimah, Husnul
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4658

Abstract

This study aims to describe the readiness of teachers in integrating digital literacy in elementary schools, especially at SDN 142 Borong Ampirie. In the ever-growing digital era, digital literacy is an important competency for teachers to support an effective learning process that is in line with the times. The method used in this research is a qualitative approach with data collection through semi-structured interviews with teachers at the school. The research subjects in the study at SDN 142 Borong Ampirie were grade 1, 4, and 6 teachers as representatives of each grade phase. The results showed that the majority of teachers have a good understanding of digital literacy, but still face challenges in its application, such as limited facilities and infrastructure, and variations in digital competence among teachers. This study recommends the need for continuous training for educators and support from the school to improve teachers' readiness in integrating digital literacy, so that it can facilitate students in facing challenges in the digital era.
DESKRIPSI KESADARAN PRIVASI DATA DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR Hardianto, Hardianto
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.4667

Abstract

Di era digital yang semakin terhubung, kesadaran akan pentingnya privasi data menjadi aspek krusial yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya kepada siswa sekolah dasar yang merupakan pengguna aktif teknologi namun masih minim pemahaman terhadap risiko digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesadaran siswa terhadap privasi data pribadi, menggambarkan perilaku digital mereka, serta mengidentifikasi faktor- faktor yang memengaruhi kesadaran tersebut di UPT SD Negeri 9 Tanrutedong. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap siswa kelas IV–VI, guru, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengenali bentuk- bentuk data pribadi seperti nama, alamat, dan foto, namun masih kesulitan dalam membedakan informasi yang boleh dan tidak boleh dibagikan. Simulasi interaktif dan diskusi kasus berhasil meningkatkan kesadaran siswa untuk lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat digital. Faktor pendukung utama berasal dari pendampingan guru dan orang tua, sementara keterbatasan pemahaman serta lemahnya regulasi penggunaan teknologi di sekolah menjadi tantangan tersendiri. Kesimpulannya, meskipun kesadaran privasi data di kalangan siswa mulai tumbuh, dibutuhkan edukasi berkelanjutan dan sinergi antara sekolah dan keluarga untuk menciptakan budaya digital yang aman dan bertanggung jawab sejak usia dasar.
PENGEMBANGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Alkausar Saragih, Bambang Hermanto, Saiful Bahri, Samsul Bahri,
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i2.6100

Abstract

To improve students' problem-solving skills, the teaching and learning process must be carried out. This is very important for mathematics teachers because students with low problem-solving skills will find it difficult to process concepts and solve the problems given by the teacher. Based on the researcher's experience such as internships or teaching at schools, the main problem faced To solve this problem, teachers must use innovative and creative learning approaches that help students understand the lessons and apply them in everyday life. Understanding the problem, making a solution plan, implementing the solution plan, and reviewing all the steps that have been taken are all part of the students' ability to solve mathematical problems (Dea Aurelya Nasution et al.,/1023). To solve this problem, the researcher used the Problem Based Learning (PBL) model, one of the learning models recommended by teachers and proven to be effective. From the results of the research and discussion on the development of teaching materials using the Problem Based Learning model based on ethnomathematics for the topic of flat-sided space figures on cubes and cuboids in class IX at SMA Negeri 2 Lubuk Pakam. It can be concluded that the teaching materials for flat-sided space figures on cubes and rectangular prisms based on ethnomathematics that were developed are valid, practical, and effective.
ASESMEN DIAGNOSTIK SEBAGAI PENILAIAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA DI MIS MATHLA'UL ANWAR GUNUNG SUGIH Apridatus Sholehah, Okti Oktaviana, Agus Dwi Prasojo, Aat Mar’atun Sholehah
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v7i1.5950

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan asessemen diagnostic sebagai penilaian pembelajaran dalam kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang memiliki sifat fleksibilotas pada proses pembelajaran yang berfokus pada perkembangan peserta didik pada proses pembelajaran di perlukan sebuah asesmen yang merupakan penilaian yang dilakukan pendidik terhadap peserta didik. Asesmen adalah sebuah instrument penilaian pada proses pembelajaran. Asesmen bagian dari kurikulum yang ada di sekolah. salah satu jenis penilaian adalah asesmen diagnostic yang berarti penilaian yang diperlukan untuk melihat kondisi awal peserta didik. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif analitik dipilih dalam pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan yang menunjukkan hasil asesmen diagnostic sebagai penilaian pembelajaran dalam kurikulum merdeka di MIS Mathla’ul Anwar Gunung Sugih adalah tepat adanya. Disimpulkan bahwa pemilihan sesemen diagnostic tepat di gunakan dalam proses pembelajaran berbasis kurikulum merdeka karena guru dapat mengetahui sejak awal kondisi peserta didik sehingga dapat menentukan langkah yang tepat dalam proses pememilihan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi anak, sejalan dengan tujuan dari kurikulum merdeka yang bersifat pleksibel dan berpusat pada anak.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN CALISTUNG MELALUI DESIGN THINKING Al Yakin, Nununug Lasmanah, M.Syarif Sumantri, Sylva Sagita
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v7i1.6079

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat prototipe pembelajaran calistung bagi siswa yang berada di kelas 2 di SDN Cempaka Putih Barat 19, di mana 8 dari 28 siswa masih mengalami masalah dalam membaca, menulis, dan berhitung. Dengan menggunakan pendekatan Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test), penelitian ini menemukan masalah utama, termasuk siswa yang tidak memiliki fokus yang cukup, keterbatasan dalam kemampuan calistung, dan perilaku siswa yang kurang baik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dari Miles dan Huberman melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji coba menunjukkan peningkatan motivasi, keterlibatan, dan kemampuan siswa untuk mengikuti instruksi melalui stimulasi sensorik, audio-visual, kuis interakti dan token aksi baik sebagai motivasi dalam prototipe pembelajaran berdurasi 35 menit. Prototipe ini dianggap efektif untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan calistung.